Standarisasi Air minum dalam kemasan

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
KONSENTRASI LARUTAN Stoikiometri : MOL…. LITER NORMAL GRAM ??
Advertisements

TURUNAN/ DIFERENSIAL.
BAB 02 PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI & PENCATATAN BERPASANGAN
KELAS XI SEMESTER 2 SMKN 7 BANDUNG
VI. KUALITAS AIR DAN DEBIT
PENGELOLAAN DAN PENGENDALIAN KUALITAS AIR
Kebutuhan, kualitas, dan pencemaran air
EPS-WATER PURIFIER 01 Mesin pengolah air yang ringkas(compact), untuk solusi kebutuhan air minum anda. Karakteristik Penggunaan : 1. Sumber Air Baku :
Manajemen Kualitas Air
LARUTAN PENYANGGA 1. Hitunglah pH larutan campuran dari 100 mL larutan C2H5COOH 0,04 M dan 150 mL larutan 0,02 M KOH jika Ka = 1,2 x 10-5.
SOAL ESSAY KELAS XI IPS.
Soal Sterilisasi Perhatikan resep berikut : R/ Natrium Klorida 640 mg
Stoikiometri Tim Dosen Pengampu MK. Kimia Dasar.
Persamaan Kimia Dan Hasil Reaksi
KESETIMBANGAN LARUTAN
PELAKSANAAN PEMANTAUAN ……(1)  Waktu pemantauan : Telah dilaksanakan tanggal 29 Oktober 2010 s.d 17 November 2010 dan akan terus dilakukan pemantauan.
LUAS DAERAH LINGKARAN LANGKAH-LANGKAH :
Berapa pH larutan yang terbentuk pada hidrolisis garam NaCN 0,01 M,
STOIKIOMETRI.
STOIKIOMETRI.
Pengelompokkan Limbah Berdasarkan:
BARISAN DAN DERET ARITMETIKA
MATERI.
ELASTISITAS PERMINTAAN DAN PENAWARAN
Elastisitas.
SEL SEBAGAI UNIT DASAR MAKHLUK HIDUP
TATA NAMA SENYAWA SUSILO TRI ATMOJO, S.SI.
TATA NAMA SENYAWA DAN PERSAMAAN REAKSI. TATA NAMA SENYAWA DAN PERSAMAAN REAKSI BILANGAN OKSIDASI ATURAN TATA NAMA SENYAWA SOAL & JAWAB.
Kesetimbangan Kimia Untuk SMK Teknologi dan Pertanian
PEMUAIAN
REAKTAN PRODUK PERSAMAAN REAKSI Adalah persamaan yang menunjukan reaksi antara zat pereaksi (reaktan ) dengan zat hasil reaksi (Produk). REAKTAN.
LIMBAH IPA Created by : Franki Nova H, ST.
Luas Daerah ( Integral ).
SULIH HARTANTO, Studi Kasus Kualitas Dan Kuantitas Kelayakan Air Sumur Artetis Sebagai Air Bersih Untuk Kebutuhan sehari-hari Di Daerah Kelurahan.
Tabel Periodik Bab 3a Presentasi Powerpoint Pengajar
TEKNIK LINGKUNGAN – FTSP
PENGUJIAN AIR MINUM DALAM KEMASAN ( AMDK ) AQUALITY & AMGO

SANITASI AIR BERSIH.
Kemampuan Pseudomonas aeruginosa dalam menguraikan PNP (P-nitrofenol)
ITK-121 KALKULUS I 3 SKS Dicky Dermawan
Aritmatika Bilangan Biner
Sumber, Jenis Limbah Cair dan Efeknya terhadap Kesehatan Masyarakat
PENYELESAIAN PERSAMAAN KUADRAT
STATISTIK PERTAMBANGAN NON MIGAS
WISNU HENDRO MARTONO,M.Sc
KONSENTRASI LARUTAN Larutan adalah campuran homogen antara zat terlarut dengan pelarut Zat terlarut (solut) LARUTAN Zat pelarut (solven) Konsentrasi Larutan.
LIMBAH B3 (BAHAN BERACUN DAN BERBAHAYA)
Eko Suhartono Bag. Kimia/Biokimia Fak. Kedokteran UNLAM
Bahan Pencemar Air Senyawa organik dan senyawa anorganik yang terdapat dalam air dapat menyebabkan pencemaran air minum, meskipun untuk keperluan industri.
SNI Lingkup AMDK dalam Permenperin No 78 Th 2016 I Nyoman Supriyatna
Kelas X Semester 1 Penyusun : SMK Negeri 7 Bandung
Penggolongan sumber air berdasarkan asal:
Kelas X Semester 1 Penyusun : SMK Negeri 7 Bandung
SANITASI AIR BERSIH.
GAYA YANG MENGUKUHKAN ATOM-ATOM DALAM MOLEKUL ATAU ION-ION
Pencemaran organik / nutrien
PENGOLAHAN AIR LIMBAH MENGANDUNG LOGAM BERAT
MATERI Oleh : M. Nurissalam, M.Si..
Sel Elektrolisis.
Irnin agustina dwi astuti,m.pd
NAMA : DWI ANGGRAINI NIM : DOSEN PEMBIMBING : Drs. K. AnomW.,M.Si. NIP :
PERUBAHAN MATERI.
REAKSI REDUKSI OKSIDASI (REDOKS)
MATERI Oleh : Eva Andriani, S.Si.
Universitas Indo Global Mandiri
Pada Pengujian Kualitas Air .
WATER SUPLAY (PENYEDIAAN AIR)
(SANITASI, HIGIENIS, DAN
Visi Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat FIKES UHAMKA:
Transcript presentasi:

Standarisasi Air minum dalam kemasan

Air minum dalam kemasan Standar ini meliputi : istilah dan definisi syarat mutu pengambilan contoh cara uji syarat lulus uji higiene pengemasan dan syarat penandaan untuk air minum dalam kemasan.

Nama kelompok Azmi Nur W A2D009013 Malida Noviani A2D009024 Yassa Ayuningtyas N A2D009020 Nadhia Ramadhani A2D009028 Desi Mahami A2D009040

Istilah dan definisi air minum dalam kemasan air baku yang telah diproses, dikemas, dan aman diminum mencakup air  mineral dan air demineral   air baku air yang telah memenuhi persyaratan kualitas air bersih sesuai peraturan yang  berlaku air mineral air minum dalam kemasan yang mengandung mineral dalam jumlah tertentu  tanpa menambahkan mineral air demineral air minum dalam kemasan yang diperoleh melalui proses pemurnian seperti  destilasi, deionisasi, reverse osmosis, dan proses setara

Syarat mutu

No. Kriteria uji Satuan Persyaratan Air mineral Air demineral 1. Keadaan 1.1 Bau - Tidak berbau 1.2 Rasa Normal 1.3 Warna Unit Pt-Co maks. 5 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20 21 21.1 21.2 21.3 21.4 21.5 21.6 22 23 23.1 23.2 23.3 23.4 23.5 pH Kekeruhan Zat yang terlarut Zat organik (angka KMnO4) Total organik karbon Nitrat (sebagai NO3) Nitrit (sebagai NO2) Amonium (NH4) Sulfat (SO4) Klorida (Cl) Fluorida (F) Sianida (CN) Besi (Fe) Mangan (Mn) Klor bebas (Cl2) Kromium (Cr) Barium (Ba) Boron (B) Selenium (Se) Cemaran logam Timbal (Pb) Tembaga (Cu) Kadmium (Cd) Raksa (Hg) Perak (Ag) Kobalt (Co) Cemaran arsen Cemaran mikroba : Angka lempeng total awal *) Angka lempeng total akhir **) Bakteri bentuk koli Salmonella Pseudomonas aeruginosa NTU mg/l Koloni/ml APM/100ml 6,0 – 8,5 maks. 1,5 maks. 500 maks. 1,0 maks. 45 maks. 0,005 maks. 0,15 maks. 200 maks. 250 maks. 1 maks. 0,05 maks. 0,1 maks. 0,7 maks. 0,3 maks. 0,01 maks. 0,5 maks. 0,003 maks. 0,001 maks. 1,0 x 102 maks. 1,0 x 105 <2 Negatif/100ml Nol 5,0 – 7,5 maks. 10 maks. 0,025 Keterangan    *) Di Pabrik **) Di Pasaran

Cara uji Persiapan contoh Homogenkan contoh dengan cara mengocok,membolak-balikkan kemasan ke atas dan ke bawah Keadaan contoh pH

Kekeruhan Zat yang terlarut Zat organik (angka KMnO4) Total organik karbon Nitrat Nitrit Amonium Sulfat Klorida Florida

Sianida Besi Mangan Klor bebas Kromium Barium Boron Selenium Cemaran Logam Cemaran arsen Cemaran Mikroba

Syarat lulus uji Produk dinyatakan lulus uji apabila memenuhi spesifikasi persyaratan mutu air minum dalamkemasan sesuai pasal 4.

No. Kriteria uji Satuan Persyaratan Air mineral Air demineral 1. Keadaan 1.1 Bau - Tidak berbau 1.2 Rasa Normal 1.3 Warna Unit Pt-Co maks. 5 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20 21 21.1 21.2 21.3 21.4 21.5 21.6 22 23 23.1 23.2 23.3 23.4 23.5 pH Kekeruhan Zat yang terlarut Zat organik (angka KMnO4) Total organik karbon Nitrat (sebagai NO3) Nitrit (sebagai NO2) Amonium (NH4) Sulfat (SO4) Klorida (Cl) Fluorida (F) Sianida (CN) Besi (Fe) Mangan (Mn) Klor bebas (Cl2) Kromium (Cr) Barium (Ba) Boron (B) Selenium (Se) Cemaran logam Timbal (Pb) Tembaga (Cu) Kadmium (Cd) Raksa (Hg) Perak (Ag) Kobalt (Co) Cemaran arsen Cemaran mikroba : Angka lempeng total awal *) Angka lempeng total akhir **) Bakteri bentuk koli Salmonella Pseudomonas aeruginosa NTU mg/l Koloni/ml APM/100ml 6,0 – 8,5 maks. 1,5 maks. 500 maks. 1,0 maks. 45 maks. 0,005 maks. 0,15 maks. 200 maks. 250 maks. 1 maks. 0,05 maks. 0,1 maks. 0,7 maks. 0,3 maks. 0,01 maks. 0,5 maks. 0,003 maks. 0,001 maks. 1,0 x 102 maks. 1,0 x 105 <2 Negatif/100ml Nol 5,0 – 7,5 maks. 10 maks. 0,025 Keterangan    *) Di Pabrik **) Di Pasaran

Higiene Air minum dalam kemasan harus diproduksi secara higienis termasuk cara penyiapan dan penanganan sesuai dengan persyaratan Teknis Industri Air minum Dalam Kemasan dan Perdagangannya.

Pengemasan Produk dikemas dalam wadah yang tertutup rapat, tidak dipengaruhi atau mempengaruhi  isi,aman selama penyimpanan dan pengangkutan, sesuai Persyaratan Teknis  Industri Air minum Dalam Kemasan dan Perdagangannya.

Syarat penandaan  Syarat penandaan sesuai peraturan tentang Label Iklan Pangan.

TERIMA KASIH