Pertemuan 3 PENGANGGARAN (BUDGETING)

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
V. PENGANGGARAN BISNIS ANGGARAN SEBAGAI PERALATAN MANAJEMEN (ADMINISTRASI BISNIS) ANGGARAN ATAU BUSINESS BUDGET adalah salah satu bentuk dari berbagai.
Advertisements

BUDGETING ENDANG DWI WAHYUNI.
Literatur : 1. Welsh & Gleen, Budgeting : Profit Planning and Control, Frentice Hall Inc, New Jersey, USA. 2. Gunawan Adisaputro, Anggaran Perusahaan.
ANGGARAN.
Andrian Noviardy,SE.,M.Si.
ANGGARAN Rizal Effendi.
PENYUSUNAN ANGGARAN ⇨ Adalah proses pengoperasionalan rencana dalam bentuk pengkuantifikasian , biasanya dalam unit moneter,
Sistem Perhitungan Biaya Berdasarkan Pesanan
PENGENDALIAN AGRIBISNIS
Kuliah 1 Pengantar Anggaran.
ANGGARAN PERUSAHAAN BUDI SULISTYO.
AKUNTANSI MANAJEMEN MATERI-1 KONSEP-KONSEP DASAR AKUNTANSI MANAJEMEN
KONSEP DASAR BUDGETING (2)
PENYUSUNAN ANGGARAN.
AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK
Rita Indah Mustikowati, SE., MM
BAB III PROSES PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN BISNIS
PENGANGARAN PERUSAHAAN (BUDGETING)
Cost Accounting Materi-6 Variable Costing
Pertemuan 7 ANGGARAN PERIKLANAN
BAB 7 PENYUSUNAN ANGGARAN.
VARIABLE COSTING Penentuan Harga Pokok Variabel
PENERAPAN ANGGARAN (ppl) TERPADU Pertemuan ke-04
BAB IV STRATEGI.
MANAJEMEN KEUANGAN CHAPTER 10.
PERENCANAAN & PENGENDALIAN
PENGANGGARAN PERUSAHAAN (BUDGETING)
PERENCANAAN & PENGENDALIAN
PENYUSUNAN ANGGARAN (BUDGET PREPARATION) ·  PENGERTIAN DAN JENIS-JENIS ANGGARAN ·  PROSES PENYUSUNAN ANGGARAN ·  ASPEK PERILAKU ·  TEKNIK KUALITATIF.
Menajemen Logistik (Fungsi penganggaran dalam perusahan)
Pengantar Anggaran Kuliah 1.
Pendahuluan.
LAPORAN KEUANGAN SEGMEN DAN INTERIM
Konsep Dasar Penganggaran
INFORMASI AKUNTANSI PENUH
Anggaran Induk dan Akuntansi Pertanggunjawaban
AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK
Anggaran untuk Perencanaan dan Pengendalian
BAB VIII. Penyusunan Anggaran
Bab 1 Perencanaan dan Penganggaran Perusahaan
KELOMPOK 3 A. Pusat PertanggungjawabaN B. Pengendalian Keuangan C. Informasi Akuntansi Manajemen.
COST ACCOUNTING ANALISIS BIAYA VOLUME LABA RETNOSARI, S.Pd.
Akuntansi Biaya dan Pengertian Biaya
ACTIVITY BASED COSTING & ACTIVITY BASED MANAGEMENT
AKUNTANSI MANAJEMEN BAB-1 KONSEP-KONSEP DASAR AKUNTANSI MANAJEMEN
AKUNTANSI MANAJEMEN MATERI-1 KONSEP-KONSEP DASAR AKUNTANSI MANAJEMEN
Kuliah 1 Pengantar Anggaran.
Prilaku Biaya Aktivitas (ACTIVITY BASED COSTING)
BUDGETING. Rima Mayangsari Riana Fatmawati Livita Agustin
PERENCANAAN & PENGENDALIAN
AKUNTANSI MANAJEMEN MATERI-1 KONSEP-KONSEP DASAR AKUNTANSI MANAJEMEN
AKUNTANSI MANAJEMEN BAB-1 KONSEP-KONSEP DASAR AKUNTANSI MANAJEMEN
BAB 7 PENGANGGARAN.
BAB VI MENGUKUR DAN MENGENDALIKAN ASET YANG DIKELOLA
PERENCANAAN & PENGENDALIAN
Konsep Akuntansi Biaya Konsep dan Perilaku Biaya
Akuntansi Biaya dan Pengertian Biaya
Penyusunan Anggaran dan Pengendalian
AKUNTANSI MANAJEMEN MATERI-1 KONSEP-KONSEP DASAR AKUNTANSI MANAJEMEN
Teknik dan Metoda Pengawasan
Penyusunan Anggaran.
PERANGGARAN PERUSAHAAN
PENENTUAN HARGA POKOK VARIABEL
Pengertian Budget dan Budgeting
PENENTUAN HARGA POKOK VARIABEL
PERENCANAAN & PENGENDALIAN
KONSEP-KONSEP DASAR AKUNTANSI MANAJEMEN
BAB 1. PENGERTIAN BIAYA DAN RUANG LINGKUP AKUNTANSI BIAYA.
PENDAHULUAN Penulisan paper ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penyusunan penganggaran yang baik. Karena persaingan usaha yang semakin ketat dewasa.
Oleh: Zaeni Abdillah Biaya standar adalah biaya yang ditentukan di muka, yang merupakan jumlah biaya yang seharusnya dikeluarkan untuk membuat.
Transcript presentasi:

Pertemuan 3 PENGANGGARAN (BUDGETING) Akuntansi Manajemen

PENGERTIAN ANGGARAN Suatu rencana yang disusun secara sistematis, meliputi seluruh kegiatan perusahaan, dinyatakan dalam unit (kesatuan) moneter dan berlaku untuk jangka waktu (periode) tertentu yang akan datang (Munandar, 1986). Rencana kuantitatif aktivitas usaha sebuah organisasi (pemasaran, produksi, dan keuangan) ; anggaran mengidentifikasi sumber daya dan komitmen yanng dibutuhkan untuk memenuhi tujuan organisasi selama periode dianggarkan Pengangaran merupakan suatu rencana kegiatan yang dinyatakan dalam ukuran keuangan.

Unsur yang melekat pada budget: Rencana Beberapa alasan diperlukannya “rencana” bagi perusahaan: adanya ketidakpastian di masa yang akan datang banyaknya alternatif di masa yang akan datang. rencana merupakan pedoman kerja perusahaan rencaa sebagai alat koordinasi kegiatan dari seluruh bagian yang ada di perusahaan. rencana sebagai alat pengawasan (control) terhadap pelaksanaan. Meliputi seluruh kegiatan perusahaan Dinyatakan dalan unit (satuan) moneter Jangka waktu tertentu yang akan datang.

Berkaitan dengan jangka waktu, budget dikenal dengan : budget strategis budget yang berlaku untuk jangka panjang/lebih dari 1 periode akuntansi/ 1 tahun. budget Taktis budget yang berlaku untuk jangka pendek. Budget yang disusun untuk 1 periode akuntansi (setahun penuh) dinamakan budget Periodik (periodikal budget), sedangkan budget yang disusun untuk jangka waktu kurang dari satu periode akuntansi misalnya jangka tiga bulanan, dan sebagainya disebut sebagai budget bertahap (continous budget).

Tujuan dan manfaat pokok anggaran Memprediksi anggaran dan kejadian finansial dan non finansial dimasa yang akan datang Mengembangkan informasi yang akurat dan bermakna bagi penerima anggaran Manfaat : Angka laba yang dikehendaki oleh perusahaan Sumber daya yang diharapkan dapat dihasilkan atau digunakan selama periode anggaran yang akan datang Memberikan landasan untuk pengambilan keputusan alternatif yang terbaik

Karakteristik anggaran Mengestimasi potensi laba satuan bisnis Anggaran dinyatakan dalam satuan moneter Mencakup periode satu tahun Komitmen manajemen Usulan anggaran ditelaah dan disetujui oleh otoritas yang lebih tinggi Begitu disetujui, anggaran hanya dapat diubah dalam kondisi yang ditetapkan Kinerja finansial sesungguhnya dibandingkan dengan anggaran

Faktor yang mempengaruhi ketepatan penentuan jangka waktu berlakunya budget adalah: Luas pasar Posisi perusahaan dalam persaingan Jenis Produk yang dihasilkan Tersedianya data dan informasi Keadaan perekonomian pada umumnya. Kegunaan budget: sebagai pedoman kerja sebagai alat pengkoordinasian kerja sebagai alat pengawasan kerja/tolok ukur

Faktor yang mempengaruhi penyusunan budget Faktor Intern : data, informasi dan pengalaman yang terdapat di dalam perusahaan sendiri Faktor ekstern meliputi, data, informasi dan pengalaman yang terdapat di luar perusahaan, tetapi memiliki pengaruh terhadap kehidupan perusahaan

Sistem penganggaran untuk aktivitas bisnis inkremental Basis nol statik fleksibel

1. Anggaran inkremental Merupakan metode anggaran yang hanya mempertimbangkan perubahan sumber daya dari tahun sebelumnya Contoh : PT. Sejahtera Anggaran Inkremental untuk tahun 2014 Kenaikan gaji Rp 8.000.000 Posisi penyelia baru Rp 15.000.000 Posisi manajerial baru Rp 28.000.000 Kenaikan anggaran operasional Rp 54.000.000 Program riset baru Rp 3.500.000 Jumlah Rp 108.500.000

Anggaran basis nol (zero-based-budgeting) Anggaran basis nol (zero-based-budgeting) anggaran yang mengestimasikan kebutuhan sumber daya yang diperlukan untuk mendanai aktivitas-aktivitas tahun anggaran dengan bertolak dari nol Anggaran statik (static budget) anggaran yang digunakan oleh banyak perusahaan jasa dan ada banyak fungsi jasa pendukung Anggaran fleksibel (fleksible budget) anggaran yang mengaitkan volume aktivitas dengan junlah rupiah yang dianggarkan

Master budget (induk anggaran) merupakan sebuah anggaran komprehensif yang menyatakan keseluruhan rencana bisnis bagi seluruh perusahaan untuk suatu periode yang mencakup satu tahun atau kurang. Terdiri dari dua komponen : Anggaran operasional Anggaran keuangan

Isi dari induk anggran : Induk Anggaran Anggaran Operasional Anggaran Keuangan Anggaran Penjualan Anggaran Produksi Anggaran Bahan baku Langs Anggaran TKL Anggaran Overhead Pabrik Anggaran Persd.Akhir brg jadi Anggaran Beban Penjualan&Adm Anggaran Pengeluaran Modal Anggaran Kas Lap. Laba Rugi dianggarkan Neraca Dianggarkan

Contoh kasus anggaran penjualan : sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha industri anak-anak akan melakukan penjualan ke beberapa daerah secara kuartalan sebanyak 128.000 unit selama tahun 2016. Berikut disajikan informasi berkenaan dengan rencana penjualan di atas : Rencana penjualan selama 4 kwartal adalah sbb : Kwartal1 : 20.000 unit Kwartal2 : 60.000 unit Kwartal3 : 30.000 unit Kwartal4 : 18.000 unit Harga jual/unit : Rp 1.000

Keterangan : Tagihan kas kwartal 4 pada tahun 2015 sebelumnya adalah Rp 3.100.000. Tagihan kas penjualan sebagai berikut : 70% ditagih dalam kwartal penjualan sedangkan sisanya 30% ditagih pada kwartal berikutnya. Penjualan pada kwartal 4 terdapat sebanyak Rp 5.400.000 yang tidak tertagih dan dimasukan sebagai piutang usaha pada akhir periode tahun 2016

Activity-based budget Merupakan proses perencanaan pengerahan dan pengarahan seluruh aktivitas perusahaan ke penciptaan nilai. Penciptaan nilai, fokus perhatian penyusunan anggarana diarahkan ke tujuh pemicu nilai : Pemerolehan atau pangsa pasar Peningkatan laju pertumbuhan penjualan Peningkatan produktivitas aktiva Peningkatan profit margin Pengurangan pajak penghasilan Pengurangan biaya Pengurangan biaya modal(cost of capital) Dapat dihitung dengan Economic Value Added (EVA) : EVA = Pendapatan – biaya - beban modal

Aktivitas perusahaan untuk penciptaan nilai secara umum dikelompokkan : Result-Producing-Activities Higiene and Housekeeping Activities Result-Contribution-Activities Support-Activities

Result-Producing-Activities adalah aktivitas yang secara langsung berkaitan dengan penyediaan produk dan jasa bagi customer luar. Dalam penyusunan ABB manajer RPA bertanggung jawab untuk merencanakan langkah-langkah untuk memacu nilai – nilai : Penciptaan atau pertumbuhan pangsa pasar Peningkatan laju pertumbuhan penjualan Peningkatan profit margin Peningkatan produktivitas aktiva

Result-Contribution-Activities adalah aktivitas yang memberikan dukungan secara langsung kepada result-producing-activities dalam penyedia produk dan jasa bagi customer Support Avtivities pusat jasa yang menyediakan layanan bagi result-producing-activities dan result-contributing- activities. Hygiene and Housekeeping Activities adalah pusat jasa yang menyediakan layanan kebersihan dan kerumahtanggaan bagi result- producing-activities dan result-contributing-activities serta support activities

Perbedaan funcional –based-budgeting dan activity-based-budgeting Bidang Perbedaan Funcional-Based-Budgeting Activity-Based-Budgeting Fokus Fungsi Sistem Penyusunan anggran Manager Fungsional Case Manager Team Leader Tujuan Menjalankan bagian dari sistem yang ada Memenuhi kebutuhan fungsi Melaksanakan pengendalian Alokasi sumber daya Melakukan improvement terhadap sistem Memenuhi kebutuhan customer Meraih peluang Penciptaan nilai

Perbedaan penekanan traditional budgeting dan activity-based-budgeting

Activity based budgeting Resources (biaya) Produk/jasa Penyusunan anggaran merupakan alokasi SD berdasarkan perkiraan penjualan Perkiraan penjualan Activity based budgeting Aktivitas Mengurangi biaya Meningkatkan profit margin Meningkatkan produktivitas Memperoleh atau mengembangkan pangsa pasar Mengurangi pajak Meningkatkan laju pertumbuhan penjualan Mengurangi cost of capital

Keunggulan activity-based budgeting Proses penyusunan anggaran mengarahkan perhatian seluruh personal organisasi kepencarian berbagai peluang untuk melakukan improvement terhadap sistem yang digunakan untuk menghasilkan nilai bagi pelanggan Memperoleh gambaran jelas antara penyebab dengan akibat baik intern maupun ekstern Mendorong personel untuk mengimplementasikan cara berfikir berbasis sistem dan keputusan improvement di satu bidang tidak dapat dilepaskan pengaruhnya terhadap bidang lainnya.