Kumpulan Paritta dan Sutta-sutta

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
MODEL KELUARGA MUSLIM MASA KINI. 1. Ketika akan Menikah •Janganlah mencari Isteri, tetapi carilah Ibu bagi anak-anak kita, •Janganlah mencari Suami, tetapi.
Advertisements

Berjalan Bersama Dengan Allah
Suatu ketika seorang bayi siap untuk dilahirkan ke  dunia.
KRISTUS, KEGENAPAN HUKUM TAURAT
PUJIAN UNTUK ANAK KITA oleh Munif Chatib
“Memberkati dengan kesungguhan hati”
KEMAMPUANKU TERBATAS Kelas VII Oleh: L. Atrik Wibawa.
Etika Pergaulan Remaja dalam Pandangan Islam
Mengarahkan Anak Meraih Masa Depan ”Seperti anak panah di tangan pahlawan” Mazmur 127:4-5 Moses dan Hanna Seperti anak panah di tangan pahlawan.
PERINGATAN-PERINGATAN ILAHI (al-Mawa'idz fil Ahadis al-Qudsiyyah)
“Membangun Gaya Hidup Iman Anak dan Remaja yang Missioner”
Informasi Pelaksanaan Ujian nasional.
PERSEKUTUAN DOA NHKBP YOGYAKARTA Doa dalam Keheningan “Parningotan tu Angka na Monding” R. Yobel HKBP Yogyakarta. Senin, 21 November 2011.
GOD IS STILL WAITING (ALLAH YANG MENANTI PERTOBATAN UMAT)
Bertumbuh dalam Cinta Kasih
PERTEMUAN XII MARRIAGE. Perkawinan merupakan Salah satu alternatif gaya hidup Ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita.
BERTAHAN DALAM PENCOBAAN
SUTRA BAKTI SEORANG ANAK Krishnanda Wijaya-Mukti DHARMACLASS EKAYANA BUDDHIST CENTRE 20 DESEMBER 2009.
WAWASAN KEWIRAUSAHAAN
Penikahan: Antara Janji dan Kenyataan? (When we said “I do”)
Tempat Ibadah umat Buddha sma kelas : xi
Analisis Jiwa Kewirausaahan Pada Diri Sendiri
MATERI KAM - GPIB JEMAAT IMMANUEL BEKASI 04 OKTOBER 2010
23 JULI 2012 GPIB JEMAAT IMMANUEL BEKASI PDT. ALEX LETLORA.
TERTAWA Sekali tertawa pusing kepala hilang
PANGGILAN HIKMAT Lesson 1 for January 3, 2015.
MODEL KELUARGA MUSLIM MASA KINI
4. Hormatilah ayah-ibumu…
Sila (Moralitas) Bagian 1 Pertemuan ke 7.
KERENDAHAN HATI ORANG BERHIKMAT
Manusia Ditinjau Dari Agama Buddha
P O L I T I K Ditinjau Dari Agama Buddha
BIJAKSANA DALAM MEMAKAI DAN MENGISI SETIAP KESEMPATAN
Kontrak kuliah Pendidikan Agama Buddha
PILAR KEPEMIMPINAN #7 MENGEMBANGKAN PERSAHABATAN
MASYARAKAT UNIVERSITAS ESA UNGGUL JAKARTA.
Sila (Moralitas) Bagian 1 Pertemuan ke 7.
KEYAKINAN BY: HADARA 6C.
DHARMACLASS EKAYANA BUDDHIS CENTRE 15 FEBRUARI 2009
Manusia Ditinjau Dari Agama Buddha
HUKUM Ditinjau Dari Agama Buddha
MENGIKUT YESUS DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI
KEYAKINAN TERHADAP TRIRATNA & MAKNA PERLINDUNGAN
Tekan panah kanan untuk ganti halaman
Anak, Masa Depan Kita Topik ini terinspirasi dari sebuah lagu indah “Greatest Love of All”. Anak-anak adalah masa depan kita karena kita tidak pernah terlepas.
PENANAMAN BUDDHA DHARMA TERHADAP SISWA DIDIK SEKOLAH MINGGU BUDDHA
FALSAFAH DAN TUJUAN PENDIDIKAN AGAMA BUDDHA
P O L I T I K Pertemuan ke 14.
Akar Kejahatan Menurut Bhikhu Hemadhammo, akar kejahatan adalah lobha, dosa, dan moha. Semua akar kejahatan ini ada pada setiap manusia, namun kadar atau.
DHARMACLASS EKAYANA BUDDHIS CENTRE 19 APRIL 2009
PENGAMPUNAN: BERDAMAI DENGAN MASA LALU DAN MERAJUT MASA DEPAN
TUHAN YANG MAHAESA DAN KETUHANAN
Sila (Moralitas) Pertemuan ke 7 dan 8.
Ya Allah, kepunyaan Allahlah segala yang ada di langit dan di bumi.
KEADAAN MANUSIA Lesson 3 for October 21, 2017.
Suatu ketika seorang bayi siap untuk dilahirkan ke  dunia.
DOA HARIAN RAMADHAN.
Hidup & Beruntungan Kematian & Kecelakan
UNIVERSITAS ESA UNGGUL
Kuis Buddhis SISWA SMB.
ALLAH ATAU MAMON? Lesson 3 for January 20, 2018.
Relasi gender dalam agama Buddha
KELOMPOK 10 M. Yusuf Fahmi S NPM Desi Rahmawatie NPM Dian Viona NPM Annisa Febrianti NPM Fauziah Nurul Laksmi NPM.
BUAH KEKUDUSAN RAJA ASA
Suatu ketika seorang bayi siap untuk dilahirkan ke  dunia.
PERNIKAHAN & KELUARGA.
Suatu ketika seorang bayi siap untuk dilahirkan ke  dunia.
KBM 3 AKHLAK ISLAMIAH BAB 1 : MENSUCIKAN JIWA
Arahaÿ Sammàsambuddho Bhagavà Buddhaÿ Bhagavantaÿ Abhivàdemi Svàkkhàto Bhagavatà Dhammo Dhammaÿ Namassàmi Supañipanno Bhagavato Sàvakasaïgho Saïghaÿ Namàmi.
Transcript presentasi:

Kumpulan Paritta dan Sutta-sutta Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 PARITTA SUCI Kumpulan Paritta dan Sutta-sutta

Pelafalan Bahasa Pali Ā dibaca panjang Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 Ā dibaca panjang Ñ dibaca NY (Contoh : Pañña dibaca Pannya) Ṁ, Ṅ dibaca NG (Contoh : Saṅghaṁ dibaca Sangghang)

Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 1.   PEMBUKAAN Pemimpin Kebaktian : memberi tanda kebaktian dimulai (dengan gong, lonceng, dan sebagainya). Pemimpin Kebaktian menyalakan lilin dan dupa (hio), kemudian meletakkan dupa di tempatnya, sementara hadirin duduk bertumpu lutut dan bersikap anjali. Setelah dupa diletakkan di tempatnya, Pemimpin Kebaktian dan para hadirin menghormat dengan menundukkan kepala (bersikap anjali dengan menyentuh dahi).

2. NAMĀKARA GĀTHĀ (Syair Penghormatan) Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 2.   NAMĀKARA GĀTHĀ (Syair Penghormatan) Pemimpin Kebaktian mengucapkan kalimat per kalimat dan diikuti oleh hadirin : Arahaṁ Sammāsambuddho Bhagavā Buddhaṁ Bhagavantaṁ Abhivademi Sang bhagava, Yang maha suci, Yang Telah Mencapai Penerangan Sempurna; aku bersujud di hadapan Sang Buddha, Sang Bhagava. (namaskara) Svākkhāto Bhagavatā Dhammo Dhammaṁ namassāmi Dhamma telah sempurna dibabarkan oleh Sang bhagava; Aku bersujud di hadapan Dhamma. (namaskara) Supatipanno Bhagavato Sāvakasaṅgho Saṅghaṁ namāmi Sanggha Siswa Sang Bhagava telah bertindak sempurna; aku bersujud dihadapan Sanggha. (namaskara) * Sikap dalam namaskara, lima titik (lutut, ujung jari-jari kaki, dahi, siku, telapak tangan ) menyentuh lantai.

3. PUJA GATHA (Syair Puja) Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 3.   PUJA GATHA  (Syair Puja) (hadirin tetap duduk bertumpu lutut dan bersikap anjali) PEMIMPIN KEBAKTIAN: Yamamha kho mayaṁ Bhagavantaṁ saranaṁ gata, yo no Bhagavata sattha, yassa ca mayaṁ Bhagavato Dhammaṁ rocema, imehi sakkarehi taṁ Bhagavantaṁ sasaddhammaṁ, sasavakasaṅghaṁ abhipujayama. Kami berlindung kepada Sang Bhagavā, Sang Bhagavā Guru Junjungan kami. Dalam Dhamma Sang Bhagavā kami berbahagia. Dengan persembahan ini kami melakukan puja kepada Sang Bhagavā, Dhamma sejati serta Saṅgha Para Siswa

4. PUBBABHAGANAMAKARA (Penghormatan Awal) Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 4.   PUBBABHAGANAMAKARA (Penghormatan Awal) (hadirin duduk bersimpuh/bersila) PEMIMPIN KEBAKTIAN : Handamayaṁ Buddhassa Bhagavato pubbabhaganamakaraṁ karoma se Marilah kita mengucapkan penghormatan awal kepada Sang Buddha, Sang Bhagava. BERSAMA-SAMA : Namo tassa Bhagavato Arahato Sammāsambuddhasa Terpujilah Sang Bhagava, Yang Maha Suci, Yang telah Mencapai Penerangan Sempurna. (tiga kali)

5. TISARANA (Tiga perlindungan) Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 5.   TISARANA (Tiga perlindungan) PEMIMPIN KEBAKTIAN : Handamayaṁ Tisaraṇagamanapaṭhaṁ karoma se Marilah kita mengucapkan Tiga Perlindungan BERSAMA-SAMA : Buddhaṁ Saraṇaṁ Gacchāmi Dhammaṁ Saraṇaṁ Gacchāmi Saṅghaṁ Saraṇaṁ Gacchāmi Aku berlindung kepada Buddha Aku berlindung kepada Dhamma Aku berlindung kepada Sanggha

Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 Dutiyampi Buddhaṁ Saraṇaṁ Gacchāmi Dutiyampi Dhammaṁ Saraṇaṁ Gacchāmi Dutiyampi Saṅghaṁ Saraṇaṁ Gacchāmi Untuk kedua kalinya, aku berlindung kepada Buddha Untuk kedua kalinya, aku berlindung kepada Dhamma Untuk kedua kalinya, aku berlindung kepada Sanggha Tatiyampi Buddhaṁ Saraṇaṁ Gacchāmi Tatiyampi Dhammaṁ Saraṇaṁ Gacchāmi Tatiyampi Saṅghaṁ Saraṇaṁ Gacchāmi Untuk ketiga kalinya, aku berlindung kepada Buddha Untuk ketiga kalinya, aku berlindung kepada Dhamma Untuk ketiga kalinya, aku berlindung kepada Sanggha

6. PANCASILA (Lima Latihan Sila) Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 6.   PANCASILA (Lima Latihan Sila) PEMIMPIN KEBAKTIAN : Handamayaṁ pañcasikkhapadapaṭhaṁ karoma se Marilah kita mengucapkan Lima Latihan Sila BERSAMA-SAMA : -Pānātipātā veramanī sikkhāpadaṁ samādiyāmi -Adinnādānā veramanī sikkhāpadaṁ samādiyāmi -Kāmesu micchācārā veramanī sikkhāpadaṁ samādiyāmi -Musāvādā veramanī sikkhāpadaṁ samādiyāmi -Surāmeraya majjapamādaṭṭhānā veramanī sikkhāpadaṁ samādiyāmi

Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 Aku bertekad akan melatih diri untuk tidak melakukan pembunuhan makhluk hidup. Aku bertekad akan melatih diri untuk tidak mengambil barang yang tidak diberikan. Aku bertekad akan melatih diri untuk tidak melakukan perbuatan seksualitas yang tidak dibenarkan. Aku bertekad akan melatih diri untuk tidak mengucapkan ucapan yang tidak benar. Aku bertekad akan melatih diri untuk tidak minum segala minuman keras yang dapat menyebabkan lemahnya kesadaran.

7. BUDDHANUSSATI (Perenungan Terhadap Buddha) Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 7.   BUDDHANUSSATI (Perenungan Terhadap Buddha) PEMIMPIN KEBAKTIAN : Handamayaṁ Buddhanussatinayaṁ karoma se Marilah kita mengucapkan Perenungan Terhadap Buddha BERSAMA-SAMA : Iti pi so Bhagavā Arahaṁ Sammāsambuddho, vijjācaraṇa-sampanno sugato lokavidū, anuttaro purisadammasārathi satthā devamanussānaṁ, Buddho Bhagavā’ti. (diam sejenak merenungkan sifat-sifat Sang Buddha) Demikianlah Sang Bhagava, Yang Maha Suci, Yang Telah Mencapai penerangan Sempurna; Sempurna pengetahuan serta tindak-tanduk-Nya. Sempurna menempuh Sang Jalan (ke Nibbana). Pengenal segenap alam. Pembimbing manusia yang tiada taranya. Guru para dewa dan manusia. Yang Sadar (Bangun), Yang patut Dimuliakan.

8. DHAMMANUSSATI (Perenungan Terhadap Dhamma) Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 8.   DHAMMANUSSATI (Perenungan Terhadap Dhamma) PEMIMPIN KEBAKTIAN : Handamayaṁ Dhammanussatinayaṁ karoma se Marilah kita mengucapkan Perenungan Terhadap Dhamma BERSAMA-SAMA : Svākkhāto Bhagavatā Dhammo, sandiṭṭhiko akāliko ehipassiko, opayaniko paccattaṁ veditabbo viññūhī`ti. (diam sejenak merenungkan sifat-sifat Dhamma) Dhamma Sang Bhagava telam sempurna dibabarkan; berada sangat dekat, tak lapuk oleh waktu, mengundang untuk dibuktikan; menuntun ke dalam batin, dapat diselami oleh para bijaksana dalam batin masing-masing.

9. SAṄGHANUSSATI (Perenungan Terhadap Sanggha) Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 9.   SAṄGHANUSSATI (Perenungan Terhadap Sanggha) PEMIMPIN KEBAKTIAN : Handamayaṁ saṅghanussatinayaṁ karoma se Marilah kita mengucapkan Perenungan Terhadap Sanggha BERSAMA-SAMA : Supaṭipanno bhagavato sāvakasaṅgho, Ujupaṭipanno bhagavato sāvakasaṅgho, Ñāyapaṭipanno bhagavato sāvakasaṅgho, Samīcipaṭipanno bhagavato sāvakasaṅgho, Yadidam cattāri purisayugāni aṭṭhapurisapuggalā, Esa Bhagato sāvakasaṅgho, Āhuneyyo pāhuneyyo dakkhineyyo añjalikaranīyo, Anuttaraṁ puññākkhettaṁ lokassā`ti.

Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 (diam sejenak merenungkan sifat-sifat Sangha) Sangha siswa Sang Bhagava telah bertindak baik; Sangha siswa Sang Bhagava telah bertindak lurus; Sangha siswa Sang Bhagava telah bertindak benar; Sangha siswa Sang Bhagava telah bertindak patut. Mereka, merupakan empat pasang makhluk, terdiri dari delapan jenis makhluk suci *), itulah Sangha siswa Sang Bhagava; Patut menerima pemberian, tempat bernaung, persembahan serta penghormatan; Lapangan untuk menanam jasa, yang tiada taranya di alam semesta. *) Mereka disebut Ariya Sangha : makhluk-makhluk yang telah mencapai Sotapatti Magga dan phala, Sakadagami Magga dan Phala, Anagami Magga dan Phala dan Arahatta Magga dan Phala.

10. SACCAKIRIYA GATHA (Pernyataan Kebenaran) Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 10. SACCAKIRIYA GATHA (Pernyataan Kebenaran) PEMIMPIN KEBAKTIAN : Handamayaṁ saccakiriyagāthāyo karoma se Marilah kita mengucapkan Pernyataan Kebenaran BERSAMA-SAMA : Natthi me saraṇaṁ aññaṁ Buddho me saraṇaṁ varaṁ Etena saccavajjena Sotthi te hotu sabbadā Natthi me saraṇaṁ aññaṁ Dhammo me saraṇaṁ varaṁ Etena saccavajjena Sotthi te hotu sabbadā Natthi me saraṇaṁ aññaṁ Saṅgho me saraṇaṁ varaṁ Etena saccavajjena Sotthi te hotu sabbadā

Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 Tiada perlindungan lain bagiku Sang Buddha-lah sesungguhnya pelindungku Berkat kesungguhan pernyataan ini Semoga Anda selamat sejahtera. Tiada perlindungan lain bagiku Dhamma-lah sesungguhnya pelindungku Berkat kesungguhan pernyataan ini Semoga Anda selamat sejahtera. Tiada perlindungan lain bagiku Sangha-lah sesungguhnya pelindungku Berkat kesungguhan pernyataan ini Semoga Anda selamat sejahtera.

11. MANGALA SUTTA (Sutta tentang Berkah Utama) Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 11. MANGALA SUTTA (Sutta tentang Berkah Utama) PEMIMPIN KEBAKTIAN : Handamayaṁ Maṅgala suttaṁ bhaṇāma se Marilah kita mengucapkan Sutta tentang Berkah Utama BERSAMA-SAMA : Evamme sutaṁ, Ekaṁ samayaṁ Bhagavā, Sāvatthiyaṁ viharati, Jetavane Anāthapiṇḍikassa ārāme. Atha kho aññathara devatā, abhikkantāya rattiyā abhikkantavaṇṇā kevalakappaṁ Jetavanaṁ obhāsetva. Yena Bhagavā tenupasaṅkami, upasaṅkamitva Bhagavantaṁ abhivādetvā ekamantaṁ aṭṭhāsi, ekamantaṁ thitā kho sa devatā Bhagavantaṁ gāthāya ajjhabāsi:

Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 Bahū devā manussā ca Maṅgalāni acintayuṁ Akaṅkhamānā sotthānaṁ Brūhi maṅgalamuttamaṁ Asevanā ca bālānaṁ Panditanañca sevanā Pūjā ca pūjanīyānaṁ Etammaṅgalamuttamaṁ Paṭirūpadesavāso ca Pubbe ca katapuññatā Attasammāpaṇidhi ca Etammaṅgalamuttamaṁ Bāhusaccañca sippañca Vinayo ca susikkhito Subhāsitā ca yā vācā Etammaṅgalamuttamaṁ Mātāpitu upaṭṭhānaṁ Puttadārassa saṅgaho Anākulā ca kammantā Etammaṅgalamuttamaṁ Dānañca dhammacariyā ca Ñatakanañca saṅgaho Anavajjāni kammāni Etammaṅgalamuttamaṁ Āratī viratī pāpā Majjapānā ca saññamo Appamādo ca dhammesu Etammaṅgalamuttamaṁ Gāravo ca nivāto ca Santuṭṭhi ca kataññutā kālena dhammasavanaṁ etammaṅgalamuttamaṁ

Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 Khantī ca sovacassatā Samanānañca dassanaṁ Kālena dhammasākacchā Etammaṅgalamuttamaṁ Tapo ca brahmacariyañca Ariyasaccāna dassanaṁ Nibbānasacchikiriya ca Etammaṅgalamuttamaṁ Phuṭṭhassa lokadhammehi Cittaṁ yassa na kampati Asokaṁ virajaṁ khemaṁ Etammaṅgalamuttamaṁ Etādisāni katvāna Sabbatthamapārajitā Sabbattha sotthiṁ gacchanti Tantesaṁ maṅgalamuttaman` ti.

Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 Demikianlah telah kudengar :  Pada suatu ketika Sang Bhagava menetap di dekat Savatthi, dihutan Jeta di Vihara Anathapindika. Maka datanglah dewa, ketika hari menjelang pagi, dengan cahaya yang cemerlang menerangi seluruh hutan Jeta menghampiri Sang Bhagava, menghormat Beliau lalu berdiri di satu sisi. Sambil berdiri disatu sisi, dewa itu berkata kepada Sang Bhagava dalam syair ini :

Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 “Banyak Dewa dan manusia Berselisih paham tentang berkah Yang diharapkan membawa keselamatan; Terangkanlah, apa Berkah Utama itu ? “ “Tidak bergaul dengan orang yang tidak bijaksana Bergaul dengan mereka yang bijaksana. Menghormat mereka yang patut dihormat , Itulah Berkah Utama Hidup di tempat yang sesuai Berkat jasa-jasa dalam hidup yang lampau Menuntun diri ke arah yang benar Itulah Berkah Utama Memiliki pengetahuan dan keterampilan Terlatih baik dalam tata susila Ramah tamah dalam ucapan Itulah Berkah Utama Membantu ayah dan ibu Menyokong anak dan isteri Bekerja bebas dari pertentangan Itulah Berkah Utama Berdana dan hidup sesuai dengan Dhamma Menolong sanak keluarga Bekerja tanpa cela Itulah Berkah Utama Menjauhi, tidak melakukan kejahatan Menghindari minuman keras Tekun melaksanakan Dhamma Itulah Berkah Utama Selalu menghormat dan rendah hati Merasa puas dan berterima kasih Mendengarkan Dhamma pada saat yang sesuai Itulah Berkah Utama

Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 Sabar, rendah hati bila diperingatkan Mengunjungi para pertapa Membahas Dhamma pada saat yang sesuai Itulah Berkah Utama Bersemangat dalam menjalankan hidup suci Menembus Empat Kesunyataan Mulia Serta mencapai Nibanna Itulah Berkah Utama Meski tergoda oleh hal-hal duniawi Namun batin tak tergoyahkan, Tiada susah, tanapa noda, penuh damai Itulah Berkah Utama Karena dengan mengusahakan hal-hal itu Manusia tak terkalahkan di mana pun juga Serta berjalan aman ke mana juga Itulah Berkah Utama.

Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 12. KARANIYA METTA SUTTA (Sutta tentang Kasih Sayang yang harus Dikembangkan) PEMIMPIN KEBAKTIAN : Handamayaṁ karaṇīyamettasuttaṁ bhaṇāma se Marilah kita mengucapkan Sutta tentang Kasih Sayang yang Harus Dikembangkan BERSAMA-SAMA : Karaṇīyamatthakusalena  Yantaṁ santaṁ padaṁ abhisamecca  Sakko ujū ca suhujū ca  Suvaco cassa mudu anatimānī 

Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 Santussako ca subharo ca Appakicco ca sallahukavutti Santindriyo ca nipako ca Appagabbho kulesu ananugiddho Na ca khuddaṁ samacare kiñci Yena viññu pare upavade yuṁ Sukhino vā khemino hontu Sabbe sattā bhavantu sukhitattā Ye keci pāṇabhūtatthi Tasā vā thāvarā vā anavasesā Dīghā vā ye mahantā vā Majjhimā rassakā anukathūla Diṭṭhā vā ye va addiṭṭhā Ye ca dūre vasanti avidūre Bhūtā vā sambhavesī vā Sabbe sattā bhavantu sukhitattā Na paro paraṁ nikubbetha Nātimaññetha katthaci naṁ kañci Byārosanā patīghasaññā Nāññamaññassa dukkhamiccheyya Mātā yathā niyaṁ puttaṁ Āyusā ekaputtamanurakkhe Evampi sabbabhūtesu Mānasambhāvaye aparimāṇaṁ Mettañca sabbalokasmiṁ Mānasambhāvaye aparimāṇaṁ Uddhaṁ adho ca tiriyañca Asambhādhaṁ averaṁ asapattaṁ Tiṭṭhañcaraṁ nisinno va Sayāno vā yāvatassa vigatamiddho Etaṁ satiṁ adhiṭṭheyya Brahmametaṁ vihāram idhamāhu

Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 Ditthiñca anupagamma Sīlava dassanena sampanno Kāmesu vineyya gedhaṁ Na hi jātu gabbhaseyyaṁ punaretī’ti Inilah yang harus dikerjakan oleh mereka yang tangkas dalam kebaikan. Untuk mencapai ketenangan, Ia harus mampu, jujur, sungguh jujur, Rendah hati, lemah lembut, tiada sombong. Merasa puas, mudah disokong/dilayani Tiada sibuk, sederhana hidupnya Tenang inderanya, berhati-hati Tahu malu, tak melekat pada keluarga. Tidak berbuat kesalahan walaupun kecil yang dapat dicela oleh Para Bijaksana Hendaklah ia berpikir : Semoga semua makhluk berbahagia dan tentram, Semoga semua makhluk berbahagia.

Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 Makhluk hidup apa pun juga Yang lemah dan kuat tanpa kecuali Yang panjang atau besar Yang sedang, pendek, kecil atau gemuk. Yang tampak atau tidak tampak Yang jauh atau pun dekat Yang terlahir atau yang akan lahir Semoga semua makhluk berbahagia. Jangan menipu orang lain Atau menghina siapa saja. Jangan karena marah dan benci Mengharapkan orang lain celaka. Bagaikan seorang ibu yang mempertaruhkan jiwanya Melindungi anaknya yang tunggal, Demikianlah terhadap semua makhluk Dipancarkannya pikiran (kasih sayangnya) tanpa batas. Kasih sayangnya ke segenap alam semesta Dipancarkannya pikirannya itu tanpa batas Ke atas, ke bawah dan kesekeliling Tanpa rintangan, tanpa benci dan permusuhan. Selagi berdiri, berjalan atau duduk Atau berbaring, selagi tiada lelap Ia tekun mengembangkan kesadaran ini Yang dikatakan : Berdiam dalam Brahma Tidak berpegang pada pandangan salah (tentang atta/aku) Dengan sila dan penglihatan yang sempurna Hingga bersih dari nafsu indera Ia tak akan lahir dalam rahim mana pun juga.

13. BRAHMAVIHARAPHARANA (Peresapan Brahmavihara) Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 13. BRAHMAVIHARAPHARANA (Peresapan Brahmavihara) PEMIMPIN KEBAKTIAN: Handamayaṁ brahmavihārapharaṇā bhaṇāma se Marilah kita mengucapkan Peresapan Brahma Vihara BERSAMA-SAMA: (Mettā) Ahaṁ sukhito homi Niddukkho homi Avero homi Abyāpajjho homi Anīgho homi Sukhī attānaṁ pariharāmi Sabbe sattā sukhitā hontu Niddukhā hontu Averā hontu Abyāpajjhā hontu Anīghā hontu Sukhī attānaṁ pariharantu. (Karunā) Sabbe sattā Dukkhā pamuccantu (Muditā) Sabbe sattā Ma laddhasampattito vigacchantu (Upekkhā) Sabbe sattā Kammassakā Kammadāyadā Kammayonī Kammabandhū Kammapaṭisaraṇā Yaṁ kammaṁ karissanti Kalyānaṁ vā pāpakaṁ vā Tassa dāyādā bhavissanti

Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 (CINTA KASIH) Semoga aku berbahagia Bebas dan penderitaan Bebas dan kebenuan Bebas dan penyakit Bebas dan kesukaran Semoga aku dapat mempertahankan kebahagiaanku sendiri. Semoga semua rnakhluk berbahagia Bebas dan penderitaan Bebas dan kebencian Bebas dan kesakitan Bebas dan kesukaran Semoga mereka dapat mempertahankan kebahagiaan mereka sendiri. (KASIH SAYANG / WELASASIH) Semoga semua makhluk bebas dan penderitaan (SIMPATI) Semoga semua mahkluk tidak kehilangan kesejahteran yang telah mereka peroleh. (KESEIMBANGAN BATIN) Semua makhluk: Memiliki karmanya sendiri Mewarisi karmanya sendiri Lahir dan karmanya sendiri Berhubungan dengan karmanya sendiri Terlindung oleh karmanya sendiri. Apa pun karma yang diperbuatnya Baik atau buruk, Itulah yang akan diwarisinya.

14. ABHINHAPACCAVEKKHANA (Kerap Kali Direnungkan) Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 14. ABHINHAPACCAVEKKHANA (Kerap Kali Direnungkan) PEMIMPIN KEBAKTIAN: Handamayaṁ abhiṇhapaccavekkhaṇapāṭhaṁ bhaṇāma se Marilah kita mengucapkan Perenungan Kerap kali BERSAMA-SAMA: Jarā dhammomhi Jaraṁ anatīto Byādhidhammomhi Byādhiṁ anatīto Maraṇa dhammomhi Maranaṁ anatīto Sabbehi me piyehi manāpehi nānābhāvo vinābhāvo Kammassakomhi Kammadāyādo Kammayoni Kammabandhu Kammapaṭisaraṅo Yaṁ kammaṁ karissāmi Kalyāṇaṁ vā pāpakaṁ vā Tassa dāyādo bhavissāmi Evaṁ amhehi abhiṇhaṁ paccavekkhitabbaṁ

Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 Aku akan menderita usia tua, Aku belum mengatasi usia tua. Aku akan menderita sakit, Aku belum mengatasi penyakit. Aku akan menderita kematian, Aku belum mengatasi kematian. Segala milikku yang kucintai dan kusenangi akan berubah, akan terpisah dariku. Aku adalah pemilik karmaku sendiri Pewaris karmaku sendiri Lahir dan karmaku sendiri Berhubungan dengan karmaku sendiri Terlindung oleh karmaku sendiri Apa pun karma yang kuperbuat Baik atau buruk Itulah yang akan kuwarisi. Hendaklah ini kerap kali direnungkan.

15. SAMADHI: METTA-BHAVANA (Meditasi: Pengembangan Kasih Sayang) Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 15. SAMADHI: METTA-BHAVANA (Meditasi: Pengembangan Kasih Sayang) Pada akhir samadhi, Pemimpin Kebaktian mengucapkan: SABBE SATTĀ BHAVANTU SUKHITATTĀ Semoga semua makhluk berbahagia atau SABBE SATTĀ SADĀ HONTU AVERA SUKHAJĪVINO Semoga semua makhluk selamanya hidup berbahagia bebas dari kebencian.

Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 16. ARADHANA TISARANA PANCASILA     (Permohonan Tiga perlindungan dan Lima Latihan Sila) Apabila kebaktian dihadiri oleh bhikkhu, maka Pañcasila (nomor 6) dalam Tuntunan Kebaktian ini tidak dibacakan. Setelah penibacaan paritta selesai, hadirin memohon Tisarana-Pañcasila kepada bhikkhu dengan membacakan: BERSAMA-SAMA: Okāsa ahaṁ bhante, Tisaraṇena saddhiṁ pañcasilaṁ dhammaṁ yācāmi, Anugahaṁ katvā silaṁ detha me bhante. Perkenankanlah Bhante, Berikan padaku Tisarana serta Pancasila Anugerahkanlah padaku Sila itu, Bhante.

Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 Dutiyampi okāsa ahaṁ bhante, Tisaraṇena saddhiṁ pañcasilaṁ dhammaṁ yācāmi, Anugahaṁ katvā silaṁ detha me bhante. Untuk kedua kalinya, perkenankanlah, Bhante, Berikan padaku Tisarana serta Pancasila Anugerahkanlah padaku Sila itu, Bhante. Tatiyampi okāsa ahaṁ bhante, Untuk ketiga kalinya, perkenankanlah, Bhante, Berikan padaku Tisarana serta Pancasila Anugerahkanlah padaku Sila itu, Bhante.

Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 BHIKKHU: Yamāhaṁ vadāmi taṁ vadetha Ikutilah apa yang saya ucapkan. HADIRIN: Āma, bhante. Baik, Bhante. BHIKKHU: Namo tassa bhagavato arahato sammā sambuddhassa Terpujilah Sang Bhagava, Yang Maha Suci, Yang telah Mencapai Penerangan Sempurna. (tiga kali) HADIRIN: (mengikuti)

Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 BHIKKHU: (mengucapkan Tisarana kalimat per kalimat) HADIRIN: (mengikuti apa yang diucapkan oleh bhikkhu kelimat per kalimat) BHIKKHU: Tisaraṇa gamanaṁ paripuññaṁ HADIRIN: Āma, bhante BHIKKHU: (mengucapkan Pancasila kalimat per kalimat) HADIRIN: (mengikuti apa yang diucapkan oleh bhikkhu kalimat per kalimat) BHIKKHU: Imāni pañcasikkhāpadāni Sīlena sugatiṁ yanti Sīlena bhogasampadā Sīlena nibbhutiṁ yanti Tasmā silaṁ visodhaye HADIRIN: Āma, bhante. Sādhu! Sādhu! Sādhu!

17. ARADHANA PARITTA (Permohonan Paritta) Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 17. ARADHANA PARITTA (Permohonan Paritta) Permohonan Paritta ini dibacakan apabila uamt mengundang bhikkhu/samanera ke rumah atau pada acara upacara di vihara, cetiya, dan sebagainya. Hal ini dilakukan setelah permohonan Pancasila. Perpohonan Paritta ini adalah sebagai berikut: Vipattipaṭibāhāya Sabba sampatti siddhiyā Sabba dukkha vināsāya Parittaṁ brūtha maṅgalaṁ Vipattipaṭibāhāya Sabba sampatti siddhiyā sabba bhaya vināsāya Parittaṁ brūtha maṅgalaṁ Vipattipaṭibāhāya Sabba sampatti siddhiyā Sabba roga vināsāya Parittaṁ brūtha maṅgalaṁ

Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 Untuk menolak marabahaya Untuk memperoleh rejeki Untuk melenyapkan semua dukkha Sudilah membacakan paritta perlindungan Untuk menolak marabahaya Untuk memperoleh rejeki Untuk melenyapkan semua rasa takut Sudilah membacakan paritta perlindungan Untuk menolak marabahaya Untuk memperoleh rejeki Untuk melenyapkan semua penyakit Sudilah membacakan paritta perlindungan.

18. ARADHANA DHAMMADESANA (Permohonan Dhammadesana) Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 18. ARADHANA DHAMMADESANA (Permohonan Dhammadesana) Permohonan Dhammadesana ini dilaksanakan setelah Permohonan Pancasila di Vihara, Cetiya, dan sebagainya pada bhikkhu, samanera yang hadir pada waktu itu: Brahmā ca lokādhipatī sahampati Katañjalī andhivaraṁ ayācatha Santīdha sattāpparajakkhajātikā Desetu dhammaṁ anukampimaṁ pajaṁ Brahma Sahampati, penguasa dunia  Merangkap kedua tangannya (beranjali) dan memohon: Ada makhluk-makhluk yang memiliki sedikit debu di mata mereka. Ajarkanlah Dhamma demi kasih sayang kepada mereka.

19.DHAMMADESANA (Kotbah Dhamma) Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 19.DHAMMADESANA (Kotbah Dhamma) Bila kebaktian dihadiri bhikkhu maupun Saṅgha, akan diberikan Dhammadesana yang diawali dengan Aradhana Dhammadesana. Dimohon untuk tenang selama Dhammadesana berlangsung

20. Ettavata (Pelimpahan Jasa) Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 20. Ettavata (Pelimpahan Jasa) PEMIMPIN KEBAKTIAN: Handamayaṁ ettāvata diṇṇaṁ karoma se Marilah kita mengucapkan paritta Ettavata: BERSAMA-SAMA: Ettāvatā ca amhehi Sambhataṁ puñña sampadaṁ Sabbe devā anumodantu Sabba sampatti siddhiyā Ettāvatā ca amhehi Sambhataṁ puñña sampadaṁ Sabbe bhūtā anumodantu Sabba sampatti siddhiyā Ettāvatā ca amhehi Sambhataṁ puñña sampadaṁ Sabbe sattā anumodantu Sabba sampatti siddhiyā

Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 Ākāsatthā ca bhummatthā  Devā nāgā mahiddhikā  Puññaṁ taṁ anumoditva Ciraṁ rakkhantu lokasanti Ākāsatthā ca bhummatthā  Devā nāgā mahiddhikā  Puññaṁ taṁ anumoditva Ciraṁ rakkhantu Indonesia Idaṁ vo ñātinaṁ hotu  Sukhitā hontu ñātayo (3x) Devo vasatu kālena  Sassa sampatti hotu ca  Phīto bhavatu loko ca Rājā bhavatu dhammiko

Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 Ākāsatthā ca bhummatthā Devā nāgā mahiddhikā Puññaṁ taṁ anumoditva Ciraṁ rakkhantu sasanaṁ Ākāsatthā ca bhummatthā Devā nāgā mahiddhikā Puññaṁ taṁ anumoditva Ciraṁ rakkhantu desanaṁ Ākāsatthā ca bhummatthā Devā nāgā mahiddhikā Puññaṁ taṁ anumoditva Ciraṁ rakkhantu Ehipassiko Ākāsatthā ca bhummatthā Devā nāgā mahiddhikā Puññaṁ taṁ anumoditva Ciraṁ rakkhantu maṁ pare Sebanyak kami telah Mencapai dan mengumpulkan jasa. Semoga semua dewa turut bergembira, Agar mendapat keuntungan beraneka warna

Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 Sebanyak kami telah Mencapai dan mengumpulkan jasa. Semoga semua dewa turut bergembira, Agar mendapat keuntungan beraneka warna Sebanyak kami telah Mencapai dan mengumpulkan jasa. Semoga semua dewa turut bergembira, Agar mendapat keuntungan beraneka warna Semoga para makhluk hidup di angkasa dan di bumi,  Para dewa dan naga yang perkasa Setelah menikmati jasa-jasa ini,  Selalu melindungi perdamaian dunia Semoga para makhluk hidup di angkasa dan di bumi,  Para dewa dan naga yang perkasa Setelah menikmati jasa-jasa ini,  Selalu melindungi Indonesia. Semoga jasa-jasa ini melimpah Pada sanak keluarga yang telah meninggal Semoga mereka berbahagia. Semoga hujan tepat pada musimnya Semoga dunia maju dengan pesat Serta selalu bahagia dan damai Semoga Pemerintah / Pemimpin berlaku lurus. Semoga para makhluk di angkasa dan di bumi Para dewa dan naga yang perkasa Setelah menikmati jasa-jasa ini, Selalu melindungi Ajaran

Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 Semoga para makhluk di angkasa dan di bumi Para dewa dan naga yang perkasa Setelah menikmati jasa-jasa ini, Selalu melindungi pembabaran Dharma Semoga para makhluk di angkasa dan di bumi Para dewa dan naga yang perkasa Setelah menikmati jasa-jasa ini, Selalu melindungi Sekolah Ehipassiko Semoga para makhluk di angkasa dan di bumi Para dewa dan naga yang perkasa Setelah menikmati jasa-jasa ini, Selalu melindungi kita semua.

21. NAMĀKARA GĀTHĀ (Syair Penghormatan Penutup) Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 21. NAMĀKARA GĀTHĀ (Syair Penghormatan Penutup) Pemimpin Kebaktian mengucapkan kalimat per kalimat dan diikuti oleh hadirin: Arahaṁ Sammāsambuddho Bhagavā Buddhaṁ Bhagavantaṁ Abhivademi Sang bhagava, Yang maha suci, Yang Telah Mencapai Penerangan Sempurna; aku bersujud di hadapan Sang Buddha, Sang Bhagava. (namaskara) Svākkhāto Bhagavatā Dhammo Dhammaṁ namassāmi Dhamma telah sempurna dibabarkan oleh Sang bhagava; Aku bersujud di hadapan Dhamma. (namaskara) Supatipanno Bhagavato Sāvakasaṅgho Saṅghaṁ namāmi Sanggha Siswa Sang Bhagava telah bertindak sempurna; aku bersujud dihadapan Sanggha. (namaskara)

Ditulis oleh Ketua Sekbid 1 M.B. 2012-2013 SABBE SATTĀ BHAVANTU SUKHITATTĀ Semoga semua makhluk berbahagia Sādhu! Sādhu! Sādhu!