3. Kecepatan t=0 s Timur V = 8 m / 4 s = 2 m/s 8 m

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
PERSAMAAN GERAK LURUS smanda giri.
Advertisements

KEGIATAN INTI : KINEMATIKA DENGAN ANALISIS VEKTOR
KINEMATIKA GERAK LURUS
DISKUSI 4-4 Titik R pada saat t = 1 s berada pada posisi (2,1) m, dan
Gerak Lurus Beraturan Dra.Hj. Tine Arum Kanti.
Bentuk Koordinat Koordinat Kartesius, Koordinat Polar, Koordinat Tabung, Koordinat Bola Desember 2011.
Fisika Dasar I (FI-321) Topik hari ini (minggu 2)
Gerak dalam Dua atau Tiga Dimensi
Nama : Alfian Iskandar z ridho saputra Teknik Industri (B) 2013
GERAK DENGAN ANALISIS VEKTOR
TITIK BERAT.
Rumus Fisika “GERAK PARABOLA”
KINEMATIKA PARTIKEL Gerak Dua Dimensi.
GERAK LURUS Fisika X.
BAB 3 GERAK LURUS 3.1.
Dr. V. Lilik Hariyanto, M.Pd. PENDIDIKAN TEKNIK SIPIL PERENCANAAN
3. KINEMATIKA Kinematika adalah ilmu yang membahas
3. KINEMATIKA Kinematika adalah ilmu yang membahas
KINEMATIKA PARTIKEL Pertemuan 3-4
Kinematika Partikel Pokok Bahasan :
GERAK 2 DIMENSI Pertemuan 5 - 6
KINEMATIKA BENDA TITIK
KINEMATIKA. Mempelajari gerak sebagai fungsi dari waktu tanpa mempedulikan penyebabnya Manfaat  Perancangan suatu gerak: Jadwal kereta, pesawat terbang,
Berkelas.
Bab 1 Kelajuan, Perpindahan, Kecepatan: Pendahuluan Vektor
ILMU DASAR SAINS Ferdinand Fassa GERAK SATU DIMENSI Oleh:
KINEMATIKA.
Jarak Perpindahan Kecepatan Percepatan
Berkelas.
GERAK LURUS FISIKA SMA/MA KELAS X BERDASARKAN KURIKULUM 2013.
Berkelas.
KINEMATIKA.
GERAK MELINGKAR SMA Kelas XI Semester 1. GERAK MELINGKAR SMA Kelas XI Semester 1.
GERAK LURUS BERATURAN.
GERAK LURUS.
G e r a k.
KINEMATIKA.
KINEMATIKA I FISIKA DASAR I UNIVERSITAS ANDALAS.
Persamaan Gerak Persamaan Gerak
Fisika Dasar (Fr-302) Topik hari ini (Pertemuan ke 3)
Pujianti Donuata, S.Pd M.Si
BAB 3. GERAK LURUS 3.1 Pendahuluan 3.1
Arif hidayat Gerak Pada Garis Lurus Arif hidayat
KINEMATIKA DENGAN ANALISIS VEKTOR
Kinematika 1 Dimensi Perhatikan limit t1 t2
KINEMATIKA.
KINEMATIKA Konsep gerak.
Bumi Aksara.
Gerak 1 Dimensi Pertemuan 4
PERTEMUAN III KINEMATIKA PARTIKEL.
Momentum dan Impuls.
KINEMATIKA PARTIKEL.
BAB 2 GERAK SATU DIMENSI 3.1.
KULIAH FISIKA DASAR fakultas teknobiologi Unversitas teknologi sumbawa
Kinematika Mempelajari tentang gerak benda tanpa memperhitungkan penyebab gerak atau perubahan gerak. Asumsi bendanya sebagai benda titik yaitu ukuran,
GERAK.
A. Posisi, Kecepatan, dan Percepatan
Kinematika Mempelajari tentang gerak benda tanpa memperhitungkan penyebab gerak atau perubahan gerak. Asumsi bendanya sebagai benda titik yaitu ukuran,
ROTASI KINEMATIKA ROTASI
Gerak satu dimensi Rahmat Dwijayanto Ade Sanjaya
Momentum dan Impuls.
Rina Mirdayanti, S.Si., M.Si
Minggu 3 Persamaan Gerak Dua Dimensi Tim Fisika TPB 2016.
GERAK PADA BIDANG DATAR
ILMU DASAR SAINS Ferdinand Fassa GERAK SATU DIMENSI Oleh:
BAB 3 GERAK LURUS 3.1.
ROTASI KINEMATIKA ROTASI
KINEMATIKA PARTIKEL.
KINEMATIKA.
BAB 3 GERAK LURUS 3.1.
Transcript presentasi:

3. Kecepatan t=0 s Timur V = 8 m / 4 s = 2 m/s 8 m kecepatan menunjukkan adanya perpindahan yang ditempuh oleh suatu benda tiap satuan waktu. Sebagai contoh, jika Sebuah bola bergerak ke arah timur sejauh 8 m dalam 4 sekon maka dikatakan kecepatan bola tersebut 2 m/s. V = 8 m / 4 s = 2 m/s t=0 s Timur Barat t = 4 s 8 m

Hal ini akan memiliki makna yang berbeda jika dalam 4 sekon berikutnya, bola tersebut kembali ke arah barat 8 m. bola tersebut dapat dikatakan tidak melakukan perpindahan karena tidak mengalami perubahan posisi terhadap titik acuan (titik semula) sehingga kecepatannya adalah nol. V = 0 m/s Barat Timur t=8 s t = 4 s 8 m

Kecepatan rata-rata Dinyatakan sebagai ‘Hasil Bagi perpindahan terhadap selang waktu dari perpindahan itu” B Y ∆r A r1 r2 X

Perhatikan tayangan tadi Sebuah titik bergerak dari titik A ke titik B selama selang waktu ∆t. Perpindahan yg dialami titik tersebut AB = ∆r Jika vektor posisi titik tersebut ketika di A = r1 dan di B = r2 dengan menggunakan metode poligon akan diperoleh kecepatan rata-rata titik tersebut adalah …… V = = Keterangan V = Kecepatan rata-rata (m/s) ∆r = Perpindahan (m) ∆t = Selang waktu perpindahan (s)

Apabila persamaan diatas kita nyatakan dengan vektor kecepatan Dalam koordinat Kartesius, diperoleh V = = =

CONTOH SOAL t = 4 s 0 1 2 3 4 5 6 7 8 t = 1 s 0 1 2 3 4 5 6 7 8

PERTANYAAN 1. Tentukan Vektor Kecepatan rata-rata 2. Komponen Vektor Kecepatan rata-rata sumbu x 3. Komponen vektor kecepatan rata-rata sumbu y 4. Besar vektor kecepatan rata-rata 5. arah dan kecepatan rata-ratanya