DI SUSUN OLEH KELOMPOK 3 : EKA AMERTAYANA MOH.JUNAEDI ANDI BAHARSYAH Andri eka p ismail.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
TRANSMISI DATA.
Advertisements

MULTIPLEXING.
Konsep Jaringan Komputer
KOMUNIKASI DATA Dedi juniansha
JENIS & METODE TRANSMISI
Sistem Telekomunikasi Pendahuluan
SMK 17 AGUSTUS 1945 GENTENG BANYUWANGI –JAWA TIMUR
Pertemuan 11 Komunikasi data.
Bab 9 Telekomunikasi.
KOMUNIKASI DATA KULIAH ii PENDAHULUAN. KOMUNIKASI DATA Lecture Material.
TOPOLOGI JARINGAN KOMPUTER
Budi Apriyanto, S.Kom Object-Oriented Programming Komunikasi Data Budi Apriyanto, S.Kom
Oleh : Muhammad Risal, S.Kom, MT.
Slide 4 – Sistem Transmisi Modulasi & Multiplexing
Pertemuan-3. Data Link Layer
PHYSICAL LAYER Physical layer merupakan dasar dari semua jaringan di dalam model referensi OSI yang mana merupakan karakteristik perangkat keras yang fungsinya.
Physical Layer.
Prolog Ketika dua komputer meletakkan sinyal di atas media transmisi (mis. kabel) secara bersamaan, maka kondisi yang disebut sebagai "collision" (tabrakan)
Oleh : Muhammad Risal, S.Kom, MT.
Pertemuan II Referensi Model OSI.
Network Fundamentals – Chapter 8
SMK N 1 KINALI OLEH GUSTIFA FAUZAN, S.Pd PROTOCOL JARINGAN.
Pertemuan II Referensi Model OSI.
Teknik Penyaluran Sinyal
Bab #2 – Dasar Transmisi Sinyal
Jaringan Komputer dan Telekomunikasi
Pengkodean Data Setiap data mempunyai kode yang berbeda satu sama lain. Kode berupa kumpulan simbol khusus yang digunakan untuk membentuk sebuah data.
MULTIPLEXING Ahmad Fali Oklilas, Jurusan Sistem Komputer fakultas ilmu komputer universitas sriwijaya.
KHOLILATUL WARDANI, S.ST POLTEKOM
Oleh: HIDAYAT BAHKTIAR [ A ] MOH. FUAD NASIKHIN [ A ]
Multiplexing.
SINYAL ANALOG DAN DIGITAL
KOMUNIKASI DATA “Standar Komunikasi”
Layer Physical Jarkom Dasar – Week 12.
INTRODUCTION DATA COMMUNICATIONS
Multiplexing.
TEKNIK KOMUNIKASI DATA DIGITAL
Pertemuan II Referensi Model OSI.
Pertemuan II Referensi Model OSI.
Referensi OSI (Open System Interconection )
Komuni Komunikasi KOMUNIKASI DATA
TRANSMISI DATA Keberhasilan Transmisi Data tergantung pada : 1. Kualitas signal yang ditransmisikan 2. Karakteristik media transmisi   Jenis-jenis media.
Multiplexing.
KOMUNIKASI DATA By : Andi Latifa Nabone.
Data Link Protocol Data Link Protocol / Data Link Control adalah bab yang membahas tentang pengiriman signal melalui transmisi link dalam sebuah jaringan.
TEKNIK DAN MODEL KOMUNIKASI
JARINGAN KOMPUTER Komunikasi Data.
Multiplexing.
Kelompok 2 Agusta Sigit Dewantoro Muhammad Andi Ariwahyudi
KOMUNIKASI DATA By : Andi Latifa Nabone.
KOMUNIKASI DATA.
Layanan Komunikasi Data
Bab 6. Komunikasi Data Digital
Referensi Model OSI.
Jaringan Komputer dan Komunikasi
Bab II Media Transmisi & Diteksi dan Koreksi Kesalahan
Model Referensi OSI.
KOMDAT - 12 KONFIGURASI SALURAN.
PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI
Layer Physical Jarkom Dasar – Week 12.
Jaringan Komputer Pertemuan-3. Data Link Layer.
Pertemuan II Referensi Model OSI.
Teknologi Layanan Jaringan
Bab #2 – Dasar Transmisi Sinyal
KOMUNIKASI DATA MULTIPLEXING.
Pertemuan II Referensi Model OSI.
Bab 6. Komunikasi Data Digital
KELOMPOK : 1. Batubara Delphinia.H 2. Ghania Ardelia.G 3. Putri Rahayu 4. Suci Choisiyah.
KELOMPOK : 1. Batubara Delphinia.H 2. Ghania Ardelia.G 3. Putri Rahayu 4. Suci Choisiyah.
Pertemuan II Referensi Model OSI.
Transcript presentasi:

DI SUSUN OLEH KELOMPOK 3 : EKA AMERTAYANA MOH.JUNAEDI ANDI BAHARSYAH Andri eka p ismail

Physical Layer  Physical Layer Physical layer ada di antara data link layer dan media transmisi. Tugas utamanya adalah menyediakan servis untuk data link layer. Salah satu servis yang disediakan oleh physical layer adalah membentuk sinyal yang merepresentasikan aliran data dalam bentuk bit 0 dan 1 dari data link layer.

 Fungsi physical layer o Memindahkan bit antar devices o Spesifikasinya berupa voltase, wire, speed, pin pada kabel o Mengirim bit dan menerima bit o Berkomunikasi langsung dengan jenis media transmisi o Representasi bit ini tergantung dari media dan protocol yang digunakan  Menggunakan frekuensi radio  State transition = perubahan tegangan listrik dari rendah ke tinggi dan sebaliknya o Menentukan kebutuhan listrik, mekanis, prosedural dan fungsional, mempertahankan dan menonaktifkan hubungan fisik antarsistem.

Tujuan Physical Layer  Menerima suatu frame yang sudah lengkap dari Data Link Layer dan mengencodenya sebagai suatu seri dari sin yal yang ditansmisikan ke media lokal (Membuat sinyal elektrik, optik, atau microw ave yang merepresentasikan bit dari setiap frame).

Elemen-elemen Physical Layer  Pengiriman frame ke media lokal mensyaratk an elemen dari physical layer, yaitu : Media fisik dan konektor terkait (Misalnya Ka bel UTP dengan konektor RJ-45) Representasi bit di media Encoding data dan kontrol informasi Jalur transmitter dan receiver pada perangkat jaringan

Standar Hardware  Physical layer bermain dengan hardware, maka dari itu di perlukan standar baku untuk hardware agar physical layer dapat menjalanka n tugasnya. Standar-standar tersebut dibuat oleh : The International Organization for Standardization (ISO) The Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE ) The American National Standards Institute (ANSI) The International Telecommunication Union (ITU) The Electronics Industry Alliance/Telecommunications Industry Association(EIA/TIA) National telecommunications authorities such as the Fed eral Communication Commission (FCC) in the USA.

 Digital dan Analog Sebagai ilustrasi, bayangkan perbedaan antara aliran air dan lalu lintas di jalan. Ilustrasi untuk data analog adalah air yang mengalir di suatu saluran atau sungai, dengan molekul- molekul yang saling terikat dan bagian-bagiannya tidak dapat dibedakan dengan jelas. Sedangkan dalam lalu lintas di jalan, kita dapat membedakan mobil yang satu dengan mobil yang lain, masing-masing memiliki bentuk fisik yang berbeda dan dapat dengan mudah dihitung. Ilustrasi ini berlaku untuk data digital.

 Data digital Komputer menyimpan data dalam bentuk symbol yang disimpan dalam memori komputer. Informasi yang disimpan dalam memori komputer merupakan kombinasi dari 0 dan 1. Contoh data digital: ………………………………  Data Analog Data analog adalah informasi yang kontinu. Seperti aliran air yang tidak terputus, terus mengalir hingga suatu saat sampai di laut atau masuk ke dalam lubang di tanah.

 Sinyal Digital Data (baik data digital maupun data analog) dapat direpresentasikan oleh sinyal digital. Ada dua term penting yang berkaitan dengan transmisi sinyal digital yaitu bit interval dan bit rate.  Signal Analog Data ditransmisikan dalam bentuk gelombang yang kontinu. Sinyal sinusoida merupakan bentuk dasar dari sinyal analog

 TRANSMISSION MODES Hal yang perlu diperhatikan dalam pengiriman data digital dari satu piranti ke piranti yang lain adalah wiring (pengkabelan). Dalam pengkabelan ini hal yang perlu diperhatikan adalah data stream (aliran data) Ada beberapa conoh tranmission modes diantarax adalah: 1. Transmisi pararel 2. Transmisi Serial

 LINE CONFIGURATION (KONFIGURASI JALUR) Line configuration mengacu pada bagaimana dua piranti terhubung pada suatu jalur/link. Jalur/link adalah saluran komunikasi fisik yang mentransmisikan data dari satu piranti ke piranti lainnya. Ada beberapa contoh dalam konfigurasi jalur ini di antaranaya: 1. Point to Point 2. Multipoint

 DUPLEXITY Duplexity mengacu kepada arah dari aliran sinyal antara dua piranti yang saling berhubungan. Ada dua mode transmisi yaitu: 1. Half Duplex 2. Full Duplex

 MULTIPLEXING Multiplexing adalah suatu cara yang digunakan untuk melakukan transmisi lebih dari satu sinyal secara bersamaan melewati satu jalur data. Ada beberapa bentuk atau bagian multiplexing yaitu: 1. Frequency Division Multiplexing (FDM) 2. Wave-Division Multiplexing (WDM) 3. Time Division Multiplexing (TDM)