Matematika Diskrit TIF 15408 (4 sks) 3/9/2016 12/5/2010.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Definisi Rekursif Ada kalanya kita mengalami kesulitan untuk mendefinisikan suatu obyek secara eksplisit. Mungkin lebih mudah untuk mendefinisikan obyek.
Advertisements

Oleh : Septi Fajarwati, S. Pd S1-Teknik Informatika .
Himpunan: suatu kumpulan dari obyek-obyek.
BAB VII KOMBINATORIAL & PELUANG DISKRIT.
BAB VI KOMBINATORIL DAN PELUANG DISKRIT.
Pertemuan ke 9.
PROBABILITAS.
PROBABILITAS.
PROBABILITAS.
TEORI PROBABILITAS Pertemuan 26.
TEORI PROBABILITAS.
Ir. Indra Syahrul Fuad, MT
Outline Definisi Prinsip Induksi Sederhana
Pertemuan ke-2 Pencacahan Matakuliah : I0252 / Probabilitas Terapan
Beda Setangkup (Symmetric Difference)
5. FUNGSI.
LOGIKA MATEMATIKA PERTEMUAN 2 HIMPUNAN II
BAB IV INDUKSI MATEMATIKA
Prinsip Hitung Himpunan
BAB 2 PROBABILITAS.
Mata Kuliah: MATEMATIKA DISKRIT Harni Kusniyati
DPH1A3-Logika Matematika
MUG2A3 MATEMATIKA DISKRIT
Himpunan Pengertian Himpunan dan Anggota Himpunan Menyatakan Himpunan
MATEMATIKA DISKRIT PERTEMUAN KE 2 SAFITRI JAYA, S.Kom, M.T.I
Logika Matematika Teori Himpunan
Pertemuan ke 9.
Bahan kuliah Matematika Diskrit
Deklarasi Array X : array [ 1.. N ] of Type
Definisi Induksi matematika adalah :
Permutasi dan Kombinasi
Permutasi.
Matematika Diskrit Himpunan Sri Nurhayati.
BAB 4 INDUKSI MATEMATIKA.
Permutasi dan kombinasi
BAB II HIMPUNAN.
Matematika Diskrit TIF (4 sks) 3/9/ /5/2010.
MARI BELAJAR MATEMATIKA BERSAMA
Mata Kuliah: MATEMATIKA DISKRIT Harni Kusniyati
Pertemuan ke 9.
BAB II HIMPUNAN.
Kebijaksanaan Hanya dapat ditemukan dalam kebenaran
Himpunan Ripai, S.Pd., M.Si.
Matematika Diskrit TIF (4 sks) 3/9/2016.
Matematika Diskrit TIF (4 sks) 3/9/2016.
DIAGRAM VENN Diagram Venn adalah penggambaran secara visual untuk melihat beberapa himpunan. Diagram venn ini pertama kali ditemukan oleh ahli matematika.
Prinsip Menghitung OLeH : Dwi Susilo FAKuLTaS EKoNoMI UnIKAL TAHUN 2015.
Faktorial Besaran n faktorial (n!) didefinisikan sebagai hasil kali semua bilangan bulat antara1 hingga n. n! = ….(n-1).n 0! = 1 n! = 1.2.3….(n-2)(n-1)n.
Contoh : Seorang pelatih bola basket akan memilih komposisi pemain yang akan diturunkan dalam suatu pertandingan. Ada 12 orang pemain yang dapat dipilihnya.
Matematika Diskrit TIF (4 sks) 3/9/ /5/2010.
Matematika Diskrit TIF (4 sks) 3/9/ /5/2010.
TEORI BILANGAN INDUKSI MATEMATIKA
HIMPUNAN Materi Kelas VII Kurikulum 2013
Matematika Diskrit Himpunan Sri Nurhayati.
Matematika Diskrit TIF (4 sks) 3/9/ /5/2010.
Matematika Diskrit TIF (4 sks) 3/9/ /5/2010.
Kelas 7 SMP Marsudirini Surakarta
Logika Matematika Teori Himpunan
Kaidah Dasar Menghitung
Heru Nugroho, S.Si., M.T. No Tlp : Semester Ganjil TA
Pertemuan ke 9.
Contoh : Seorang pelatih bola basket akan memilih komposisi pemain yang akan diturunkan dalam suatu pertandingan. Ada 12 orang pemain yang dapat dipilihnya.
Teori Dasar Himpunan Matematika diskrit - 1.
Faktorial Besaran n faktorial (n!) didefinisikan sebagai hasil kali semua bilangan bulat antara1 hingga n. n! = ….(n-1).n 0! = 1 n! = 1.2.3….(n-2)(n-1)n.
Mata Kuliah: MATEMATIKA DISKRIT Harni Kusniyati
BAB 1 HIMPUNAN.
BAB 1 HIMPUNAN.
MATERI MATEMATIKA KELAS 7 SMPIT ULUL ALBAB 2018 HIMPUNAN By. Haslinda.
HIMPUNAN MATEMATIKA EKONOMI Pengertian Himpunan Penyajian Himpunan Himpunan Universal dan Himpunan Kosong Operasi Himpunan Kaidah Matematika dalam Operasi.
BAB 1 PELUANG KOMPETENSI DASAR I.MENDESKRIPSIKAN KAIDAH PENCACAHAN, PERMUTASI DAN KOMBINASI II.MENGHITUNG PELUANG SUATU KEJADIAN TUJUAN PEMBELAJARAN SISWA.
Transcript presentasi:

Matematika Diskrit TIF 15408 (4 sks) 3/9/2016 12/5/2010

BAB 7. KOMBINATORIKA 7.1 Dasar – Dasar Penghitungan Jika A adalah suatu himpunan, | A| digunakan sebagai simbol untuk menyatakan jumlah elemen dalam himpunan A. 3/9/2016

Maka | A | = | S1 | + | S2 | +...+ |Sn | 7.1.1 Aturan Penjumlahan Misalkan himpunan A adalah gabungan dari himpunan – himpunan bagian tidak kosong yang saling asing S1,S2,...Sn Maka | A | = | S1 | + | S2 | +...+ |Sn | 3/9/2016

..... S1 Sn S2 Dengan kata lain jumlah anggota himpunan A sama dengan anggota semua himpunan bagiannya. Perhatikan bahwa dalam aturan penjumlahan diisyaratkan bahwa himpunan-himpunan bagian (S1,S2,...Sn) semuannya saling asing (irisannya = Ø) 3/9/2016

7.1.2 Aturan Perkalian Aturan Perkalian untuk menghitung banyak cara yang dapat dilakukan adalah sebagi berikut: langkah Langkah 1 Cara -1 Cara Cara ...n Langkah 2 Cara -2 Cara...n Langkah – k Cara 1 Cara 2 Cara n- k 3/9/2016

7.1.3 Perhitungan Tak Langsung Selain perhitungan perhitungan langsung seperti contoh ,kadang kadang masalah kombinatorika akan lebih mudah diselesaikan secara tidak langsung, yaitu dengan menghitung komplemen. 3/9/2016

7.1.4 Korespodensi satu-satu Suatu teknik lain untuk menghitung dilakukan dengan cara mengganti masalah yang sedang diselesaikan dengan masalah lain diketahui memiliki jumlah objek yang sama. Tentu saja masalah pengganti tersebut haruslah lebih sederhana dan mudah dihitung. 3/9/2016

7.2 Kombinasi dan Permutasi 7.2.1 Faktorial Misalkan n adalah bilangan bulat positif.besaran n faktorial ( simbol n!) didefinisikan sebagai hasil kali semua bilangan bulat antara 1 hingga n. Untuk n = 0, nol faktorial didefinisikan = 1 N! = 1.2.3...(n – 1).n 0! = 1 3/9/2016

7.2.2 Kombinasi Misalkan himpunan S memiliki | S | = n elemen Banyaknya himpunan bagian S yang terdiri dari r ) r  n) disebut kombinasi n objek yang diambil sebanyak r objek sekaligus. 3/9/2016

7.2.3 Permutasi Misalkan dalam kelas matematika Diskrit ada 20 mahasiswa . Akan dipilih seseorang yang akan menjadi ketua kelas dan seseorang yang menjadi bendahara. Untuk memilih ketua ada 20 calon jadi ada 20 cara dan untuk bendahara ada 19 calon sisanya sehingga untuk memilih ketua dan bendahara ada 20.19 = 380 cara 3/9/2016

20! ______ 2! 18 ! 20 . 19 ______ 1 . 2 20 = = 190 cara = 2 3/9/2016

7.2.4 Kombinasi dan permutasi dengan elemen berulang Dalam Permutasi dan kombinasi yang kita pelajari sebelumnya , semua objek diharuskan berbeda satu dengan yang lain.artinya diantara n buah objek-objek yang diatur (X1,X2,.....Xn) Xi  Xj jika i  j 3/9/2016

7.2.5 Beberapa Petunjuk dalam Perhitungan Pertama bacalah pertanyaan baik-baik Kedua bacalah dengan teliti permasalahannya 3/9/2016

Terimakasih 3/9/2016