KONSEP DASAR ILMU GIZI.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Tentang Mineral Gizi tielumphd.
Advertisements

HUBUNGAN MAKANAN DAN KESEHATAN
KARBOHIDRAT.
KARBOHIDRAT, LEMAK, PROTEIN
DYAH UMIYARNI P,SKM,M.Si FKIK UNSOED
STATUS GIZI LANJUT USIA
Zat Makanan dan Sistem Pencernaan
PROTEIN.
SISTEM PENCERNAAN.
Kuliah Pengetahuan Bahan Agroindustri VITAMIN
Tingkatkan Kesehatan dengan Susu Kedelai (Soya)
Oleh : Irmayanti Sirman Nim : p Kelas : B
Oleh: Weni Pratiwi Azhar Billah Aziz Agung Kurniaji
GIZI BAGI IBU HAMIL.
PROTEIN.
Karbohidrat, Lemak, dan Protein
GIZI WANITA HAMIL SEMESTER VI - 6 DAN 7.
Gizi seimbang untuk IBU HAMIL.
KIMIA PANGAN.
KARBOHIDRAT.
MENYUSUN RANSUM BROILER
MELAKUKAN PERENCANAAN HIDANGAN HARIAN UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN
AGUS HARTONO, SKM,MKes. Akademi Gizi Surabaya
STATUS GIZI LANJUT USIA
Gizi untuk lansia Oleh: Yeti Herliza.
KONSEP ILMU GIZI DAN PENGELOMPOKAN ZAT-ZAT GIZI
Sejarah kimia pangan di mulai pada tahun 1700an, ketika para ahli kimia terlibat dalam penemuan senyawa kimia penting dalam bahan pangan termasuk Carl.
PEMELIHARAAN KESEHATAN
Makanan dan Minuman Pembakar Lemak
Agar Saraf Tetap Bugar Kunci utama untuk menjaga fungsi saraf tetap baik sampai tua adalah kecukupan asupan gizi, vitamin, dan mineral melalui makanan.
LIPIDA.
Dr. Ir. Dwiyati Pujimulyani, MP
Zat Makanan Proses Pencernaan Alat Pencernaan Gangguan Pencernaan
SISTEM PENCERNAAN MAUDUDI M.A..
Komposisi Tubuh dan Makanannya
GIZI MASA NIFAS DAN MENYUSUI
GIZI PADA IBU HAMIL DAN KOMPLIKASINYA
METABOLISME VITAMIN DAN MINERAL PADA WANITA HAMIL
MAKANAN & FUNGSINYA OLEH: IDA RIANAWATY
DASAR – DASAR ILMU GIZI Pertemuan 1.
KARBOHIDRAT.
KARAKTERISTIK KARBOHIDRAT
PROTEIN Oleh : Kelompok 3 Chreistin Maylinda Tumbol Muhammad Fahmi
VITAMIN YANG LARUT DALAM AIR DAN DALAM LEMAK
POLA HIDUP SEHAT DENGAN MEMPERHATIKAN VITAMIN YANG ADA DALAM TUBUH
GIZI UNTUK LANSIA NAMA:RIKA OKTAVIA IA.
Oleh : Ika Fatmawati P, S.TP, MP
GIZI PADA LANSIA Oleh : SILVIA MELINI
Gizi untuk lansia Oleh: Dzakirah.
Oleh: eva agustina Nim:140008
MANFAAT ZAT-ZAT GIZI BAGI WANITA SEPANJANG DAUR KEHIDUPAN
SYAFRIANI PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
VITAMIN SYAFRIANI.
Sejarah kimia pangan di mulai pada tahun 1700an, ketika para ahli kimia terlibat dalam penemuan senyawa kimia penting dalam bahan pangan termasuk Carl.
TUBUH HEWAN dan MAKANANNYA
GIZI WANITA HAMIL SEMESTER VI - 6 DAN 7.
Oleh: Weni Pratiwi Azhar Billah Aziz Agung Kurniaji
LEMAK KELOMPOK 3 MUH. KHALIQ MA’RUF L NUR MUKARRAMAH DEVI PUTRIANA
MACAM-MACAM ZAT MAKANAN
Diabetes Melitus KELOMPOK I WIRDA YUNIANI THERESIA.
POLA HIDUP SEHAT DENGAN MEMPERHATIKAN VITAMIN YANG ADA DALAM TUBUH
KARAKTERISTIK KARBOHIDRAT. A.Pengertian Karbohidrat Senyawa organik yang tersusun atas unsur karbon (C), hidrogen (H) dan oksigen (O). Dalam bentuk sederhana,
Penyuluhan Kesehatan Diet Kelebihan Kolesterol. Apa itu Kelebihan Kolesterol??? Kondisi dimana jumlah kolesterol dalam darah lebih dari 240 mg/dl.
KELAS MAKANAN KARBOHIDRAT LEMAK GARAM MINERAL PELAWAS PROTEIN VITAMIN
PROTEIN.  Protein adalah sumber asam-asam amino yang mengandung unsur-unsur C, H, O, dan N yang tidak dimiliki oleh lemak atau karbohidrat.  Sebagai.
METABOLISME KARBOHIDRAT DAN KELAINANNYA
KONSEP DASAR ILMU GIZI MAYA KLEMENTINA D., M.GIZI NIK PERTEMUAN I PRODI D3 KEPERAWATAN.
L/O/G/O Besi (Fe) dan Seng (Zn) ROSSA INTAN MANURUNG PRODI D-IV JURUSAN GIZI LUBUK PAKAM.
Vitamin-vitamin Larut Air
KARBOHIDRA T. Istilah karbohidrat timbul dari konsepsi yang salah mengenai struktur gula Rumus empiris gula = CH 2 O Rumus molekul Cx(H 2 O)y Rumus molekul.
Transcript presentasi:

KONSEP DASAR ILMU GIZI

PENGERTIAN GIZI (bahasa arab) “ghidza” = makanan yang baik. GIZI (Inggeris) = nutrition. Ilmu gizi (WHO, 1999) ialah ilmu yang mempelajari proses yang terjadi pada organisme hidup untuk mengambil dan mengolah zat-zat dari makanan untuk memelihara kehidupan, pertumbuhan, fungsi organ tubuh dan menghasilkan energi. Sediaoetama (1987) ilmu gizi adalah ilmu yang mempelajari hal ikhwal makanan dikaitkan dengan kesehatan tubuh.

PENGERTIAN Jadi ilmu gizi adalah ilmu yang mempelajari segala sesuatu tentang makanan dalam hubungannya dengan kesehatan optimal. Zat gizi adalah ikatan kimia yang diperlukan tubuh untuk melakukan fungsinya yaitu menghasilkan energi, membangun dan memelihara jaringan serta mengatur proses kehidupan. Status gizi adalah keadaan tubuh sebagai akibat konsumsi makanan dan penggunaan zat gizi.

PENGERTIAN Makanan adalah suatu bahan padat atau cair selain obat yang mengandung zat-zat gizi dan atau unsure kimia yang dapat diubah menjadi zat gizi oleh tubuh, yang berguna bila dimasukkan ke dalam tubuh (dikonsumsi). Pangan adalah istilah umum untuk semua bahan yang dapat dijadikan makanan. Dietetika adalah pengaturan makanan sesuai kebutuhan dan kondisi subyek yang mengalami kelainan untuk membantu penyembuhan bersama upaya kesehatan yang lain.

PENGERTIAN Kebutuhan gizi adalah jumlah zat gizi yang diperlukan seseorang untuk mencapai & mempertahankan status gizi yang optimal. Kebutuhan gizi dipengaruhi oleh umur, jenis kelamin, berat badan, dan tinggi badan, aktivitas, keadaan tertentu seperti masa pertumbuhan, kehamilan, menyusui, dan keadaan kesehatan.

JENIS & FUNGSI ZAT GIZI KARBOHIDRAT LEMAK PROTEIN VITAMIN MINERAL AIR PENGHASIL ENERGI PEMBANGUN & PEMELIHARA JARINGAN PENGATUR

FUNGSI ZAT GIZI BAGI TUBUH PENGHASIL ENERGI; untuk aktivitas fisik (bekerja, berjalan, dll), aktivitas non fisik (belajar, berpikir, dll), dan aktivitas metabolisme & sistem organ tubuh (pernapasan, pencernaan, peredaran darah, ekskresi, dll). PEMBANGUN DAN PEMELIHARA JARINGAN; untuk pembentukan berbagai jaringan dan organ tubuh (baru) yang terjadi selama masa pertumbuhan, menggantikan jaringan tubuh yang rusak (pemulihan), dan memeliharan jaringan tubuh yang ada agar tidak rusak/aus.

FUNGSI ZAT GIZI BAGI TUBUH PENGATUR METABOLISME DALAM TUBUH; Protein mengatur keseimbangan air di dalam sel, membentuk antibodi sebagai penangkal organisme yang bersifat infektif dan bahan-bahan asing yang masuk dalam tubuh. Mineral dan vitamin diperlukan sebagai pengatur dalam proses-proses oksidasi, fungsi normal saraf dan otot. Air diperlukan untuk melarutkan bahan-bahan di dalam tubuh, seperti dalam darah, cairan pencernaan, jaringan, dan mengatur suhu tubuh.

BAHAN MAKANAN SUMBER ENERGI; Biji-bijian (Serealia); beras, jagung, gandum, dll Umbi-umbian; ubi jalar, singkong, talas, Batang; sagu Tepung-tepungan; tepung terigu, tepung maisena, tepung tapioka, dll Produk hasil olahan; roti, mie, gula murni, dan berbagai jenis produk lain yang menggunakan bahan di atas.

BAHAN MAKANAN SUMBER ZAT PEMBANGUN Daging; sapi, kambing, kerbau, kuda, domba, dll Ikan: bandeng, udang, kerang, mujair, teri, kakap, ikan kering, dll Unggas; ayam, itik, dll Telur; ayam, itik, puyuh, dll Susu; sapi, kerbau, berbagai susu instan Kacang-kacangan: kacang ijo, kacang tanah, kacang merah, kacang kedele, Produk kacang-kacangan: tahu, tempe, dll Berbagai produk makanan dari daging, ikan, unggas, telur dan susu

BAHAN MAKANAN SUMBER ZAT PENGATUR Bahan makanan sumber vitamin, mineral dan air. Sayuran; kangkung, bayang, daun singkong, kacang panjang, wortel, buncis, sawi, dll Buah; pisang, pepaya, mangga, jambu air, jerur, apel, rambutan, dll Air; air putih dan air dalam baham makanan Sumber vitamin & mineral lain: susu, ikan, daging, telur

PENGGOLONGAN BAHAN MAKANAN MENURUT KEGUNAAN BAGI TUBUH Makanan pokok yaitu sumber energi/karbohidrat utama : beras, jagung, terigu, ubi Lauk pauk hewani sumber protein hewani : daging, ikan, ayam, kerang, telur, keju Lauk pauk nabati sumber protein nabati : kacang-kacangan, tempe, tahu Sayuran sebagai pelancar pencernaan dan sumber vitamin dan mineral : bayam, daun sawi, kangkung, kacang panjang, buncis, wortel Buah-buahan sebagai penyegar dan sumber vitamin : jeruk, pepaya, jambu, nanas, nangka, semangka, apel, pisang Lemak dan minyak pemberi rasa gurih pada makanan dan sumber lemak : minyak goreng, margarine, kelapa Susu dan keju sebagai makanan pelengkap/penyempurna zat gizi Bumbu dan gula sebagai penyedap rasa : gula pasir, garam, lombok, cuka, dll

Perkembangan ilmu gizi Makanan & umur panjang Makanan & penyakit Makanan utk hidup Manusia purba Junani Abad 16 Abad 20

Perkembangan ilmu gizi MANUSIA PURBA; Fungsi makanan untuk mempertahankan hidup Aktivitas utamanya; mencari makanan dengan berburu

Perkembangan ilmu gizi Tahun 460-377 SM Hipocrates (Bapak Ilmu Kedokteran); Peran makanan dalam pemeliharaan kesehatan dan penyembuhan penyakit Dasar perkembangan ilmu dietetika

Perkembangan ilmu gizi ABAD 16 Doktrin hubungan antara makanan dengan panjang umur Cornaro (1464-1566) dan Francis Bacon (1561-1626); makanan yang diatur dengan baik dapat memperpanjang umur

Perkembangan ilmu gizi ABAB 17 & 18; berbagai penemuan bidang gizi James Lancaster (1601); upaya pencegahan skorbut dengan air jeruk Antoine Laurent Lavoisier (1743-1794), bapak ilmu Gizi; penemuan adanya hubungan antara proses pernapasan dengan proses pengolahan makanan dalam tubuh

Perkembangan ilmu gizi Akhir abad 18, lahir beberapa tokoh ilmuwan gizi; Wilbur Atwater (1844-1907), bapak ilmu gizi AS; menemukan komposisi kimia berbagai varitas jagung Orang pertama yg mempublikasikan DKBM Penemua alat kalorimetri Pencipta gizi seimbang di Amerika (1980) Albert Szent-Gyorgy & C.C.King (1928-1932); penemuan vitamin C

Perkembangan ilmu gizi Eijkman (1897) di Batavia (jakarta); pada beras tumbuk terdapat senyawa sebagai anti penyakit beri-beri Casimir Funk (1911); menemukan bahwa zat anti pelagra bernama vitamine (vita = hidup, amine = persenyawaan yg mengandung Nitrogen)

Perkembangan ilmu gizi Perkembangan ilmu gizi bersifat dinamis (terus berlanjut) Dimensi ilmu gizi tidak hanya meliputi ilmu-ilmu bidang kesehatan, biomedik, dan pertanian, tetapi juga ekonomi, sosial, budaya dan hukum Penanganan masalah gizi memerlukan pemahaman yang bersifat iterdisiplin

KARBOHIDRAT

KARBOHIDRAT Senyawa yang terdiri dari Hidrogen (H), Carbon (C) dan Oksigen (O) Terbagi menjadi karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks Sumber energi yang utama dan cepat/efisien

MANFAAT KARBOHIDRAT SUMBER ENERGI UTAMA MENGATUR METABOLISME LEMAK (Fat-sparer) MENGHEMAT FUNGSI PROTEIN (protein-sparer) SUMBER ENERGI UTAMA BAGI OTAK DAN SUSUNAN SARAF CADANGAN ENERGI (GLIKOGEN) MENGATUR PERISTALTIK USUS DAN PEMBERI MUATAN PADA SISA MAKANAN

KARBOHIDRAT SEBAGAI SUMBER ENERGI UTAMA Sel-sel tubuh membutuhkan ketersediaan energi siap pakai yang selalu ada, terutama dalam bentuk glukosa & hasil antaranya Lemak juga merupakan penghasil energi, tetapi cadangan lemak tidak dapat langsung digunakan sebagai sumber energi yang siap pakai 1 gram karbohidrat = 4 kkal Hanya 10 gram glukosa dalam darah atau 70-100 mg glukosa per 100 ml darah

FAKTOR-FAKTOR YANG DAPAT MENURUNKAN KADAR GULA DARAH Kurang gizi dalam waktu lama Latihan fisik yang terlalu berat Penyerapan glukosa yang buruk Kerusakan hati Kegagalan fungsi ginjal Difesiensi hormon Kenaikan kadar hormon insulin

FAKTOR-FAKTOR YANG DAPAT MENAIKKAN KADAR GULA DARAH Kebanyakan intik Karbohidrat DM Kelainan hati Keracunan darah (Toxaemia) Rasa cemas, takut dan marah

FAKTOR-FAKTOR YANG DAPAT MENJAGA KADAR GULA DARAH Adanya reaksi timbal balik perubahan Glikogen Glukosa Eksresi glukosa yang berlebihan Pembentukan serta penggunaan glikogen otot Penggunaan glukosa oleh jaring-jaring.

MANFAAT KARBOHIDRAT PENGATUR METABOLISME LEMAK; Karbohidrat mencegah terjadinya oksidasi lemak yang tidak sempurna. Bila energi tidak cukup tersedia maka mengakibatkan terjadinya peningkatan katabolisme lemak, akibatnya terjadi penumpukan badan-badan keton, dan terjadi keasaman darah (Asidosis)

MANFAAT KARBOHIDRAT PENGHEMAT FUNGSI PROTEIN Energi merupakan kebutuhan utama bagi tubuh, sehingga kebutuhannya tidak tercukupi dari Karbohidrat dan Lemak, maka tubuh akan merombak protein untuk menjadi energi. Protein mempunyai fungsi utama sebagai zat pembangun dan pemelihara jaringan, jika terus digunakan untuk energi maka fungsi utamanya tidak akan terpenuhi

MANFAAT KARBOHIDRAT SUMBER ENERGI UTAMA BAGI OTAK & SUSUNAN SARAF Otak dan susunan hanya dapat menggunakan glukosa sebagai energi Kekurangan glukosa menyebabkan kerusakan otak & kelainan saraf yang tidak dapat diperbaiki

MANFAAT KARBOHIDRAT CADANGAN ENERGI (Glikogen) Glikogen merupakan cadangan energi yang pakai Glikogen tersimpan di dalam hati dan otot, sekitar 355 gram, dapat digunakan untuk aktivitas sedang selama 3 jam

MANFAAT KARBOHIDRAT PENGATUR PERISTALTIK USUS DAN MEMPERLANCAR BUANG AIR BESAR Serat merupakan Karbohidrat yang tidak dapat dicerna, namun sangat penting bagi kesehatan untuk mengatur peristaltik usus (memungkinkan terjadinya gerakan usus yang teratur); Serat dapat memberi muatan/pemberat pada sisa-sisa makanan pada bagian usus besar, sehingga mencegah terjadinya konstipasi Agar-agar dan pektin; dapat menyerap sejumlah air dalam kolon, sehingga dapat memperlancar BAB

JENIS KARBOHIDRAT Monosakarida Disakarida Polisakarida

MONOSAKARIDA Glukosa: Fruktosa: Galaktosa: Gula terpenting dalam metabolisme tubuh Sumber: buah-buahan, jagung manis, sejumlah akar dan madu Keadaan normal, diperoleh dalam sirkulasi darah Hiperglikemik dan Hipoglikemik; Kelebihan dan kekurangan kadar glukosa dalam darah Fruktosa: Gula termanis dari semua gula, dikenal dengan “LEVULOSA” Hasil hidrolisa SUKROSA, dalam hati diubah menjadi glukosa Sumber: madu dan buah Galaktosa: Hasil hidrolisa LAKTOSA (gula susu) Diubah menjadi glukosa melalui proses metabolisme

DISAKARIDA Sukrosa: Maltosa; Laktosa: Dalam proses pencernaan diubah menjadi Glukosa & Fruktosa Terdapat pada: gula, tebu, madu. buah. Maltosa; Diproduksi dari hasil pencernaan pati (tepung), tidak diperoleh dialam bebas. Laktosa: Diubah menjadi Glukosa & dan Galaktosa Terdapat pada susu Tidak terdapat pada tumbuhan

DISAKARIDA Umumnya semua bayi dapat mencerna laktosa, namun pada orang dewasa sering mengalami INTOLERANSI LAKTOSA. Jika seseorang mengalami kekurangan enzim laktase (enzim untuk mencerna laktosa) menyebabkan diare jika mengkonsumsi susu. Sebagai pengganti dapat menggunakan produk susu yang difermentasi (seperti keju dan jogurt), karena dalam produk tersebut laktosanya sudah pecah oleh aktivitas bakteri melalui proses fermentasi

POLISAKARIDA Terdiri dari PATI, SELULOSA, GLIKOGEN, PEKTIN Kurang larut dalam air Pati & Glikogen dapat dicerna sempurna, Selulosa dan Pektin tidak dapat dicerna. Glikogen; disimpan dalam hati dan otot, merupakan sumber glukosa utama sebagai ENERGI Pektin; sebagai pengental, pengikat dan pembentuk gel makanan

SUMBER KARBOHIDRAT Umbi-umbian: Ubi jalar, singkong, talas, kentang, dll Padi-padian: padi, jagung, gandum, dll Gula murni, sagu, buah, susu (hewani dan ASI), madu Buah-buah; yang manis Produk olahan: tepung-tepungan (tepung terigu, maisena, tapioka) dan hasil olahannya (mie, roti, jajanan, dll)

KEBUTUHAN 60-70% DARI TOTAL ENERGI Contoh: kebutuhan energi sehari sebanyak 3000 kkal. Berapa kebutuhan KH? Keb. KH = (60% x 3000)/4 = 450 gram

LEMAK

KLASIFIKASI LEMAK Lemak Sederhana: Lemak Natural (monogliserida, digliserida, trigliserida) Ester dari asam lemak dengan molekul berat, alkohol yang tinggi

Senyawa Lemak: Fosolipid; senyawa dari asam lemak dengan asam fosfat dan nitrogen basa Glikolipid; komponen lemak yang bergabung dengan karbohidrat Sulfolipid; lemak yang mengandung sulfur Lipoprotein; lemak yang berkombinasi dengan protein Lipopolisakarida; lemak yang mengandung polisakarida

FUNGSI LEMAK Sumber energi Penghasil asam lemak esensial Pelarut vitamin Menghemat protein Memelihara suhu tubuh Pelindung organ tubuh

PENGHASIL ENERGI 1 gram lemak = 9 kkal energi Kelebihan lemak disimpan di jaringan adiposa (dibawah kulit) Kelebihan lemak > 20%dari BB normal menyebabkan obesitas, cenderung mengalami gangguan kesehatan. Lemak akan dibakar menjadi energi jika asupan karbohidrat dari makanan tidak mencukupi kebutuhan energi tubuh

PROTEIN SPARE Jika kebutuhan energi tubuh dapat terpenuhi dari Karbohidrat dan Lemak, maka tubuh tidak akan menggunakan protein sebagai penghasil energi, sehingga protein dapat dihemat dan dioptimalkan penggunaannya untuk memenuhi fungsi utamanya sebagai pembangun dan pemelihara jaringan.

BANTALAN/PEMBENTUK STRUKTUR, MENJAGA SUHU TUBUH Cadangan lemak yang normal terdapat di bawah kulit dan sekeliling organ tubuh, berfungsi sebagai bantalan pelindung dan menunjang letak organ tubuh. Lamak bawah kulit akan melindungi kehilangan panas tubuh melalui kulit sehingga dapat mengatur suhu tubuh

PELARUT VITAMIN Vitamin A, D, E, K memerlukan pelarut “LEMAK” agar dapat diserap dalam tubuh. Artinya, meskipun konsumsi vitamin-vitamin tersebut dari makanan sudah cukup, namun jika tubuh kekurangan lemak maka penyerapan keempat vitamin tersebut tidak maksimal, dan cenderung mengalami kekurangan

PENGHASIL ASAM LEMAK ESENSIAL (ALE) ALE Sangat dibutuhkan oleh tubuh, tidak dapat dibuat dalam tubuh; Digunakan untuk pertumbuhan & semua jaringan Jenisnya: Linoleat (-3); turunannya: Arakidonat Linolenat (-6); turunannya DHA & EPA

ASAM LEMAK ESENSIAL Akibat Kekurangan pada bayi menimbulkan GANGGUAN: SARAF PENGLIHATAN pertumbuhan kulit Mudah infeksi Sumber: Linoleat: Minyak kcg kedele, kecambah, gandum Linolenat: minyak jagung, kapas, wijen, biji bunga matahari

KOLESTEROL Komponen esensil membran struktur sel Makanan utama otak & sel Jenis: LDL (Low Density Lippoprotein); kolesterol jahat HDL (High Density Lippoprotein): kolesterol baik. Kelebihan kolesterol: Penyumbatan pembuluh darah Strok

JENIS ASAM LEMAK ASAM LEMAK JENUH; rantai Carbon (C) tidak memiliki ikatan rangkap ASAM LEMAK TAK JENUH; rantai C memiliki beberapa ikatan rangkap

JENIS & SUMBER ASAM LEMAK JENUH Klasifikasi Rantai Sumber Rantai Pendek Butirat Kaproat 4:0 6:0 Mentega Margarin Rantai Sedang: Kaprilat Kaprat 8:0 10:0 Minyak kelapa Myk kelapa sawit Rantai Panjang: Laurat Miristat Palmitat Stearat 12:0 14:0 16:0 18:0 Mentega?, myk klp,pala Minyak hewan, myk tumbuhan Lemak hewan, myk tumbuhan

JENIS & SUMBER ASAM LEMAK TAK JENUH Klasifikasi Rantai Sumber Tidak jenuh tunggal: Oleat 18:1 (n-9) Sebagian besar lemak & minyak, terutama minyak zaitun Tak Jenuh Ganda: OMEGA-6; Linoleat 18:2 (n-6/-6) Minyak biji-bijian: Minyak jagung, kacang,kedele, wijen, bunga matahari Arakidonat 20:4 Myk kacang tanah OMEGA-3; Linolenat 18:3(n-3/-3) Myk kcg kedele, kecambah, gandum EPA (Eikosapentaenoat) 20:5(n-3/-3) Minyak ikan tertentu DHA (Dekaheksaenoat) 22:6(n-3/-3) ASI, minyak ikan tertentu

SIFAT LEMAK HEWANI DAN NABATI: Lemak hewan cenderung lebih jenuh (saturated); sedangkan lemak tumbuhan (kecuali minyak kelapa dan kelapa sawit) umumnya tidak jenuh(unsaturate). Lemak hewan herbifora (sapi kerbau dan kambing serta hasilnya seperti susu) lebih jenuh dari unggas dan babi Lemak dari ikan umumnya tidak jenuh dan mengandung OMEGA-3

Kebutuhan lemak 15-25% dari total energi Misal: kebutuhan energi sehari 2000 kkal, berapa kebutuhan lemak? Keb lemak = (20% x 2000)/9 = 44.44 gr

PROTEIN

FUNGSI PROTEIN PERTUMBUHAN DAN PEMELIHARAAN JARINGAN TUBUH SEBAGAI PENGATUR PROSES DALAM TUBUH PENGHASIL ENERGI

FUNGSI LAIN PROTEIN Bagian utama dari sel-sel dan protoplasma Bagian padat dari berbagai jaringan tubuh; otot, sel-sel darah Menunjang matriks tulang, gigi, rambut, kuku Bagian dari enzim Bagian dari hormon Bagian dari antibodi Bagian dari cairan yang ekresikan

PROTEIN SEBAGAI PEMBENTUK & PEMELIHARAAN JARINGAN Bahan pembangun jaringan baru Penting bagi semua usia: bayi sampai usila, bumil, busui & masa penyembuhan penyakit. Diperlukan sejumlah ASAM AMINO (AA) sesuai jaringan yang akan dibentuk AA diperoleh dari makanan, dan sebagian disintesis dalam tubuh sebagai hasil katabolisme perombakan protein jaringan yang rusak

JENIS ASAM AMIMO Asam amino esensial Asam amino semi esensial Asam amino non-esensial Isoleusin Leusin Lisin Metionin Fanilalanin Treonin Triptopan Valin Arginin Histidin Titrosin Sistin Glisin Serin Asam glutamat As.hidroksin glutamat As. Aspartat Alanin Prolin Hidroksin prolin Neuleusin Sitrulin Hidroksi glisin

PROTEIN SEBAGAI PENGATUR Hormon dan enzim merupakan bagian dari protein, beberapa diantaranya mengatur proses pencernaan dalam tubuh Mineral dan vitamin bergabung dengan protein membentuk beberapa enzim yang berperan dalam sebagian besar proses pencernaan dalam tubuh; Protein mengatur keluar masuknya cairan, zat gizi dan metabolit dari jaringan tubuh ke saluran darah. Jika terjadi kekurangan protein plasma, maka keseimbangan cairan terganggu, sehingga terjadi odema (penimbunan cairan di luar sel) seperti pada anak yang Kwashiorkor.

PROTEIN SEBAGAI PENGHASIL ENERGI Protein mengandung unsur Karbon (C) yang dapat digunakan sebagai bahan bakar (energi). Setiap 1 gram protein mengandung 4 kkal Energi dari protein akan digunakan jika kebutuhan dari Karbohidrat dan Lemak tidak memenuhi kebutuhan tubuh. Keperluan tubuh akan energi akan diutamakan sehingga sebagian protein tidak dapat digunakan untuk membentuk jaringan.

JENIS PROTEIN; SESUAI KANDUNGAN ASAM AMINO PROTEIN SEMPURNA; Mengandung asam-asam amino Esensial yang lengkap jenis dan jumlahnya, sehingga mampu mendukung pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan yang ada. Contoh: daging, susu, ikan, ayam dan telur PROTEIN KURANG SEMPURNA; mengandung asam amino esensial yang lengkap, tetapi beberapa diantara hanya sedikit. Tidak dapat digunakan untuk pertumbuhan, dan hanya dapat digunakan untuk mempertahankan jaringan yang ada. Contoh: protein pada kacang-kacangan dan gandum PROTEIN TIDAK SEMPURNA; Hanya mengandung sedikit dan beberapa jenis asam amino saja. Tidak dapat menjamin pertumbuhan & pemeliharaan jaringan. Contoh: protein pada jagung dan BM nabati lainnya

KEBUTUHAN PROTEIN 10-15% DARI TOTAL ENERGI Contoh: kebutuhan energi si A adalah 2000 kkal, berapa kebutuhan proteinnya? Kebutuhan Protein si A = (15% x 2000)/4 = 75 gram

FUNGSI DAN SUMBER VITAMIN

VITAMIN JENIS ada 2 macam : - Vitamin larut lemak : A, D, E, dan K - Vitamin larut air : B dan C

FUNGSI VITAMIN Sebagai enzim dan ko-enzim yang mengatur berbagai metabolisme. Enzim merupakan katalisator organik yang berperan mengatur dan menjalankan reaksi biokimia. Mempertahankan fungsi dan pemeliharaan berbagai jaringan Mempengaruhi pertumbuhan dan pembentukan sel baru

FUNGSI & SUMBER VITAMIN Nama Fungsi utama Sumber Vit.A proses penglihatan meningkatkan pertumbuhan Kekebalan tubuh minyak ikan, hati, mentega, susu, keju, sayuran daun/berwarna hijau tua (wortel, bayam, kangkung, buah berwarna kuning (mangga, jambu biji, pepaya, pisang, dll). Vit.D pembentukan tulang pada janin, bayi & anak meningkatkan penyerapan Ca minyak ikan, susu, sedikit pada mentega, hati dan kuning telur Vit E anti oksidan membantu pembentukan sel darah merah. Meningkatkan kesuburan (pada hewan) Minyak biji gandum sayuran hijau (bayam, kangkung, daun singkong, kacang –kacangan (kacang merah, kacang hijau, kacang tanah, dll), susu, telur, daging, ikan.

FUNGSI & SUMBER VITAMIN Nama Fungsi utama Sumber Vit.K membantu pembentukan prothrombin untuk pembekuan darah daun hijau (bayam, kangkung, dll) kubis, hati dll. Vit. C pembentukan kolagen, gigi, proses perombakan protein (asam amino), mencegah infeksi, membantu penyerapan Fe & Ca mencegah kanker jeruk, tomat, jambu biji, mangga, kangkung, kentang, cabe hijau, selada hijau, dll. Vit B1 metabolisme energi, meningkatkan nafsu makan, pencernaan dan fungsi syaraf. kecambah serealia, beras tumbuk, hati dan organ lain, kacang – kacangan (merah, hijau, kedele, tanah, dll)

FUNGSI & SUMBER VITAMIN Nama Fungsi utama Sumber Vit.B2 metabolisme energi dan protein susu dan olahannya, hati dan organ lain, sayuran hijau, beras tumbuk, Vit.B3 membantu metabolisme asam amino, sintetis glikogen, menjaga kesehatan kulit, sistem syaraf dan sistem pencernaan. susu, telur, daging, ikan, unggas, serealia tumbuk Vit.B6 metabolisme protein Pertumbuhan janin. daging, serealia bubuk,susu, kuning telur, kacang-kacangan.

FUNGSI & SUMBER VITAMIN Nama Fungsi utama Sumber Vit.B12 Faktor untuk metabolisme protein Pembentukan sel darah merah makanan hewani (daging, ikan, telur, unggas, kerang, susu dan olahannya. Asam folat pematangan sel darah merah. sayuran hijau, hati, daging, gandum, telur, ikan, kacang hijau, dll. Asam pento- nenat bagian ko-enzim untuk metabolisme energi, KH, Lemak dan protein. semua makanan hewani dan nabati, hati, ginjal dan khamir. Biotin membantu sintesis dan pemecahan asam lemak dan asam amino hati, daging, kuning telur, susu, kacang tanah, sayuran, pisang, tomat.

FUNGSI & SUMBER VITAMIN Nama Fungsi utama Sumber Vit.B12 Faktor untuk metabolisme protein Pembentukan sel darah merah makanan hewani (daging, ikan, telur, unggas, kerang, susu dan olahannya. Asam folat pematangan sel darah merah. sayuran hijau, hati, daging, gandum, telur, ikan, kacang hijau, dll. Asam pento- nenat bagian ko-enzim untuk metabolisme energi, KH, Lemak dan protein. semua makanan hewani dan nabati, hati, ginjal dan khamir. Biotin membantu sintesis dan pemecahan asam lemak dan asam amino hati, daging, kuning telur, susu, kacang tanah, sayuran, pisang, tomat.

MINERAL NADIMIN, SKM, M.KES

MINERAL JENIS Mineral makro : dibutuhkan ≥ 0.05 % dari BB atau rata-rata ≥ 100 mg/hari. Contoh : Ca, P, K, S, Na, Cl, Mg. Mineral mikro (trace element) : dibutuhkan ≤ 0.05 % dari BB atau < 100 mg/hari. Misal: Zn, Se, Mn, Cu, I, Co, Silikon, Ni, F, Fe.

FUNGSI MINERAL Bahan pembentuk jaringan tubuh: tulang dan gigi (Ca dan P), rambut, kuku dan kulit (S), Sel darah merah (Fe); Memelihara keseimbangan asam basa dalam tubuh; pembentuk asam (Cl, P, Belerang), pembentuk basa (kapur, Fe, Mg, K, Na). Mengkatalis reaksi pemecahan KH, L, P dan pembentukan L dan P Sebagai hormon dan enzim , misal sebagai hormon, yodium dalam hormon tiroksinFe (komponen cytocrom oksidase), Cu (komponen enzim tyrosinase maupun pembentukan antibodi).

FUNGSI MINERAL Membantu dalam mengirimkan isyarat saraf ke seluruh tubuh (Ca, K, Na) Bagian cairan usus (Ca, Mg, K, Na) Mengatur kepekaan syaraf dan kontraksi otot (Ca, K, Na) Mengatur proses pembekuan darah (Ca)

FUNGSI & SUMBER MINERAL Nama Fungsi utama Sumber Ca unsur utama pembentukan tulang dan gigi; penting untuk kontraksi otot, irama jantung normal; pengaktif berbagai enzim. susu, kangkung, tiram,udang P unsur utama tulang dan gigi metabolisme lemak dan KH, pertukaran energi melalui reaksi oksidatif susu, keju, kuning telur, daging, ikan, unggas, kacang-kacangan K keseimbangan cairan intra sel; mempengaruhi irama jantung; berperan dalam pengaturan kepekaan syaraf dan otot daging, ikan, unggas, tepung, buah dan sayuran Na mempertahankan keseimbangan cairan ekstrasel; mengatur kepekaan otot dan syaraf. garam dapur, daging, ikan, unggas, telur, susu

FUNGSI & SUMBER MINERAL Nama Fungsi utama Sumber S pembentukan asam amino sistein dan metionin; pembentukan protein rambut daging, susu, telur, keju, dan kacang – kacangan Cl unsur getah lambung; keseim bangan asam basa; bersama Na dan K membantu mempertahankan kadar air tubuh daging, susu, telur, garam dapur Mn unsur tulang dan gigi dan jaringan lainnya; mempengaruhi kepekaan otot dan syaraf; bekerja pada beberapa enzim khususnya enzim glikolisis tepung gandum, kakao, kacang-kacangan, daging, makanan laut, susu

FUNGSI & SUMBER MINERAL Nama Fungsi utama Sumber Fe merupakan unsur pembentukan Hb, mioglobin dan beberapa enzim oksidatif hati, daging, telur, ikan, susu, sayuran daun, kacang-kacangan I Pembentukan tiroksin garam iodium dan hayati laut Zn berperan dalam pekerjaan lebih dari 200 jenis enzim; sebagai antioksidan dan berperan dalam fungsi membran tiram, makanan laut, hati, kecambah gandum, ragi, daging, telur, unggas, ikan Sn memperbaiki pertumbuhan, faktor penting dalam pernapasan jaringan; sebagai antioksidan ikan laut dan kerang-kerangan. Kadar pada tumbuhan tergantung pada keadaan tanah S pembentukan asam amino sistein dan metionin, pembentukan protein rambut susu, telur, daging, keju, dan kacang-kacangan

FUNGSI & SUMBER MINERAL Nama Fungsi utama Sumber Mg unsur tulang dan gigi, dan jaringan lainnya; mempengaruhi kepekaan otot dan saraf, bekerja pada beberapa enzim khususnya enzim glikolisis tepung gandum, kakao, kacang-kacangan, daging, makanan laut, susu mengaktifkan beberapa enzim (fosfatase darah dan tulang, arginase, karboksilase dan kolinesterase) tepung gandung, kacang-kacangan, daging, ikan, ayam, sayuran berdaun hijau Cu penting untuk sintetis Hb; pekerjaan enzim-enzim tertentu (sitokrom oksidase, tirosinase, katalase, urikase, asam askorbat oksidase) hati, tiram, daging, ikan, kacang-kacangan, dan tepung gandung

AIR

fungsi air Pelarut Pengangkut Katalisator Reaksi kimia sel & jaringan

Komposisi air dalam tubuh Bayi (70%) Dewasa (60%) Usila (50%)

Jumlah air dalam tubuh; Untuk mempertahan tekanan osmostik Intraseluler : air dalam sel-sel jaringan, lebih banyak mengandung kalium(10 kali) dari natrium, merupakan ruang air terbesar (30% BB) Interseluler : air antara sel jaringan dan luar pembuluh darah, jumlahnya 19 % BB, lebih banyak mengandung natrium (28 kali ) dari kalium. Intravaskuler : air di dalam pembuluh darah (Na : K= 28 : 1), jumlahnya 4 % BB. Sisa air berada dalam tulang, otot, sekresi sal. Cerna, dll.