Suhu Tanah.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Udara Tanah.
Advertisements

PEDOSFER KELAS X SEMESTER I.
Kesuburan Tanah (5) FOSFOS (P) & KALIUM (K) Semester Genap 2006/2007
REAKSI TANAH (pH).
HUBUNGAN CAHAYA DAN TANAMAN
Unsur Hara Mikro: Kation & Anion
Udara Tanah.
Klasifikasi Iklim Tropis
SIFAT-SIFAT FISIK DAN MORFOLOGI TANAH
Warna cahaya Warna pigmen
FAKTOR FAKTOR PEMBENTUK TANAH
Faktor Abiotik.
KLASSIFIKASI TANAH, SURVAI TANAH, DAN PEMETAAN TANAH
Apakah mulsa itu? Mulsa adalah sisa tanaman, lembaran plastik, atau susunan batu yang disebar di permukaan tanah. Mulsa berguna untuk melindungi permukaan.
TANAH / PEDOSFER OLEH : SOFIA ZAHRO, S.Pd.
RETENSI AIR TANAH.
PENGARUH SUHU TERHADAP TANAMAN
TANAH-TANAH APEL DI BATU
Hubungan Suhu dan Pertumbuhan Tanaman
Bismillahirrahmaanirrahiim....
ILMU TANAH KLAS AGT.2 Pengampu Matakuliah/Klas: Purwanto Hadisudarmo
Light and Colour Caroline.M( ) Ribkah.S( )
Temperatur Tanah.
KOMPONEN ABIOTIK DALAM BIOSFER
DASAR ILMU TANAH UNTUK AGROEKOTEK Ir. Ajidirman,MP DASAR ILMU TANAH UNTUK AGROEKOTEK Ir. Ajidirman,MP PENDAHULUAN Tanah secara umum dipahami sebagai bagian.
Warna Tanah.
RADIASI MATAHARI DAN ANGGARAN PANAS
AIR TANAH DAN AIR BAWAH TANAH
SIFAT UMUM PERTANIAN TROPIS
HUBUNGAN AIR, TANAH & TANAMAN.
Kelompok Faktor Iklim Endah Budi Irawati, SP.MP
HUBUNGAN CAHAYA DAN TANAMAN
PENGARUH CAHAYA PADA KEHIDUPAN TANAMAN
Dr. Ir. F. DIDIET HERU SWASONO, M.P.
Dr. Ir. Mohammad Mahmudi, MS
GEOGRAFI TANAH TUJUAN Mahasiswa dapat memahami faktor dan pembentukkan tanah dan mampu mengidentifikasi sifat-sifat tanah serta klasifikasi tanah POKOK.
SIFAT FISIK TANAH Modul ini mencakup bahasan tentang sifat fisik tanah yaitu: 1.tekstur, 2. bulk density, 3. porositas, 4. struktur 5. agregat 6. warna.
EKOFISIOLOGI.
ATMOSPHERE (Atmosfir)
4.5 Mengidentifikasi konsistensi tanah
Warna Tanah.
Proses Perkembangan Tanah
MENGENAL PIRIT.
`DASAR AGROTEKNOLOGI` Dr. Ir. F. DIDIET HERU SWASONO, M.P.
Dr. Ir. F. DIDIET HERU SWASONO, M.P.
PENILAIAN INDERAWI II.
PERSEBARAN FLORA DAN FAUNA DI INDONESIA DAN DUNIA
`DASAR AGROTEKNOLOGI` Dr. Ir. F. DIDIET HERU SWASONO, M.P.
Evaluasi Kesuburan Tanah
Pertemuan Ke-8 Kesuburan Fisik tanah
SIFAT KIMIA TANAH Muhammad Rozadi
RADIASI MATAHARI & BUMI 2
RADIASI SURYA Sumber utama dari energi atmosfer, penyebarannya diseluruh permukaan bumi merupakan pengendali terhadap cuaca dan iklim.
Unsur – Unsur Radiasi Matahari
KUALITAS AIR LAUT.
BAB 2 PERTANIAN, ENERGI DAN KOMPONEN
PEDOSFER.
TANAH DAN LINGKUNGAN TANAMAN
HUBUNGAN KUALITAS TEMPAT TUMBUH TANAMAN DENGAN LINGKUNGAN.
Dasar-dasar Ilmu Tanah (PTN 101)
FAKTOR LINGKUNGAN YG UTAMA BAGI TUMBUHAN
RADIASI SURYA Sumber utama dari energi atmosfer, penyebarannya diseluruh permukaan bumi merupakan pengendali terhadap cuaca dan iklim.
PERAN (MIKRO)ORGANISME TANAH
GEOGRAFI TANAH TUJUAN Mahasiswa dapat memahami faktor dan pembentukkan tanah dan mampu mengidentifikasi sifat-sifat tanah serta klasifikasi tanah POKOK.
BOT BAHAN ORGANIK TANAH MK. Dasar Ilmu Tanah
Kelembaban Udara Banyaknya uap air yang terkandung dalam masa
Profil tanah ? III. Sifat Fisik Tanah
HUBUNGAN CAHAYA DAN TANAMAN
SIFAT UMUM PERTANIAN TROPIS
CUACA Dra. Sulistinah, M.Pd..
Transcript presentasi:

Suhu Tanah

Suhu Tanah Sumber panas tanah berasal dari : Radiasi / pancaran matahari Konduksi dari dalam bumi (magma) Dari sejumlah radiasi matahari yang mencapai atmosfer bumi, hanya 47% yang dapat diabsorbsi oleh tanah. Sedang energi panas sesungguhnya (radiasi efektif) yang diterima permukaan tanah lebih kecil, tergantung beberapa faktor.

Radiasi Matahari Suhu Tanah Sudut datang sinar matahari, tergantung : Letak geografis/letak pada garis lintang Kondisi musim : hujan/kemarau Waktu : pagi/siang/sore Kemiringan tanah : arah dan besar lereng Tinggi tempat Adanya penyekatan radiasi matahari oleh media penyekat : Uap air Awan Debu atmosfer Asap Salju Tanaman/mulsa

Radiasi Matahari Suhu Tanah Warna tanah Kadar lengas Tekstur Struktur

Faktor-faktor yang mempengaruhi daya hantar panas tanah : Gerak panas dalam tanah terutama dengan konduksi kecepatannya tergantung dari konduktivitas/daya hantar panas tanah Faktor-faktor yang mempengaruhi daya hantar panas tanah : Struktur/BV tanah Bahan tanah : tanah mineral > tanah organik, tanah hitam > tanah cerah Lengas tanah : tanah kering > tanah lembab, tanah mampat >longgar

Banyak faktor dan proses yang dapat mempengaruhi suhu tanah, sehingga suhu tanah selalu berubah (berfluktuasi) Fluktuasi suhu harian Fluktuasi suhu musiman Perubahan suhu musiman biasanya lebih besar daripada perubahan suhu harian. Fluktuasi terbesar terjadi di permukaan tanah, dan semakin ke dalam tanah fluktuasi semakin kecil

Perubahan/fluktuasi suhu tanah dapat ditekan dengan adanya : Lengas tanah Penutup tanah (mulsa dan vegetasi) Awan/salju Adanya lereng/kemiringan tanah Sehingga pengelolaan suhu tanah dapat dilakukan dengan cara : Drainase Penutup tanah Drainase →Kadar Lengas tanah → Panas Jenis tanah → suhu tanah Penutup tanah → reradiasi, evaporasi, infiltrasi → suhu tanah

Suhu tanah berpengaruh terhadap proses-proses dalam tanah: Aktivitas mikroorganisme perombakan BO Reaksi-reaksi kimia dalam tanah : Pelapukan batuan dan pedogenesis Kelarutan hara dalam tanah Pelindian/pencucian hara dalam tanah Proses-proses pedologis lainnya Humifikasi dan mineralisasi Strukturisassi Latosolisasi, podsolisasi, dll Perubahan lengas tanah

Secara langsung berpengaruh terhadap : Pengaruh suhu tanah terhadap pertumbuhan tanaman dapat secara langsung/tak langsung : Secara langsung berpengaruh terhadap : Proses fisiologis akar Penyerapan air dan hara oleh akar Secara tak langsung, karena suhu tanah berpengaruh terhadap : KL tanah Aerasi Kegiatan mikrorganisme Perombakan BO Strukturisasi Ketersediaan hara dan air, dll

Sehingga dikenal adanya wilayah suhu : Kisaran optimum : kisaran suhu yang mana tanaman dapat tumbuh subur dengan hasil terbaik Kisaran pertumbuhan : kisaran suhu yang mana tanaman dapat tumbuh layak Batas tetap hidup : suhu maksimum dan minimum yang dapat dicapai tanpa mematikan tanaman Contoh : Jagung a = (25 – 35)0C ; b = (10 – 39)0C ; c = (0 – 43)0C Gandum a = (15 – 27)0C ; b = (5 – 35)0C ; c = (<0 – 43)0C

D. WARNA TANAH Salah satu sifat tanah yang mudah dilihat dan dapat menunjukkan sifat-sifat tanah. Bersifat tidak murni Faktor yang mempengaruhi : 1. Kadar lengas & tingkat pengatusan 2. Kadar bahan organik 3. Kadar dan jenis mineral Warna tanah berhubungan dengan daya menyerap panas dari cahaya matahari Warna Hitam/gelap > menyerap panas

Warna tanah secara langsung dapat dipakai: Menaksir tingkat pelapukan atau proses pembentukan tanah (tingkat perkembangan tanah). Menilai kandungan bahan organik Menilai keadaan drainase dan aerasi Menaksir adanya bahan-bahan tertentu (kandungan mineral tertentu).

Urutan warna tanah yang menunjukkan penurunan produktivitas tanah Hitam – coklat – coklat karat – abu coklat – merah – abu-abu – kuning – putih Panjang gelombang cahaya yang tampak oleh mata Warna Panjang gelombang, λ Lila Biru Hijau Kuning Jingga Merah 0.38 – 0.45 0.45 – 0.49 0.49 – 0.57 0.57 – 0.60 0.60 – 0.62 0.62 – 0.75

Pada umumnya bahan organik memberi warna kelam pada tanah. Umumnya warna tanah mempunyai hubungan dengan oksida besi yg tak terhidratasi. Warna merah pada tanah menunjukkan aerasi dan drainasenya baik. Tanah-tanah yg berwarna merah menunjukkan tanah-tanah itu sudah mengalami perkembangan lanjut dan intensif.

Warna kelabu dan keputih-putihan dalam tanah disebabkan berbagai bahan teruta -ma kuarsa, kaolin, karbonat Ca dan Mg, gips, macam-macam garam Tanah yang sangat kelabu dan kebiru-biruan menunjukkan adanya lapisan dan gejala gleisasi, dimana Fe berbentuk ferro. Tanah yg drainasenya buruk selalu berbecak-becak (motling) kelabu, coklat, merah atau kuning, terutama dalam zone fluktuasi bidang phreatis. Becak ini merupakan akumulasi senyawa besi, Al atau Mn.

Penetapan warna tanah dengan “Munsell Soil Color Charts” Munsell Soil Color Charts terdiri kartu-kartu yg berbeda spektrum warnanya diberi istilah Hue, dengan simbol angka dan huruf pertama dari warna utama, misalnya: R untuk Red, Y untuk Yellow. Terdiri 9 kartu : 5Y; 2,5Y; 10YR; 7,5YR; 5YR; 2,5YR; 10R; 7,5R; 5R. Baris warna yg disusun arah vertikal, mem- bedakan dalam hal tua-muda/kelam-cerahnya warna disebut Value. Dinyatakan dengan angka didepan garis /.

Baris warna yang disusun arah horisontal diberi istilah chroma, membedakan dalam hal kekuatan atau intensitas warna. Dinyatakan dengan angka dibelakang garis miring / Contoh : 7,5YR 6/4 → light brown. Hue Value Chroma

Secara kualitatif warna tanah pada umumnya dpt dibedakan atas : Hitam : untuk semua hue yang bervalue/chroma antara N2/ sampai dengan 2/1 Kelabu, utk: a. semua hue yg bervalue/chroma antara 3/1 – 7/1 b. hue dari warna gley sampai dengan 5YR terutama pada 5Y dan 2,5Y dengan value/ chroma 3/2 – 7/2 c. hue dari warna gley, 2,5Y, 7,5YR, 5YR dengan value/chroma antara N 3/ - N7/

Kuning : hue gley sampai dg 5YR terutama pada 5Y dan 2,5Y dengan value/chroma antara 7/3 – 8/4 dan 6/6 – 8/8 Coklat : hue 2,5Y sampai dengan 5YR terutama 10YR dan 7,5YR dg value/chroma antara 3/3 – 6/4 dan 5/6 – 6/8 Merah : hue 2,5YR sampai dengan 10R dengan value/chroma antara 3/2 – 6/4 dan 3/6 – 6/8 Diantara warna-warna tersebut diatas terdapat warna-warna peralihan, dan disebut dengan nama kedua warna itu misal: coklat kemerahan (reddish brown)

SEKIAN