ANALISA GERAKAN SOSIAL

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Advertisements

DEMOKRASI DAN MASYARAKAT MAJEMUK
Materi Kuliah E-learning 29/6/2012 Dasar Manajemen Sem. Genap 2011 / oleh Tyastuti P.
Interaksi sebagai proses sosial
OPINI PUBLIK TM-2 STIKOM PROSIA By: Yang Gusti Feriyanti,M.IKOM.
OTONOMI DAERAH UNTUK MENGUKUHKAN INDONESIA SEBAGAI NEGARA-BANGSA
KOMUNIKASI DALAM KERAGAMAN BUDAYA
KONSEP DASAR COMMUNITY DEVELOPMENT
SR.DEVY MODIFIED BY RIRIS DIANA
DEMOKRATISASI DAN REFORMASI KEAMANAN
TANTANGAN-TANTANGAN PARTAI POLITIK MASA KINI ( Stefano Bartolini dan Peter Mair ) Parpol Berhenti/gagal menjalankan fungsi-fungsi yang merupakan kunci.
Politik dan Pemerintahan Amerika Serikat (2012)
PERMASALAHAN POLITIK MODERN
TUGAS PRESENTASI WAWASAN NUSANTARA.
BAB VI ETIKA PROFESI HUKUM
P ARTAI POLITIK AMERIKA SERIKAT Rachmalia Dewi Sukmawati Politik dan Pemerintahan Amerika Serikat (2012)
Pengantar keperawatan keluarga
MANAJEMEN KONFLIK.
PEMBANGUNAN DAN PENDIDIKAN
Liberalisme Demokrasi Sosialisme Pan Islamisme
Bisnis Internasional Pertemuan 10
KOPERASI DI ERA GLOBAL.
Dilema pendekatan thd perancangan kota
Politik Luar Negeri Indonesia
Perjuangan Menghadapi Disintegrasi Bangsa
Yoga Gandara : Pengertian Budaya Politik
TEORI-TEORI GERAKAN SOSIAL
PRINSIP MANAJEMEN LAYANAN KESEHATAN UMUM
Media Massa dan Demokratisasi
TANTANGAN KODE ETIK KESEHATAN MASYARAKAT
MASYARAKAT MADANI (CIVIL SOCIETY)
PERAN POLITIK MUHAMMADIYAH
BAB IX INTEGRASI NASIONAL
SAP-12 HUMAN RESOURCE MANAGEMENT
Perubahan Sosial & Dinamika Pemerintahan
GERAKAN SOSIAL DALAM PERUBAHAN SOSIAL (bagian II)
PARTISIPASI POLITIK DALAM DISTRIBUSI DAN ALOKASI SUMBER POLITIK
CAPACITY BUILDING MARTINA P. DIAH, S.AP, M.AP.
KEKUASAAN DAN WEWENANG
ORGANISASI PETANI Heru Purwandari Departemen Sains KPM
Kekuatan Sosial Politik Indonesia IPEM4437/3SKS
KELOMPOK 4 AHMAD SULTON ARLIANSAH
BUDAYA POLITIK DI I N D O N E S I A
J. Kristiadi (Peneliti Senior CSIS, Jakarta)
FAKULTAS ILMU SOSIAL & POLITIK UNIVERSITAS MERCUBUANA YOGYAKARTA
PROSES KOMUNIKASI DAN KONFLIK BY : MANAP SOLIHAT, M.Si.
Hanifa Nur Auliya ( ) sosiologi pembangunan : Desentralisasi, Birokrasi dan Demokratisasi Lokal.
PENDAHULUAN: PENDEKATAN DALAM MEMAHAMI KEKUATAN POLITIK DI INDONESIA
Sejarah Dan Perkembangan Kekuatan Politik di Indonesia K2
TOPIK PERKULIAHAN 11 MODEL – MODEL PPM.
Ancaman di Bidang Sosial Budaya
oleh : Rahayu Wijayanti
KULIAH 7 Rational Choice Theory Dua teori dalam pergerakan sosial ini adalah teori-teori yg berbeda dari teori mobilisasi sumber daya (RMT) karena dalam.
Disusun Oleh Kelompok XI Tata Mutaqin Nis Budi Saepudin Nis Nur Asyiah Nis
KEBIJAKAN OTONOMI DAERAH FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN Oleh DANIEL ARNOP HUTAPEA, S
Pertemuan ke 9 Dosen Pengasuh : M.Noor Fuadi,S.Sos
DINAMIKA PEMBENTUKAN AGENDA LAMA DAN BARU DALAM SISTEM MEDIA HIBRIDA
OLEH: DRA, HJ. FATMAWATY HARAHAP, MAP
Serikat Buruh berbasis Industri
Teori Kekuasaan dan Kewenangan
Militer dan Budaya Politik Indonesia
DEMOKRASI INDONESIA DAN MASYARAKAT MADANI
Lingkungan organisasi
PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN Oleh DANIEL ARNOP HUTAPEA, S
Analisis pemangku kepentingan untuk kebijakan kesehatan
PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN Oleh DANIEL ARNOP HUTAPEA, S
Pembiayaan Kesehatan Daerah dan Perannya pasca UU BPJS
KEWARGANEGARAAN Ary Handayani 1. Menggali sumber sosiologis & politis tentang pendidikan kewarganegaraan di Indonesia Membangun argumen tentang dinamika.
MODEL IMPLEMENTASI MODEL IMPLEMENTASI VAN METER & VAN HORN 10/25/20191 Komunikasi antar organisasi dan kgt pelaksanaan Standar dan sasaran kebijakan Karakteristik.
Transcript presentasi:

ANALISA GERAKAN SOSIAL Dalam konteks gerakan demokrasi di Indonesia, Arif Budiman & Olle Tornquist (2001) menyatakan bhw aspek kunci dari politik demokratisasi di Indonesia terdiri dari : Kondisi atau struktur kesempatan politikakses terhadap politik & konflik Jenis isu & kepentingan yg dipolitisasi oleh para aktorberkaitan dg kepentinhan masyarakat atau individu; perspektifnya idiologis atau tidak. Hal ini dikaitkan dg konsep framing: dlm btk kritik & tuntutan thdp ngr ataukah dlm btk kerja swadaya Struktur mobilisasi  strategi atau cara-cara para aktor dlm memobilisai & mengorganisasikan masyarakat. Mnrt Tornquist ada 5 metode pengorganisasian diri: Populisme: membutuhkan pemimpin yg kharismatik Klientelisme: diasosikan dg para bos yg memberikan perlindungan sbg imbalan bagi layanan & dukunhan Corak tertentu dari klientelisme Jaringan sejumlah organisasi independen: ini merupakan cara utama mengintegrasikan masyarakat ke dalam politik dari bawah Integrasi yg terorganisasi: melalui struktur partai & lsm

ANALISA ARIF BUDIMAN TERHADAP 7 GERAKAN PRODEMOKRASI PD ERA ORBA Gerakan petani Kedung Ombo Konflik Nipah di Madura Pemogokan buruh di Medan Demonstrasi menentang pembreidelan pers(majalah Tempo) ‘pembrontakan’ suku Amungme di Papua Kasus PDI-P pimpinan Megawati atau peristiwa 27 Juli 1996 (Kudatuli) Gerakan Mega Bintang atau anti kuningisasi di Solo

KESIMPULANNYA: Meskipun semua gerakan melakukan perlawanan terhadap pemerintah yg otoriter, hanya aktor-aktor yg mengembangkan wacana perjuangannya menjadi wacana demokratisasi, perjuangan tsb bisa efektif & bertahan dlm kurun waktu yg panjang Gerakan yg melembagakan perjuanganya scr profesional & modern memiliki daya tahan yg panjang Jaringan yg berlingkup luas dari skala lokal, nasional sampai internasional memainkan peran penting dlm memperkuat gerakan perlawanan Terdapat saling keterkaitan antara gerakan pro demokrasi satu dgn yg lainnya sebuah gerakan tidak akan mencapai hasil kalau tidak didahului oleh gerakan sebelumnya Tipe organisasi & kepemimpinan (tradisional atau modern) belum menunjukan pengaruh nyata pd gerakan pro demokrasi yg lbh penting adalah menyusun kekuatan utk melawan aneka btk represi Struktur mobilisasi atau pengorganisasian gerakan,menurut McAdam, memainkan peranan menonjol terhadap daya tahan & efektivitas gerakan. Contohnya adalah gerakan perlawanan rakyat Toba Samosir thdp Indorayon yg bertahan sampai dua dasawarsa (1983-2000) Menurut Charles Tilly, the main determinants dari mobilisasi kelompok adalah: Organisasi Interest Peluang atau ancaman Kemampuan kelompok dalam menyikapi represi atau fasilitas

Menurut Lang & Lang (Wahyudi, 2006) aktor gerakan sering menghadapi persoalan struktural dilingkungannya, yaitu: