INFRASTRUCTURE FRAMEWORK REGULATORY FRAMEWORK ORGANIZATIONAL FRAMEWORK

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
E-COMMERCE Pertumbuhan penggunaan kartu kredit, Automated Teller Machines dan perbankan via telepon di tahun 1980-an juga merupakan bentuk-bentuk Electronic.
Advertisements

Aplikasi Internet untuk Bisnis
E-Commerce Oleh : Haryanto.
ASSALAMU’ALAIKUM.
E-Commerce Oleh : Dian Meithasari ( )
E Business Achmad Rozi El EROY.
KONSEP SISTEM INFORMASI
ASPEK HUKUM E-BUSINESS
Pengantar e- Business.
Bab VII Etika Bisnis dan E-Commerce
PEMASARAN PRODUK MELALUI INTERNET
STRUKTUR DASAR BISNIS RITEL
E-Commerce Concept and Implementation
BAB 14 INTERNET INTERAKTIF 2.
Seminar Nasional Inovasi dan Tren (SNIT) 2014 BSI
Copy Right 2005Bab 2 Hal 1 Sistem Informasi Manajemen Bab 2 Teknologi Informasi Dalam Perdagangan Jaringan Elektronik (E-Commerce)
SISTEM INFORMASI DALAM BISNIS
Marketing Management E - Commerce M-12 1 Tony Soebijono Copyright 2009 Pearson Education Inc.
Materi Pertemuan ke-4 Sistem Informasi E-Business
Jenis dan Tipe E-Commerce
TINJAUAN HUKUM TRANSAKSI ELEKTRONIK
Pertemuan 11 MK : e-commerce
PERDAGANGAN ELEKTRONIK
E-Commerce Materi ke 1.
TUGAS MAKALAH E – commerce dan E - business
1. 2 E-COMMERCE LEBIH DARI SEKEDAR MEMBELI DAN MENJUAL PRODUK SECARA ONLINE. E- COMMERCE MELIPUTI SELURUH PROSES DARI PENGEMBANGAN, PEMASARAN, PENJUALAN,
SISTEM ELECTRONIC COMMERCE
E-Business & E-Commerce
SISTEM INFORMASI DALAM BISNIS
Doris Febriyanti M.Si ETIKA PROFESI Doris Febriyanti M.Si
Internet dan Pengelolaan Informasi
ECommerce.
PEMASARAN PRODUK MELALUI INTERNET
Materi Pertemuan ke-4 Sistem Informasi E-Business
Supply Chain Management (SCM) E-Business dan Supply Chain
MANAJEMEN PEMASARAN KOPERASI
Perkembangan Teknologi Informasi Pada Bisnis E-Commerce di Indonesia
E-Commerce.
Sistem Informasi E-Business
Pertemuan ke II KERANGKA E-COMMERCE GLOBAL
Pertemuan Ke 2. “e-Commerce”
SISTEM INFORMASI DALAM BISNIS
E-Business Pertemuan 5.
Apakah e- commerce??. BAB 3 MENGGUNAKAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MENJALANKAN PERDAGANGANELEKTRONIK (E-COMMERCE)
SISTEM INFORMASI DALAM BISNIS
ECommerce.
Jenis dan Tipe E-Commerce
E-commerce Oleh ARI EKO WARDOYO, ST.
UANG DAN SISTEM PEMBAYARAN
ETIKA BISNIS DAN KEWIRAUSAHAAN
MENGGUNAKAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MENJALANKAN E-COMMERCE
E-BISNIS.
E-Commerce Nama : Ahmat Josi,S.Kom.,M.Kom Dosen : Stmik Prabumulih
ASPEK HUKUM E-BUSINESS
Slide 2 Agung Brastama Putra.
Menjual Produk atau Layanan
E-Commerce.
Pengantar e- Business.
ETIKA BISNIS DAN KEWIRAUSAHAAN
TINJAUAN HUKUM TRANSAKSI ELEKTRONIK (E-COMMERCE)
E-commerce Gasal 2010/2011.
Pengantar e- Business.
Etika Profesi Teknologi Informasi dan Komunikasi
Tata Krama Etika Periklanan
APLIKASI SIBER DI BIDANG BISNIS
KEBIJAKAN PUBLIK E-BISNIS
Konsep sistem informasi
Slide 2 Agung Brastama Putra.
E-Business dan E-Commerce
Etika bisnis dan e-commerce
Transcript presentasi:

INFRASTRUCTURE FRAMEWORK REGULATORY FRAMEWORK ORGANIZATIONAL FRAMEWORK KERANGKA DASAR E- BUSINESS INFRASTRUCTURE FRAMEWORK REGULATORY FRAMEWORK ORGANIZATIONAL FRAMEWORK FINANCIAL FRAMEWORK

PENDAHULUAN Umumnya orang menganggap bahwa e-business adalah belanja online atau membeli barang melalui Web, Jika mereka ditanya apa definisi e-business, jawabannya sederhana e-business adalah berbisnis secara online. Belanja melalui web adalah sebagian kecil dari kegiatan e-business. dan E-business yang sering disitilahkan dengan perdagangan elektronik merupakan salah satu bentuk aktivitas yang menggunakan media internet sebagai sarana menjalankan bisnis secara online. E-BUSINESS dalam pengertian The Business Internet bukan sekedar bertransaksi secara online, tetapi bagaimana perusahaan menggunakan kekuatan informasi digital untuk memahami kebutuhan dan preferensi setiap pelanggan atau mitra bisnisnya, untuk menyesuaikan produk ( barang dan jasa ) sesuai dengan keiinginan mereka dan menyampaikan secara cepat melalui saluran komunikasi internet.

Sejak lahirnya internet pada tahun 1985 hingga medio ini, pertumbuhannya sangat menakjubkan dan hal ini merupakan sebuah perubahan yang sangat besar di era globalisasi yang dapat mengubah cara orang membeli dan menjual produk atau jasa. Internet merupakan sebuah fenomena yang penemuannya diakui dunia yang mampu membuat perubahan yang begitu drastis dalam pola kehidupan berkomunikasi dan berbisnis seseorang. Bill Gates ( raja microsoft ) mengatakan tiga tahun kedepan anda hanya mempunyai dua pilihan dalam berbisnis ” gunakan internet atau tidak usah berbisnis sama sekali ”

Berbisnis di Internet memang menjanjikan, namun tetap saja ada kekurangan ataupun kelebihannya. Beberapa masalah yang masih menjadi kendala dalam mengembangkan bisnis di Internet Sebagian masyarakat belum siap menerima kemajuan teknologi dalam membawa perubahan cara berkomunikasi dan berbisnis. 2. Sebagian masyarakat taraf pendidikannya belum terdidik dalam menerima teknologi maju. 3. Sebagian masyarakat menganggap bahwa akses internet suatu yang sangat mahal, terlebih-lebih untuk akses global. Kelebihan yang diakui oleh pelaku bisnis di Internet : 1. Mudah dan murah untuk memulainya 2. Dapat menekan biaya promosi 3. Biaya operasional dan biaya pegawai menjadi rendah. 4. Dapat dijalankan sendiri dari rumah dan secara otomatis. 5. Konsumen tidak dibatasi ruang dan gerak karena ada di seluruh dunia, sehingga mudah diraih.

INFRASTRUCTURE FRAMEWORK POKOK BAHASAN Kerangka dasar E-Business dimaksudkan untuk menjawab pertanyaan ” bilamana saya ingin berbisnis melalui media elektronik ( internet ) apa saja yang mesti saya lakukan ”? Untuk menjawab pertanyaan tersebut diatas, sebaiknya menyimak pembahasan berikut ini INFRASTRUCTURE FRAMEWORK 1.1. Kebijakan Prioritas E-Business Yaitu sebelum memulai suatu bisnis dengan menggunakan media atau sarana internet ada beberapa hal yang perlu dilakukan seperti : a.Rencanakan secara matang apa yang dijual dan apa kira-kira yang banyak dibutuhkan orang. b.Pertimbangkan aspek bisnis seperti masalah perpajakan, pengiriman barang, masalah transaksi, masalah keamanan transaksi dan lain sebagainya.

c. Memperhitungkan resiko yang mungkin timbul dengan menggunakan transaksi online dan dibandingkan dengan keuntungan yang akan diperoleh. d. Mendesain situs dengan tampilan yang menarik. Untuk merancang sebuah situs apakah dirancang sendiri ataukah menggunakan jasa profesional. e. Adanya suatu sikap dan keinginan yang kuat untuk tetap eksis dalam memelihara kredibilitas bisnis dan mempertahankan konsumen yang telah dimiliki.

1.2. Infrastruktur Teknologi Infromasi dan Telekomunikasi. Yaitu, e-business bergantung pada suatu jaringan telekomunikasi yang modern dan menyatu pada peralatan komputer serta informasi yang terhubung. Sehingga pertimbangan dalam hal ini , meliputi : a. Kepemilikan hardware dan sofware yang mendukung kelancaran kegiatan e-business perusahaan. b. Penggunaan saluran telekomunikasi yang mendukung kelancaran e- business. c. Pemilhan Internet Service Provider ( ISP ) yang mendukung kelancaran e-business.

1.3. Standar Teknis untuk E-Business Standar adalah suatu hal kritis yang harus diperhatikan dalam mencapai kesuksesan komersial jangka panjang pada internet sebagaimana dapat memperbolehkan produk dan jasa dari penyedia yang berbeda untuk bekerja sama. Standar juga mendorong kompetisi dan mengurangi ketidakpastian dipasar global. Untuk memastikan pertumbuhan bisnis elektronis dengan media internet, standar akan diperlukan untuk menjamin kelayakan dan interoperabilitas, kemudahan penggunaan dan stabilitas yang meliputi ; pembayaran elektronik, masalah keamanan, sistem manajemen,hak cipta elektronik, video /data dan akses teknologi jaringan yang berkecepatan tinggi.

2. REGULATORY FRAMEWORK ( Kerangka Hukum ) Yaitu pertimbangan yang menyangkut kebijakan dan peraturan yang berkaitan dengan pelaksanaan e-business.: 2.1. Kebijakan Untuk menumbuhkan saling percaya dalam bisnis elektronik sebaiknya perusahaan mengambil suatu kebijakan yang dapat meliputi : a. Transparasi dalam pelayanan, peraturan dan persyaratan b. Pertukaran dan pemrosesan data bisnis secara elektronik, seperti : dokumen perusahaan, keamanan pertukaran data dan kekuatan pembuktian data elektonik. c. Memperhatikan ketentuan hukum untuk e-business dari otoritas regulator seperti : jenis dan cara pemungutan pajak, perlindungan konsumen, hak kekayaan intelektual, ketentuan mengenai perikatan khusus dan lain sebagainya.

2.2. Peraturan yaitu mempetimbangkan dan memperhatikan peraturan yang berlaku seperti : Peraturan mengenai kejahatan yang dilakukan melalui internet Peraturan mengenai pelanggaran hak individu Peraturan mengenai pelanggaran hak cipta. Peraturan mengenai mekanisme e-business. Peraturan dalam pemanfaatan teknologi informasi dalam e-business. dan lain sebagainya

3. ORGANIZATIONAL FRAMEWORK ( Kerangka organisasi ) Berbisnis secara elektronis adalah bisnis yang serius, karena itu pengelolaan bisnis melalui media internet harus dapat dilakukan secara konsisten dan berkualitas. Sejalan dengan usaha tersebut maka dibutuhkan adanya kerangka organisasi yang didalamnya terdapat orang-orang yang betugas dan bertanggungjawab mengelola bisnis melalui internet. Dengan memiliki sumber daya manusia yang kompeten maka diharapkan respon, pelayanan dan manajemen e-business dapat dilakukan secara benar.

FINANCIAL FRAMEWORK ( Kerangka Keuangan ) Perusahaan yang akan terjun kedalam bisnis secara elektronik tentu akan menghitung seberapa besar jumlah investasi yang akan dikeluarkan oleh perusahaan untuk melakukan kegiatan bisnis tersebut, kemudian perusahaan akan membandingkan dengan seberapa besar manfaat yang akan diperoleh dengan melaksanakan bisnis melalui internet, khususnya dalam bentuk keuntungan finansial.