Bab 1 Pendahuluan Bab

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Disusun oleh : Rudy Eko Rahardjo, SE., M.Kom
Advertisements

Stefani Priska Tangkuman TEKNIK INFORMATIKA STMIK PARNA RAYA MANADO
PENGENALAN SISTEM OPERASI KOMPUTER
Sistem Terdistribusi 07 – OS Client Server Oleh : Muh. Ary Azali.
Struktur Sistem Operasi
SISTEM OPERASI OLEH : SAATUL IHSAN.
SISTEM OPERASI.
PENGENALAN SISTEM OPERASI
PERANGKAT LUNAK Modul-8.
Standar Kompetensi : Menggunakan Operating System (OS) Kompetensi Dasar : Melakukan operasi dasar pada Operating System (OS) Komputer Materi : Pengertian.
PERTEMUAN 2 Pengenalan SO Pengenalan Bahasa Pemograman Meta Meysawati.
PERTEMUAN KE-4 PERKULIAHAN SISTEM OPERASI
Pertemuan 10 Software (Perangkat Lunak)
Versi 1, 2013CCS113 – SISTEM OPERASIFASILKOM PERTEMUAN 3 KOMPONEN SISTEM OPERASI.
Pertemuan 5 PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE) KOMPUTER
Bab 1 Pendahuluan Bab
STRUKTUR KOMPUTER.
Pengenalan Sistem Operasi
Sistem Operasi Pertemuan 5.
OPERASI DASAR SISTEM OPERASI KOMPUTER
By : Saya Sendiri, Firman Nur Maulana Ganteng. 1.WINDOWS Siapa yang tak kenal dengan sistem operasi ini? Windows merupakan salah astu sistem operasi paling.
KONSEP DASAR SISTEM OPERASI
SISTEM OPERASI (RANGKUMAN)
Sistem Operasi Terdistribusi
Pengenalan Sistem Operasi
Pengenalan Sistem Operasi
OPERASI DASAR SISTEM OPERASI KOMPUTER
Pengantar Teknologi Komputer & Informatika Pertemuan 2
CREATED BY NOFRIL ZENDRIADI
SISTEM KOMPUTER UNIVERSITAS GUNADARMA
Sistem Operasi Silabus : Pendahuluan Struktur Sistem Komputer
Pengenalan Sistem Operasi
KONSEP & SEJARAH SISTEM OPERASI
Konfigurasi BIOS.
Struktur Sistem Komputer
Komponen Dasar Sistem Operasi
PERTEMUAN – 4 KULIAH SISTEM OPERASI KONSEP DASAR SISTEM OPERASI
Pertemuan III (Tiga) Yani Sugiyani
Bab 1 Pendahuluan.
Pertemuan Ke-2 Pengenalan sistem Operasi
Melakukan Instalasi Sistem Operasi Dasar
PERANGKAT LUNAK SISTEM
Pengertian Sistem Operasi
Pengenalan Hardware dan Software
BAB IV : SISTEM OPERASI KOMPUTER
STRUCTURE OF OPERATING SYSTEM
Bayu Pratama Nugroho, S.Kom, MT
Pengantar aplikasi komputer Sistem Operasi DOS dan WINDOWS
Bab 4 Sistem Operasi Komputer
SISTEM OPERASI PERTEMUAN IV.
Sistem Operasi Komputer
Sistem Operasi Ichsan Taufik, MT..
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN ( SMKN 1 ) 2008
SISTEM OPERASI.
Operating System UNIVERSITAS ISLAM LAMONGAN.
OLEH : ARIESKO GUNANDA RANGKUTI
Basic Input Output System (BIOS)
Teknik Kompilasi PERTEMUAN IV.
A. Sistem Operasi Fungsi Sistem Operasi
A.SISTEM OPERASI BAB 4.
Pengelolaan Prosesor 1.
PANDANGAN UMUM SISTEM OPERASI DAN SISTEM KOMPUTER
TEKNIK KOMPILASI Pertemuan III.
Pengatar Teknologi Informasi “Perangkat Lunak (Software)”
Basic Input Output System (BIOS)
Sejarah dan Perkembangan Microsoft Windows
Bab 1 Pendahuluan.
OLEH : Bayu Kurniawan : Bayu Mulia Pratama : Biro Andika Putra :
PENGENALAN SISTEM OPERASI
Sistem Operasi / Operating System (OS)
Transcript presentasi:

Bab 1 Pendahuluan

Bab Bab 1 PENDAHULUAN A.Pekerjaan Komputer 1. Wujud Pekerjaan Pemakai Program Aplikasi Rangkaian perintah Perintah

Bab Pekerjaan dan Sumberdaya Komputer P = Prosesor M = Memori A = Alat Masukan-Keluaran B = Berkas Pemakai Program Aplikasi Rangkaian perintah Perintah P M A B

Bab Sistem Operasi P = Prosesor M = Memori A = Alat Masukan-Keluaran B = Berkas SO = Sistem Operasi Pemakai Program Aplikasi Rangkaian perintah Perintah P M A B SO

Bab Fungsi Sistem Operasi Menerima perintah melaksanakannya pada sumberdaya komputer dan menghasilkan pekerjaan Analogi Perintah/ Koki Masakan resep (+ alat) masakan Perintah/ Apoteker Obat resep (+ alat) obat Perintah/ Sistem Pekerjaan program Operasi komputer (+ alat)

Bab B. Sistem Operasi 1. Wujud Sistem Operasi Sistem operasi berwujud program (resep) Bagian dari Program Sistem Program Sistem Sistem operasi loader-linker perakit, interpreter, kompilator program utilitas Program Komputer Program Sistem Program Aplikasi

Bab Hubungan sistem operasi dengan program aplikasi Kompilator dan Utilitas Program Aplikasi Sistem Operasi

Bab Letak Sistem Operasi Ketika komputer dihidupkan, sistem operasi dimuat (boot) dari harddisk ke memori kerja Memori kerja harddisk Sistem operasi boot

Bab boot (bootstrap) Sistem Operasi Boot IO.sys DOS.sys Command.com ROM boot Harddisk Memori kerja

Bab Boot Pada DOS Pencacah program berisi alamat program Boot-ROM Memerika RAM Kendali ada pada Memeriksa alat MK program Boot-ROM Memeriksa informasi pada Setup Penggerak Penggerak (POST power on selftest) A: C: Muat program Boot-DOS Kendali pada program Boot-DOS Muat IO.SYS (di dalamnya ada SYSINIT) Kendali pada SYSINIT Muat MSDOS.SYS Mengerjakan CONFIG.SYS Muat COMMAND.COM Kendali pada COMMAND.COM Mengerjakan AUTOEXECT.BAT Menampilkan prompt Siap menerima pekerjaan

Bab Jenis Sistem Operasi Khusus pada komputer tententu Komputer Sistem operasi Apple II Apple DOS IBM AS/400 OS 400 HP 3000 MPE Wang VS DEC VMS Data General Umum pada berbagai komputer PC DOS / MS-DOS DR DOS / Novell DOS CP/M OS/2 Macintosh DOS Unix UCSD p-system Windows

Bab Perkembangan Sistem Operasi Tunggal DOS Windows 3.x Windows 95 Windows NT Workstation Windows 98 Windows 2000 Professional Windows Millennium Edition Windows XP Home Edition Windows XP Professional Edition Windows Tablet PC Mac OS X Unix Linux

Bab JaringanNetware Windows NT Server Windows 2000 Server Windows.Net Server OS/2 Warp Server for G-Business Unix Linux Solaris EmbeddedWindows CE Pocket PC 2002 Palm OS Windows Mobile 2003

Bab C. Struktur dan Fungsi Sistem Operasi 1. Komponen Komputer Dilihat dari sistem operasi, komputer dibagi menjadi empat komponen Prosesor Memori Alat masukan-keluaran Berkas Komputer

Bab Gambar motherboard komputer

Bab Konfigurasi Motherboard

Bab Lapisan Sistem Operasi Sistem operasi dibagi menjadi tiga lapis Perintah Sistem operasiKomputer

Bab Penerjemah Dikenal juga sebagai shell (kulit) Menerjemahkan perintah pemakai ke bahasa mesin Menjadi penghubung di antara pemakai dan komputer Windows ada di sini Pe- ma- kai Kom- pu- ter Penerjemah (shell, kulit)

Bab Pengelola Dikenal juga sebagai manager Mengelola perintah sejumlah pemakai agar tidak tabrakan Mengelola penggunaan komponen komputer (prosesor, memori, alat masukan-keluaran, berkas) pada perintah pemakai Pelajaran Sistem Operasi sebagaian besar mengenai Pengelola ini Pe- ma- kai Kom- pu- ter Pengelola (manager)

Bab Pelaksana Dikenal juga sebagai kernel, nucleus (teras, inti) Melaksanakan perintah atau pekerjaan pada komponen komputer Mengalokasikan komponen yang diperlukan, melakukan pekerjaan di komponen itu, dan melepaskan komponen Banyak berkaitan dengan peranti keras Pe- ma- kai Kom- pu- ter Pelaksna (kernel, nucleus)

Bab Pemakai komputer dan pengelola komponen komputer Pemakai komputer Pengelola prosesor Pengelola memori Pengelola Alat masukan-keluaran Pengelolaan berkas

Bab Pembahasan Sistem Operasi Sistem operasi ini terutama membahas lapisan pengelola (manager) Pengelolaan yang dibahas meliputi Pengelolaan prosesor (pengolah) Pengelolaan memori Pengelolaan alat masukan-keluaran Pengelolaan berkas Pengelolaan gabungan komponen Di dalam bahasan, komputer dipakai oleh sejumlah pemakai sehingga sistem operasi melayani sejumlah pemakai Pekerjaan yang dilayani adalah perintah pemakai dan program aplikasi

Bab Pengelolaan pada sistem operasi

Bab D. Layanan Sistem Operasi 1. Hubungan Pamakai dan Sistem Operasi Hubungan dapat berlangsung Noninteraktif Interaktif Hubungan dapat berwujud Tampilan di monitor (aksara, grafik garis, grafik titik) Suara (nada tunggal, suara) Tampilan cetakan Hubungan dapat dilakukan dengan cara Ketikan Sentuhan Tudingan, seret, dan klik

Bab Perintah dapat dilakukan melalui Tombol kendali (CTRL, Esc, Alt, Fx) Tombol aksara Memilih menu Mengklik atau menyentuh ikon Kegiatan terwujud secara Otomatis oleh sistem operasi Perintah pemakai Kecepatan kerja Banyaknya pekerjaan dirampungkan per satuan waktu Dikenal sebagai terobosan (throughput)

Bab Struktur Pekerjaan Proses (kegiatan) Bagian program yang sedang dikerjakan oleh sistem operasi terhadap komponen komputer dikenal sebagai proses atau kegiatan Proses menggunakan komponen komputer, biasanya, secara bergantian Prosesor (P) Memori (M) Alat masukan-keluaran (A) Berkas (B) PABPAPAB

Bab Contoh berupa program aplikasi Mulai Baca A, B Alat MK C = A + B D = (A * B)  C E = A  B Prosesor F = D / E Tulis A, B, C, D, E, F Alat MK Baca X Y = F * X Z = Y + D Prosesor Tulis Z Alat MK Setop Usai Jika banyak kerja prosesor, padat prosesor Jika banyak kerja MK, padat MK

Bab Pelaksanaan Proses Pemrosesan Proses di Prosesor Proses dilaksanakan di prosesor Proses menggunakan waktu prosesor Dapat terjadi antrian proses menunggu layanan prosesor Diperlukan penjadwalan meliputi penjemputan dan pelaksanaan Penyimpanan dan Pengambilan Proses di Memori Proses disimpan di memori Proses menggunakan ruang memori Dapat terjadi banyak proses yang perlu disimpan ke memori Diperlukan pengaturan penggunaan ruang memori meliputi pemuatan, pengalokasian, dan pengambilan kembali

Bab Pemrosesan Proses di Alat MK Proses dilaksanakan juga di alat MK Dapat terjadi antrian proses menunggu layanan alat MK Dapat juga terjadi banyak proses yang perlu disimpan di alat MK Diperlukan sistem penyandian dan sistem kerja alat MK Diperlukan penjadwalan, pengaturan ruang, penyaluran, dan pelaksanaan proses Pemrosesan Proses di Berkas Proses disimpan di berkas Dapat terjadi banyak proses yang perlu disimpan ke berkas Diperlukan pengaturan pemberkasan dan pengamanan isi berkas

Bab Spooling dan Penampung Dahulu alat masukan-keluaran (peripheral) harus bekerja satu demi satu sehingga pengerjaan satu alat mk perlu menunggu selesainya alat mk terdahulu Kemudian muncul spool (simultaneous peripheral operation on line) yakni beberapa alat mk dapat bekerja berbarengan Salah satu cara spool menggunakan memori penampung (buffer). Suatu alat mk A meletakkan suatu pekerjaan di penampung dan mengerjakan pekerjaan lain. Pada waktu bersamaan, alat mk lain B mengerjakan isi yang diletakkan di penampung A Penampung B

Bab Penyelesaian Masalah Masalah dapat terjadi pada proses Masalah kekeliruan Masalah kemacetan Penanganan Masalah Di dalam sistem operasi terdapat modul untuk menampung kekeliruan, mendeteksi, dan menyelesaikannya Di dalam sistem operasi terdapat algoritma untuk mencegah, menghindari, atau menyelesaikan kemacetan