ANALISIS PROSES BISNIS 8

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
DESKRIPSI DATA Pokok bahasan ke-4.
Advertisements

TURUNAN/ DIFERENSIAL.
Sistem Kelistrikan & Instrumen
Pertemuan II SEBARAN PEUBAH ACAK
Menunjukkan berbagai peralatan TIK melalui gambar
03/04/2017 BARISAN DAN DERET KONSEP BARISAN DAN DERET 1.
Mata Kuliah Teknik Digital TKE 113
ANALISIS PROSES BISNIS 6
Translasi Rotasi Refleksi Dilatasi
PENDUGAAN DAN SELANG KEPERCAYAAN Mennofatria Boer
Menempatkan Pointer Q 6.3 & 7.3 NESTED LOOP.
Tugas Praktikum 1 Dani Firdaus  1,12,23,34 Amanda  2,13,24,35 Dede  3,14,25,36 Gregorius  4,15,26,37 Mirza  5,16,27,38 M. Ari  6,17,28,39 Mughni.
SOAL ESSAY KELAS XI IPS.
Suku ke- n barisan aritmatika
Peta Kendali Variabel.
Menentukan komposisi dua fungsi dan invers suatu fungsi
Soal-Soal Latihan Mandiri
Selamat Datang Dalam Kuliah Terbuka Ini 1. Kuliah terbuka kali ini berjudul “Analisis Rangkaian Listrik di Kawasan s” 2.
Sistem Persamaan Diferensial
KETENTUAN SOAL - Untuk soal no. 1 s/d 15, pilihlah salah satu
TINJAUAN UMUM DATA DAN STATISTIKA
TABEL INPUT OUTPUT REGIONAL.
Mari Kita Lihat Video Berikut ini.
Sudaryatno Sudirham Bilangan Kompleks Klik untuk melanjutkan.
4. PROSES POISSON Prostok-4-firda.
10 Uji Hipotesis untuk Dua Sampel.
ANALISA NILAI KELAS A,B,C DIBUAT OLEH: NAMA: SALBIYAH UMININGSIH NIM:
Materi Kuliah Kalkulus II
Fisika Dasar Oleh : Dody
ASIKNYA BELAJAR MATEMATIKA
TURUNAN DIFERENSIAL Pertemuan ke
LATIHAN SOAL DATA TUNGGAL
ANALISIS PROSES BISNIS 7
STATISTIKA OLEH : SURATNO, S.Pd SMAN 1 KALIWUNGU Kelas XI IPS
ELASTISITAS PERMINTAAN DAN PENAWARAN
Induksi Matematik TIN2204 Struktur Diskrit.
POLA BILANGAN.
Bahan Kuliah Matematika Diskrit
BAB 6 SKOR RESPONDEN.
KPK dan FPB 1. KPK A. Tinjauan Kontekstual
Pendugaan Parameter dan Besaran Sampel
Luas Daerah ( Integral ).
TINJAUAN UMUM DATA DAN STATISTIKA
Fungsi Invers, Eksponensial, Logaritma, dan Trigonometri
Is Fatimah. 28/03/ Sudahkan memahami SKEMA PENDANAAN (RD, RT, KP, DF) Insentif SINas ?
Pertemuan 5 P.D. Tak Eksak Dieksakkan
PERNYATAAN IMPLIKASI DAN BIIMPLIKASI
TINJAUAN UMUM DATA DAN STATISTIKA
PENGUJIAN HIPOTESA Probo Hardini stapro.
Waniwatining II. HIMPUNAN 1. Definisi
ITK-121 KALKULUS I 3 SKS Dicky Dermawan
Aritmatika Bilangan Biner
Dasar Pemrograman ARRAY/LARIK.
Bahan Kuliah IF2091 Struktur Diskrit
Algoritma Branch and Bound
PENGUJIAN HIPOTESIS RATA-RATA (MEAN) 1 SAMPEL
SELAMAT SIANG.
TEORI ANTRIAN DAN SIMULASI
ELASTISITAS PERMINTAAN DAN PENAWARAN
SAMPLING DAN DISTRIBUSI SAMPLING
Kompleksitas Waktu Asimptotik
PENDEKATAN KETRAMPILAN PROSES DALAM PEMBELAJARAN IPA
Statistika Deskriptif: Distribusi Proporsi
PENULISAN PENELITIAN MEMPELAJARI PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK CACAT ES BALOK PADA PT.SARIPETOJO BOGOR   Nama : Rizky Wirasunjaya NPM : Fakultas :
Distribusi Sampling Tujuan Pembelajaran :
JamSenin 2 Des Selasa 3 Des Rabu 4 Des Kamis 5 Des Jumat 6 Des R R S S.
Pohon (bagian ke 6) Matematika Diskrit.
WISNU HENDRO MARTONO,M.Sc
Peta X dan R Peta kendal X :
PENGENDALIAN KUALITAS
Transcript presentasi:

ANALISIS PROSES BISNIS 8

ANALISIS KUALITAS PRODUK/JASA: DATA ATRIBUT DATA ATRIBUT : DATA KUALITATIF YANG DAPAT DIHITUNG UNTUK ANALISIS, MISAL : JUMLAH KETIDAKSESUAIAN, JUMLAH PRODUK YANG CACAT, JUMLAH PRODUK YANG REJECT “DIBUANG” A. PETA KONTROL P DIGUNAKAN UNTUK MENGUKUR PROPORSI PRODUK YANG CACAT. MISAL, DARI 100 PRODUK YANG DIPERIKSA TERDAPAT 30 YANG CACAT, MAKA PROPORSI PRODUK CACAT= 30/100=0.30

LANGKAH2 PEMBUATAN PETA KONTROL P 1. TENTUKAN UKURAN CONTOH (>30) 2. KUMPULKAN 20-25 SET CONTOH 3. HITUNG PROPORSI CACAT: P_BAR= TOTAL CACAT / TOTAL INSPEKSI 4. HITUNG SIMPANGAN BAKU: Sp=√ {P_bar ( 1 - P_bar ) / n} 5. JIKA P_bar dinyatakan dalam %, maka: Sp=√ { P_bar (100 – P_bar) / n} 6. CL= P_bar., UCL= P_bar + 3Sp., LCL= P_bar- 3Sp 7. PLOT ATAU TEBARKAN DATA PROPORSI CACAT DAN AMATI APAKAH DATA BERADA DALAM PENGENDALIAN 8. JIKA SUDAH, MAKA : KAPABILITAS PROSES=(1 – P_bar)

Lembar Perhitungan Untuk Pembuatan Peta Kontrol p TABEL V.5 Lembar Perhitungan Untuk Pembuatan Peta Kontrol p (Pemeriksaan Pada 50 Formulir Isian, n=50) Nomor Pegamatan (Hari) Banyak Formulir Isian Yang Salah (Total Cacat, np) Proporsi Kesalahan (p) Persentase Kesalahan (p, %) 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 12 8 10 7 9 11 13 15 14 0,24 0,16 0,20 0,14 0,18 0,22 0,26 0,30 0,28 24,0 16,0 20,0 14,0 18,0 22,0 26,0 30,0 28,0 Jumlah = Rata-rata = 202 10,1 4,04 0,202 (p_bar) 404,0 20,2 (p_bar, %)

Berdasarkan data dan hasil perhitungan pada tabel V Berdasarkan data dan hasil perhitungan pada tabel V.5, simpangan baku dapat dihitung dengan menggunakan nilai proporsi sbb: Sp = √{p_bar (1 – p_bar) / n} = √{(0,202)(1-0.202) / 50} = 0.0568 Jika menggunakan nilai persentase, simpangan baku dihitung sbb: Sp = √{p_bar ( 100 – p_bar) / n} = √{( 20,2 )(100 - 20,2) / 50} = 5,68%

Selanjutnya kita menentukan batas-batas kontrol 3-sigma, sbb: Peta Kontrol p (batas-batas kontrol 3-sigma) untuk nilai proporsi: CL = p_bar = 0.202 = 0.20 (dibulatkan) UCL = p_bar + 3Sp = 0.202 + (3) (0.0568) = 0.3724 = 0.37 (dibulatkan) LCL = p_bar – 3Sp = 0.202 – (3) (0.0568) = 0.0316 = 0.03 (dibulatkan) B. Peta Kontrol p (batas-batas kontrol 3-sigma) untuk nilai persentase: CL = p_bar = 20.2% = 20% (dibulatkan) UCL = p_bar + 3Sp = 20.2% + (3) (5.68%) = 37.24% = 37% (dibulatkan) LCL = p_bar – 3Sp = 20.2% – (3) (5.68%) = 3.16% = 3% (dibulatkan)

GAMBAR V.13. Peta Kontrol 3-sigma Proporsi Kesalahan Proses Pengisian Formulir 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 0,00 0,03 0,16 0,20 0,24 0,28 0,37 LCL CL UCL Proporsi Kesalahan Perhitungan Formulir Pengamatan (Hari)

GAMBAR V.14. Peta Kontrol 3-sigma Persentase Kesalahan Proses Pengisian Formulir 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 0,00 3,00 16,00 20,00 24,00 28,00 37,00 LCL CL UCL % Kesalahan Perhitungan Formulir Pengamatan (Hari)

PETA KONTROL NP HAMPIR SAMA DENGAN PETA KONTROL P, HANYA SKALA PENGUKURANNYA YANG BERBEDA. PETA KONTROL NP UKURANNYA ADALAH BANYAK PRODUK YANG CACAT. LANGKAH2NYA SAMA DENGAN PETA KONTROL P_bar, perbedaannya adalah : Snp =√{np_bar(1- np_bar) / n} = √{np_bar(1- n p_bar)} 2. CL = np_bar., UCL= np_bar + 3 Snp LCL= np_bar - 3 Snp

Lembar Perhitungan Untuk Pembuatan Peta Kontrol np TABEL V.6 Lembar Perhitungan Untuk Pembuatan Peta Kontrol np (Pemeriksaan Pada 50 Formulir Isian, n=50) Nomor Pegamatan (Hari) Banyak Formulir Isian Yang Salah (Total Cacat, np) Proporsi Kesalahan (p) 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 12 8 10 7 9 11 13 15 14 0,24 0,16 0,20 0,14 0,18 0,22 0,26 0,30 0,28 Jumlah = Rata-rata = 202 10,1 (np_bar) 4,04 0,202 (p_bar)

Berdasarkan Tabel V.6, Simpangan Baku untuk peta kontrol np adalah sbb: Peta Kontrol np (batas-batas kontrol 3-sigma) : CL = np_bar = 10.1 = 10 (dibulatkan) UCL = np_bar + 3Snp = 10.1 + (3) (2.839) = 18.617 = 18 (dibulatkan kebawah agar peta kontrol np lebih ketat) LCL = np_bar – 3Snp = 10.1 – (3) (2.839) = 1.583 = 2 (dibulatkan keatas) Catatan: LCL untuk peta kontrol np tidak boleh negatif (LCL>=0), jika ditemukan negatif dalam perhitungan LCL (LCL<0) maka ditetapkan nol (LCL = 0)

GAMBAR V.17. Peta Kontrol 3-sigma Banyaknya Kesalahan Proses Pengisian Formulir Banyaknya Kesalahan Perhitungan Formulir 18 UCL 16 12 10 CL 8 6 2 LCL 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Waktu Pengamatan (Hari)