Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pengembangan Kurikulum 2013

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pengembangan Kurikulum 2013"— Transcript presentasi:

1 Pengembangan Kurikulum 2013
Judul? KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 9/16/2018 DRAFT 1 1

2 RPJMN 2010-2014 Prioritas: Metodologi
Penerapan metodologi pendidikan yang tidak lagi berupa pengajaran demi kelulusan ujian (teaching to the test), namun pendidikan menyeluruh yang memperhatikan kemampuan sosial, watak, budi pekerti, kecintaan terhadap budaya-bahasa Indonesia melalui penyesuaian sistem Ujian Akhir Nasional pada 2011 dan penyempurnaan kurikulum sekolah dasar dan menengah sebelum tahun 2011 yang diterapkan di 25% sekolah pada 2012 dan 100% pada 2014; 9/16/2018 DRAFT

3 RPJMN 2010-2014 Prioritas: Kurikulum
Penataan ulang kurikulum sekolah yang dibagi menjadi kurikulum tingkat nasional, daerah, dan sekolah sehingga dapat mendorong penciptaan hasil didik yang mampu menjawab kebutuhan SDM untuk mendukung pertumbuhan nasional dan daerah dengan memasukkan pendidikan kewirausahaan (diantaranya dengan mengembangkan model link and match). 9/16/2018 DRAFT

4 Konstelasi Kurikulum Sejak 2006
9/16/2018 DRAFT

5 Permasalahan Kurikulum 2006 (1)
Kemampuan guru belum disiapkan secara matang sehingga kebanyakan hanya copy-paste kurikulum sekolah lain; Dapat disisipi dengan ajaran-ajaran sesat; Konten kurikulum masih terlalu padat yang ditunjukkan dengan banyaknya matapelajaran dan banyak materi yang keluasan dan tingkat kesukarannya melampaui tingkat perkembangan usia anak; 9/16/2018 DRAFT

6 Permasalahan Kurikulum 2006 (2)
Kurikulum belum sepenuhnya berbasis kompetensi sesuai dengan tuntutan fungsi dan tujuan pendidikan nasional; Kompetensi belum menggambarkan secara holistik domain sikap, keterampilan, dan pengetahuan; Beberapa kompetensi yang dibutuhkan sesuai dengan perkembangan kebutuhan (misalnya pendidikan karakter, kewirausahaan) belum terakomodasi secara eksplisit di dalam kurikulum; 9/16/2018 DRAFT

7 Permasalahan Kurikulum 2006 (3)
Kurikulum belum peka dan tanggap terhadap perubahan sosial yang terjadi pada tingkat lokal, nasional, maupun global; Standar proses pembelajaran belum menggambarkan urutan pembelajaran yang rinci sehingga membuka peluang penafsiran yang beraneka ragam dan berujung pada pembelajaran yang berpusat pada guru; Standar penilaian belum mengarahkan pada penilaian berbasis kompetensi (proses dan hasil) dan belum secara tegas menuntut adanya remediasi secara berkala. 9/16/2018 DRAFT

8 PENGELOLAAN KURIKULUM
9/16/2018 DRAFT

9 A B KTSP Struktur Kurikulum [distribusi jam min/maks] K e r a
KURIKULUM TINGKAT NASIONAL KURIKULUM TINGKAT DAERAH KURIKULUM TINGKAT SEKOLAH Koordinasi dan Supervisi K e r a n g k D s Struktur Kurikulum [distribusi jam min/maks] I. Mata Pelajaran Pendidikan Agama 1. Visi RPP dan Kegiatan Pembelajaran [Intra dan Ekstra Kurikuler] A B KOMPETENSI PKN  PPKn 2. Misi Bahasa Indonesia 3. Strategi Matematika 4. Tujuan Pendidikan Bahasa Inggris Ilmu Pengetahuan Sosial KTSP 5. Struktur & Muatan Kurikulum: [Jam pelajaran “real”] Ilmu Pengetahuan Alam Seni Budaya Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Prakarya 6. Waktu & Beban Belajar Beban Belajar 7. Kalender Akademik Kalender Akademik Penyesuaian Event Daerah 9/16/2018 DRAFT

10 STRUKTUR KURIKULUM SD TEMATIK No Komponen I II III IV V VI A
Matapelajaran TEMATIK 1 Pend. Agama 3 2 Pend. Kewarganegaraan Bahasa Indonesia 5 4 Matematika IPA 6 IPS 7 Seni Budaya & Ketrpln. 8 Pend. Jasmani, OR & Kes. B Muatan Lokal C Pengembangan Diri Jumlah 26 27 28 32 9/16/2018 DRAFT

11 MASUKAN STRUKTUR KURIKULUM SD
No Komponen I II III IV V VI Kelompok A 1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 4 2 PPKN 5 6 3 Bahasa Indonesia 8 10 7 Matematika IPA IPS Kelompok B Seni Budaya & Prakarya (termasuk muatan lokal*) Pend. Jasmani, OR & Kes (termasuk muatan lokal). Jumlah 30 32 34 36 Catatan: Muatan lokal* dapat memuat Bahasa Daerah IPA dan IPS kelas I s.d. Kelas III diintegrasikan ke mata pelajaran lainnya 9/16/2018 DRAFT

12 STRUKTUR KURIKULUM SMP
KOMPONEN ALOKASI WAKTU MINIMAL PER MINGGU [JP] VII VIII IX A. Mata Pelajaran 1. Pendidikan Agama  2 2. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Bahasa Indonesia  4 4. Matematika 5 Ilmu Pengetahuan Alam 4 6 Ilmu Pengetahuan Sosial 7 Bahasa Inggris 8 Seni Budaya 2 9 Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan 10 Keterampilan/Teknologi Informasi & Komunikasi B. Muatan Lokal C. Pengembangan Diri  2* Jumlah Alokasi Waktu Per Minggu  32 32 9/16/2018 DRAFT

13 MASUKAN STRUKTUR KURIKULUM SMP
No Komponen VII VIII IX Kelompok A 1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 3 2 Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan Bahasa Indonesia 6 4 Matematika 5 Ilmu Pengetahuan Alam Ilmu Pengetahuan Sosial 7 Bahasa Inggris Kelompok B 8 Seni Budaya (termasuk mulok)* 9 Pend. Jasmani, OR & Kesehatan (termasuk mulok) 10 Prakarya (termasuk mulok) Jumlah 38 * Muatan lokal dapat memuat Bahasa Daerah 9/16/2018 DRAFT

14 Rasionalitas Penambahan Jam Pelajaran
Perubahan proses pembelajaran [dari siswa diberi tahu menjadi siswa mencari tahu] dan proses penilaian [dari berbasis output menjadi berbasis proses dan output] memerlukan penambahan jam pelajaran Kecenderungan akhir-akhir ini banyak negara menambah jam pelajaran Perbandingan dengan negara-negara lain menunjukkan jam pelajaran di Indonesia relatif lebih singkat 9/16/2018 DRAFT

15 Total number of intended instruction hours in public institutions between the ages of 7 and 14
= 15% 9/16/2018 DRAFT

16 STRUKTUR KURIKULUM SMA
Berdasarkan Permendiknas No. 22 Thn tentang Standar Isi 9/16/2018 DRAFT

17 MASUKAN STRUKTUR KURIKULUM PENDIDIKAN MENENGAH
Mata Plajaran Kelas X XI XII Kelompok Wajib Kelompok A 1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 3 2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia 4 Matematika 5 Sejarah Indonesia 6 Bahasa Inggris Kelompok B 7 Seni Budaya (termasuk muatan lokal) 8 Prakarya dan Kewirausahaan (termasuk muatan lokal) 9 Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan (termasuk muatan lokal) Jumlah jam pelajaran Kelompok Wajib 24 Kelompok Peminatan Matapelajaran peminatan akademik (untuk SMA) 18 20 Matapelajaran peminatan akademik dan vokasi (untuk SMK) 26 9/16/2018 DRAFT

18 MASUKAN USULUAN STRUKTUR KURIKULUM PEMINATAN SMA
MATA PELAJARAN Kelas X XI XII Kelompok A dan B (Wajib) 24 Peminatan Matematika dan IPA I 1 Matematika 3 4 2 Biologi Fisika Kimia Peminatan Sosial II Geografi Sejarah Sosiologi & Antropologi Ekonomi Peminatan Bahasa III Bahasa dan Sastra Indonesia Bahasa dan Sastra Inggeris Bahasa dan Sastra Asing lainnya Antropologi Mata Pelajaran Pilihan dan Pendalaman Pilihan Pendalaman Minat atau Lintas Minat 6 Jumlah Jam Pelajaran Yang Tersedia per minggu 60 72 Jumlah Jam Pelajaran Yang harus Ditempuh per minggu 42 44 9/16/2018 DRAFT

19 ELEMEN PERUBAHAN Standar Kompetensi Lulusan Standar Proses Standar Isi
Standar Penilaian Elemen Perubahan Deskripsikan elemennya 9/16/2018 DRAFT

20 STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL)
DOMAIN SD SMP SMA-SMK SIKAP Menerima + Menanggapi + Menghargai + Menghayati + Mengamalkan PRIBADI YANG BERIMAN, BERAKHLAK MULIA, PERCAYA DIRI, DAN BERTANGGUNG JAWAB DALAM BERINTERAKSI SECARA EFEKTIF DENGAN LINGKUNGAN SOSIAL, ALAM SEKITAR, SERTA DUNIA DAN PERADABANNYA KETERAMPILAN Mengamati + Menanya + Mencoba + Mengolah + Menyaji + Menalar + Mencipta PRIBADI YANG BERKEMAMPUAN PIKIR DAN TINDAK YANG EFEKTIF DAN KREATIF DALAM RANAH ABSTRAK DAN KONKRET PENGETAHUAN Mengetahui + Memahami + Menerapkan + Menganalisa + Mengevaluasi PRIBADI YANG MENGUASAI ILMU PENGETAHUAN, TEKNOLOGI, SENI, BUDAYA YANG BERWAWASAN KEMANUSIAAN, KEBANGSAAN, KENEGARAAN, DAN PERADABAN Gradasi antar Satuan Pendidikan memperhatikan; Perkembangan psikologis anak Lingkup dan kedalaman materi Kesinambungan Fungsi satuan pendidikan Lingkungan

21 ELEMEN PERUBAHAN Elemen Deskripsi SD SMP SMA SMK
Kompetensi Lulusan (SKL) Adanya peningkatan dan keseimbangan soft skills dan hard skills yang meliputi aspek kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan Kedudukan mata pelajaran ( STANDAR ISI) Kompetensi yang semula diturunkan dari matapelajaran berubah menjadi matapelajaran dikembangkan dari kompetensi. Pendekatan (STANDAR ISI) Kompetensi dikembangkan melalui: Tematik Integratif dalam semua mata pelajaran Mata pelajaran Vokasinal 9/16/2018 DRAFT

22 ELEMEN PERUBAHAN Elemen Deskripsi SD SMP SMA SMK
Struktur Kurikulum (Matapelajaran dan alokasi waktu) (STANDAR ISI) Holistik berbasis sains (alam, sosial, dan budaya) Jumlah matapelajaran dari 10 menjadi 6 Jumlah jam bertambah 4 JP/minggu akibat perubahan pendekatan pembelajaran TIK menjadi media semua matapelajaran Pengembangan diri terintegrasi pada setiap matapelajaran dan ekstrakurikuler Muatan lokal terintegrasi dalam matapelajaran Seni Budaya, Penjasorkes, dan Prakarya Jumlah matapelajaran dari 12 menjadi 10 Jumlah jam bertambah 6 JP/minggu akibat perubahan pendekatan pembelajaran Perubahan sistem: ada matapelajaran wajib dan ada matapelajaran pilihan Terjadi pengurangan matapelajaran yang harus diikuti siswa Jumlah jam bertambah 3-5 JP/minggu akibat perubahan pendekatan pembelajaran Penambahan jenis keahlian berdasarkan spektrum kebutuhan (6 program keahlian, 40 bidang keahlian, 121 kompetensi keahlian) Pengurangan adaptif dan normatif, penambahan produktif produktif disesuaikan dengan trend perkembangan di Industri 9/16/2018 DRAFT

23 ELEMEN PERUBAHAN Elemen Deskripsi SD SMP SMA SMK
Proses pembelajaran (STANDAR PROSES) Standar Proses yang semula terfokus pada domain kognitif, dilengkapi dengan domain afektif dan psikomotorik; Proses pembelajaran dari siswa diberitahu menjadi siswa mencari tahu dari berbagai sumber belajar yang ada; Guru bukan satu-satunya sumber belajar. Tematik dan terpadu IPA dan IPS masing- masing diajarkan secara terpadu Adanya mata pelajaran wajib dan pilihan sesuai dengan bakat dan minatnya Kompetensi keterampilan yang sesuai dengan standar industri 9/16/2018 DRAFT

24 ELEMEN PERUBAHAN Ekstrakuri-kuler Elemen Deskripsi SD SMP SMA SMK
Penilaian hasil belajar (STANDAR PENILAIAN) Penilaian berbasis kompetensi Pergeseran dari penilain melalui tes [mengukur kompetensi pengetahuan berdasarkan hasil saja], menuju penilaian otentik [mengukur semua kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan berdasarkan proses dan hasil] Memperkuat PAP (Penilaian Acuan Patokan) yaitu pencapaian hasil belajar didasarkan pada posisi skor yang diperolehnya terhadap skor ideal (maksimal) Mendorong pemanfaatan portofolio yang dibuat siswa sebagai instrumen utama penilaian Ekstrakuri-kuler Pramuka (wajib) UKS PMR Bahasa Inggris OSIS Dll 9/16/2018 DRAFT


Download ppt "Pengembangan Kurikulum 2013"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google