KETEKNIKAN HUTAN KTM 342 Laboratorium Pemanenan Hasil Hutan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
HAKIKAT METODE INSTRUKSIONAL
Advertisements

PERENCANAAN JARINGAN IRIGASI
SURVEI KONSUMSI PANGAN Mata kuliah Pilihan (2 sks) Dosen : Ch
Perancangan Percobaan
MINGGU KE- 14 PENJABARAN ISI SATUAN ACARA PENGAJARAN
2. Dilanjutkan dengan menyusun analisis instruksional
Keteknikan Hutan Kuliah IX Kuliah 2.
Kuliah IV Perencanaan Jaringan Jalan Hutan
KONTRAK PERKULIAHAN Judul Mata Kuliah : Perekonomian Indonesia
Overview of Transportation Engineering
KONTRAK PERKULIAHAN (BUKU 2.05)
PERHITUNGAN SKS DI FAKULTAS KEDOKTERAN
Keteknikan Hutan Kuliah V.
MINGGU KE- 16 CAKUPAN ISI (Content Summarry)
Introduction Internet & E-Commerce S1 Teknik Informatika
Jl. Soemantri Brojonegoro No. 1 Bandar Lampung
PENGEMBANGAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
KEWIRAUSAHAAN FI 557 Semester : 5 dan 7 SKS : 2 Status : Pilihan
Keteknikan Hutan Kuliah III Kuliah 2.
Konsep Dasar dan Parameter Geometrik Jalan Raya
GALIAN DAN TIMBUNAN Pengertian :
7 Oleh Ir. Nunung Widyaningsih,Pg.Dip.(Eng)
Rapat Pansus III Dewan Sumber Daya Air Nasional
FORMAT PENYUSUNAN KERANGKA KURIKULUM PERGURUAN TINGGI.
“nama mata kuliah” “nama dosen pengampu” “nama prodi dan fakultas” Universitas Negeri Semarang 1.
SILABUS PENULISAN KARYA ILMIAH
SISTEM INFORMASI KEUANGAN
DOSEN: MEILY MARGARETHA, S.E., M.Ed Fakultas Ekonomi-Manajemen
ANALISIS BUKU GURU dan SISWA (Mata Pelajaran Program Keahlian SMK)
Dasar Pengelolaan Sampah Kota
PENGEMBANGAN SILABUS 1.
Rencana Pembelajaran Pengantar Ilmu Kesehatan Masyarakat
Teknik jaringan wireless
JUKNIS PENYUSUNAN LAPORAN ANALISIS KONTEKS
Materi Kuliah 01 METODOLOGI PENELITIAN Progdi TEKNIK INFORMATIKA Semester Genap TA This template is in wide-screen format and demonstrates how transitions,
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
PENGELOLAAN SUMBERDAYA ALAM DAN LINGKUNGAN
Suwirno Mawlan, S.Kom., M.T.I
KPTA.
PENGANTAR TEKNIK INDUSTRI
EKOSISTEM DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN
SISTEM INFORMASI AKUNTANSI I
Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran
THERE IS NO BETTER SYSTEM THERE IS ALWAYS BETTER SYSTEM
PENGEMBANGAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
AKUNTANSI DASAR Catur Iswahyudi Manajemen Informatika (D3)
SEDIMENTOLOGI Kode matakuliah: MGES 2 sks Dosen pengampu:
Pertemuan <<#>> <<Judul>>
PENGANTAR PERENCANAAN JALAN RAYA
PENGANTAR PERENCANAAN JALAN RAYA
KONTRAK PERKULIAHAN.
PERENCANAAN GEOMETRIK DAN
Konsep Fisika (MFB 1000) Kelas Kemipaan-3
RUFAIDA NUR ROSTIKA, ST, MT
PENGANTAR PERENCANAAN JALAN RAYA
PENGANTAR PERENCANAAN JALAN RAYA
AKUNTANSI BIAYA Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi
Prosedur Penyusunan laporan Tugas Akhir
MANAJEMEN INVENTORY DAN LOGISTIK MODUL 1 PENDAHULUAN
Pembukaan wilayah hutan (pwh)
Pertemuan <<#>> <<Judul>>
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
PENGANTAR PERENCANAAN JALAN RAYA
KERANGKA ACUAN ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP (KA-ANDAL)
PERENCANAAN PENGAJARAN AKUNTANSI
Kuswanto, 2007 STATISTIKA TERAPAN.
DESKRIPSI SINGKAT MATAKULIAH
MATA KULIAH HIDROLIKA. III. SISTEM PENILAIAN 2 URAIANNilai Relatif ABSEN10 % KUIS30 % TUGAS BESAR25 % UJIAN35 % TOTAL100 %
SURVEI DAN INVESITIGASI PERENCANAAN BANGUNAN SABO
GEOMORFOLOGI DAN ANALISIS LANDSKAP PROGRAM STUDI ILMU TANAH DAN AGROTEK FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KHAIRUN TERNATE.
Transcript presentasi:

KETEKNIKAN HUTAN KTM 342 Laboratorium Pemanenan Hasil Hutan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada

Ahmad Maryudi Sarjana Kehutanan (S.Hut) Jurusan Manajemen Hutan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta 1998 Graduate Diploma in Forestry Science (GDipFor) School of Resources, Environment and Society Australian National University (ANU) 2004 Master of Forestry (MFor) School of Resources, Environment and Society 2005 Anggota Council on Forest Engineering- Oregon, US

Identitas Nama : Keteknikan Hutan (KTM 342) SKS : 2 Prasyarat : KTM 251-Pengukuran dan Perpetaan Hutan KTF 313-Pemanenan Hasil Hutan Sifat : Pilihan Program Studi Manajemen Hutan

Deskripsi Mempersiapkan prasarana pembukaan wilayah hutan (PWH), khususnya jalan hutan, yang ekonomis, berwawasan sosial dan berdampak rendah terhadap hutan dan lingkungan Hakekat PWH dalam konteks SFM, perencanaan jaringan dan kelas jalan, konstruksi jalan hutan, pemeliharaan dan perbaikan jalan, evaluasi jaringan jalan dan infrastruktur jaringan jalan yang lain

Kompetensi Mahasiswa mampu: merancang/ menyusun rencana jaringan jalan yang ekonomis, berwawasan sosial dan berdampak minimal terhadap hutan dan lingkungan mengevaluasi/ menilai jaringan hutan yang sudah ada.

Materi Pendahuluan (2 x Tatap Muka) Tipe/ Jenis Jalan Hutan (1 x Tatap Muka) Perencanaan Jaringan Jalan Hutan (5 x Tatap Muka) Konstruksi Jalan Hutan (2 x Tatap Muka) Pemeliharaan Jalan Hutan (1 x Tatap Muka) Bangunan Air (2 x Tatap Muka) Ujian Tulis (1 x Tatap Muka) Ujian Praktek (1x Tatap Muka)

V. RENCANA KEGIATAN PEMBELAJARAN MINGGUAN Minggu ke Topik (Pokok Bahasan) 1 Pendahuluan I Lingkup mata kuliah, posisi keteknikan hutan dalam konteks pemanenan hasil hutan dan pengelolaan hutan lestari. Lain-lain: penjelasan umum mengenai perkuliahan, termasuk sistem evaluasi 2 Pendahuluan II Jenis-jenis pembukaan wilayah hutan yaitu lewat sungai, udara, jalan; perbandingan antara metode pembukaan wilayah; keunggulan dan kekurangan masing-masing metode 3 Jenis/ Klasifikasi jalan Hutan Bagian-bagian jalan hutan, hal-hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan jalan (longitudinal grade, lateral grade, camber dan crossfall, elevasi dan radius), jenis jalan hutan menurut lokasi, jenis jalan hutan menurut standar dan jenis jalan hutan menurut perkerasan 4 Perencanaan Jaringan jalan Hutan I Prinsip dasar rencana jaringan jalan: Hakekat penyusunan rencana jalan hutan, prosedur perencanaan rute dan lokasi jalan, prinsip dan kriteria dalam perencanaan jaringan jalan, beberapa hal yang menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan rencana jaringan jalan

V. RENCANA KEGIATAN PEMBELAJARAN MINGGUAN Minggu ke Topik (Pokok Bahasan) 5-6 Perencanaan Jaringan jalan Hutan II-III Parameter pembukaan wilayah hutan: road spacing/ road density, road standard, prosentase pembukaan wilayah hutan (E%), efek kerapatan jalan hutan terhadap biaya penyaradan dan pengangkutan 7 Perencanaan Jaringan jalan Hutan IV Pembuatan trase jalan hutan: hakekat pembuatan trase, tujuan pembuatan trase jalan, faktor-faktor yang mempengaruhi, tahapan pembuatan trase 8 Konstruksi Jalan Hutan I Penampang melintang (cross section) jalan, penentuan/ pembuatan curves (radius), angle of repose dan lebar jalan 9 Latihan Perancangan Jaringan Jalan

V. RENCANA KEGIATAN PEMBELAJARAN MINGGUAN Minggu ke Topik (Pokok Bahasan) 10 Konstruksi Jalan Hutan II Pekerjaan tanah termasuk perkiraan volume potongan dan galian (cut and fill), pengumpulan material/ bahan perkerasan, prosedur/ langkah-langkah pembuatan jalan, peralatan pembuatan jalan 11 Pemeliharaan Jalan Hutan I Pemeliharaan permukaan jalan 12 Ujian Tertulis 13-14 Bangunan Air Drainasi: pengeringan permukaan, kalkulasi jalan air Jembatan: pemilihan lokasi penampang melintang (longitudinal)/ profil pada tempat crossing, bagian-bagian jembatan, tipe-tipe jembatan Selokan dan gorong-gorong: tipe/ jenis selokan dan gorong-gorong 15 Pembuatan Rencana Jaringan Jalan

Evaluasi Mahasiswa Ujian tertulis – 50% Uji kompetensi perancangan jaringan jalan hutan A: > 80% B: 71%-80% C: 61%-70% D: 50%-60% E:<50%

Bacaan Textbook Penunjang 1. Harrison, J.L., 1951. Forest Engineering: Roads and bridges, Oliver and Boyd, Edinburg dan London. 2. Huggard, E.R., 1958. Forester’s Engineering Handbook, W.Hefer & Son Ltd, Cambridge. 4. Pearce, J.K. dan Stenzel, G., 1972. Logging and Pulpwood Production. Chapter III dan Chapter IV. The Ronald Press Co. New York. 5. Dykstra, D.P. dan Heinrich, R. 1996. FAO Model Code of Forest Harvesting Practice, Chapter III. Food and Agriculture Organization of the United Nations, Rome. Penunjang International Journal of Forest Engineering; University of New Brunswick, Canada; Volume 1 (1989)- Volume 10 (1999). Tersedia gratis melalui: http://www.lib.unb.ca/Texts/JFE/backissues.html

Terima kasih….