Media Presentasi Pembelajaran

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
WILAYAH LAUT.
Advertisements

IPS kelas VI Kenampakan Alam.
KULIAH TEKNOLOGI PENANGKAPAN IKAN I
Hukum Internasional Kelautan
SEJARAH PERATURAN PERIKANAN DI INDONESIA
ANGGOTA DPD HASIL PEMILU 2009 Jumlah Anggota DPD132 orang Jumlah Anggota DPD Laki-Laki97 orang Jumlah Anggota DPD Perempuan35 orang Presentase Jumlah Anggota.
WAWASAN NUSANTARA RINDHA WIDYANINGSIH.
Geopolitik Indonesia Kelompok 3.
Ujian Akhir Sekolah Semester I
TEORI TERJADINYA NEGARA
Wilayah Negara Dalam Hukum Internasional
Hukum Laut Indonesia.
Unsur - Unsur Negara Dipresentasikan Oleh :
Isu-isu Perencanaan Kontemporer
INDONESIA.
Loading Materi Please wait…
WAWASAN NUSANTARA.
BEDAH KISI-KISI IPA UN SD/MI TAHUN 2013 GURU KELAS VI SD/MI KECAMATAN
START SELAMAT DATANG DI MULTIMEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS TI
STATISTIK PERTAMBANGAN NON MIGAS
KERAGAMAN KENAMPAKAN ALAM DAN BUATAN DI INDONESIA
SIKLUS HIDROLOGI Peristiwa kondensasi yang menyebabkan hujan dalam bentuk salju atau air Uap air dibawa oleh angin secara horisontal Transpirasi tumbuhan.
HAKIKAT BANGSA DAN NEGARA
Kenampakan Wilayah dan Pembagian Waktu di Indonesi
NEGARA KEPULAUAN (ARCHIPELAGIC STATE ) Pasal UNCLOS 1982
PERAIRAN INDONESIA.
Pembagian Wilayah Laut
LANDAS KONTINEN.
Disampaikan oleh: ACHMAD SATIRI (Kabag Hukum, Organisasi, dan Humas)
WILAYAH SASARAN PROGRAM PKB PPPPTK MATEMATIKA 2017
Sumber : Juknis Pengembangan KSM Hal.12
RUANG LINGKUP KELAUTAN DAN PERIKANAN
GEOGRAFI KELAS X Standar Kompetensi :
PROVINSI KEPULAUAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM PEMERINTAHAN DAERAH Dr
KETENTUAN UUD NRI Tahun 1945 dalam Kehidupan berbangsa dan bernegara
Kabupaten/Kota yang telah Menginisiasi KLA sampai Tahun 2014
herwan parwiyanto / FISIP-UNS
DATA KELULUSAN SERTIFIKASI GURU TAHUN 2007 S.D 2010
DATA KEBUTUHAN GURU (NASIONAL) TAHUN
NKRI PKN Kelas 5.
HERWAN PARWIYANTO / FISIP-UNS
INDONESIA DAN TIMOR LESTE
Potensi Perairan Laut.
Kesatuan wilayah tersebut juga mencakup
STRATEGI IMPLEMENTASI KURIKULUM PAI 2013
DATA KEBUTUHAN GURU SD NEGERI (NASIONAL) TAHUN
DEFINISI BAKU GT adalah guru tersedia yaitu jumlah guru yang ada dikurangi jumlah guru pensiun/mutasi/meninggal JM adalah jumlah murid/siswa yang ada (untuk.
HIDROSFER KELAS VII NARI HASTUTI,S.Pd Materi 1 Materi 2 Materi 3
HASIL PENELITIAN (8) Gambar 7 Peta Potensi Energi Angin Perairan Pantai Nusa Tenggara Barat (Tahun )
Isu-isu Perencanaan Kontemporer
DATA KEBUTUHAN GURU SMK NEGERI (NASIONAL) TAHUN
Landasan Kontinen O L E H Tim Pengajar Kelompok 9.
Mungkinkah Tercapai “Universal Coverage” BPJS Kesehatan tahun 2019? POLITEKNIK NEGERI JEMBER SITI ZULAIKHA (G ) GOLONGAN C.
SOSIALISASI SERTIFIKASI GURU & PENGAWAS DALAM JABATAN
HIDROSFER Materi 1 A. Jenis/Macam Laut Berdasarkan Sebab Terjadinya :
Negara Kesatuan Republik Indonesia
LETAK, JARAK VERTIKAL & HORIZONTAL GEOGRAFI INDONESIA
SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU (SDIT) MENTARI INDONESIA
wilayah negara kesatuan republik indonesia
MENELAAH KETENTUAN KONSTITUSIONAL BERBANGSA DAN BERNEGARA
MANFAAT PERAIRAN LAUT.
PERAIRAN INDONESIA UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 1996
Traditional Houses of Indonesia
EVALUASI PENYERAPAN ANGGARAN PERCEPATAN PENDAFTARAN VARIETAS LOKAL
PERAIRAN INDONESIA. ASPEK KEWILAYAHAN Dasar aspek kewilayahan tentang pemikiran akan wawasan nusantara yaitu didasarkan atas letak geografis yaitu batas-batas.
POTENSI KEMARITIMAN INDONESIA IPS KELAS VII YULINDA SAFITRI, S.Pd.
INDONESIA SEBAGAI POROS MARITIM. Pengertian Poros Maritim Dunia.
psb-psma rela berbagi ikhlas memberi REFERENSI LATIHAN MATERI PENYUSUN INDIKATOR SK / KD UJI KOMPETENSI BERANDA SELESAI REFERENSI LATIHAN MATERI PENYUSUN.
BAB 2 MENELAAH KETENTUAN KONSTITUSIONAL BERBANGSA DAN BERNEGARA Meylita Hadiaty, S.Pd.
POTENSI GEOGRAFIS INDONESIA FARREL, DYAKSA, SASKO, WAFI.
Transcript presentasi:

Media Presentasi Pembelajaran ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Kelas VI SD Semester I Alokasi Waktu : 4 Pertemuan (4 x 35 menit) WILAYAH INDONESIA DAHULU DAN SEKARANG [ Perkembangan Wilayah Indonesia ] Karya : Muhamad Mas’ud, S.Pd.I [Guru SD Muhammadiyah Bodon Banguntapan Bantul DIY ] Telp. 0274-6634743 email: muh_masud@yahoo.com SK / KD / INDIKATOR PERTEMUAN 1 PERTEMUAN 2 PERTEMUAN 3 PERTEMUAN 4

Media Presentasi Pembelajaran IPS Kelas VI SD Semester I STANDAR KOMPETENSI Memahami perkembangan wilayah Indonesia, kenampakan alam dan keadaan sosial negara-negara di Asia Tenggara, serta benua-benua KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan perkembangan sistem administrasi wilayah Indonesia INDIKATOR menjelaskan perkembangan wilayah provinsi di Indonesia menjelaskan perkembangan wilayah laut teritorial Indonesia menunjukkan letak dan nama provinsi menyebutkan jenis sumber daya alam laut dan upaya melestarikannya TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan mampu: menjelaskan perkembangan wilayah provinsi di Indonesia menjelaskan perkembangan wilayah laut teritorial Indonesia menunjukkan letak dan nama provinsi menerapkan usaha-usaha untuk melestarikan sumber daya alam laut Indonesia HOME PERTEMUAN 1 PERTEMUAN 2 PERTEMUAN 3 PERTEMUAN 4

Media Presentasi Pembelajaran IPS Kelas VI SD Semester I PERTEMUAN 1 Perkembangan Wilayah Indonesia Perkembangan wilayah provinsi di Indonesia Perkembangan wilayah laut teritorial Indonesia Perkembangan luas dan jumlah provinsi di Indonesia Perubahan ukuran lebar laut di Indonesia HOME SK / KD / INDIKATOR PERTEMUAN 2 PERTEMUAN 3 PERTEMUAN 4

Media Presentasi Pembelajaran IPS Kelas VI SD Semester I PERTEMUAN 1 Perkembangan Wilayah Provinsi di Indonesia #1 Awal kemerdekaan (1945), provinsi di Indonesia ada 8, yaitu: Untuk mengingatnya bisa menggunakan kalimat [ Si Ba Te Ti SuKa MaSuK ] Si = Sulawesi Ba = Jawa Barat Te = Jawa Tengah Ti = Jawa Timur SuKa = Sunda Kecil Ma = Maluku Su = Sumatera K = Kalimantan Sulawesi Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Timur Sunda Kecil Maluku Sumatera Kalimantabn HOME SK / KD / INDIKATOR PERTEMUAN 2 PERTEMUAN 3 PERTEMUAN 4

Media Presentasi Pembelajaran IPS Kelas VI SD Semester I PERTEMUAN 1 Perkembangan Wilayah Provinsi di Indonesia #2 HOME SK / KD / INDIKATOR PERTEMUAN 2 PERTEMUAN 3 PERTEMUAN 4

Media Presentasi Pembelajaran IPS Kelas VI SD Semester I PERTEMUAN 1 Perkembangan Wilayah Provinsi di Indonesia #3 Setelah kemerdekaan, jumlah provinsi di Indonesia mengalami perkembangan sebagai berikut: Pada th ini, jumlah provinsi di Indonesia menjadi 11 provinsi Provinsi DI Yogyakarta berdiri pada tahun ini sebagai pemekaran dari Provinsi Jawa Tengah :: Thn 1950 Thn 1956 15 Provinsi Thn 1960 22 Provinsi Thn 1957 17 Provinsi Thn 1964 24 Provinsi Thn 1958 20 Provinsi Thn 1967 25 Provinsi Thn 1959 21 Provinsi HOME SK / KD / INDIKATOR PERTEMUAN 2 PERTEMUAN 3 PERTEMUAN 4

Media Presentasi Pembelajaran IPS Kelas VI SD Semester I PERTEMUAN 1 Perkembangan Wilayah Provinsi di Indonesia #4 [Lanjutan] ada 26 provinsi 2 diantaranya berstatus DI atau Daerah Istimewa yaitu DI Aceh dan DI Yogyakarta ada juga 1 Daerah Khusus Ibukota (DKI) yaitu Jakarta Thn 1969 menjadi 17 provinsi setelah Timor Timur berintegrasi (menyatu) dengan Indonesia yang letaknya di dekat Provinsi Nusa Tenggara Timur Thn 1976 menjadi 26 provinsi lagi karena Timor Timur memisahkan diri dari Indonesia sehingga di bawah PBB. Akibatnya jumlah provinsi di Indonesia menjadi 26 provinsi. Thn 1999 HOME SK / KD / INDIKATOR PERTEMUAN 2 PERTEMUAN 3 PERTEMUAN 4

Media Presentasi Pembelajaran IPS Kelas VI SD Semester I PERTEMUAN 1 Perkembangan Wilayah Provinsi di Indonesia #5 [Lanjutan] Thn 2000 ada 32 provinsi ada 33 provinsi. Provinsi termuda yaitu Sulawesi Barat (Sulbar) Thn 2002 Tetap ada 33 provinsi, tetapi ada pemekaran, penggabungan, dan penggantian nama provinsi, yaitu Thn 2003 Papua Barat Sulawesi Selatan Papua Tengah Papua Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Papua Timur Irian Jaya Barat HOME SK / KD / INDIKATOR PERTEMUAN 2 PERTEMUAN 3 PERTEMUAN 4

Media Presentasi Pembelajaran IPS Kelas VI SD Semester I PERTEMUAN 2 Perkembangan Jumlah Wilayah Provinsi Jumlah provinsi tiap pulau terbesar sebagai berikut: Sumatera : 10 provinsi Jawa : 6 provinsi Kalimantan : 4 provinsi Bali+Nusa : 3 provinsi : 6 provinsi Sulawesi : 2 provinsi Irian : 2 provinsi : 33 provinsi Maluku Total HOME SK / KD / INDIKATOR PERTEMUAN 1 PERTEMUAN 3 PERTEMUAN 4

Media Presentasi Pembelajaran IPS Kelas VI SD Semester I PERTEMUAN 2 Perkembangan Luas Wilayah Provinsi Provinsi paling besar wilayahnya : Papua Provinsi paling kecil wilayahnya : DKI Jakarta HOME SK / KD / INDIKATOR PERTEMUAN 1 PERTEMUAN 3 PERTEMUAN 4

Media Presentasi Pembelajaran IPS Kelas VI SD Semester I PERTEMUAN 2 Menunjukkan Letak Provinsi di Indonesia Provinsi terluas Provinsi DIY Provinsi terkecil luasnya Provinsi tempat ibukota RI Provinsi termuda Provinsi paling barat HOME SK / KD / INDIKATOR PERTEMUAN 1 PERTEMUAN 3 PERTEMUAN 4

Media Presentasi Pembelajaran IPS Kelas VI SD Semester I PERTEMUAN 2 Provinsi yang berbatasan darat dengan negara lain 1. Provinsi Papua Berbatasan darat dengan Negara Papua New Guenea (PNG) 2. Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Berbatasan darat dengan negara Timor Leste 3. Provinsi Kalimantan Barat Berbatasan darat dengan Malaysia bagian Timur 4. Provinsi Kalimantan Timur Berbatasan darat dengan Malaysia bagian Timur HOME SK / KD / INDIKATOR PERTEMUAN 1 PERTEMUAN 3 PERTEMUAN 4

Media Presentasi Pembelajaran IPS Kelas VI SD Semester I PERTEMUAN 3 Perkembangan Wilayah Laut Teritorial Indonesia #1 Wilayah laut teritorial adalah wilayah perairan laut yang secara sah dan secara hukum termasuk dalam wilayah suatu negara Wilayah laut (perairan) Indonesia lebih luas dibandingkan luas daratan, sehingga negara Indonesia disebut juga Negara Maritim Sebagaimana luas wilayah dan jumlah provinsi, wilayah laut teritorial Indonesia juga mengalami perkembangan. HOME SK / KD / INDIKATOR PERTEMUAN 1 PERTEMUAN 2 PERTEMUAN 4

Media Presentasi Pembelajaran IPS Kelas VI SD Semester I PERTEMUAN 3 Perkembangan Wilayah Laut Teritorial Indonesia # 2 Awal Merdeka (1945) Wilayah laut Indonesia 3 mil (+/- 5,5 km) dihitung dari garis laut saat air laut sedang surut Dampak: Banyak wilayah laut Indonesia yang bebas di antara pulau-pulau Perhatikan gambar di samping! HOME SK / KD / INDIKATOR PERTEMUAN 1 PERTEMUAN 2 PERTEMUAN 4

Media Presentasi Pembelajaran IPS Kelas VI SD Semester I PERTEMUAN 3 Perkembangan Wilayah Laut Teritorial Indonesia # 3 Deklarasi Djuanda (1957) “Laut serta perairan antar pulau menjadi pemersatu dan penghubung antar pulau dan batas-batas wilayah laut diukur sejauh 12 mil dari garis dasar pantai pulau terluar” Ir. Djuanda PM Indonesia HOME SK / KD / INDIKATOR PERTEMUAN 1 PERTEMUAN 2 PERTEMUAN 4

Media Presentasi Pembelajaran IPS Kelas VI SD Semester I PERTEMUAN 3 Perkembangan Wilayah Laut Teritorial Indonesia # 4 Dampak Deklarasi Djuanda Mendorong lahirnya gagasan Wawasan Nusantara yaitu laut bukan sebagai pemisah melainkan sebagai penghubung atara wilayah di Indonesia Deklarasi Djuanda mendapat pengakuan dunia pada Konvensi Hukum Laut Internasional di Jamaika (1982), sehingga wilayah lebar laut Indonesia bertambah. Ir. Djuanda PM Indonesia HOME SK / KD / INDIKATOR PERTEMUAN 1 PERTEMUAN 2 PERTEMUAN 4

Media Presentasi Pembelajaran IPS Kelas VI SD Semester I PERTEMUAN 3 Perkembangan Wilayah Laut Teritorial Indonesia # 5 Konvensi Hukum Laut PBB (1982) Memberikan dasar hukumbagi negara-negara kepulauan untuk menentukan batasan lautan sampai ZEE dan landas kontinen Wilayah periaran Indonesia meliputi: Perairan nusantara Laut Teritorial Batas Landas Kontinen Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) HOME SK / KD / INDIKATOR PERTEMUAN 1 PERTEMUAN 2 PERTEMUAN 4

Media Presentasi Pembelajaran IPS Kelas VI SD Semester I PERTEMUAN 4 Perkembangan Wilayah Laut Teritorial Indonesia # 6 1. Laut teritorial Batas laut yang ditarik dari garis dasar (pulau terbesar) dengan jarak 12 mil ke arah laut bebas 2. Landasan Kontinen Dasar laut yang merupakan lanjutan dari daratan (benua), tidak lebih dari 200 meter 3. Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) ZEE adalah wilayah laut Indonesia yang diukur dari garis dasar sampai sejauh 200 mil laut ke arah laut bebas. HOME SK / KD / INDIKATOR PERTEMUAN 1 PERTEMUAN 2 PERTEMUAN 3

Perkembangan Wilayah Laut Teritorial Indonesia # 7 Media Presentasi Pembelajaran IPS Kelas VI SD Semester I PERTEMUAN 4 Perkembangan Wilayah Laut Teritorial Indonesia # 7 Keuntungan adanya ZEE Wilayah antar pulau di Indonesia menjadi terhubung dengan laut Bisa memanfaatkan sumber daya alam laut Misalnya: Nelayan bisa mencari ikan lebih jauh Eksplorasi minyak bumi HOME SK / KD / INDIKATOR PERTEMUAN 1 PERTEMUAN 2 PERTEMUAN 3

Perkembangan Wilayah Laut Teritorial Indonesia # 8 Media Presentasi Pembelajaran IPS Kelas VI SD Semester I PERTEMUAN 4 Perkembangan Wilayah Laut Teritorial Indonesia # 8 Manfaat laut Sumber bahan makanan (protein) Misal: ikan, kerang, udang, rumput laut, dll Sarana transportasi Misalnya: kapal laut, ferri, dll Sumber mineral Misal : garam dapur dan minyak bumi Tempat rekreasi Wisata bahari: pantai, terumbu karang Sebagai pengatur iklim yang mendatangkan hujan karena proses penguapan Sebagai pertahanan dan keamanan negara HOME SK / KD / INDIKATOR PERTEMUAN 1 PERTEMUAN 2 PERTEMUAN 3

D A B C Perkembangan Wilayah Laut Teritorial Indonesia # 9 Media Presentasi Pembelajaran IPS Kelas VI SD Semester I PERTEMUAN 4 Perkembangan Wilayah Laut Teritorial Indonesia # 9 Ilustrasi Zona Perairan Laut Indonesia Garis dasar pantai 12 mil laut 200 mil laut (ZEE) D A B C A = landas kontinen B = laut wilayah C = ZEE D = laut bebas HOME SK / KD / INDIKATOR PERTEMUAN 1 PERTEMUAN 2 PERTEMUAN 3

Media Presentasi Pembelajaran IPS Kelas VI SD Semester I PERTEMUAN 4 # KESIMPULAN # Wilayah Indonesia dahulu dan sekarang baik berupa daratan (provinsi) maupun perairan (laut) mengalami perkembangan berupa jumlah provinsi dan luas lebar laut Perkembangan jumlah provinsi bermula dari 8 provinsi pada awal kemerdekaan sampai 33 provinsi saat ini. Perkembangan lebar luas laut semula 3 mil, 12 mil, hingga 200 mil pasca Deklarasi Djuanda Adanya perkembangan lebar laut sangat menguntungkan bagi Indonesia antara lain wilayah lautan Indonesia tidak terpisahkan lautan, tapi laut menjadi penghubung antar pulau di Indonesia HOME SK / KD / INDIKATOR PERTEMUAN 1 PERTEMUAN 2 PERTEMUAN 3