DIAGRAM LEXIS.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Teori Graf.
Advertisements

Statistika Deskriptif: Distribusi Proporsi
Kuswanto, Uji Normalitas  Untuk keperluan analisis selanjutnya, dalam statistika induktif harus diketahui model distribusinya  Dalam uji.
TURUNAN/ DIFERENSIAL.
KINEMATIKA Kinematika adalah cabang ilmu Fisika yang membahas gerak benda tanpa memperhatikan penyebab gerak benda tersebut. Penyebab gerak yang sering.
Persamaan Garis dan Grafik Kuadrat
Vektor dalam R3 Pertemuan
FUNGSI KUADRAT Titik potong dengan sumbu-Y jika x = 0
START.
UKURAN MORTALITAS Nunik Puspitasari, S.KM, M.Kes
STAF PENGAJAR FISIKA DEPT. FISIKA, FMIPA, IPB
salah benar salah salah salah a. Rp ,00 b. Rp ,00
Bulan maret 2012, nilai pewarnaan :
LATIHAN SOAL-SOAL 1. Himpunan 2. Aritmatika Sosial 3. Persamaan GL.
Update NCEP/NOAA POAMA Jamstec Prediksi BMKG (Indonesia)
DIAGRAM LEXIS d a EXACT AGE LBD P E, B YEAR
UKURAN FERTILITAS.
Tabel Kematian (Life Tabel)
Korelasi dan Regresi Ganda
Bab 11A Nonparametrik: Data Frekuensi Bab 11A.
KAIDAH PENULISAN SOAL PILIHAN GANDA.
NCEP/NOAA BoM/POAMA La Nina Kuat (-2.2) La Nina Moderate (-1.8)
PEMBANDINGAN BERGANDA (Prof. Dr. Kusriningrum)
BAHAN AJAR STATISTIKA ELEMENTER MAA 306
PENDUGAAN PARAMETER STATISTIK
MATA PELAJARAN IPS EKONOMI KELAS 3 DISUSUN : NOOR HARJANTO, S.Pd.
BOROBUDUR (4) FAHMI BASYA
Mari Kita Lihat Video Berikut ini.
Statistika Deskriptif
Bab 6B Distribusi Probabilitas Pensampelan
UJI HOMOGENITAS DATA SATU VARIABEL UJI T DAN ANOVA
DISTRIBUSI FREKUENSI By. Raharjo
BARISAN DAN DERET ARITMETIKA
LATIHAN SOAL DATA TUNGGAL
MODUL KULIAH MATEMATIKA TERAPAN
HITUNG INTEGRAL INTEGRAL TAK TENTU.
STATISTIKA OLEH : SURATNO, S.Pd SMAN 1 KALIWUNGU Kelas XI IPS
REGRESI DAN KORELASI SEDERHANA
Uji Normalitas.
Bab 8B Estimasi Bab 8B
DISTRIBUSI FREKUENSI oleh Ratu Ilma Indra Putri. DEFINISI Pengelompokkan data menjadi tabulasi data dengan memakai kelas- kelas data dan dikaitkan dengan.
Soal Latihan.
Pengujian Hipotesis Parametrik 2
Luas Daerah ( Integral ).
SEGI EMPAT 4/8/2017.
UKURAN-UKURAN DALAM ANALISIS DEMOGRAFI
Media Geografi Media Pembelajaran ini dibuat hanya untuk kalangan sendiri di lingkungan SMP 1 Karangmojo. Bagi yang menghendaki meniru atau mengcopy media.
SEGI EMPAT 4/8/2017.
Bulan FEBRUARI 2012, nilai pewarnaan :
AREAL PARKIR PEMERINTAH KABUPATEN JEMBRANA
PENENTUAN POSISI SUATU TITIK
Permasalahan lingkungan hidup dan penanggulangannya
UKURAN FREKUENSI PENYAKIT
Akuntansi manajemen Analisis Titik Impas Ajang Mulyadi.
HIPOTESIS & UJI PROPORSI
MASALAH-MASALAH DALAM PEMBANGUNAN
SEGI EMPAT Oleh : ROHMAD F.F., S.Pd..
SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL
HUBUNGAN ANTARA GARIS LURUS DAN PARABOLA
BAB XII PROBABILITAS (Aturan Dasar Probabilitas) (Pertemuan ke-27)
IRISAN KERUCUT PERSAMAAN LINGKARAN.
UKURAN FREKUENSI PENYAKIT
Statistika Deskriptif: Distribusi Proporsi
Persamaan Garis Lurus Latihan Soal-soal.
UKURAN MORTALITAS Nunik Puspitasari, S.KM, M.Kes
7. RANTAI MARKOV WAKTU KONTINU (Kelahiran&Kematian Murni)
Bab 3B Statistika Deskriptif: Parameter Populasi 2.
Korelasi dan Regresi Ganda
BAB V (lanjutan) VEKTOR.
Junaidi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi
Transcript presentasi:

DIAGRAM LEXIS

Pengertian Diagram Lexis adalah diagram yang melukiskan hubungan antara waktu terjadinya suatu peristiwa kependudukan dengan umur seseorang pada waktu terjadinya peristiwa tersebut. Peristiwa ini dilukiskan dalam sebuah grafik dengan sumbu x (sumbu horizontal) melukiskan skala waktu dan sumbu y (sumbu vertikal) melukiskan skala umur atau lamanya waktu. Kedua sumbu dibatasi garis-garis dengan jarak yang sama.

Diagram Lexis Umur 5 4 4 3 3 2 2 1 1 ↑ 1970 1971 1972 1973 1974 1975 ↑ ↑ Tahun LBD ↑ 1/1/1972 1/1/1974 EA

Contoh: Seseorang lahir pada tanggal 1 Januari 2000, jadi pada waktu peristiwa ini ia berumur “0” tahun (A). Pada tanggal 1 Januari 2001, anak tersebut merayakan ulang tahunnya yang pertama (B), dan pada tanggal 1 Januari 2002, ia tepat berumur 2 tahun (C), dan seterusnya. Karena skala mendatar dan vertikal sama, maka titik A, B, C, dan seterusnya terletak pada satu garis. Garis diagonal merupakan tempat kedudukan titik-titik yang menghubungkan antara waktu dan umur. Garis ini disebut garis kehidupan (life line).

Gambar 1. Diagram Lexis, Hubungan antara Tahun dengan Umur Seseorang 4 D 3 Garis Kehidupan (Life Line) C Umur (Tahun) 2 B 1 A 2000 2001 2002 2003 2004 Tanggal 1 Januari pada tiap-tiap tahun

Garis Hidup (Life Line) Sejarah kehidupan individu yang secara grafis digambarkan oleh sebuah garis yang titik awalnya adalah pada saat individu tersebut lahir (masuk ke dalam populasi) dan titik akhirnya adalah pada saat meninggal (keluar dari populasi) Umur b n Tahun

Contoh: Apabila kita ingin mengetahui umur seseorang perempuan pada waktu perempuan tersebut melahirkan, tinggal menarik garis dari sumbu x pada hari ia melahirkan ke atas (sejajar dengan sumbu y) sehingga memotong garis kehidupan, dari titik potong ini dibuat garis sejajar dengan sumbu x hingga memotong sumbu y. Titik potong pada sumbu y ini menunjukkan umur perempuan tersebut pada saat melahirkan.

Umur A Saat Melahirkan pada 10 Maret 1982 40 30 A Umur (Tahun) 20 10 1960 1970 1980 1990 2000

TAHUN KALENDER (WAKTU KELAHIRAN) Prinsip [1] Garis vertikal pada diagram lexis adalah umur (age). Penomoran umur dimulai dari umur yang paling kecil pada baris pertama dilanjutkan kemudian ke umur berikutnya pada baris selanjutnya. Garis Horizontal berisi tentang series waktu (tahun). 2010 2009 2008 2007 3 2 1 4 UMUR TAHUN KALENDER (WAKTU KELAHIRAN)

TAHUN KALENDER (WAKTU KELAHIRAN) Prinsip[2] Setiap titik didalam Diagram Lexis merupakan koordinat (kombinasi umur dan tahun). Setiap garis yang terdapat pada Diagram Lexis dibentuk dari dua koordinat yang berbeda. Setiap garis putus-putus mencerminkan adanya keterkaitan dengan “event” yang terjadi. 2010 2009 2008 3 2 1 4 UMUR TAHUN KALENDER (WAKTU KELAHIRAN) * *

EA Vs LBD Konsep “Exact Age (EA)” adalah individu yang tepat berumur “x” pada tahun tertentu. Konsep “Last Birth Day (LBD)” adalah umur pada saat ulang tahun terakhir. Konsep ”LBD” adalah umur individu dengan pembulatan kebawah.

Time Vs Time Period Konsep “Time (waktu)” merujuk pada “satu” titik waktu. Konsep “Time Period (periode waktu)” merujuk pada adanya selang waktu tertentu dari awal suatu kejadian sampai akhir suatu kejadian.

Diagram Lexis, disamping menggambarkan umur seseorang pada saat terjadinya peristiwa tertentu dapat juga menggambarkan umur sebuah kohor (cohort). Kohor adalah sekelompok penduduk yang dalam perjalanan hidupnya dipengaruhi oleh faktor-faktor yang sama. Misalnya kohor kelahiran (actual birth cohort) adalah sekelompok penduduk yang lahir pada waktu yang sama.

Contoh: Kohor kelahiran tahun 1986 terdiri dari semua orang yang lahir pada tanggal 1 Januari 1986 sampai dengan tanggal 31 Desember 1986. Pada tanggal 1 Januari 1987, anggota kohor yang lahir pada tanggal 1 Januari 1986 tepat berumur satu tahun. Sedangkan anggota yang lain, umurnya dibawah satu tahun. Begitu pula pada tanggal 1 Januari 1988, anggota kohor yang lahir tanggal 1 Januari 1986 merayakan hari ulang tahunnya yang kedua. Sedangkan anggota-anggota yang lainnya berumur diatas satu tahun tetapi masih dibawah dua tahun.

Diagram Lexis, Kohor Kelahiran Tahun 1986 4 B 3 Umur (Tahun) 2 1 1986 1987 1988 1989 1990

Diagram Lexis, Kohor Sintetis 20   15-19 Kohor 1950-1954 15 10-14 Kohor 1955-1959 Umur (Tahun) 10 5-9 Kohor 1960-1964 5 0-4 Kohor 1965-1969 1950 1955 1960 1965 1970 Kohor 1950-1954 Kohor 1955-1959 Kohor 1960-1964 Kohor 1965-1969 Kohor sintetis ini terdiri dari beberapa kohor kelahiran dan beberapa kohor ini dilihat pada suatu waktu tertentu. Perpotongan antara garis vertikal dari titik waktu tersebut terhadap beberapa kohor tersebut menghasilkan kohor sintetis.

5-9 Tahun Tanggal 1 Januari 1966 10 Diagram Lexis, Kohor Sintetis Tanggal 1 Januari 1966, Umur 5-9 Tahun   9 Kelompok Umur 5-9 Tahun Tanggal 1 Januari 1966 8 7 6 5 1960 1961 1962 1963 1964 1965 1966

Kelompok Umur 5-9 Tahun Tanggal 1 Januari 1966 10 Diagram Lexis, Kohor Sintetis Tanggal 1 Januari 1966, Umur 5-9 Tahun   Kohor 1956 9 Kohor 1957 8 Kelompok Umur 5-9 Tahun Tanggal 1 Januari 1966 Kohor 1958 7 Kohor 1959 6 Kohor 1960 5 4   1960 1961 1962 1963 1964 1965 1966 3 2 1 1956 1957 1958 1959 Kohor 1956-1960

Apabila diteliti lebih lanjut, penduduk golongan umur 5-9 tahun terdiri dari beberapa kohor, yaitu: Kohor yang sudah berumur 9 tahun tetapi belum mencapai 10 tahun, berasal dari kelahiran 1956. Kohor yang sudah berumur 8 tahun tetapi belum mencapai 9 tahun, berasal dari kelahiran 1957. Kohor yang sudah berumur 7 tahun tetapi belum mencapai 8 tahun, berasal dari kelahiran 1958. Kohor yang sudah berumur 6 tahun tetapi belum mencapai 7 tahun, berasal dari kelahiran 1959. Kohor yang sudah berumur 5 tahun tetapi belum mencapai 6 tahun, berasal dari kelahiran 1960.

Cohort Vs Period Konsep Kohor dan Periode erat kaitannya dengan konsep diskret dan kontinu. Kohor didefinisikan sebagai sekelompok orang yang mengalami suatu event dalam periode waktu yang sama. Periode lebih merujuk pada kondisi suatu waktu, tanpa memandang kombinasi populasi

Penduduk Pada Waktu t Diwakili oleh sebuah garis yang tegak lurus terhadap garis horizontal (tahun) pada titik “t”.

Penduduk Pada Waktu t Umur Periode/Waktu t

Penduduk Usia x sampai x+n Pada Tahun t Umur x+n x Tahun t

Penduduk Mencapai Usia x pada Tahun t sampai dengan Tahun t+n Umur x Tahun t t+n

Kematian antara Tahun t sampai dengan Tahun t+n Kondisi ini digambarkan oleh sebuah bangun persegi yang terbuka atas. Alas dari bangun persegi merujuk pada periode waktu terjadinya kematian. Bangun persegi ini tegak lurus terhadap garis horizontal.

Kematian antara Tahun t sampai dengan Tahun t+n Umur Tahun t t+n

Kematian Penduduk Usia x sampai x+n antara Tahun t sampai dengan Tahun t+n Umur x+n x Tahun t t+n

Kematian Penduduk yang lahir antara tahun t sampai dengan tahun t+n Umur t t+n Tahun

Kematian Penduduk usia x sampai dengan x+n pada tahun t Umur x+n x Tahun

Kematian Bayi selama tahun t Terhadap banyaknya bayi yang lahir pada tahun t Umur 1 Dt” Dt’ Tahun Bt t

Kematian antara umur x sampai x+n dari penduduk yang lahir antara tahun t sampai tahun t+n

  Di dalam demografi, kejadian-kejadian seperti kelahiran, kematian, dan perkawinan, diamati atau dicatat pada tahun tertentu. Kejadian- kejadian tersebut sebenarnya dapat digolongkan menjadi 2 macam. Pertama, berdasarkan waktu berakhirnya peristiwa tersebut misalnya kematian, berakhirnya perkawinan, dst. Kedua berdasarkan kohor dari individu-individu bersangkutan sesuai dengan kejadian-kejadian yang dialami. Misalnya kematian dihubungkan dengan kohor kelahiran, menjanda dihubungkan dengan kohor perkawinan. Dalam Diagram Lexis kedua penggolongan tersebut dapat dilihat sekaligus (penggolongan rangkap).

  Jumlah Kematian di Suatu Wilayah Tahun 1985 Menurut Tahun Kelahiran dan Umur Tahun Kelahiran Umur pada Ulang Tahun Terakhir Jumlah Kematian 1985 1984 1983 1982 1981 …… 1 2 3 4 11.400 4.359 986 705 325 275 218 204 162 Dapat dilihat betapa pentingnya Diagram Lexis dalam memahami hubungan antara umur dengan variabel-variabel demografi yang lain. Tanpa menggunakan Diagram Lexis, analisis hubungan tersebut sulit dapat dipahami.

Jumlah Kematian di Suatu Wilayah Tahun 1985 Menurut Umur dan Tahun Kelahiran   162 4 204 218 3 Umur (Tahun) 275 325 2 705 986 1 4.359 11.400 Saat Observasi 1985 1980 1981 1982 1983 1984 1985 1986

Istilah-istilah yang sering dipakai: Ezx = Jumlah orang yang memasuki umur x di tahun z Bz Jumlah kelahiran di tahun z Pzx Jumlah orang hidup di awal tahun z yang berumur x tahun (LBD) Dzx Jumlah kematian yang terjadi selama tahun z diantara orang-orang yang telah memasuki umur x (LBD) αDzx Jumlah orang yang memasuki umur x di tahun z yang meninggal sebelum berakhirnya tahun z δDzx Jumlah orang yang hidup pada awal tahun z yang berumur x tahun (LBD) dan meninggal sebelum memasuki umur x+1

Catatan:

Contoh: B95 = Jumlah kelahiran pada tahun 1995 = 6 E195 Jumlah orang yang berulang tahun pertama pada tahun 1995 = 10 E196 Jumlah orang yang berulang tahun pertama pada tahun 1996 = 4 αD095 Jumlah kematian pada umur 0 tahun untuk yang lahir di tahun 1995 = 1 δD095 Jumlah kematian pada umur 0 tahun untuk yang lahir di tahun 1994 = 2 δD096 αD196 Jumlah kematian pada umur 1 tahun untuk yang lahir di tahun 1995 = 1 P197 Jumlah penduduk berusia 1 tahun di tahun 1997 = 3

Umur 2 P197 E195 E196 1 δD095 δD096 αD095 B95 1995 1996 1997 Waktu

Umur 2 1 3 10 4 1 1 2 1 5 6 1995 1996 1997 Waktu

Perkiraan Angka Kematian Bayi (AKB) Rumus : AKB=Dy/By; (membagi jumlah kematian setahun terakhir (=Dy) (data tersedia) dengan jumlah kelahiran pada periode yang sama (By). Cara ‘biasa’ ini menghasilkan angka yang tidak murni probabilitasnya. Kenapa?

Perkiraan Angka Kematian Bayi (AKB) Solusi: D(y-1)” D(y)” D(y+1)” D(y-1)’ D(y)’ D(y+1)’ B(y-1) B(y) B(y+1) Alternatif Penghitungan AKB: AKB = (D(y)’+D(y)”)/B(y) AKB = {(D(y)’+D(y+1)” }/B(y) AKB = {D(y)’/B(y)}+{ D(y)”/B(y-1)} AKB = D(y)’/{f1B(y)+(1-f1)B(y-1)} dimana f1=D(y)’/(D(y)’+D(y)”) dan f1+f2=1.

Faktor Separasi menurut Kelas IMR AKB f1 f2 150 0.67 0.33 100 0.75 0.25 50 0.80 0.20 15 0.95 0.05

Berikut ini adalah data suatu penduduk hipotetik yang tidak ada migrasinya. Masukkan data tersebut kedalam Diagram Lexis! 1. P285 = 5.700 2. E389 6.250 3. E088 6.700 4. E189 6.620 5. E288 6.340 6. B87 6.650 7. δD289 45 8. P188 = 6.360 9. αD087 45 10. E187 6.400 11. B86 6.500 12. E588 6.200 13. δD087 75

Antara umur tepat 4 dan 5 terdapat 45 kematian untuk kohor 1983 Pada tahun 1985 terdapat 75 kematian untuk kohor 1982

Soal-soal: Berapakah Jumlah penduduk yang berusia tiga tahun pada tahun 1986? Berapakah Jumlah kematian pada tahun 1988 untuk kohor 1986? Berapakah Jumlah kematian pada tahun 1987 untuk kohor 1986? Berapakah Jumlah kematian pada tahun 1986 untuk kohor 1986? Berapakah Jumlah kematian bayi untuk kohor 1988? Berapakah Proporsi kematian kohor 1986 terhadap kematian bayi tahun 1987?

Berikut ini adalah data suatu penduduk hipotetik yang tidak ada migrasinya. Masukkan data tersebut kedalam Diagram Lexis! 1. P094 = 3.995 2. δD092 54 3. E193 3.675 4. E092 3.798 5. E293 3.545 6. δD091 52 7. δD393 7 8. E491 = 3.156 9. B94 4.510 10. E394 3.517 11. αD092 62 12. D093 112 13. αD193 12 14. P191 3.498 15. δD294 = 12 16. αD393 14 17. B91 3.705 18. E192 3.592

19. Pada tahun 1991 terdapat 60 kematian untuk kohor 1987 20. Antara exact age 3 dan 4 terdapat 35 kematian untuk kohor 1989.