SAR DIYANTO HP O SAR DIYANTO HP O

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
MENGENAL KEGIATAN DI ALAM TERBUKA DALAM KEPRAMUKAAN
Advertisements

UU No.12 Tahun 2010 tentang GERAKAN PRAMUKA
T E N T A N G ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA GERAKAN PRAMUKA ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA GERAKAN PRAMUKA.
T E N T A N G ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA GERAKAN PRAMUKA ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA GERAKAN PRAMUKA By GS.
PRINSIP DASAR KEPRAMUKAAN Sebagai Norma Hidup Anggota Gerakan Pramuka
PRINSIP DASAR KEPRAMUKAAN DAN METODE KEPRAMUKAAN
KODE KEHORMATAN PRAMUKA
PEMAHAMAN AD GERAKAN PRAMUKA
PENGERTIAN, SIFAT DAN FUNGSI KEPRAMUKAAN
PENDIDIKAN DALAM KEPRAMUKAAN
GERAKAN PRAMUKA.
OPTIMALISASI SAKA PANDU WISATA
PRAMUKA SIAPA YANG PUNYA
CARA MEMBINA PRAMUKA PENEGAK / PANDEGA
METODEKEPRAMUKAAN METODE KEPRAMUKAAN METODE METODE IALAH SUATU CARA ATAU TEHNIK UNTUK MEMPERMUDAH TERCAPAINYA TUJUAN KEGIATAN METODE IALAH SUATU CARA.
KURSUS PEMBINA PRAMUKA MAHIR TINGKAT LANJUTAN
KEPRAMUKAAN MERUPAKAN
KEPRAMUKAAN PADA ABAD 21.
KURSUS PEMBINA PRAMUKA MAHIR TINGKAT LANJUTAN
Designed by: JOKO MURSITHO
Apakah Gerakan Pramuka Masih Diperlukan Di Indonesia?
UU No.12 Tahun 2010 tentang GERAKAN PRAMUKA
Seri Aktivitas Pramuka
KURSUS PEMBINA PRAMUKA MAHIR TINGKAT LANJUTAN
UPACARA SEBAGAI ALAT PENDIDIKAN
Designed by: JOKO MURSITHO
TUGAS POKOK GERAKAN PRAMUKA
Tanda Penghargaan KEPUTUSAN KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA
Oleh: HOLIK ABDUL BASYIT
PENGEMBANGAN SISTEM KEPANDUAN HIZBUL WATHAN, SERTA HAMBATAN YANG DIHADAPI DALAM DEKADE PASCA KEBANGKITAN Oleh : Drs. H. Uun H.S.
PEMAHAMAN GERAKAN PRAMUKA VISI DAN MISINYA
KURSUS PEMBINA PRAMUKA MAHIR TINGKAT LANJUTAN
Pusdiklatcab Parahyangan
BURUNG KAKAK TUA HINGGAP DI PUNGGUNG KUDA BIAR SUDAH TUA
GRAND DESIGN PENDIDIKAN KARAKTER
KEPRAMUKAAN (Sumber WOSM, Geneva 4 Switzerland )
Designed by: JOKO MURSITHO
Assalamu’alaikum. Wr.Wb Salam Pramuka... Assalamu’alaikum. Wr.Wb Salam Pramuka... Nama : M. Andri Saputra TTL : Lingge, 17 Juli 1993 Gol/Jab Dalam Pramuka:
KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA
MENGEMBANGKAN KARAKTER PADA ANAK USIA DINI
Dapat mengetahui dan menyebutkan kode kehormatan pramuka penggalang
PEMAHAMAN AD RT GERAKAN PRAMUKA
KODE KEHORMATAN PERTEMUAN KE 2 ABD.HALIM, M.PD.
KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA
GRAND DESIGN PENDIDIKAN KARAKTER
MENGEMBANGKAN KARAKTER PADA ANAK USIA DINI
PERAN, TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB PEMBINA PRAMUKA
Salam Pramuka !.
Designed by: JOKO MURSITHO
HAKIKAT PENDIDIKAN A. Pengertian Pendidikan
Organisasi Siswa Intra Sekolah
KEPRAMUKAAN DINKES KAB CLP, 2016 Designed by: ANANG.
Didesain: Joko Mursitho – Joni Widodo
MARS JAYALAH PRAMUKA Allegro 4/4 DO = C
PENGEMBANGAN SISTEM KEPANDUAN HIZBUL WATHAN, SERTA HAMBATAN YANG DIHADAPI DALAM DEKADE PASCA KEBANGKITAN Oleh : Drs. H. Uun H.S.
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
Designed by: JOKO MURSITHO
UU No.12 Tahun 2010 tentang GERAKAN PRAMUKA
PRINSIP DASAR KEPRAMUKAAN
Tanda Penghargaan KEPUTUSAN KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA
Designed by: JOKO MURSITHO METODE KEPRAMUKAAN CECEP RUDI H. S.Pd.
Designed by: JOKO MURSITHO
APLIKASI PRINSIP DASAR dan METODE KEPRAMUKAAN
SELAKU KETUA MAJELIS PEMBIMBING DAERAH GERAKAN PRAMUKA JAWA TENGAH
MEMBANGUN KARAKTER DI KALANGAN MAHASISWA
SISTEM PENDIDIKAN KEPRAMUKAAN, TUJUAN GERAKAN PRAMUKA DAN PRINSIP DASAR KEPRAMUKAAN DI INDONESIA Pendidikan kepramukaan adalah proses pembentukan kepribadian,
MATERI MPLS PRAMUKA SMP NEGERI 2 TANJUNGSARI TAHUN PELAJARAN 2019/2020 ASEP MULYADI, S.Pd NIP
PENERAPAN UNSUR PATRIOTISME
PENERAPAN UNSUR PATRIOTISME
Kata "Pramuka" merupakan singkatan dari Praja Muda Karana, yang memiliki arti Orang Muda yang Suka Berkarya. "Pramuka" merupakan sebutan bagi anggota.
Transcript presentasi:

SAR DIYANTO HP O85249376757

Maaf, kakak keseni ?????

JAYALAH PRAMUKA Gerakan pramuka praja muda karana Sebagai wahana kaum muda suka berkarya kader pembangunan sebagai perekat bangsa Disiplin berani dan setia berakhlak mulia Bersatu padu menyongsong masa depan yang gemilang Satu pramuka untuk satu indonesia Melangkah maju menuju masyarakat yang sentosa Jayalah pramuka jayalah indonesia

PERMAINAN ALAT PENDIDIKAN SARDIYANTO

PENDAHULUAN Permainan dalam kepramukaan bukan seperti permainan biasa, tetapi permainan yang selalu mengikuti aturan permainan (rule of the games), dan permainan yang bermakna dalam pembentukan karakter peserta didik. Kepramukaan adalah proses pendidikan di luar lingkungan sekolah dan diluar lingkungan keluarga dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis yang dilakukan di alam terbuka dengan Prinsip Dasar Kerpamukaan dan Metode Kepramukaan yang sasaran akhirnya pembentukan watak, akhlak dan budi pekerti luhur.

HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN : Permainan harus mengandung unsur kesehatan (health). Sehat di dalam kepramukaan adalah sehat jasmani dan rohani. Permainan juga harus mengandung unsur kebahagiaan (happiness). Tiga syarat untuk mencapai kebahagiaan tersebut yakni: gembira, damai, dan syukur. Permainan juga harus mengandung unsur tolong-menolong (helpfulness), kerjasama, menghargai orang lain, berani berkorban untuk orang lain.

Permainan juga harus menghasilkan sesuatu yang bermanfaat (handicraft). Permainan harus tetap dapat mengembangkan kecerdasan spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan fisik. Permainan harus senantiasa menarik, aman, dan nyaman. Permainan yang bersifat kompetitif akan lebih baik.

Pelaksanaan permainan Direncanakan dengan baik, jenis permainan, waktu, tempat, siapa peserta, dan siapa penanggungjawabnya. Permainan dimulai dengan briefing, untuk menjelaskan aturan permainan, termasuk rewards dan punishment. Pelaksanaan permainan harus tetap termonitor, terkendali, dan aman. Permainan diakhiri dengan debriefing, dan di sinilah sesungguhnya kunci pendidikan. Di sini pulalah nilai-nilai, karakter bangsa yang ditanamkan dalam permainan disadari dan dihayati oleh peserta. ansharikadir@gmail.com

PENUTUP Program permainan yang tersusun dengan baik dan dapat dilaksanakan dengan lancar akan berfungsi sebagai alat pendidikan, karena dari kegiatan tersebut akan didapat hal-hal yang dapat mengembangkan keteladanan spiritual, pisik, intelektual, emosional dan sosial pada para peserta. 2. Pelaksana permainan seharusnya melibatkan langsung peserta didik dengan tanggungjawab pembina   ansharikadir@gmail.com

KEPUSTAKAAN AD & ART Gerakan Pramuka. Bahan Kursus Pembina pramuka mahir Tingkat Lanjutan 1983, Kwartir Nasional. Jakarta. Lemdikanas, 2008, Menata Tim Dengan Permainan. Scout Centres of Excellence For Nature end Environment ; World Scout Burean, Switzerland, 1997. Aids to Scoutmastership, Panduan Pembina untuk Membina Penggalang, Pustaka Tunas media, 2008. The Boy Scout Handbook (Boy Scout of America).   ansharikadir@gmail.com