POKOK BAHASAN 12 1.DEMOGRAFI DAN KEPENDUDUKAN 2.MIGRASI PENDUDUK

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
MASALAH KEPENDUDUKAN DI INDONESIA
Advertisements

Assalamualaikumwarahmatullah wr.wb
DASAR-DASAR DEMOGRAFI
Proyeksi Penduduk Zainul Hidayat
Pengaruh Pembangunan Ekonomi Terhadap Pola Migrasi di Indonesia
Topik-topik Studi Mobilitas Penduduk
MIGRASI Andri Wijanarko.
Konsep Dasar Demografi
Mobalitas Penduduk Dan Kualitas penduduk
Demografi Terapan.
MIGRASI Horis Pradana
Peran Analisis Demografi dalam Perencanaan Ketenagakerjaan
SUMBER & DATA PENDUDUK Sensus penduduk:
Oleh RANI TOERSILANINGSIH
Junaidi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi
Data dan Informasi dalam Perencanaan
MIGRASI.
DASAR-DASAR DEMOGRAFI PELATIHAN PENDAYAGUNAAN HASIL PENDATAAN KELUARGA
MASALAH KEPENDUDUKAN DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA
PROYEKSI PENDUDUK PROVINSI JAMBI
SUMBER DATA UNTUK TUJUAN ANALISIS KEPENDUDUKAN
EKONOMI KEPENDUDUKAN.
SUMBER DATA DEMOGRAFI (Bagian II)
KOMPOSISI penduduk.
KONDISI PENDUDUK INDONESIA
Pertumbuhan,Persebaran,Proyeksi Penduduk Indonesia
Mobilitas Penduduk Proyeksi Penduduk
PENGANTAR ILMU DEMOGRAFI
KEPENDUDUKAN-DEMOGRAFI
Masalah Kependudukan dan Pembangunan (I)
Konsep Dasar Demografi Pengertian Bahasa yunani Demos  ”Penduduk/masyarakat” Grafein  “ menulis Ilmu tentang penduduk atau population study untuk mengenal.
Chapter 6 Pertumbuhan Penduduk dan Pembangunan Ekonomi : Penyebab, Konsekuensi dan Kontroversi oleh : Arif Rahman H Armand Walay Asril.
Pardomuan B.M. Sianipar MOBILITAS.
ILMU KEPENDUDUKAN: Analisis dengan tujuan:
Lutvia Resta Setyawati
DINAMIKA PENDUDUK Jumlah penduduk selalu berubah karena adanya peristiwa kelahiran, kematian, dan perpindahan penduduk (migrasi). Tingkat kelahiran adalah.
KEPENDUDUKAN-DEMOGRAFI
PERMASALAHAN PENDUDUK
EKONOMI KEPENDUDUKAN 2015.
Urbanisasi dan Migrasi
BAB II PERUBAHAN MASYARAKAT INDONESIA DARI NEGARA BERKEMBANG MENUJU NEGARA MAJU OLEH : KELOMPOK 1 ( KELAS 9 A )
KONDISI PENDUDUK INDONESIA
NAMA : JURIYAH NIM : KELAS : EP-B
EKONOMI KEPENDUDUKAN.
MIGRASI.
KEPENDUDUKAN-DEMOGRAFI
Gbr. Skema bentuk mobilitas penduduk
Nama Kelompok : Moh Khairul Anwar ( ) Abdul Aziz ( )
MOBILITAS PENDUDUK.
Analisis Kependudukan (estimasi dan proyeksi penduduk):
Penduduk dan Pembangunan Ekonomi
SUMBER & DATA PENDUDUK Sensus penduduk:
DINAMIKA PENDUDUK Jumlah penduduk selalu berubah karena adanya peristiwa kelahiran, kematian, dan perpindahan penduduk (migrasi). Tingkat kelahiran adalah.
Dinamika Penduduk (III)
EKONOMI KEPENDUDUKAN.
KEPENDUDUKAN DAN KETENAGAKERJAAN. 1. KEPENDUDUKAN DAN KETENAGAKERJAAN 11. HUBUNGAN KEPENDUDUKAN DAN KETENAGAKERJAAN OVERVIEW.
PENGANTAR KEPENDUDUKAN (MOBILITAS PENDUDUK) Nama Anggota Kelompok 10: I Gusti Ayu Irayani Nurlia.
EKONOMI KEPENDUDUKAN.
MIGRASI.
EKONOMI KEPENDUDUKAN.
PROYEKSI PENDUDUK FITRIA Pengertian Proyeksi Penduduk Perhitungan jumlah penduduk pada masa akan datang, dengan menggunakan perhitungan ilmiah,
EKONOMI KEPENDUDUKAN.
MIGRASI.
Konsep dan Jenis Migrasi. Faktor Penyebab Migrasi Faktor pendorong Makin berkurangnya sumber daya alam Menyempitnya kesempatan kerja di tempat asal Adanya.
MIGRASI.
KEPENDUDUKAN Oleh: Lukman, S.I.P., M.A.P. Pengertian Masyarakat, Rakyat, Penduduk dan Warga Negara MASYARAKAT adalah sekumpulan manusia yang saling bergaul.
KEPENDUDUKAN DAN DEMOGRAFI
URBANISASI : MASYARAKAT PEDESAAN DAN PERKOTAAN Sumber : Sosiologi Suatu Pengantar. Prof. DR. Soerjono Soekanto, Dra. Budi Sulistyowati MA. MATA KULIAH.
STATISTIK PENDIDIKAN. PARTISIPASI SEKOLAH Terdapat dua ukuran partisipasi sekolah yang utama: 1.Angka Partisipasi Kasar (APK) 2.Angka Partisipasi Murni.
Peran Analisis Demografi dalam Perencanaan Ketenagakerjaan Aris Ananta Jakarta: Program Studi Kependudukan dan Ketenagakerjaan, Program Pascasarjana UI,
Transcript presentasi:

POKOK BAHASAN 12 1.DEMOGRAFI DAN KEPENDUDUKAN 2.MIGRASI PENDUDUK http://alhada-fisip11.web.unair.ac.id/

Demografi & Kependudukan Dalam kehidupan sehari-hari orang sering menggunakan kata demografi untuk menjelaskan studi Kependudukan. Sebaliknya untuk menjelaskan persoalan studi kependudukan orang menggunakan kata demografi. Keadaan seperti ini harus diluruskan, sebab dapat menimbulkan kekacauan dalam analisis.

KONSEP DAN DEFINISI Mereka yang tidak memahami akan menggunakan konsep demografi dan kependudukan secara bergantian. Kedua konsep ilmu ini tidaklah sama Dalam bahasa Inggris demografi atau “Demography” adalah ilmu yang mempelajari secara statistik dan matematik tentang jumlah,distribusi dan perubahan2 penduduk sbg akibat bekerjanya tiga komponen demografi yakni : (kematian,kelahiran dan migrasi)

KONSEP & DEFINISI (lanjut) Konsep Kependudukan dalam bahasa Inggris disebut “Population Studies” Yakni ilmu yang mempelajari hubungan secara timbal balik antara Demografi dan ilmu-ilmu sosial lainnya. Dalam hal ini demografi dapat menjadi dependen variabel bagi studi – studi ilmu sosial (Kependudukan),sebaliknya;ilmu2 sosial dapat menjadi Independen variable bagi studi studi demografi  begitu pula sebaliknya

Studi Kependudukan Jadi studi Kependudukan adalah studi antar bidang yang menggunakan pendekatan Demografi sebagai Independen variabel bagi ilmu2 sosialdan demikian pula sebaliknya. Variabel2 ilmu sosial dapat menjadi Independen variabel bagi studi Demogafi Studi Kependudukan dgn demikian lebih luas dari Demografi,dan dapat menjembatani antara ilmu Kedokteran dan ilmu sosial lainnya.

Konsep & Definisi Migrasi Dalam konsep yang lebih makro (luas) migrasi adalah bagian dari mobilitas geografis atau (horizontal) Definisi mobilitas penduduk dalam arti ini adalah ; semua bentuk gerakan (movement) penduduk dari satu tempat ke tempat lain. Mobilitas penduduk ada dua jenis ; yakni 1)permanen=migrasi dan 2) Non permanen = sirkulasi

Studi Migrasi Penduduk Studi migrasi jauh berbeda dengan studi fertilitas dan mortalitas.Keduanya memiliki ukuran-ukuran yang lebih pasti dan tegas Dalam studi migrasi ukurannya jauh lebih longgar dan kadang sulit diukur.Masalah ini dibenturkan lagi dengan persoalan “NIAT” Pertanyaan tentang “ berapa lamakah seseorang harus pergi dari rumahnya agar dapat disebut migran ? Pertanyaan ini sulit dijawab, karena semua migrasi menyangkut perpindahan tetapi tidak semua perpindahan bisa disebut migrasi.

Konsep & Definisi Migrasi Migrasi adalah perpindahan penduduk dari satu tempat ke tempat lain melewati batas politik/administratif tertentu dengan tujuan (NIAT) untuk menetap didaerah tujuan. Menurut PBB “ A migrant is a person who changes his place of residence from one political or administrative area to another”

Dimensi Migrasi Penduduk Dari dua definisi tersebut di atas, dapat diketahui adanya dua dimensi penting yang harus diperhatikan dalam studi migrasi. Kedua dimensi itu adalah ; 1) dimensi waktu, dan 2) dimensi ruang atau spatial. Untuk dimensi waktu tidak ada batasan yang pasti,sedangkan dimensi ruang dapat digunakan (dusun,desa,kecamatan,kabupaten propinsi, negara, dan seterusnya)

Migrasi Internal & Internasional Migrasi dapat pula dibedakan menurut skala perpindahannya, apakah melampaui batas negara atau sebaliknya hanya dalam batas Kabupaten atau Propinsi. Migrasi ke luar dari satu negara ke negara lain disebut Emigrasi, sedangkan migrasi masuk ke negara itu disebut Imigrasi. Kedua jenis migrasi ini disebut migrasi Internasional. Migrasi penduduk dalam satu negara biasa disebut migrasi Internal.

Mobilitas Non Permanen Bentuk mobilitas yang kedua, yaitu mobilitas non permanen, atau mobilitas harian dan tidak ada niat untuk menetap biasa disebut “Sirkulasi” (Circulation). Jika jangka waktunya pendek, misalnya dalam sehari,yakni berangkat pagi dan pulang sore hari  dilakukan terus menerus setiap hari  disebut “Commuting”(Migrasi pergi >< pulang)

Beberapa Bentuk Perpindahan Kita mengenal beberapa bentuk perpindahan; antara lain; 1.Perubahan tempat yg bersifat rutin (misalnya orang yg pulang balik kerja) recurrent movement 2.Perubahan tempat yang relatif lama, seperti perpindahan tinggal bagi pekerja musiman. 3.Perubahan tempat tinggal dgn tujuan menetap dan tidak kembali ketempat semula (non recurrent movement)

Sirkulasi (Mobilitas Sementara) Sirkulasi didefinisikan sebagai; perpindahan dari satu tempat ke tempat lain tanpa niat untuk menetap di daerah tujuan. Sirkulasi dapat berlangsung lebih dari satu hari (menginap). Pekerja musiman dapat disebut golongan ini (Circular migration)dimensi waktunya dapat bervariasi antara 2 hari, 3 bulan atau lebih. Ada juga yang memberi batas waktu 179 hari

Jenis-Jenis Migrasi 1. Migrasi Masuk (In Migration) yaitu masuknya penduduk ke suatu daerah tujuan (area of destination) 2.Migrasi Ke luar (Out Migration) Perpindahan penduduk keluar dari satu daerah 3.Migrasi Netto (Net Migration) Adalah selisih antara jumlah migrasi masuk dan keluar.Jika migrasi masuk lebih besar dari migrasi keluar disebut Neto Positif.& sebaliknya

Jenis-Jenis Migrasi (lanjut) 4. Migrasi Bruto (Gross Migration) Adalah jumlah migrasi masuk dan jumlah migrasi keluar. 5. Migrasi Total (Total Migration) adalah seluruh jumlah kejadian migrasi, mencakup migrasi semasa hidup (life time migration) dan (return migration)

Lanjutan 6. Life Time Migration adalah migrasi berdasarkan tempat lahir. Artinya,mereka yang pd saat Sensus dilaksanakan,berbeda tempat tinggalnya dengan tempat kelahirannya. 7. Migrasi Parsial adalah jumlah migran ke suatu daerah tujuan dari satu daerah asal.Migrasi ini merupakan ukuran Arus migrasi antara dua daerah (asal dan tujuan)

Lanjutan 8. Arus Migrasi (Migration Stream) adalah jumlah atau banyaknya perpindahan yg terjadi dari daerah asal ke daerah tujuan dlm jangka waktu tertentu 9. Urbanisasi. Bertambahnya proporsi penduduk yg tinggal di perkotaan disebabkan oleh proses perpindahan dari desa. Atau akibat perluasan dari wilayah kota.

Transmigrasi Transmigrasi adalah salah satu bagian dari migrasi penduduk. Konsep ini punya arti yang sama dengan “Resettlement” atau “settlement” dalam kepustakaan demografi. Trasmigrasi diatur dgn Undang-Undang No.3 th 1972. Jenisnya ; Transmigrasi umum dan Transmigrasi swakarsa

Determinan Migrasi Pada tataran teoritik ada tiga faktor yang mempengaruhi seseorang melakukan migrasi. 1). Faktor pendorong migrasi (push factor) 2). Faktor penarik migrasi (pull factor) 3. Hambatan (barrier) migrasi

Teori Migrasi Teori Everett S Lee. Menurut Lee, seseorang melakukan perpindahan (migrasi) karena dipengaruhi oleh 4 faktor. 1.faktor di daerah asal (Origin) 2.faktor di daerah tujuan (Destination) 3.faktor penghalang migrasi (Barrier) 4.faktor individu (pribadi)

Teori Migrasi Robert Norris Menurut Norris,disampaing ke 4 faktor di atas dalam migrasi penting diperhatikan adanya migran terpaksa, dan migran kembali yang gagal di tempat tujuan. Asumsinya tidak semua migran akan sukses di daerah tujuan. Migran terpaksa adalah mereka yang terpaksa pindah karena orang tuanya pindah.Kasus ini juga dapat terjadi di kalangan Militer, Hakim Polisi dan Jaksa.

Hukum Migrasi E.G.Ravenstein Teori-teori Migrasi tersebut, sebenarnya bersumber dari hukum migrasi E.G.Ravenstein, yang dirumuskannya pd tahun 1885. Menurut Ravenstein (1885) ada 7 (tujuh) hukum migrasi yang ia rumuskan : a.n. 1. Migrasi dan jarak. Migran jarak dekat lebih besar dari migran jarak jauh.Migran jarak jauh lebih tertuju ke pusat2 perdagangan dan industri.

Hukum Migrasi (lanjutan) 2. Migrasi Bertahap Adanya migrasi yang terarah Migrasi terjadi dari desa-kota kecil terus ke kota besar 3.Arus dan Arus balik Migrasi Setiap arus migrasi utama akan menimbulkan arus balik penggantinya

Hukun Migrasi(lanjutan) 4. Migrasi dan Disparitas Disparitas desa-kota akan mendorong terjadinya migrasi. 5. Migrasi dan Jenis Kelamin Wanita cenderung bermigrasi jarak pendek, sedang laki2 cenderung bermigrasi jarak jauh.

Hukum Migrasi 6. Teknologi dan Migrasi Tekonologi (perhubungan) akan meningkatkan angka migrasi ke daerah yang lebih maju 7. Motiv Migrasi. Dorongan utama migrasi adalah motiv ekonomi.

Ukuran-Ukuran Migrasi 1.Angka Migrasi Adalah ratio dari banyaknya penduduk yg pindah secara lokal (mover) dlm suatu jangka waktu tertentu  berbanding dgn jumlah penduduk. Rumusnya = m = M/P.k m=angka mobilitas M=jumlah mover P=penduduk k= bilangan konstan (1000)

Penutup Terima kasih Sampai jumpa pada Kesempatan lain

http://alhada-fisip11.web.unair.ac.id/