TUJUAN PERKULIAHAN Mengembangkan kemampuan dasar pengetahuan dan pengalaman dalam ekonomi warga negara Indonesia yang kreatif produktif berwawasan lokal,

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Teori Graf.
Advertisements

Statistika Deskriptif: Distribusi Proporsi
TURUNAN/ DIFERENSIAL.
TEORI PEMBANGUNAN KLASIK
SUBBIDANG DATA DAN INFORMASI
Bulan maret 2012, nilai pewarnaan :
Menempatkan Pointer Q 6.3 & 7.3 NESTED LOOP.
SOAL ESSAY KELAS XI IPS.
PENGANTAR EKONOMI 1 Pengantar Ekonomi 1.
1 Diagram berikut menyatakan jenis ekstrakurikuler di suatu SMK yang diikuti oleh 400 siswa. Persentase siswa yang tidak mengikuti ekstrakurikuler.
Sistem Persamaan Diferensial
Bab 11A Nonparametrik: Data Frekuensi Bab 11A.
BADAN KOORDINASI KELUARGA BERENCANA NASIONAL DIREKTORAT PELAPORAN DAN STATISTIK DISAJIKAN PADA RADALGRAM JAKARTA, 4 AGUSTUS 2009.
Bab 11B
KELOMPOK V / KELAS 2A NAMA: PEMBAHASAN: AYU ROSITA SARI ( )
ILMU EKONOMII Oleh FEBRIANI, SE, M.SI.
Mari Kita Lihat Video Berikut ini.
Bab 6B Distribusi Probabilitas Pensampelan
ANALISA NILAI KELAS A,B,C DIBUAT OLEH: NAMA: SALBIYAH UMININGSIH NIM:
TURUNAN DIFERENSIAL Pertemuan ke
ELASTISITAS PERMINTAAN DAN PENAWARAN
UKURAN PENYEBARAN DATA
TUGAS EKONOMI MAKRO MENGUKUR OUTPUT NASIONAL DAN PENDAPATAN NASIONAL
SEPULUH PRINSIP EKONOMI dan ALIRAN MELINGKAR EKONOMI
Dasar-dasar Ilmu Ekonomi
DISTRIBUSI FREKUENSI oleh Ratu Ilma Indra Putri. DEFINISI Pengelompokkan data menjadi tabulasi data dengan memakai kelas- kelas data dan dikaitkan dengan.
PENDAPATAN NASIONAL Mengukur tingkat kegiatan ekonomi yang dicapai dan perubahan serta pertumbuhannya dari tahun ke tahun $ DR. NURITA ANDRIANI.
Pengujian Hipotesis Parametrik 2
Luas Daerah ( Integral ).
OVERVIEW Manfaat diversifikasi internasional.
MG-11 ANALISIS BIAYA MANFAAT ANALISIS PROYEK KEHUTANAN BERDISKONTO
PEMINDAHAN HAK DENGAN INBRENG
UKURAN PEMUSATAN DATA Sub Judul.
Chapter 4 The Income Statement.
PADA RAPAT EVALUASI PENYERAPAN ANGGARAN APBD
Bulan FEBRUARI 2012, nilai pewarnaan :
AREAL PARKIR PEMERINTAH KABUPATEN JEMBRANA
KINERJA SAMPAI DENGAN BULAN AGUSTUS 2013
Pertumbuhan Ekonomi II
MASALAH-MASALAH DALAM PEMBANGUNAN
PENDAPATAN NASIONAL LANJUTAN.
ITK-121 KALKULUS I 3 SKS Dicky Dermawan
Pengangguran di Indonesia
KEGIATAN EKONOMI KESEHATAN Intan Silviana Mustikawati, SKM, MPH.
ANALISA LAPORAN KEUANGAN
ELASTISITAS PERMINTAAN DAN PENAWARAN
Statistika Deskriptif: Statistik Sampel
Intan Silviana Mustikawati, MPH
Dasar-dasar Ilmu Ekonomi
Statistika Deskriptif: Distribusi Proporsi
JamSenin 2 Des Selasa 3 Des Rabu 4 Des Kamis 5 Des Jumat 6 Des R R S S.
• Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah•
Akuntasi Sektor Publik Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah Daerah
WISNU HENDRO MARTONO,M.Sc
Pengantar sistem informasi Rahma dhania salamah msp.
Andri Wijanarko,SE,ME Teori Konsumsi Andri Wijanarko,SE,ME
Produk Domestik Regional Bruto
PENGHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL
Pendapatan national Pertemuan 9.
PERHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL
PENGHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL
Pengantar ekonomi makro
TUJUAN PERKULIAHAN Mengembangkan kemampuan dasar pengetahuan dan pengalaman dalam ekonomi warga negara Indonesia yang kreatif produktif berwawasan lokal,
Universitas Muhammadiyah Surakarta
TUJUAN PERKULIAHAN Mengembangkan kemampuan dasar pengetahuan dan pengalaman dalam ekonomi warga negara Indonesia yang kreatif produktif berwawasan lokal,
PERHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL
PENDAPATAN NASIONAL STIESS BATANG.
Pertemuan 6 Pendapatan nasional.
03 PEREKONOMIAN INDONESIA PENDAPATAN NASIONAL DAN PERTUMBUHAN EKONOMI
KONSEP DASAR PENDAPATAN NASIONAL
Transcript presentasi:

TUJUAN PERKULIAHAN Mengembangkan kemampuan dasar pengetahuan dan pengalaman dalam ekonomi warga negara Indonesia yang kreatif produktif berwawasan lokal, nasional dan global.

PERKULIAHAN SISTEM PEREKONOMIAN INDONESIA DOSEN PROF.DR.H.ENDANG DANIAL.AR, M.Pd

POKOK BAHASAN 1. PENGANTAR : a. Batasan Ilmu Ekonomi b. Perluasan Ilmu Ekonomi c. Tingkat Kemakmuran Negara d. Metode Ilmu Ekonomi 2. MASALAH PEREKONOMIAN DALAM MASYARAKAT : a. Masalah organisasi b. Masalah Penggunaan Teknologi c. Masalah Pertumbuhan Penduduk

BATASAN ILMU EKONOMI 1. Karakteristik ilmu ekonomi, 2. Mengapa ilmu ekonomi harus dipelajari manusia dalam kehidupannya 3. Teori kelangkaan (scarcity theory) antara kebutuhan (needs) dan alat pemuas kebutuhan manusia (ends) sehingga manusia harus berusaha/kerja untuk hidup ( Adam Smith)

Perluasan ilmu Ekonomi Positive economics and normative economic Modernization ideals yang dikembangkan oleh Gunnar Myrdal (1977) yang isinya ; Rationality Development and planning for development Rise of productivity Rise of levels of living Social and economic equality Improved institution and attitudes National consolidation National independence Political democracy Democracy at the grass roots Social dicipline Derived value premises

TINGKAT KEMAKMURAN NEGARA Negara maju ( first world) Negara Timur ( second world ) Negara sedang berkembang (third world) Negara miskin ( forth world)

MASALAH DASAR SETIAP PEREKONOMIAN 1. MASALAH ORGANISASI EKONOMI; Masalah ‘what’ Masalah ‘how’ Masalah ‘for whom’ 2. MASALAH PENGGUNAAN TEKNOLOGI The law of deminishing return Alih teknologi Teknologi padat karya d. padat modal 3. MASALAH PERTUMBUHAN PENDUDUK Teori pertumbuhan penduduk dan produksi Mobiltas penduduk Pemrataan penduduk dan produksi

THE CIRCULAR FLOW OF ECONOMIC ACTIVITIES PEMERINTAH DISTRIBUSI: PASAR BARANG DAN JASA UANG RUMAH TANGGA KONSUMSI FAKTOR PRODUKSI RUMAH TANGGA PRODUKSI

BIDANG PRODUKSI SEKTOR 1995 1996 1997 1. PERTANIAN 16,12 15,38 14,79 2. PERTAMBANGAN 9,25 9,07 8,80 3. INDUSTRI MANUFAKTUR 23,88 24,68 25,05 4. LISTRIK, GAS, AIR BERSIH 1,12 1,17 1,25 5. BANGUNAN 7,61 7,94 8.08 6. PERDAGANGAN, HOTEL & RESTORAN 16,74 16,87 7. PENGANGKUTAN &KOMUNIKASI 7,12 7,17 7,43 8. KEUANGAN 8,94 9,12 9,04 9. JASA-JASA 9,23 8,83 8,70 PRODUK DOMESTIK BRUTO (PDB) PDB TANPA MIGAS 100,00 91,27 91,57 92,11

Lanjutan (BPS;2007diolah) No LAPANGAN USAHA 2004 2005 2006 2007 1 PERTANIAN 14,34 13,07 12,90 13,66 2 PERTAMBANGAN 8,94 11,07 10,62 10,75 3 INDUSTRI MANUFAKTUR 28,07 27,71 28,05 27,69 4 LISTRIK, GAS, AIR BERSIH 1,03 0,96 0,91 0,88 5 BANGUNAN 6,59 7,03 7,46 6 PERDAGANGAN, HOTEL & RESTORAN 16,05 15,45 14,87 14,74 7 PENGANGKUTAN &KOMUNIKASI 6,20 6,50 6,92 6,55 8 KEUANGAN 8,47 8,28 8,13 7,98 9 JASA-JASA 10,32 9,94 10,14 10,30 Produk Domestik Bruto 100,00

GROSS NATIONAL PRODUCT 2000 NO COUNTRY GNP $ PER CAPITA 1 USA 10.533 38.000 2 Japan 4.852 3 Germany 2.242 27.000 4 Britain 1.544 26.000 5 France 1.543 6 China 1.329 1.000 7 Italy 1.260 22.000 8 Canada 760 24.000 9 Brazil 715 4000 10 Spain 651 16.000 11 Mexico 578 6000 12 South Korea 515 11000 13 India 510 500 14 Australia 444 24000 15 Netherlands 429 16 Taiwan 363 17 Argentina 300 8000

lanjutan 18 Switzerland 286 39.000 19 Sweden 275 31.000 20 Belgium 264 26.000 21 Russia 252 2.000 22 Austria 226 27.000 23 Turkey 212 3000 24 Poland 188 5000 25 Indonesia 174 800 26 Thailand 132 2000

KONSEP PRODUKSI NASIONAL 1. PRODUK DOMESTIK BRUTO= Jumlah produk barang dan jasa dalam negeri dalam satu tahun termasuk orang asing dan perusahaan asing yang ada 2. Produk Nasional Bruto= jumlah barang dan jasa dalam satu tahun termasuk produk orang Indonesia TKI yang berada di luar negeri . 3. Produk Nasional Netto = Jumlah barang dan jasa dalam satu tahun dikurangi penyusutan 4. Pendapatan Nasional = Netto National Income adalah jumlah seluruh penerimaan yang diterima masyarakat dalam satu tahun setelah dikurangi pajak tidak langsung 5. Pendapatan perorangan = Personal income adalah jumlah seluruh penerimaan seseorang dalam satu tahunsebelum dikurangi pajak langsung

THE WORLD COMPETITIVENESS SCORE BOARD (Warta Ekonomi05 tahun XXII 21 Maret 2010) COUNTRY 2005 2006 2007 2008 2010 USA 1 SINGAPORE 3 2 HONGKONG SWITZERLAND 8 6 4 AUSTRALIA 9 12 7 CHINA 29 18 15 17 20 TAIWAN 11 13 23 MALAYSIA 26 22 19 INDIA 33 27 30 KOREA 32 31 THAILAND 25 PHILIPPINES 40 42 45 43 INDONESIA 50 52 54 51 VENEZUELA 53 55 57

GLOBAL INNOVATION RANKING COUNTRIES INNOVATION PERFORMANCE INNOVATION ENABLERS RANK 2004-2008 2009-2013 JAPAN 1 11 USA 4 5 6 TAIWAN 7 15 14 ISRAEL 9 8 10 KOREA 18 17 SINGAPORE 16 HONGKONG 21 22 SOUTHAFRICA 34 29 47 48 MALAYSIA 31 35 33 40 RUSSIA 39 32 CHINA 54 46 50 41 BRAZIL 49 45 THAILAND 58 57 60 62 PHILIPPINES 61 63 VENEZUELA 59 68 INDONESIA 74 75 76

PORT EFFICIENCY NO COUNTRIES Container handlingcost per 40 feel (US $) Ship movement per hour (unit) 1 L.Chabang Thailand 43 75 2 Chittagong Bangladesh 60 10 3 Kwangyang Korea 69 80 4 Port Klang Malaysia 70 50 5 Manila Philippines 85 20 6 Keohsiung Taiwan 88 7 Tj.Priok Indonesia 130 35