BAB I PENDAHULUAN Kata statistik berasal dari bahasa Italia statista yang berarti negarawan. Istilah tersebut pertama digunakan oleh Gottfried Achenwall.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Suatu kumpulan angka yang tersusun lebih dari satu angka.
Advertisements

PENGANTAR STATISTIKA PPKn
TINJAUAN UMUM DATA DAN STATISTIKA
BAHAN AJAR STATISTIKA ELEMENTER MAA 306
SEKILAS STATISTIKA 1. Menjelaskan konsep dasar data & pembagiannya 2
Oleh : Masjudin, ST., M.Eng. 1.  Status (Bahasa Latin) yang berarti “Negara” atau state (dalam bahasa Inggris)  Keterangan-keterangan yang dibutuhkan.
STATISTIKA pertemuan 1 DR.EUIS ETI ROHAETI,M.PD.
STATISTIK vs STATISTIKA
Statistik Non Parametrik TEMU I DIAKHIR PERTEMUAN MAHASISWA 1.MENGENAL DATA DAN JENISNYA, 2.MENGETAHUI KEGUNAAN STATISTIK NON- PARAMETRIK 3.MEMBUAT HIPOTESIS.
? 1. Konsep Statistika STATISTIKA : Kegiatan untuk : mengumpulkan data
PROBABILITAS DAN STATISTIK
STATISTIK vs STATISTIKA
Aplikasi Komputer & Pengolahan Data SKALA PENGUKURAN DATA
PENGERTIAN STATISTIK DAN DATA
PENGANTAR STATISTIKA DAN PROBABILITAS
TEKNIK ANALISIS DATA.
PENGERTIAN STATISTIK DAN STATISTIKA
Berkenalan dengan Statistika...
DASAR-DASAR STATISTIKA PADA PROGRAM S-1 FAKULTAS PETERNAKAN
Assalaamu’alaikum.....
STATISTIKA BISNIS BY : ERVI COFRIYANTI.
BIO STATISTIKA JURUSAN BIOLOGI
KONSEP DASAR STATISTIKA
LITERATUR Prinsip-prinsip Statistik untuk Teknik dan Sains, Harinaldi, penerbit Erlangga, 2005 Pengantar Statistik Ekonomi dan Perusahaan, edisi revisi.
DR.EUIS ETI ROHAETI,M.PD WAHYU HIDAYAT, M.PD.
PENGANTAR STATISTIKA.
PENGANTAR STATISTIKA.
Konsep dasar Statistik
KONSEP BIOSTATISTIK Statistik secara sempit diartikan sebagai data. Arti luas diartikan sebagai alat. Alat untuk analisis, dan alat untuk membuat keputusan.
STATISTIKA Srikandi Kumadji.
Statistik Non Parametrik
TINJAUAN UMUM DATA DAN STATISTIKA
PENDAHULUAN STATISTIK
LITERATUR Prinsip-prinsip Statistik untuk Teknik dan Sains, Harinaldi, penerbit Erlangga, 2005 Pengantar Statistik Ekonomi dan Perusahaan, edisi revisi.
METODE KUALITATIF DAN KUANTITATIF
Pengantar Statistika.
KONSEP BIOSTATISTIK Statistik secara sempit diartikan sebagai data. Arti luas diartikan sebagai alat. Alat untuk analisis, dan alat untuk membuat keputusan.
PENGANTAR STATISTIKA DAN PROBABILITAS
DALAM PERKULIAHAN STATISTIK 1
PENDAHULUAN OLEH: MOH. AMIN.
DATA By irfan.
TINJAUAN UMUM STATISTIKA
PENGANTAR STATISTIKA.
BAB I PENGERTIAN STATISTIK
PERANAN STATISTIK DALAM PSIKOMETRI
Tita Talitha, MT pendahuluan.
Penyajian Data dan Distribusi Frekuensi
Statistik Komputasi Pendahuluan.
STATISTIKA (untuk ILMU-ILMU SOSIAL)
PENGERTIAN STATISTIK DAN DATA
UNIVERSITAS WIRARAJA SUMENEP
BAB 3 PENARIKAN SAMPEL DAN PENDUGAAN
Oleh : Binti Asrofin Akbid Wimisada 2012
Sudjana, 1992, Metode Statistika edisi kelima, Tarsito, Bandung
BAB I PENDAHULUAN Kata statistik berasal dari bahasa Italia statista yang berarti negarawan. Istilah tersebut pertama digunakan oleh Gottfried Achenwall.
DATA.
BAB 1 PENDAHULUAN Pengertian dan Definisi Statistik
BIOSTATISIK INFERENSIAL
STATISTIKA DESKRIPTIF
STATISTIKA DASAR.
Pertemuan ke-1 Matakuliah Statistika Akuntansi UII
STATISTIKA Srikandi Kumadji.
TINJAUAN UMUM DATA DAN STATISTIKA
Pengantar Statistika Bab 1
PERTEMUAN II VARIABEL & DATA 6-Dec-18.
STATISTIK 1 PENDAHULUAN
Pengantar Statistik Inferens
BIOSTATISTIK INFERENSIAL
Pertemuan Kesatu STATISTIKA PENDIDIKAN (PEMA 4210) Nendar kusnendar.
Transcript presentasi:

BAB I PENDAHULUAN Kata statistik berasal dari bahasa Italia statista yang berarti negarawan. Istilah tersebut pertama digunakan oleh Gottfried Achenwall (1719-1772). Achenwall mengambil kata statista karena melihat bahwa yang mula-mula meyadari kegunaan data atau keterangan tentang rakyat adalah negara (Lukas, 1997).

Pengertian Statistik Dalam arti sempit statistik dapat diartikan sebagai data Dalam arti luas statistik dapat diartikan sebagai alat, yaitu alat untuk analisis dan alat untuk membuat keputusan.

Statistik dapat dibedakan menjadi 2, yaitu (Sugiono, 2003): Statistik deskriptif adalah statistik yang digunakan untuk menggambarkan atau menganalisis suatu statistik hasil penelitian, tetapi tidak digunakan untuk membuat kesimpulan yang lebih luas (generalisasi). Statistik induktif atau inferensial adalah statistik yang digunakan untuk menganalisis data sampel kemudian diambil kesimpulan, dan hasilnya akan digeneralisasikan untuk populasi di mana sampel itu diambil.

Ada 2 macam Statistik Induktif atau Inferensial, yaitu: Statistik parametris atau parametrik terutama digunakan untuk menganalisis data interval atau rasio, yang diambil dari populasi yang berdistribusi normal. Statistik non parametris atau non parametrik terutama digunakan untuk menganalisis data nominal, dan ordinal dari populasi yang bebas distribusi (tidak harus normal).

Macam-macam statistik dapat digambarkan sebagai berikut: Deskriptif Statistik Parametrik Induktif Non Parametrik

Jenis-Jenis Data Data adalah kumpulan angka-angka yang berhubungan dengan observasi (Lukas, 1997). Data dapat dibedakan menjadi: 1. Berdasarkan bentuk data dibedakan menjadi: Data kuantitatif Data kualitatif 2. Berdasarkan teknik pengumpulan data: Data sampel Data sensus 3. Berdasarkan sumber dan tujuan dikumpulkannya data: Data intern Data ekstern

Berdasarkan bentuk data dibedakan menjadi: Data kuantitatif yaitu data yang berupa angka-angka Contoh: Harga beras Rp. 3.500,- per kilo, Nilai statistik 75, dll. Data kualitatif yaitu data yang tidak berupa angka, tetapi berupa kata, kalimat, atau gambar. Contoh: Harga beras mahal sekali, Sungai itu dalam sekali, dll.

Data kuantitatif dibedakan menjadi 2, yaitu: 1.Data Diskrit adalah data yang angka-angkanya mutlak, biasanya diperoleh dari hasil menghitung. Contoh: Jumlah mahasiswa yang mengambil mata kuliah statistik I ada 50 orang.

Data diskrit sering juga disebut dengan data nominal. Data nominal merupakan data dengan tingkatan paling rendah dalam suatu pengukuran data. Data nominal sering disebut juga data kategori, karena hanya menunjukkan satu-satunya kategori. Misalnya jenis kelamin seseorang, hanya laki-laki atau perempuan dan tidak mungkin berkelamin ganda. Dalam statistik pemberian angka pada data nominal hanyalah suatu proses kategori saja. Contoh, jenis kelamin laki-laki dikategorikan 1 dan perempuan 2. Angka tersebut hanyalah sebagai tanda, tetapi tidak dapat dilakukan operasi matematika seperti 1+2 atau 1-2 dan sebagainya (Alni dkk, 2004).

Data Kontinu adalah data yang angka-angkanya berkesinambungan, dan biasanya diperoleh dari hasil mengukur. Contoh: Panjang kayu 2,34 meter.

Data kontinu dapat dikelompokkan menjadi 3 yaitu: Data Ordinal Data orsinal adalah data yang berjenjang atau berbentuk peringkat. Oleh karena itu jarak satu data dengan yang lain mungkin tidak sama. Contoh Juara I, II, III ; Golongan I, II, III Data Interval Data interval adalah data yang jaraknya sama, tetapi tidak mempunyai nilai nol absolut (mutlak). Pada data ini, walaupun datanya nol, tetapi masih mempunyai nilai. Misalnya nol derajat celcius, ternyata masih ada nilainya. Data Rasio Data rasio adalah data yang jaraknya sama dan mempunyai nilai nol absolut. Jadi kalau datanya nol berarti tidak ada apa-apanya. Bila nol meter maka tidak ada panjangnya, demikian juga bila nol kilogram berarti tidak ada beratnya. Data ini bisa dibuat penjumlahan dan perkalian. Contohnya 10 meter + 10 meter = 20 meter.

Berdasarkan teknik pengumpulan data: Data sampel yaitu data yang diperoleh dari penelitian terhadap sampel. Data sensus yaitu data yang diperoleh dari penelitian terhadap populasi.

Berdasarkan sumber dan tujuan dikumpulkannya data: Data intern yaitu data yang dikumpulkan oleh suatu badan tentang kegiatannya sendiri dan untuk kepentingannya sendiri. Contoh: Suatu toko mencatat hasil penjualannya setiap periode, UMY mencatat jumlah calon mahasiswa yang mendaftar, dll. Data ekstern yaitu data yang berasal dari luar badan yang memerlukannya

Populasi Dan Sampel Populasi adalah semua individu/unit-unit yang menjadi obyek penelitian. Sampel adalah sebagian individu/unit-unit yang diambil dari populasi.

Alasan mengapa penelitian dilakukan dengan sampel (Zaenal, 1992): Terbatasnya dana yang tersedia Terbatasnya waktu dan tenaga dalam penelitian Penelitian yang dilakukan mengakibatkan barang yang diteliti menjadi cacat (defect) atau rusak Individu/unit-unit dalam populasi sifatnya sangat homogen Ukuran populasinya sangat besar atau tak terhingga

Teknik pengambilan sampel Ciri-ciri populasi dalam sampel Pengambilan sampel harus representatif (harus dapat mewakili populasinya. Agar tingkat representatifitasnya tinggi, terdapat tiga hal yang perlu dipertimbangkan: Besarnya ukuran sampel (dipengaruhi oleh biaya, waktu, alat dan tenaga) Teknik pengambilan sampel Ciri-ciri populasi dalam sampel

Manfaat Statistik Sebagai metoda ilmiah yang digunakan dalam penelitian ilmiah di berbagai bidang ilmu pengetahuan. Sebagai dasar ilmiah untuk menganalisis dan mengambil keputusan tentang suatu masalah secara kuantitatif. Sebagai alat untuk menggambarkan dan menganalisis suatu peristiwa secara kuantitatif. Memberi masukan bagi disiplin ilmu lain untuk menciptakan teori-teori atau metoda-metoda baru yang bermanfaat (statistik terapan).