MODEL PEMINATAN,LINTAS MINAT, DAN PENDALAMAN MINAT KURIKULUM 2013

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Direktorat Pembinaan SMA
Advertisements

0 IMPLIKASI KURIKULUM 2013 BAHAN DISKUSI 0 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 1 – 3 DESEMBER 2013.
PEMINATAN PESERTA DIDIK
Sosialisasi KTSP PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 23 TAHUN 2006 NOMOR 23 TAHUN 2006Tentang STANDAR KOMPETENSI KELULUSAN (SKL) DEPARTEMEN PENDIDIKAN.
Menilai Pencapaian Kompetensi lulusan Secara Nasional Pada mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi.
Standar Kompetensi Lulusan Kurikulum Atik Rara Septianti Pratiwi 2.Gladea Alpriani 3.Khaulah Adila Fitri 4.Riyanti 5.Riri sakuri febrianto 6.Girindra.
Materi Sesi 6 Kelas PENILAIAN EMPAT KELOMPOK MATA PELAJARAN
PENGEMBANGAN MODEL MATA PELAJARAN
JUKNIS ANALISIS SATUAN PENDIDIKAN
PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN PENGEMBANGAN DIRI
MODEL PENGEMBANGAN KTSP SMA
KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR
STANDARD PELAYANAN MINIMAL PENDIDIKAN DASAR (SPM)
Orang Tua /Wali Peserta Didik Baru
PENYELENGGARAAN SISTEM KREDIT SEMESTER
Sosialisasi KTSP PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 23 TAHUN 2006 NOMOR 23 TAHUN 2006Tentang STANDAR KOMPETENSI KELULUSAN (SKL) DEPARTEMEN PENDIDIKAN.
Identifikasi dan Penetapan Peminatan Peserta Didik
PENGEMBANGAN KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN SMK
PANDUAN PENGEMBANGAN KTSP
PENGELOLAAN KURIKULUM
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
PERATURAN MENDIKNAS NOMOR 24 TAHUN 2006
MATRIKULASI KURIKULUM 2013
Kedudukan Muatan Lokal dalam Kurikulum 2013
Sosialisasi KTSP PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 23 TAHUN 2006 NOMOR 23 TAHUN 2006Tentang STANDAR KOMPETENSI KELULUSAN (SKL) DEPARTEMEN PENDIDIKAN.
Pelayanan peminatan peserta didik
KOMPETENSI Menjelaskan standar isi (kerangka dasar dan struktur kurikulum, beban belajar, kurikulum tingkat satuan pendidikan, dan kalender pendidikan).
PENYUSUNAN LAPORAN HASIL BELAJAR (LHB) PESERTA DIDIK SMA
PEMINATAN PADA SMK/MAK
Kurikulum SMP.
MATA PELAJARANALOKASI WAKTU PER MINGGU KELAS XI KELOMPOK A (WAJIB) 1Pendidikan Agama dan Budi Pekerti3 2Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan2.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
KURIKULUM
KURIKULUM SMA NEGERI 8 JAKARTA
UJIAN NASIONAL, UJIAN SEKOLAH BERSTANDAR NASIONAL, DAN UJIAN SEKOLAH SMA NEGERI 23 dinas pendidikan provinsi dki jakarta.
INFORMASI UJIAN NASIONAL DAN UJIAN SEKOLAH SMA TAHUN 2016
Untuk Orangtua Siswa SMA
Rambu-rambu Pengisian Mapel untuk SMA KTSP
INFORMASI UJIAN NASIONAL DAN UJIAN SEKOLAH SMA TAHUN 2016
KEDUDUKAN UN_USBN & US UN US USBN UJIAN
Direktorat Jenderal GTK -
5 Penyesuaian Beban 1.
PERSIAPAN UN,USBN DAN US SMA N 13 JAKARTA
Un usbn Un usbn DEPOK, 26 JANUARI 2017.
Tujuan Ujian Nasional Menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan.
JADWAL US DAN UN 2013.
INFORMASI UJIAN NASIONAL DAN UJIAN SEKOLAH SMA TAHUN 2016
Peminatan, Lintas Minat, dan Pendalaman Minat di SMA
PEMINATAN PADA SMK/MAK
S O S I A L I S A S I UJIAN NASIONAL & UJIAN SEKOLAH TAHUN 2013.
Struktur Kurikulum SD.
Sosialisasi Penyelenggaraan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
MATRIKULASI KURIKULUM 2013 DI SMA
PERAN ILMU PENDIDIKAN DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013
Pelayanan peminatan peserta didik
URUTAN PENDATAAN GURU SMP
PEMINATAN PESERTA DIDIK DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013
PEDOMAN PEMINATAN PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
Pengembangan Kurikulum 2013
ARAH KEBIJAKAN KEMENDIKBUD DALAM PENDIDIKAN INFORMAL (SEKOLAHRUMAH)
IMPLIKASI UU DAN PP THD PENGEMBANGAN KURIKULUM
Model Penyelenggaraan
Struktur Kurikulum SD.
SOSIALISASI UN, USBN, SNMPTN DAN SBMPTN (UTBK) 2019
JUMLAH BIDANG, PROGRAM DAN KOMPETENSI KEAHLIAN ... (1)
SOSIALISASI UJIAN SMA K TIRTAMARTA PENABUR TAHUN 2019
KURIKULUM SMA KRISTEN 1 KALABAHI TAHUN PELAJARAN 2017/2018 KURIKULUM SMA KRISTEN 1 KALABAHI TAHUN PELAJARAN 2017/2018.
PEMBAHASAN KEBIJAKAN USBN TAHUN PELAJARAN 2017/2018 BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 23 November
Transcript presentasi:

MODEL PEMINATAN,LINTAS MINAT, DAN PENDALAMAN MINAT KURIKULUM 2013 DIREKTORAT PEMBINAAN SMA DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 1

Tujuan memberikan pemahaman lebih luas untuk melaksanakan pilihan kelompok peminantan, lintas minat, dan pendalaman minat; memberikan gambaran strategi implementasi pelaksanaan pilihan kelompok peminantan, lintas minat, dan pendalaman minat; mendorong peningkatan mutu pembelajaran melalui pilihan kelompok peminantan, lintas minat, dan pendalaman minat yang tepat; dan memberikan gambaran pindah pilihan kelompok peminatan. 2

Peminatan Peminatan adalah suatu keputusan yang dilakukan peserta didik untuk memilih kelompok matapelajaran sesuai minat, bakat, dan kemampuan selama mengikuti pembelajaran di SMA. Pemilihan peminatan dilakukan atas dasar kebutuhan untuk melanjutkan keperguruan tinggi. 3

Peminatan PP No. 32 tahun 2013, Pasal 77B ayat (7) Struktur Kurikulum untuk satuan pendidikan menengah terdiri atas: a. muatan umum; b. muatan peminatan akademik; c. muatan akademik kejuruan; dan d. muatan pilihan lintas minat/peminatan. 4

Peminatan Permendikbud nomor 69 tahun 2013, matapelajaran yang dapat diikuti dan diambil terdiri atas Kelompok Matapelajaran Wajib dan Matapelajaran Pilihan. Matapelajaran pilihan terdiri atas pilihan akademik untuk Sekolah Menengah Atas. Matapelajaran pilihan ini memberi corak kepada fungsi satuan pendidikan, dan didalamnya terdapat pilihan sesuai dengan minat peserta didik. 5

Struktur Kurikulum Pendidikan Menengah Mata Pelajaran Kelas X XI XII Kelompok Wajib Kelompok A 1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 3 2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia 4 Matematika 5 Sejarah Indonesia 6 Bahasa Inggris Kelompok B 7 Seni Budaya 8 Prakarya dan Kewirausahaan 9 Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan Jumlah jam pelajaran Kelompok Wajib 24 Kelompok Peminatan Matapelajaran peminatan akademik (untuk SMA) 18 20 Matapelajaran peminatan akademik dan vokasi (untuk SMK) 26 6

Struktur Kurikulum Peminatan SMA MATA PELAJARAN Kelas X XI XII Kelompok A dan B (Wajib) 24 Peminatan Matematika dan Ilmu Alam   I 1 Matematika 3 4 2 Biologi Fisika Kimia Peminatan Ilmu Ilmu Sosial II Geografi Sejarah Sosiologi & Antropologi Ekonomi Peminatan Ilmu Bahasa dan Budaya III Bahasa dan Sastra Indonesia Bahasa dan Sastra Inggris Bahasa dan Sastra Asing lainnya Antropologi Mata Pelajaran Pilihan dan Pendalaman Pilihan Kelompok Peminatan dan/atau Pendalaman Minat 6 Jumlah Jam Pelajaran Yang Tersedia per minggu 60 72 Jumlah Jam Pelajaran Yang harus Ditempuh per minggu 42 44 7

Lintas Minat Peserta didik diberi kesempatan untuk mengambil matapelajaran dari kelompok peminatan lain. Memberi peluang mempelajari matapelajaran yang diminati namun tidak terdapat pada kelompok matapelajaran peminatan yang dipilihnya. 8

Pendalaman Minat Peserta didik yang memiliki kemampuan akademik di atas peserta didik lain. Memberi kesempatan mendalami matapelajaran tertentu di kelompok peminatannya. Penguasaan terhadap substansi matapelajaran bersangkutan menjadi tumpuan bagi kelangsungan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi. 9

Konsep Peminatan, Lintas Minat, dan Pendalaman Minat Kebijakan penting dalam Kurikulum 2013, memberi kesempatan kepada peserta didik untuk memilih kelompok matapelajaran (peminatan) yang diminati. Pemilihan kelompok matapelajaran dipilih semenjak masuk ke SMA atau kelas X semester pertama. 10

Konsep Contoh 1: Peserta didik X, memilih peminatan Matematika dan Ilmu Alam, wajib mempelajari matapelajaran Matematika, Biologi, Fisika, dan Kimia. 11

Konsep Contoh 2: Peserta didik Y memilih peminatan Ilmu-ilmu Sosial, wajib untuk mempelajari matapelajaran Geografi, Sejarah, Sosiologi, dan Ekonomi. 12

Konsep Contoh 3: Peserta didik Z memilih peminatan Ilmu Bahasa dan Budaya, wajib mempelajari matapelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, Bahasa dan Sastra Inggris, Bahasa dan Sastra Arab (misalnya SMA menetapkan Bahasa dan Sastra Arab sebagai bahasa asing lain wajib pada peminatan Ilmu Bahasa dan Budaya), dan Antropologi. 13

Konsep Lintas minat: Peserta didik kelas X (sepuluh) memilih matapelajaran di luar matapelajaran-matapelajaran wajib A dan B serta di luar kelompok peminatan yang telah dipilihnya, Memilih dua matapelajaran dari kelompok peminatan yang lain. 14

Konsep Peserta didik X dapat memilih: Peserta didik Y dapat memilih: geografi dan ekonomi; atau geografi dan antropologi; atau bahasa dan sastra inggris dengan bahasa dan sastra arab. Peserta didik Y dapat memilih: matematika dan biologi; atau matematika dengan bahasa dan sastra inggris; atau Peserta didik Z dapat memilih: biologi dan kimia; atau sejarah dan ekonomi; atau biologi dan sejarah. 15

Konsep Khusus untuk kelompok peminatan Ilmu Bahasa dan Budaya, boleh membuka matapelajaran bahasa dan sastra asing lainnya, misalnya Bahasa dan Sastra Jepang dengan Bahasa dan Sastra Korea, peserta didik yang memilih peminatan ilmu Bahasa dan Budaya dapat memilih lintas minat di peminatan Ilmu Bahasa dan Budaya juga. Sebagai contoh peserta didik dapat memilih bahasa Asing yang disediakan sekolah selain bahasa asing yang telah dipilihnya sebagai peminatan. Dapat memilih: Biologi dan Bahasa dan Sastra Korea, atau Sejarah dan Bahasa dan Sastra Jepang. 16

Konsep Peserta didik mempertahankan matapelajaran lintas minat, salah satu pilihannya sampai di kelas XII. Peserta didik di kelas X mengikuti dua matapelajaran lintas minat sebanyak 6 jam pelajaran, dan di kelas XI dan kelas XII mengikuti satu matapelajaran lintas minat sebanyak 4 jam pelajaran. 17

Konsep Pemilihan matapelajaran lintas minat dan pendalaman minat bersifat opsional, Peserta didik dapat mengambil: dua matapelajaran lintas minat; atau satu matapelajaran lintas minat dan satu pendalaman minat; atau dua matapelajaran pendalaman minat Kelas XI, melanjutkan salah satu matapelajaran lintas minat atau mengambil matapelajaran untuk pendalaman minat. 18

Konsep Pendalaman minat dapat dilakukan mulai dari kelas X, dengan memperhatikan hal-hal seperti berikut. 1) mendapat rekomendasi dari guru matapelajaran bersangkutan dan disetujui guru bimbingan konseling; 2) satuan pendidikan telah memiliki kerja sama dengan perguruan tinggi; dan 3) memiliki peserta didik yang mempunyai potensi lebih untuk matapelajaran tertentu. 19

ACUAN PEMINATAN Penentuan pemilihan kelompok peminatan mempertimbangkan; nilai rapor SMP/MTs, nilai ujian nasional SMP/MTs, rekomendasi guru bimbingan dan konseling di SMP/MTs, hasil tes penempatan (placement test) ketika mendaftar di SMA, dan tes bakat minat oleh psikokog. 20

Konsep Sekolah perlu membuat rambu-rambu penentuan peminatan dan iintas minat dengan memperhatikan: Analisis Sarana Prasarana Analisis Pendidik dan Tenaga Kependidikan serta Struktur Kurikulum Angket Peminatan dan Lintas Minat Contoh 21

Konsep Dari tabel contoh tersebut: Ditentukan penawaran sebagai berikut: Jumlah rombel MIA sebanyak 4 (empat) rombel; Jumlah rombel IIS sebanyak 4 (empat) rombel; Jumlah rombel BaBu sebanyak 2 (dua) rombel; 22

Manajemen Peminatan dan lintas minat dapat dilaksanakan sebelum atau sesudah peserta didik diterima di SMA. 23

Setelah peserta didik diterima Penjelasan Peminatan,Lintas Minat, dan Pendalaman Minat Mengolah Data Nilai Rapor dan UN SMP/MTs Penyebaran Angket/Kuesioner Wawancara Tes Penempatan Penentuan Kelas (sesuai peminatan) Pengelompokan Kelas (sesuai lintas minat) 24

Sebelum peserta didik diterima Sosialisasi (sebelum PPDB) Penyebaran Angket/Kuesioner (kepada calon PD) Mengolah Data Nilai Rapor dan UN SMP/MTs Wawancara Penentuan PD (memenuhi kriteria) Tes Penempatan Finalisasi Penentuan Peminatan (sesuai kriteria dan mengisisi surat pernyataan) Penentuan Kelas (sesuai peminatan) Pengelompokan Kelas (sesuai lintas minat) 25

SMA melaksanakan kerjasama dengan Perguruan Tinggi (PT) setempat. Pendalaman Minat SMA melaksanakan kerjasama dengan Perguruan Tinggi (PT) setempat. 26

Penutup Peminatan, lintas minat dan pendalaman minat dilakukan, sebagai upaya layanan satuan pendidikan terhadap peserta didik yang ingin mengembangkan potensinya sesuai dengan bakat yang dimilikinya serta pilihan yang diminatinya. 27

Terima kasih dan selamat berkarya 28