DERMATOTERAPI by : dr Rina Gustia, Sp.KK.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
ASEPTIK DAN ANTISEPTIK
Advertisements

PEENCEGAHAN INFEKSI ASKEB II.
Soal Sterilisasi Perhatikan resep berikut : R/ Natrium Klorida 640 mg
Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin RS dr. M. Djamil Padang
ATMOSFER Atmosfer : Campuran dari berbagai macam gas dan aerosol yang menyelubungi permukaan bumi. Aerosol : Suatu sistem yang terdiri dari partikel cair.
INDUSTRI PULP DAN KERTAS
FORMULASI TEKNOLOGI SEDIAAN CAIR DAN SEMI PADAT (salep)
PENANGANAN DAN PENYIMPANAN BAHAN-BAHAN KIMIA BERBAHAYA
Spermisida Pelatihan Teknologi Kontrasepsi Terkini (Contraceptive Technology Update – CTU) Jakarta, 20 – 24 Mei 2003.
SALEP MATA dan GEL (Kuliah FTS CSP ).
PERTOLONGAN PERTAMA PADA LUKA BAKAR DAN TERSIRAM AIR PANAS
MATA PELAJARAN : KIMIA KELAS/SEMESTER : XII /GANJIL
Batu Empedu Sering Dikira Sakit Maag
SEDIAAN STERIL TETES MATA DAN COLLYRIUM
Kandungan Zat dalam Jeruk Nipis
PENGASAPAN METODE PENGASAPAN TRADISIONAL
PENCELUPAN DENGAN ZAT WARNA NAPHTOL
Eksim: Gejala, Penyebab, Pengobatan dan Pencegahan
sediaan Kosmetika Rambut (Bukan Cat)
FARMASETIK DASAR SALEP.
ELSA OCTAVIA SAFITRY XII IPA 3 ALKOHOL GLISEROL.
Sri Mulya Ningsih Syari’fah Tania Widya F Windya. V Yudha. P
TRAUMA PADA INTEGUMEN Oleh Ns. M.Shodikin,S.Kep.
Kuliah FTS CSP tanggal 5 Februari 2012
Oleh: Alifiani Nurrohmah NIM
Krim pemutih wajah, penghilang jerawat dan pembersih muka alami
FARMASETIKA - sUsPeNsi -
KOSMETIKA.
VITAMIN LARUT LEMAK.
MENERAPKAN PENGETAHUAN TERHADAP PRODUK KOSMETIKA (KOSMETIKA MODERN)
ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN GASTRITIS PADA LANSIA
BAHAN DAN ENERGI.
Erupsi Obat Alergi By : dr Rina Gustia, SpKK.
Dermatitis Atopik Peradangan kulit yang melibatkan perangsangan berlebihan (alergi) Melibatkan limfosit dan sel mast Histamin dari sel mast menyebabkan.
PERALATAN.
Manfaat Masker dengan Bahan Alami 4
MENERAPKAN PENGETAHUAN TERHADAP PRODUK KOSMETIKA (KOSMETIKA MODERN)
Penatalaksanaan Luka Akut
MACAM MACAM SEDIAAN OBAT
Asuhan Bayi baru lahir normal
Oleh : dr. Seniwaty Ismail, Sp. KK, FINSDV
Diaper Dermatitis.
MUHAMMAD ABDILLAHTULKHAER
By: Qia ami ramadani aidia
Miliaria.
Pembuatan Sediaan Obat Semi Padat
MACAM MACAM SEDIAAN OBAT
Diagnosis dan Penatalaksanaan Terkini Pada Dermatitis Seboroik
by Dr. Sari Handayani Pusadan, Sp.KK, M.Kes
Praktikum farmakologi skin
Dermatitis Numularis Peradangan kulit yang bersifat kronis, ditandai dengan lesi berbentuk mata uang (koin) atau agak lonjong, berbatas tegas, dengan efloresensi.
NEURODERMATITIS SIRKUMSKRIPTA
PENGENDALIAN MIKROORGANISME
PENYAKIT KULIT BAKTERI (PIODERMA)
FISIOLOGI PENYEMBUHAN LUKA
KONSEP DASAR PEMBERIAN OBAT
KRIM.
RESEP BEDAK BIANG KERINGAT
PERTOLONGAN PERTAMA PADA LUKA BAKAR
KELAINAN PADA BAYI DENGAN DIAPER RASH
REFERAT HERPES ZOSTER Oleh Santi Nurfitriani Pembimbing Dr. Sabrina.
Hati (hepar) Merupakan kelenjar terbesar dalam tubuh manusia (2 kg) yang terletak di rongga perut sabelah kanan di bawah diafragma.
 Radang mukosa mulut atau stomatitis adalah radang yang terjadi pada mukosa mulut, biasanya berupa bercak putih kekuningan.  Bercak ini dapat berupa.
Eritroderma et Causa Dermatitis Kontak Iritan Jurnal Oleh Suci Ramadhani S.ked Pembimbing dr. Mainiadi Sp.KK.
dr. Sari Handayani Pusadan, Sp.KK, M.Kes
PENDAHULUAN Tujuan pemberian sediaan parenteral : 1. Pemberian obat pada keadaan mendesak 2. Zat aktif tidak dapat diserap oleh saluran cerna 3.Obat yang.
PERAWATAN LUKA (Ketrampilan Dasar Kebidanan). DEFINISI LUKA Luka adalah hilang atau rusaknya sebagian jaringan tubuh yang disebabkan oleh trauma benda.
SALEP LUKA BAKAR. LATAR BELAKANG Salep merupakan salah satu bentuk sediaan farmasi yang digunakan pada kulit, yang sakit atau terluka dimaksudkan untuk.
Transcript presentasi:

DERMATOTERAPI by : dr Rina Gustia, Sp.KK

Pengobatan Penyakit Kulit PENATALAKSANAAN UMUM Nasehat-nasehat untuk mencapai kesembuhan penyakit yang diderita PENATALAKSANAAN KHUSUS Pengobatan Sistemik sesuai dengan penyakit : antibiotika antijamur antivirus antihistamin antiinflamsi

Pengobatan Topikal sesuai dengan penyakit : antijamur antibakteri antivirus kortikosteroid Pengobatan lain : Radioterapi Sinar UV Laser Krioterapi Bedah listrik Bedah skalpel

Pengobatan Topikal Faktor yang mempengaruhi absorbsi perkutan Konsentrasi obat Makin luas penyerapan >> Afinitas bahan obat >> vehikulum Vehikulum bersifat lemak penghalang uap air Hidrasi kulit absorbsi perkutan Lama pemakaian absorbsi >>

Faktor interaksi Fc. biologik : umur regio Fc. Fisiko kimia : obat – kulit vehikulum – kulit Aplikasi Obat Topikal Jumlah harus cukup ( R/ ) Compliance pasien Resep generik Regio obsorbsi : penetrasi skrotum > dahi > plantar pedis

Pengaruh Fisik dan Kimiawi Mengeringkan Membasahi Melembutkan Lubrikasi Mendinginkan Memanaskan Melindungi Kimia Anti alergik Anti mikotik Anti inflamasi

Pedoman TH/ Topikal Basah dan basah kompres kering dan kering salep akut aktif lemah Prinsip terapi topikal : Vehikulum Bahan aktif

VEHIKULUM Vehikulum = zat pembawa bahan aktif Guna Vehikulum Membawa bahan aktif obat Mempertinggi penetrasi obat ke kulit Tidak menghambat absorbsi obat Efek non spesifik : - pendingin - proteksi - emolien - oklusif

VEHIKULUM Cairan bedak kocok Bedak Pasta krim Pendingin pasta berlemak Salap

CAIRAN Bahan pelarut : Alkohol, eter, kloroform TINGTUR Air ~ aqua SOLUTIO Solutio : Mandi Rendam Kompres terbuka tertutup

Prinsip terapi cairan Membersihkan kulit dari krusta, skuama, debris, mikroorganisme, sisa obat Melunakkan kulit Mengeringkan bersih Mencegah hidupnya bakteri Mempermudah proses epitelisasi Menghilangkan gejala Gatal Rasa terbakar Mendinginkan permukaan kulit Penguapan dan absorbsi

Kompres Terbuka Dasar : penguapan cairan kompres absorbsi eksudat/ pus kulit kering Indikasi : Dermatosis madidans Erisipelas Ulkus berisi pus + krusta CARA : Kain kasa Non iritasi, absorben, tidak perlu steril 3 lapis Celup ke dalam air kompres peras balutkan pada kulit (tdk perlu ketat) Lakukan 3x 15’ -30’ / hari

!!! Kapas tidak boleh digunakan Cairan Kompres Jangan terlalu >> Tidak menetes Jangan terjadi maserasi !!! Kapas tidak boleh digunakan ok penguapan

Kompres tertutup ~ impermeable Dasar : terjadi vasodilatasi penguapan (-) Indikasi : untuk kelainan yang dalam Selulitis LGV Cara : -pembalut tebal -tutup dengan bahan impermeable plastik

BEDAK TDD : talcum venetum + oxydum zinzicum (seng oksida) Efek bedak Mendinginkan Antipruritus lemah Antiinflamasi ringan Mengurangi gesekan pd kulit yang berlipat Proteksi mekanis / penutup

BEDAK INDIKASI Dermatosis kering dan superfisial Mempertahankan bula / vesikel agar tidak pecah. seperti pd varisela & H. zoster KONTRA INDIKASI dermatitis dengan infeksi sekunder

SALAP Bahan berlemak ~ spt lemak Suhu kamar = mentega Bahan dasar : -vaselin -lanolin / minyak Indikasi Dermatosis kering dan kronik Dermatosis tebal : likenifikasi, hiperkeratosis Dermatosis berskuama tebal / berlapis

SALAP Kontra indikasi Radang akut eksudatif Daerah berambut Daerah lipatan

PASTA Campuran bedak + salap Sudah jarang digunakan Tidak dipakai pada : Daerah berambut Daerah lipatan Kelainan kulit eksudatif Pasta pendingin = LINIMEN campuran salap, cairan & bedak

GEL Sediaan hidroklorid / hidrofilik Suspensi dr bahan organik Bahan-bahan karbomer + dengan air metil selulosa perbandingan ttt GEL tragakan

KRIM Minyak + cairan ( aqua ) emulgator Krim ada 2 macam : 1. Cold Cream ( W/O ) - Oil >>> - daya emolien >>> 2. Vanishing Cream ( O/W ) - Water >>> - efek pendinginan >>>

Kelainan agak eksudatif Kering superfisialis Indikasi Krim Kelainan agak eksudatif Kering superfisialis Kelebihan krim dibandingkan salap : Nyaman Daerah lipatan dapat digunakan Kulit berambut

BEDAK KOCOK = LOTIO Campuran bedak + air dan gliserin Pemakaian : harus dikocok dulu Gliserin : bahan pelekat Supaya tidak kental & tidak cepat kering : jumlah zat padat max 40 % gliserin 10 – 15 %

BEDAK KOCOK INDIKASI Dermatosis yg kering, superfisial, agak luas Miliaria Keadaan sub akut KONTRA INDIKASI Dermatitis madidans Daerah berambut

BAHAN AKTIF ALUMINIUM ASETAT Lar burowi Al. asetat 5 % Kompres 2. ASAM ASETAT Lar 5 % 3. ASAM BENZOAT Antiseptik fungisidal Dalam salap AAV I / AAV II

Sebaiknya tidak dipakai Bersifat toksik Efek antiseptik sedikit 4. ASAM BORAT 3 % Sebaiknya tidak dipakai Bersifat toksik Efek antiseptik sedikit 5. ASAM SALISILAT Keratolitik tertua Bergantung konsentrasi Keratoplastik 1 – 2% Keratolitik 3 – 20% [ ] ↑ 40% kalus, veruka plantaris

6. ASAM UNDESILINAT 7. ASAM VIT A = ASAM RETINOAT 8. BENZOKAIN 9. CAMPHORA 1 – 2%. Anti pruritus

11. KORTIKOSTEROID TOPIKAL Khasiat : ♥ Antiinflamasi ♥ Antialergi ♥ Antipruritus ♥ Antimitotik ♥ Vasokonstriksi Penggolongan Lemah anti inflamasi, anti mitotik (-) Sedang anti inflamasi, anti mitotik sedang Kuat anti inflamasi, anti mitotik kuat Sgt kuat anti inflamasi, anti mitotik sgt kuat

Penggolongan lain : BUKU AJAR HAL 323 !! Aplikasi Klinis Cara : pemakaian 2 – 3 x/hr sembuh Lama Pemakaian : Potensi lemah tdk lebih dr 4 – 6 minggu Potensi kuat tdl lebih dr 2 minggu

Kortikosteroid Efek Samping → klinis Atrofi Strie atrofise Telangiektasis Purpura Dermatosis akneformis Hipertrikosis setempat Hipopigmentasi Dermatitis perioral Menghambat penyembuhan ulkus Infeksi mudah terjadi dan meluas Gambaran klinis peny infeksi menjadi kabur

Kortikosteroid Efek Samping Tjd ok : 1. KS lama & berlebihan 2. KS potensi kuat/sgt kuat, penggunaan secara oklusif Indikasi Psoriasis Dermatitis atopik DKA Dermatitis numularis Dermatitis seboroik Dermatitis intertriginosa

Bahan aktif 12. MENTHOL Anti pruritus [ ] 0,25 – 2 % 13. PODOFILIN [ ] 25% Tingtura : kondiloma 14. SELENIUM DISULFIDA [ ] 1% → sampo : dermatitis sebooik pit. Versikolor

♥ antiseboroik ♥ antiskabies ♥ antiakne ♥ antibakteri ♥ antijamur 15. SULFUR ♥ antiseboroik ♥ antiskabies ♥ antiakne ♥ antibakteri ♥ antijamur Sulfur presipitatum = belerang endap Kuning kehijauan Bubuk tingkat terhalus [ ] 4 – 20 % Dapat dipakai dalam pasta krim salap bedak kocok (lotioKummerffeldi)

Batu-bara : likuor karbonis deterjens LCD Kayu : oleum kadini & oleum ruski Fosil : iktiol Sering digunakan → [ ] 2 – 5% Efek : Antipruritus Antiradang Antieksem Antiakantosis keratoplastik

18. Urea 17. Tiosulfas Natrikus [ ] 25% anti mikotik PV [ ] 10% dalam krim emolien