Disusun oleh : Ade Nopita Komaladewi Karyanti Liliana Jusnita Abdullah Prasasdya Dipa Arsrian Faizal Mubarok Kelompok 5 Kelas 1F.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Disadur dari berbagai sumber
Advertisements

Lisnawati, M.Psi. KURIKULUM...  Adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yg digunakan sebagai pedoman.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang.
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI : SEBUAH PENYEMPURNAAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN Oleh : Trisakti Handayani.
Design by Staf Pengajar FKIP Unila J.PIPS/PPKn HAKIKAT KURIKULUM Pendidikan yang terjadi disekolah disebut pendidikan formal karena.
Sosialisasi KTSP Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang STANDAR ISI (SI)
DASAR SISTEM PENGAJARAN
KURIKULUM SEKOLAH Pengertian
Kurikulum (Definisi, Dimensi, Fungsi dan Peranan)
PERKEMBANGAN IPS DI INDONESIA
Pengertian Kurikulum Secara Etimologis
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang
OLEH: DRS.H.KURNALI SOBANDI,M.M.
KURIKULUM : DEFINISI, DIMENSI, PRINSIP, FUNGSI DAN PERANAN
Kurikulum SMP.
Dra. Entri Sulistari, M.Si
Perkembangan Kurikulum Matematika di Indonesia
Peranan, Fungsi dan Pendekatan Kurikulum
Bimbingan Konseling, Ketatalaksanaan Pendidikan dan KTSP
NAMA KELOMPOK 5 : NASRIA IKA NITASARI / ARI TRI MARIA /
5 Penyesuaian Beban 1.
KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN
MANAJEMEN KESISWAAN.
KAJIAN MATERI IPA DALAM KTSP & K-13 DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SD
TELAAH KURIKULUM Oleh: Endah Andayani, S.Pd., MM
Pengertian, Dimensi, Fungsi, dan Peranan Kurikulum
ANALISIS KURIKULUM IPBA KELAS TINGGI
TELAAH KURIKULUM PERTEMUAN KE 5.
Pengelolaan Pendidikan: Manajemen Kurikulum
TELAAH KURIKULUM Pertemuan ke 3.
ORGANISASI KURIKULUM By: Kelompok 3.
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
Kurikulum (Definisi, Dimensi, Fungsi dan Peranan)
PERMASALAHAN KURIKULUM Dr. RATNAWATI SUSANTO., M.M., M.Pd
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang
KONSEP DASAR KURIKULUM
PENGERTIAN DAN HAKIKAT IPS DALAM PROGRAM PENDIDIKAN
PARADIGMA PENDIDIKAN IPS DALAM KONTEKS INDONESIA
Pemberian Tugas. Pemberian Tugas Anggota Kelompok: Nilam Permana Sasmita Sari Yuliana Tilar Feny Novawati.
Dr. RATNAWATI SUSANTO, M.M.,M.Pd.
KURIKULUM Pengertian Kurikulum 1. Kurikulum sebagai rencana belajar.
LANDASAN KURIKULUM.
SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
ASSALAMU’ALAIKUM WR. WB
Oleh: Apriani Safitri, S.Pd., M.Pd
TELAAH KURIKULUM AKUNTANSI SMA/SMK
PENGEMBANGAN KURIKULUM PAI
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang
LANDAS AN PSIKOLOGIS DALAM PENGEM BANGAN KURIKULUM
JENIS-JENIS DAN PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM
KONSTRUKSI ORGANISASI PENGEMBANGAN KURI-KULUM PERTEMUAN 6
PERANAN DAN FUNGSI KURIKULUM PENGEMBANGAN KURIKULUM PAI DOSEN : Afiful Ikhwan, M.Pd.I   Oleh: MUHAMMAD HAMKA SAFI’I YUSUUF ARIFIN PAI B / III.
SEJARAH PERKEMBANGAN KURIKULUM DI INDONESIA
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang
Tinjauan Perkembangan Kurikulum IPS SD
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang
PELAKSANAAN KURIKULUM 2013
Peraturan Menteri Nomor 22 Tahun 2006 tentang
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang
PENGEMBANGAN KURIKULUM
KBK 2004 dan Kurikulum 2006 Sekolah Dasar Nanang Rijono.
Kurikulum Prinsip-Prinsip Pengembangan Kurikulum
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang
PEMBELAJARAN PKn di SD MODUL 3
Pengertian Pembelajaran
MODUL 5 PROFIL KURIKULUM SEKOLAH DASAR MODUL 6 KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN.
Konsep Dasar Kurikulum Oleh: Kelompok 4 1.Sawitri( ) 2.Sri harti wahyuni ( ) 3.Yolanda Oktavia( ) 4.Marfuatu Sholikha( ) 1.Sawitri( )
KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM
Sosialisasi KTSP Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang STANDAR ISI (SI)
Transcript presentasi:

Disusun oleh : Ade Nopita Komaladewi Karyanti Liliana Jusnita Abdullah Prasasdya Dipa Arsrian Faizal Mubarok Kelompok 5 Kelas 1F

Pengertian, Peranan dan Fungsi Kurikulum Prinsip pengembangan kurikulum IPSPengembangan kurikulum IPS

Pengertian Kurikulum Fungsi Kurikulum Peran Kurikulum

Di dalam kamus Webster, kurikulum diartikan dalam dua macam, yaitu: a. Sejumlah mata pelajaran yang harus ditempuh atau dipelajari murid di sekolah atau perguruan tinggi untuk memperoleh ijazah tertentu. b. Sejumlah mata pelajaran yang ditawarkan oleh suatu lembaga pendidikan atau suatu departemen.

Menurut pandangan lama, kurikulum adalah sejumlah mata pelajaran yang harus ditempuh oleh murid untuk memperoleh ijazah. Sedangkan menurut pandangan baru ialah kurikulum yaitu segala usaha dan kegiatan sekolah untuk mempengaruhi anak belajar, baik didalam kelas, halaman sekolah maupun di luar sekolah.

Peranan kurikulum a. Peranan Konservatif Sekolah sebagai suatu lembaga sosial yang dapat mempengaruhi dan membina tingkah laku para peserta didik yang sesuai dengan nilai-nilai sosial yang ada dalam masyarakat. b. Peranan Kritis dan Evaluatif Sekolah tidak hanya mewariskan kebudayaan yang ada melainkan juga menilai, memilih unsur-unsur kebudayaan yang akan diwariskan. c. Peran Kreatif Kurikulum melakukan kegiatan-kegiatan kreatif dan konstruktif, dalam arti mencipta dan menyusun yang baru sesuai dengan kebutuhan masa sekarang dan masa mendatang dalam masyarakat.

Fungsi Kurikulum Fungsi kurikulum sebagai subjek didik, terdapat enam fungsi kurikulum, yaitu : 1. Fungsi Penyesuaian (The adjustive of adaftive function) Fungsi penyesuaian mengandung makna bahwa kurikulum sebagai alat pendidikan harus mampu mengarahkan siswa agar memiliki sifat well adjusted yaitu mampu menyesuaikan dirinya dengan lingkungan, baik lingkungan fisik maupun lingkungan sosial.

2. Fungsi Pengintegrasian (The integrating function) Fungsi integrasi mengandung makna bahwa kurikulum sebagai alat pendidikan harus mampu menghasilkan pribadi-pribadi yang utuh. 3. Fungsi Difereansiasi (The differentiating function) Fungsi diferensiasi mengandung makna bahwa kurikulum sebagai alat pendidikan harus mampu memberikan pelayanan terhadap perbedaan individu siswa.

4. Fungsi Persiapan (The propaedeutic function) Fungsi persiapan mengandung makna bahwa kurikulum sebagai alat pendidikan harus mampu mempersiapkan siswa untuk melanjutkan studi ke jenjang pendidikan berikutnya. 5. Fungsi Pemilihan (The selective function) Fungsi pemilihan mengandung makna bahwa kurikulum sebagai alat pendidikan harus mampu memberikan kesempatan kepada siswa untuk memilih program-program belajar yang sesuai dengan kemampuan dan minatnya.

6. Fungsi Diagnostik (The diagnostic function) Fungsi diagnostik mengandung makna bahwa kurikulum sebagai alat pendidikan harus mampu membantu dan mengarahkan siswa untuk dapat memahami dan menerima kekuatan (potensi) dan kelemahan yang dimilikinya.

Asep Herry Hernawan dkk (2002) mengemukakan lima prinsip dalam pengembangan kurikulum, yaitu :  Prinsip relevansi  Prinsip fleksibilitas  Prinsip kontinuitas  Prinsip efisiensi  Prinsip efektivitas

Terkait dengan pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, terdapat sejumlah prinsip- prinsip yang harus dipenuhi, yaitu : 1.Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya 2.Beragam dan Terpadu 3.Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni 4.Relevan dengan kebutuhan kehidupan 5.Menyeluruh dan berkesinambungan 6.Belajar sepanjang hayat 7.Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah

Pengembangan kurikulum IPS kurikulum IPS 1994 ditata secara lebih terpadu dan lebih sederhana. Korelasi antara berbagai ilmu atau disiplin ilmu penunjangnya. IPS dan PMP tetap terpisah hanya PMP berubah nama menjadi PPKN. Guru sebagai pengembang kurikulum untuk memperluas dan memperdalam materi

kurikulum 1986 dan 1975 masih tampak berdiri sendiri-sendiri, perkembangan materinya semakin padat dan serat. Kurikulum 1975 unsurpendidikan kewarganegaraan dalam IPS mulai dipisahkan dan dijadikan bidang studi tersendiri dengan nama Pendidikan Moral Pancasila (PMP).

Dari segi lingkup bahan pengajaran, kurikulum 1994 tetap menggunakan pendekatan spiritual, pada dasarnya pendekatan ini diterapkan pada kurikulum 1964, 1968, 1975, 1986.

TERIMA KASIH