WAY FINDING.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
IndII dan Infrastruktur Transportasi Kota
Advertisements

DESAIN TATA RUANG TOKO DAN VISUALISASI BARANG DAGANGAN
GUDANG BAHAN PELEDAK.
TRANSPORTASI PERKOTAAN
APLIKASI RANCANGAN 3.
IndII dan Infrastruktur Transportasi Kota
TEKNIK PEMADAMAN DAN TEKNIK PENYELAMATAN JIWA PADA BANGUNAN GEDUNG
ABSTRAK Pola pergerakan dalam sistem transportasi sering dijelaskan sebagai arus pergerakan (kendaraan, penumpang dan barang) yang bergerak dari zona asal.
SAFETY ggggggggggg PROSEDUR K3.
PERANCANGAN ANTARMUKA - 2
Disusun oleh : Ririn Dina Mutfianti. Dalam Penciptaan lingkungan hidup manusia, ada hubungan antara lingkungan yang satu dengan yang lain yang bersifat.
OLEH AGREPINO GUTERRES G. XIMENES NIM ARSITEKTUR OLEH AGREPINO GUTERRES G. XIMENES NIM ARSITEKTUR.
PLACE : 22. CHANGE of LEVEL Perubahan dan Perbedaan Lantai
PENATAAN RANGKAIAN TIK DI SEKOLAH
Latar Belakang Masalah
Safety Briefing: Gempa Bumi
Latar Belakang Permasalahan
LINGKUNGAN FASILITAS RUMAH SAKIT
11 JENIS-JENIS SISTEM PENGENDALIAN TRANSPORTASI SISTEM PENGENDALIAN:
PETA-PETA KERJA (Process Chart)
Usability: Disain Web yang Brilian
NEXTBACKMENU PROGRAM STUDI PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA, 1429 H / 2008 M PengantarProsesPerencanaan NEXTBACKMENU PROGRAM STUDI PERENCANAAN WILAYAH DAN.
SUSAHNYA MENJADI RUMAH SAKIT
komponen antarmuka pengguna
RANCANGAN SIRKULASI DAN PARKIR
UNSUR DAN PRINSIP PERANCANGAN TAMAN
TATA RUANG DALAM MODUL PRAKTIKUM.
Panduan Situs Produk Informasi Keamanan Pangan (SISTOPAR)
MATERI KULIAH PASCA UTS Dr. Ir. F. DIDIET HERU SWASONO, M.P.
Desain Tempat Kerja Rahmi Lubis,S.Psi.,M.Psi..
MODEL ARUS JARINGAN Pertemuan 9.
TATA RUANG DALAM MODUL PRAKTIKUM.
TUTORIAL KE-6 Standarisasi Penyajian Informasi
TATA RUANG DALAM MODUL PRAKTIKUM.
Penyelenggaraan event yang Ramah terhadap Penyandang Disabilitas
Persyaratan Tehnis Sarana & Prasarana RS
ELEMEN KOTA MATERI MK PLANOLOGI.
REKAYASA TRANSPORTASI
WAY FINDING dan MANAJEMEN RUANG.
PERANCANGAN ANTARMUKA/TAMPILAN
JENIS-JENIS SISTEM PENGENDALIAN TRANSPORTASI
FOOD HYGIENE Kelompok 2.
Rumah tinggal KELUARGA.
PERENCANAAN LAPANGAN TERBANG
Bidang Bukaan pada Elemen Pembentuk Ruang Pertemuan 11
Warna, Symbol, Safety dan Typography OSKAR JUDIANTO SSn. MM. MDs.
BANGUNAN DAN FASILITAS
Kuliah 13 Terminal.
Rekayasa Lalu Lintas 2 SKS - Semester VI RAMBU-RAMBU LALU LINTAS
Oleh : Agus Triyono, M.Kes
Selamat datang FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS INDONESIA.
Irma Damayantie, S.Ds., M.Ds. Prodi Desain Interior - FDIK
STANDAR KESELAMATAN KERJA
KONSEP PEMODELAN Untuk menyederhanakan suatu realita secara terukur
Quality Asurance Kumaedi hamzah Mrs R33/
LINGKUNGAN FASILITAS RUMAH SAKIT
GUDANG BAHAN PELEDAK.
1. Penentuan Lokasi Pabrik
Kepala Sprinkler (sprinkler head)
Transportasi dalam Bangunan
B N N N N A A D D R R I I G G  Nama, istilah, tanda, simbol atau desain (atau kombinasi darinya) yang digunakan untuk mengidentifikasi suatu produk.
Bangkitan Lalu Lintas.
Perencanaan Transportasi
Kurnia Fajar Islamto( )
Manajemen K3 dr. Elfizon Amir, SpPD, Finasim. Manajemen risiko pendekatan proaktif untuk mengidentifikasi, menilai dan menyusun prioritas risiko,  tujuan.
MANAJEMEN KORBAN MASSAL
Desain Tempat Kerja Rahmi Lubis,S.Psi.,M.Psi..
PENERANGAN JALAN UMUM. TUJUAN PEMBELAJARAN 1.Siswa dapat menjelaskan konsep dasar penerangan jalan umum. 2.Setelah melihat bahan tayang ini, siswa dapat.
 Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Zonasi merupakan pembagian atau pemecahan suatu areal menjadi beberapa bagian, sesuai dengan fungsi dan.
PERMENKES RI NO. 37 TAHUN 2012 dr. Melinda Wilma Dinas Kesehatan Kota Padang 17 Oktober 2019 KEBIJAKAN PELAYANAN KESEHATAN DI LABORATORIUM PUSKESMAS.
Transcript presentasi:

WAY FINDING

Wayfinding

Komponen Desain Arsitektur dan Interior Wayfinding Komponen Desain Arsitektur dan Interior 1. Perencanaan Tata Ruang Perencanaan tata ruang terdiri dari proses identifikasi, pengelompokan dan penghubung antar ruang. Suatu unit/area dapat dikelompokkan ke dalam zona menurut fungsi/identitas umum. Tidak banyak persimpangan

Komponen Desain Arsitektur dan Interior Wayfinding Komponen Desain Arsitektur dan Interior 2. Pintu Masuk dan Keluar Pintu masuk utama dapat dibaca oleh pengguna dari berbagai sudut

Komponen Desain Arsitektur dan Interior Wayfinding Komponen Desain Arsitektur dan Interior 3. Desain Interior dan Landmark Desain interior dapat digunakan untuk menciptakan diferensiasi antara zona dan ruang di dalamnya, menciptakan identitas untuk area yang dituju dan mengatur jalur. Landmark ditempatkan di sepanjang jalur sirkulasi pengunjung, terutama di area-area khusus yang mudah diingat dan dikenal oleh pengguna.

Komponen Desain Informasi Wayfinding Jenis Tanda (petunjuk) Menurut Fungsi Orientasi Petunjuk Identifikasi

Komponen Desain Informasi Wayfinding Jenis Tanda (petunjuk) Menurut Fungsi Statutory Lalu Lintas Kendaraan Miscellaneous

Komponen Desain Informasi Wayfinding Jenis Tanda (petunjuk) Menurut Bentuk Fisik Self-Supporting Dipasang di dinding Suspended

Komponen Desain Informasi Wayfinding 2. Lokasi Penempatan Letakan di tiap Persimpangan Menyediakan informasi yang cukup untuk menuntun pengunjung menuju titik persimpangan berikutnya Informasi disajikan secara berurutan pada papan petunjuk

Komponen Desain Informasi Wayfinding 3. Papan Petunjuk Eksternal (diluar Area RS) Papan petunjuk arah di area sekitar RS Dipasang di sepanjang jalan raya yang sudah dekat dengan Lokasi Pelayanan Kesehatan, dan di perbatasan kota dimana Lokasi Pelayanan Kesehatan berada. Di belokan jalan yang mengarah ke rumah sakit.

Komponen Desain Informasi Wayfinding 3. Papan Petunjuk Eksternal (diluar Bangunan) Pintu Masuk dan Petunjuk arah Kendaraan Kendaraan bermotor dapat langsung ke area parkir dari pintu masuk. Mempermudah lalu lintas pejalan kaki langsung dari tempat parkir, tempat transportasi umum, atau pintu masuk utama menuju ke pintu masuk gedung. Identifikasi bangunan Mempermudah lalu lintas pejalan kaki dari titik jalan keluar utama ke tempat parkir pengunjung dan area angkutan umum. Mempermudah lalu lintas kendaraan untuk dapat langsung keluar dari area rumah sakit.

Komponen Desain Informasi Wayfinding 3. Papan Petunjuk Eksternal (diluar Bangunan) Peta Lokasi Di Halaman Bangunan Apabila suatu fasilitas terdiri dari sejumlah bangunan yang tersebar di area yang luas dan terdapat pintu masuk lebih dari satu. Peta menunjukkan area tujuan berdasarkan Unit/departemen.

Komponen Desain Informasi Wayfinding 3. Papan Petunjuk Eksternal (diluar Bangunan) Papan Petunuk Arah di Halaman Bangunan Apabila Halaman Bangunan memiliki banyak persimpagan dan terdiri dari beberapa bangunan dan pintu masuk

Komponen Desain Informasi Wayfinding 3. Papan Petunjuk Eksternal (diluar Bangunan) Entrance (pintu masuk Bangunan)

Komponen Desain Informasi Wayfinding 4. Papan Petunjuk Internal (Dalam Bangunan) Papan Petunjuk Utama Prinsip berikut berlaku untuk desain direktori dan peta: Desain papan petunjuk yang menarik diperbolehkan, bahkan dapat membantu memperjelas pembagian area pada peta bangunan. Jangan letakkan informasi terlalu tinggi. Maksimal 1600mm di atas tingkat lantai (tergantung pada ukuran teks). Atur papan petunjuk arah menurut kebutuhan konsumen bukan oleh hirarki birokrasi. Gunakan terminologi yang sederhana yang diketahui masyarakat umum. Ukuran papan petunjuk harus menyesuaikan visibilitas pengguna. Papan petunjuk arah harus ditempatkan di ruang yang memungkinkan dilihat oleh sejumlah orang tanpa menghalangi area sirkulasi.

Komponen Desain Informasi Wayfinding 4. Papan Petunjuk Internal (Dalam Bangunan) Papan Petunjuk Pada Lift/Area Sekitar Tangga

Komponen Desain Informasi Wayfinding 4. Papan Petunjuk Internal (Dalam Bangunan) Interbase directional

Komponen Desain Informasi Wayfinding 4. Papan Petunjuk Internal (Dalam Bangunan) Area Masuk ke Suatu area/unit

Komponen Desain Informasi Wayfinding 4. Papan Petunjuk Internal (Dalam Bangunan) Petunjuk Ruangan/Lokasi dalam suatu departemen/unit

Komponen Desain Informasi Wayfinding 4. Papan Petunjuk Internal (Dalam Bangunan) Papan Identifikasi Ruang

Komponen Desain Informasi Wayfinding 5. Tata Letak dan Desain Informasi Umum Pengunjung perlu tahu apa yang bisa dan tidak bisa dilakukan di lokasi tersebut. Tanda ini dipasang pada titik di sekeliling area dimana aktivitas / akses dilarang. Jenis-jenis tanda tersebut antara lain : Menginformasikan kegiatan terlarang (merokok, mengambil gambar, dll) Menunjukkan syarat yang harus ditaati pengunjung sebelum memasuki suatu area Menyediakan informasi mengenai jam layanan (misal jam buka loket)

Komponen Desain Informasi Wayfinding 5. Tata Letak dan Desain Pengaturan Tinggi Petunjuk Tanda dipasang di dinding dan free-standing harus ditempatkan di antara 1200mm dan 1600mm di atas lantai. Ketinggian Konsisten Wayfinding yang digantung pada plafon harus terletak antara 2100mm dan 3000mm di atas lantai.

Komponen Desain Informasi Wayfinding 5. Tata Letak dan Desain Pengaturan Tinggi Petunjuk Pemasangan tanda di pintu harus memperhatikan konsistensi tata letak keterbacaan

Komponen Desain Informasi Wayfinding 5. Tata Letak dan Desain Ukuran Tulisan/Pesan pada Papan Petunjuk

Komponen Desain Informasi Wayfinding 5. Tata Letak dan Desain Gambar/Simbol Papan Petunjuk : Symbols/lambang yang dikenal secara internasional

Komponen Desain Informasi Wayfinding 5. Tata Letak dan Desain Braille Papan Petunjuk : Diletakkan dibawah informasi (tulisan/gambar) yang terjangkau oleh tangan penguna (ketinggian maksimal sekitar 1 m dari lantai). Pihak RS Memberikan informasi terlebih dahulu tentang ketersediaan braille pada wayfinding .

Komponen Desain Informasi Wayfinding 5. Tata Letak dan Desain Warna Papan Petunjuk : Warna harus Kontras (antara background dan tulisan/gambar) Hindari penggunaan warna tanda keselamatan. (Merah dan Hijau) Jangan > 5 warna. (apabila menerapkan kode warna untuk menandai masing2 unit atau lokasi)

Komponen Desain Informasi Wayfinding 5. Tata Letak dan Desain Istilah dan Singkatan : Hindari penggunaan istilah medis yang belum dikenal oleh masyarakat umum Istilah mudah dilafalkan, dieja dan diingat Singkatan dikenal oleh masysrakat umum.

Komponen Desain Informasi Wayfinding 5. Tata Letak dan Desain Multilingual : Tanda yang menawarkan informasi dalam dua bahasa harus memastikan ukuran/warna tulisan kedua bahasa konsisten.

Area Drop-off / Pick-up Wayfinding Area Drop-off / Pick-up Aksesabilitas – circular drive Langsung ke pintu utama Sarana pelindung Bebas hambatan Petugas pemandu Kecukupan area Dekat area parkir  dg petunjuk

Wayfinding