PENGANTAR.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Oleh: Jordaan Eduard Ticoalu, 7.1 Bahasa Indonesia
Advertisements

PENGARUH SISTEM & NILAI BUDAYA TERHADAP MANAJEMEN INDONESIA UNIVERSITAS BINA DHARMA ANGKATAN – VII, 2011 KELOMPOK I : JUSUF HASIBUAN DEWI SARTIKA ELLYSA.
KETAHANAN NASIONAL INDONESIA
PARIWISATA NASIONAL (pertemuan I)
Meningkatkan Rasa Nasionalisme di Era Globalisasi
ORGANISASAI INTERNASIONAL ILIEN HALINA 1 11/2005 KULIAH KE 10.
DEMOKRASI INDONESIA 0LEH Ir Sutopo MP
UJI PERINGKAT TANDA WILCOXON. Kegunaan : Membandingkan dua populasi yang berpasangan Data berskala ordinal Prinsip : Membandingkan jumlah peringkat selisih.
IMPLEMENTASI POLITIK DAN STRATEGI NASIONAL
Thomas Suyatno. Pengantar Rupanya suatu komitmen yang lebih aktif dan lebih kreatif ingin dikembangkan, ditingkatkan, dan dimobilisasi oleh Koordinator.
MARI BANGUN NASIONALISME Sejarah FIS UNY. NASIONALISME???
DADANG SUNDAWA JL. GEGERASIH
GLOBALISASI Kelompok 4 :
Bab 7 WAWASAN NUSANTARA Apakah arti, hakekat dan kedudukan dari wawasan nusantara (wanus) bagi bangsa Indonesia? Mengapa muncul (latar belakang ) konsep.
Pert. 11 Dosen: Dr. Syahrial Syarbaini, MA.
IDENTITAS NASIONAL Oleh : Scehan Alif Ilhany
BAB 2 PASAR MODAL INDONESIA Penerbit Erlangga.
Sarana berfikir ilmiah
NILAI KEJUANGAN PANGSAR SOEDIRMAN
MASYARAKAT MADANI Kelompok 7.
konsep dasar pendidikan seni rupa  Ki Hajar Dewantara seorang tokoh pendidikan Nasional membuat definisi seni sebagai berikut: “Seni adalah perbuatan.
Perubahan Pertama Perubahan Kedua Perubahan Ketiga Perubahan Keempat 1
WAWASAN KEBANGSAAN IDJANG TJARSONO
SEMINAR DAN LOKAKARYA NASIONAL “BELA NEGARA” “GRAND DESIGN KURIKULUM BELA NEGARA DAN RANCANGAN IMPLEMENTASINYA” TEGUH SOEDARTO Surabaya, 1 Oktober 2016.
GLOBALISASI Kelompok 4 :
GLOBALISASI.
NILAI DAN PRINSIP Nilai-nilai 1945
NAMA KELOMPOK : Okti Panca Istihanah Ola Desilia Puji Ananda
NILAI DAN PRINSIP Nilai-nilai 1945
Pertemuan I Pendahuluan Poni Sukaesih Kurniati, S.IP., M.Si.
PENGERTIAN GLOBALISASI
Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Pertemuan I Pendahuluan Poni Sukaesih Kurniati, S.IP., M.Si.
Antropologi.
Pertemuan I Pendahuluan Poni Sukaesih Kurniati, S.IP., M.Si.
2. Pengaruh Aspek Politik
Kelompok: Lusi Purwanti ( 13) 9E Denanda H.F.H.P (04)9E
BAB X PENDIDIKAN DAN PERUBAHAN JAMAN
BIMBINGAN KONSELING Sy LULU ASSAGAF, S.Psi.
Ancaman di Bidang Sosial Budaya
Pertemuan I Pendahuluan Poni Sukaesih Kurniati, S.IP., M.Si.
UUD 1945 Konstitusi Negara Kesatuan Republik Indonesia ialah Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945) sebelum diamandemen yang terdiri dari : Pembukaan UUD.
SENGKETA INTERNASIONAL
LATAR BELAKANG SEJARAH HUBUNGAN INTERNASIONAL
PENGERTIAN GLOBALISAI DAN NASIONALISME
PERUBAHAN SOSIAL DAN BUDAYA
PENGERTIAN GLOBALISAI DAN NASIONALISME
WAWASAN NUSANTARA & KETAHANAN NASIONAL
Kebijakan Publik dan Good Governance
TEORI ISU PEMBANGUNAN OKTIVA ANGGRAINI
LANDASAN PENDIDIKAN PANCASILA
NAMA: CICI ANDRIYANI NOFA NIM: UNIT: A3.
Pengaruh Globalisasi terhadap Masa Depan Perekonomian Indonesia
SEJARAH DAN PERKEMBANGAN HUKUM INTERNASIONAL
KONSEPSI DAN PERAN KETAHANAN NASIONAL INDONESIA
MANFAAT TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM ERA GLOBALISASI
Membiasakan Perilaku Patriotik
INTEGRASI NASIONAL.
Pergertian Globalisasi
DASAR HUKUM PENDIDIKAN PANCASILA
Perkembangan Perencanaan
PERKENALAN 1 Ir. Susanto M.Si Mayor Inf Nrp
Globalisasi.
PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL
Pendidikan Kewarganegaraan
PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN Oleh DANIEL ARNOP HUTAPEA, S
ARTI PENTING PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA 1. Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak perjuangan bangsa Indonesia. 2. Lahirnya negara Republik.
Dalam Kerangka NKRI. Secara etimologi integrasi nasional terdiri dari dua suku kata yaitu integrasi dan nasional. Integrasi berasal dari bahasa Latin.
The Power of PowerPoint | thepopp.com 1 SEMINAR, MK LOCAL GOVERNMENT OTODA PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA BERBASIS KEARIFAN/BUDAYA LOKAL Tri Yudi Siswantoro.
Transcript presentasi:

PENGANTAR

1. Pengantar Pendidikan Kewarganegaran Latar Belakang Sejarah perjuangan Bangsa Sebelum penjajahan Jaman penjajahan Era merebut dan mempertahankan kemerdekaan Era mengisi kemerdekaan Menimbulkan kondisi dan tuntutan yg berbeda 2 2 2

Kondisi dan tuntutan yg berbeda ditanggapi dg kesamaan nilai yi: Kekuatan terwujudnya NKRI nilai perjuangan bangsa, yg dilandasi jiwa tekad semangat kebangsaan Mendorong 3 3 3

masih relevan utk memecah kan setiap permasalahan dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Semangat perjuangan bangsa merupakan kekuatan mental spiritual yg harus dimiliki oleh setiap warga negara Indonesia 4 4 4

Semangat perjuangan bangsa saat ini mengalami penurunan pada titik yang kritis, disebabkan a.l. oleh pengaruh GLOBALISASI ditandai : Kuatnya pengaruh Lembaga Kemasyarakatan Internasional yg ikut mengatur perpolitikan, perekonomian, sosial budaya dan hankam. 5 5 5

Timbul berbagai konflik kepentingan antar negara maju dengan negara berkembang antar negara negara berkembang serta LSM Internasional 6 6 6

Adanya issu Global dari negara maju: - Demokratisasi - Hak asasi Manusia - Lingkungan hidup mempengaruhi keadaan nasional. 7 7 7

Globalisasi dipicu oleh pesatnya perkembangan IPTEKS dibidang Informasi komunikasi transportasi Membuat dunia seolah-olah tanpa batas negara. 8 8 8

Globalisasi struktur global Struktur bermasyarakat, berbangsa, bernegara di Indonesia pola pikir, tindakan masyarakat Indonesia. menciptakan Mem penga ruhi mempengaruhi 9 9 9

Dalam menatap masa depan mengisi kemerdekaan, menghadapi globalisasi diperlukan perjuangan non fisik dilandasi nilai-nilai perjuangan bangsa Indonesia sehingga memiliki wawasan dan kesadaran bernegara sikap dan perilaku cinta tanah air mengutamakan persatuan kesatuan bangsa dalam rangka bela negara demi tetap utuh dan tegaknya NKRI 10 10 10

Untuk itu diperlukan sarana pendidikan bagi setiap warga negara Indonesia terutama mahasiswa calon cendekiawan penerus cita-cita bangsa melalui Pendidikan Kewarganegaraan 11 11 11

Kompetensi yg diharapkan adalah seperangkat tindakan cerdas penuh rasa tanggung jawab seseorang warga negara dalam berhubungan dengan negara dan memecahkan berbagai masalah hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dengan menerapkan falsafah bangsa, wawasan nusantara dan ketahanan nasional. 12 12 12