Klarifikasi Protein Hemaglutinin Pili Shigella sonnei sebagai Molekul Adhesin dengan Uji Hambat Adhesi Bakteri Shigella sonnei pada Enterosit Mencit Laela.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Seminar Komprehensif Hendri Ahmadi
Advertisements

HUBUNGAN ANTARA STATUS Reseptor Progesteron dengan METASTASis Kelenjar Getah Bening pada Carcinoma Mammae Yusa Amin Nurhuda DOSEN PENGUJI: dr.
PERBEDAAN KADAR TUMOR NECROSIS FACTOR (TNF-α) PLASMA ANTARA MALARIA FALSIPARUM TANPA KOMPLIKASI DAN MALARIA FALSIPARUM DENGAN KOMPLIKASI Iis Farida.
Uji Efektivitas Antimikroba Ekstrak Daun Meniran (Phyllanthus niruri) Terhadap E. coli Secara In Vitro Airin Aldiani
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK ETANOL RIMPANG KENCUR (Kaempferia galanga Linn) SEBAGAI ANTIMIKROBA TERHADAP Salmonella Typhi SECARA IN VITRO Oleh: RAHMADIYAH.
EFEKTIVITAS PENAMBAHAN Bacillus sp.
IMMUNOLOGI Antibodi.
STRUKTUR SEL BAKTERI.
HUBUNGAN TUMBUHAN DAN AIR
INDONESIAN CURRENCY Rupiah. COINS Rp.5 (1974)Lima Rupiah FrontReverse.
ENTEROBACTERIACEAE ( NON LACTOSE FERMENTATION )
Imunitas Humoral.
Priyo Budi Purwono, dr Mata Kuliah Mikrobiologi FKM Unair
REAKSI IMUNITAS TERHADAP Infeksi Bakteri
Widelia Ika Putri, S.T.P., M.Sc
FASE LITIK 1. Fase Adsorpsi (menempel)
Faktor Virulensi Patogen
Sistem pengindera Bagaimana kerja sistem sistem pengindera?
PATOGENISITAS MIKROORGANISME
Sistem Pertahanan Tubuh
BAKTERI SALURAN CERNA DAN SALURAN NAFAS
NANING OKTA HANDAYANI, PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN A PER ORAL TERHADAP INDEKS FAGOSITOSIS MAKROFAG MENCIT SWISS YANG DIINFEKSI Plasmodium berghei.
APLIKASI PADA PENYAKIT (ENVIRONMENT)
SISTEM PERTAHANAN TUBUH
SKRIPSI UJI AKTIFITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK AKAR BLUNTAS (Pluchea Indica) TERHADAP BAKTERI Aggregatibacter actinomicetemcomitans 
SIDANG TUGAS AKHIR ANALISIS PARAMETER MUTU DAN KADAR FLAVONOID PADA PRODUK TEH HITAM CELUP Disusun oleh: Akbar Maulana Pembimbing Utama.
Pengaruh Air Bersih yang tidak memenuhi syarat Kesehatan
Indeks Glikemik.
Total air dalam tubuh bervariasi diantaranya tergantung :
KARBOHIDRAT.
Genetika Bakteri dan Virus
STRUKTUR DAN MORFOLOGI BAKTERI
Dr. drh Sri Estuningsih, Msi, APVet
INFEKSI BAKTERI ANAEROB FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS ESA UNGGUL. PERTEMUAN 3
PEMANFAATAN MIKROBA BAKTERI Lactobacillus sp PADA BIDANG KESEHATAN
Peranan Mikroorganisme Dalam Bidang Peternakan
(RESEPTOR, ANTIGEN, ADHESI & KOMUNIKASI)
Tia Paramitha Biologi Sel
Total air dalam tubuh bervariasi diantaranya tergantung :
Pemeriksaan E. Coli, Salmonella, Vibrio cholera dan Shigella Pada Makanan & Minuman Oleh : Z A E N A B, SKM, M.Kes.
MATERI GENETIK SEL PROKATIOTIK
BAKTERI PENCEMAR MAKANAN
YONI MAI PUTRI IIB.
DIET PASIEN GANGGUAN SALURAN PENCERNAAN
Pseudomonas SETIO HARSONO.
Oleh: Eleanor Louana Urfa ( )
ANALISIS BAHAN PENGAWET ALAMI PADA MINUMAN
Corynebacterium diphtheriae
Teknologi fermentasi produk padat
DESKRIPSI AWAL Metabolit diklasifikasikan menjadi dua, yaitu metabolit primer dan metabolit sekunder. Metabolit primer yang dibentuk dalam jumlah terbatas.
Karakteristik Bakteri
Peranan Mikroorganisme Dalam Bidang Peternakan
RESPIRASI-1 By Irda Safni.
Probiotics : Role of bacterial adherence
PATOFISIOLOGI INFEKSI OPORTUNISTIK
Dr. Eko Budi Koendhori, dr.,M.Kes
Sitokin Dr.Henny Saraswati, S.Si, M,Biomed.
Pertahanan Humoral.
Peranan Mikroorganisme Dalam Bidang Peternakan. Probiotik dan Manfaatnya Pada Pencernaan Ternak.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Daun Gaharu (Aquilaria microcarpa Baill.) Terhadap Nilai Activated Partial Thromboplastin Time dan Protrombin Time pada.
ADAPTASI A. Pengertian Sistem Kekebalan Tubuh Sistem kekebalan tubuh atau sistem imun adalah sistem perlindungan dari pengaruh luar biologis yang dilakukan.
(RESEPTOR, ANTIGEN, ADHESI & KOMUNIKASI)
Mikrobial diagnosis Traveler’s diarrhea/illness
BIOKIMIA PANGAN LANJUT “ Kimchi ” OLEH : NAMA : LA ODE AWAL HARIM (Q1A117090) PALWAN (Q1A117124) JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS.
Diajukan Oleh Juli Harnida Purwaningayu I1D Program Studi Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat Mei, 2012 EFEKTIVITAS.
GENETIKA MIKROBA.
PIHAK-PIHAK YANG BERPERAN DALAM KASUS.
TEKNOLOGI FERMENTASI “ PROSES FERMENTASI MIKROBA: TERASI” Oleh: TPG 2017B: 1.RATNA JUITASARI (Q1A ) 2.RENI SAFITRI (Q1A ) JURUSAN ILMU DAN.
RESPIRASI-1 By Irda Safni Sejarah Respirasi Istilah respirasi digunakan pada awal abad ke- 15, tapi kepentingannya diungkapkan Crook pada tahun 1615.
Transcript presentasi:

Klarifikasi Protein Hemaglutinin Pili Shigella sonnei sebagai Molekul Adhesin dengan Uji Hambat Adhesi Bakteri Shigella sonnei pada Enterosit Mencit Laela Fitriana 0910711011 Pend. Dokter 2009 Penguji: dr. Umi Kalsum, Mkes Pembimbing I: Prof. Dr. dr. Sumarno, DMM, SpMK Pembimbing II: dr. Aulia Abdul Hamid,M.BiomedSc,SpM

Latar Belakang Diare akut masih menjadi masalah yang serius baik di negara berkembang maupun negara maju (Zein et al., 2004) Shigella spp, menyebabkan setidaknya 100.000 kasus infeksi berat pada saluran pencernaan tiap tahunnya dan dinegara maju seperti Amerika, sebagaian besar kasus Shigellosis disebabkan oleh infeksi S. sonnei. (Mandal et al., 2004)

Di negara-negara ASEAN terdapat bakteri dari jenis Shigella sonnei yang resisten terhadap beberapa antimikroba, diantaranya tetracycline, sulfamethoxazole-trimethropin, dan asam nalidixic (Arai et al., 2007). Bakteri gram negatif mempunyai pili pada permukaan tubuhnya yang berperan dalam perlekatan bakteri simbiotik atau patogen ke sel penjamu (Brooks et al., 2007). Shigella dysentriae mengandung protein hemaglutinin dengan berat molekul 49,8 kDa yang merupakan protein adhesin (Prabowo, 2011).

Rumusan Masalah dan Tujuan: Apakah protein hemaglutinin pili Shigella sonnei merupakan molekul adhesi bakteri? Tujuan Umum : membuktikan protein hemaglutinin pili S. sonnei berperan sebagai molekul adhesi melalui uji hambat adhesi.

Rumusan Masalah dan Tujuan: b) Khusus: Mencari berat molekul protein hemaglutinin pili S. sonnei yang diduga sebagai molekul adhesin bakteri Membuktikan bahwa protein hemaglutinin pili S. sonnei berperan sebagai molekul adhesi

Shigella Bakteri batang gram negatif Non motil Hasil Uji Biokimia Fakultatif anaerob Tidak membentuk spora Menghasilkan asam saat fermentasi glukosa Menyebabkan diare basiler (Shigellosis) (Brooks et al., 2007) Hasil Uji Biokimia Glukosa (+) Laktosa (+) Maltose (+) Indol (-) Lysine (-)

Patogenesis Shigellosis Molekul Adhesin ? (Fauci et al., 2008)

Molekul Adhesin Molekul adhesin yang berupa pili atau membran protein luar (Wu et al., 1996) Bakteri gram negatif memiliki pili yang mengandung protein adhesi (Brooks et al., 2007) Molekul adhesin protein sub-unit pili 37,8 kDa V. cholerae bersifat HA (Sumarno et al., 2011) Shigella dysentriae mengandung protein HA dengan berat molekul 49,8 kDa yang merupakan protein adhesin (Prabowo, 2011) (www.sciencephoto.com)

Kerangka Konsep Pili Adhesi pada reseptor enterosit Shigella sonnei Pili Membran Protein Luar Protein Hemaglutinin Pili Adhesi pada reseptor enterosit Bakteri proliferasi dan multiplikasi Menghasilkan faktor diaregenik Diare (Shigellosis)

Hipotesis Molekul hemaglutinin pili Shigella sonnei merupakan molekul yang berfungsi untuk adhesi bakteri pada enterosit

METODE PENELITIAN Variabel Penelitian Variabel Tegantung : Jumlah perlekatan bakteri Shigella sonnei pada enterosit mencit Variabel Bebas : Protein pili bakteri Shigella sonnei Definisi Operasional Uji hambat adhesi dengan metode dose respon adalah protein HA Shigella sonnei yang disalutkan ke enterosit dengan konsentrasi semakin menurun mulai dari pengenceran 1/500, 1/1000, 1/2000, 1/4000, 1/8000, 1/16000 dengan pembanding kontrol negatifnya (0). Semakin rendah konsentrasi protein semakin tinggi indeks adhesi Indeks adhesi pada metode dose respon adalah banyaknya bakteri yang melekat pada enterosit dihitung sampai seratus enterosit dan dibuat reratanya

Skema Penelitian Eksploratif

Eksperimental

Hasil dan Analisis Data Uji Hemaglutinin Berat molekul protein Pengenceran/Titer Hasil Uji Hemaglutinin menunjukkan bahwa protein BM 49,8 kDa memberikan aglutinasi terbaik dengan eritrosit.

Uji Hambat Adhesi Hasil uji hambat adhesi menunjukkan bahwa protein sub-unit pili BM 49,8 kDa Shigella sonnei dapat menghambat perlekatan bakteri ke enterosit dibuktikan dengan semakin banyaknya bakteri Shigella sonnei yang menempel pada enterosit dengan penurunan dosis protein.

Dosis pengenceran protein Analisis Data Kruskal-Wallis p = 0,000, tingkat kepercayaan 95% Mann-Whitney p = p<0,05, tingkat kepercayaan 95% Corelation and Regretion Corelation Pearson(r) = -0,871,p = 0,000 R square =0,75, p=0,000 Jumlah adhesi bakteri Dosis pengenceran protein

Pembahasan Protein HA sub unit pili yang merupakan faktor kolonisasi ditemukan pada bakteri B. pertussis, V. parahaemolyticus dan E. coli (Nakasone dan Iwagana, 1990). Protein Hemaglutinin sub-unit pili BM 49,8 kDa Shigella sonnei dapat menghambat adhesi bakteri S. sonnei pada enterosit mencit. Molekul adhesin protein sub-unit pili 37,8 kDa V. cholerae bersifat HA (Sumarno et al., 2011). Shigella dysentriae mengandung protein HA dengan berat molekul 49,8 kDa yang merupakan protein adhesin (Prabowo, 2011).

Kesimpulan dan Saran Kesimpulan Protein HA sub-unit pili BM 49,8 kDa Shigella sonnei adalah molekul adhesin Saran Diperlukan penelitian lanjutan mengenai korelasi antara protein sub-unit pili 49,8 kDa S. sonnei dengan Shigella spp. yang lain. Respon imun terhadap protein sub-unit pili 49,8 kDa S. sonnei dengan menggunakan metode monoklonal protein 49,8 kDa S. sonnei.

Terimakasih..... Wassalamu’alaikum......

Shigella Bakteri batang gram negatif Non motil Fakultatif anaerob Tidak membentuk spora Menghasilkan asam saat fermentasi glukosa Menyebabkan diare basiler (Shigellosis) (Brooks et al., 2007) Hasil Uji Biokimia Glukosa (+) Laktosa (+) Maltose (+) Indol (-) Lysine (-)

Patogenesis Shigellosis Molekul Adhesin ?

Patogenesis Protein Adhesin berperan untuk mengenali reseptor khusus pada sel hospes saat proses perlekatan bakteri. Biasanya berbentuk struktur fimbriae, kapsul atau komponen OMP (Wu et al., 1996). Bakteri gram negatif mempunyai pili pada permukaan tubuhnya. Terdapat protein minor di ujungnya yang berperan dalam perlekatan bakteri simbiotik atau patogen ke sel penjamu (Brooks et al., 2007).

Protein Hemaglutinin Adhesi bakteri gram negatif diperankan oleh protein hemaglutinin, yaitu protein yang mampu mengaglutinasi eritrosit mamalia. Sebagai contoh dari bakteri ini adalah bakteri Klebsiella pneumoniae (Anam, 2012). Shigella dysentriae mengandung protein hemaglutinin dengan berat molekul 49,8 kDa yang merupakan protein adhesin (Prabowo, 2011).

Manifestasi Klinis dan Pengobatan Shigellosis: Demam Diare cair, berdarah disertai lendir Malaise Kram perut Tenesmus (WHO, 2009) Rehidrasi Terapi antimikroba: fluoroquinolon, ceftriaxone, azithromycin, pivmecillinam Terapi simtomatik (Fauci et al., 2009)