Nama: Nova Al- Muhdor NIM: Class: B

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Negara Maju dan Negara Berkembang
Advertisements

Oleh: Irwan Apriyanto Class: B Pendidikan Bahasa Inggris
KRISIS EKONOMI DI AMERIKA
ALIRAN STRUKTURALIS Adalah aliran pengembangan ide dasar sosialisme yang muncul di akhir 1940 dan 1950an. Teori strukturalis percaya bahwa pembangunan.
KEBIJAKAN PEMBANGUNAN KOPERASI DI INDONESIA
PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN
Keragaman dan Karakteristik Negara Berkembang
Demokrasi Ekonomi Indonesia
KEBIJAKAN-KEBIJAKAN DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI
KEBIJAKAN EKONOMI MAKRO DAN MIKRO Eny Lia purwandari A
Pembangunan Komparatif: Perbedaan dan Persamaan di Antara Negara Berkembang Ekonomi Pembangunan.
PENGEMBANGAN LINGKUNGAN HIDUP
DOSEN : H. R MARWAN INDRA SAPUTRA,SE. Msi/ Aris T,SE.MM.
POLSTRANAS.
KEBIJAKAN PERDAGANGAN DI NEGARA-NEGARA BERKEMBANG DAN MAJU
Sistem Ekonomi Indonesia
PANCASILA SEBAGAI PARADIGMA PEMBANGUNAN
KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PENGEMBANGAN KOPERASI DAN UMKM
HUKUM INVESTASI DAN PASAR MODAL
Garapan Drs. Puji Suharjoko
KEMISKINAN DAN KESENJANGAN
SISTEM PEREKONOMIAN INDONESIA
PEREKONOMIAN INDONESIA
Tahap-Tahap Pertumbuhan Pembangunan
WELCOME TO MY PRESENTATION “PERKEMBANGAN SOSIOLOGI”
Pertumbuhan & Pembangunan
PERUBAHAN DAN PERTUMBUHAN STRUKTUR EKONOMI INDONESIA
Ella Ekaristy,S.Pd.
PERENCANAAN EKONOMI KE PERENCANAAN PEMBANGUNAN
TEKNOLOGI DALAM AGRIBISNIS
RPKPS PEREKONOMIAN INDONESIA
Latihan soal Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi
KEPALA DAERAH & WAKIL KEPALA DAERAH DR. Ni’matul Huda, SH, MHum
Materi Kuliah EKONOMI PEMBANGUNAN DAN PEMBANGUNAN EKONOMI
Nama : Nanik Sugiyarti Nim : A Kelas : H
Erlin Meilani W A
1. Masalah Pertumbuhan dan Pemerataan: Pengalaman Asia Timur
TEORI PERTUMBUHAN EKONOMI
Pembangunan Ekonomi Dalam Rangka Pembangunan Nasional
KEBIJAKAN-KEBIJAKAN DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI
BAHAN AJAR EKONOMI Kelas X Semester 2.
NERACA PEMBAYARAN KURS VALUTA ASING DAN PERTUMBUHAN EKONOMI
KETENAGAKERJAAN Penduduk dan Kesempatan Kerja
POLITIK DAN STRATEGI NASIONAL
POKOK PERMASALAHAN EKONOMI, PELAKU EKONOMI DAN SISTEM EKONOMI
Lingkungan Pemasaran Global
KONSEP PEMBANGUNAN EKONOMI
Pembangunan Ekonomi.
BAB II PEMBANGUNAN EKONOMI.
Peranan Sektor Industri di Indonesia
PENDAHULUAN.
POLITIK DAN STRATEGI NASIONAL (Polstranas)
BAB 13 Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi
PROGRAM STUDI KEDOKTERAN
PERTEMUAN 4.
Uang dan Moderenisasi Perekonomian
Universitas Muhammadiyah Surakata
PEREKONOMIAN INDONESIA
17. Pembangunan Sosial Ekonomi 17. Pembangunan Sosial Ekonomi
PENGANTAR EKONOMI MAKRO
TEORI PERTUMBUHAN EKONOMI
Teori Pembangunan.
Sistem Ekonomi Indonesia
KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM MENGHADAPI MASALAH EKONOMI
Pembangunan ekonomi adalah suatu proses kenaikan dalam pendapatan total dan pendapatan per kapita dengan menghitung adanya pertambahan penduduk disertai.
MATERI : KEBIJAKAN-KEBIJAKAN DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI
Direktorat Kelautan dan Perikanan
EKONOMI MIKRO dan EKONOMI MAKRO STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR MATERI PEMBELAJARAN.
Judul : Perkembangan industri di Era globalisasi Terhadap pendapatan nasional indonesia Nama : Agustinus Jono Npm :
Globalisasi Ekonomi dan Demokrasi Ekonomi
Transcript presentasi:

Nama: Nova Al- Muhdor NIM: 20100540020 Class: B Judul: Strategi Pembangunan Dan Pemerataan Keadilan Sosial di Indonesia Mata Kuliah: Pancasila Dosen : Bpk.Mujiono Nama: Nova Al- Muhdor NIM: 20100540020 Class: B

STRATEGI PEMBANGUNAN DAN PEMERATAAN KEADILAN SOSIAL DI INDONESIA

LATAR BELAKANG MASALAH Pembangunan sosial sebagai salah satu pendekatan dalam pembangunan, pada awal perkembangannya, seringkali dipertentangkan dengan pembangunan ekonomi.

Hal ini terkait dengan pemahaman orang banyak yang menggunakan istilah pembangunan yang dikonotasikan sebagai perubahan ekonomi yang diakibatkan oleh industrialisasi.

Dalam hal ini memperkenalkan pembangunan sosial sebagai suatu proses perubahan sosial terencana yang dirancang untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, dimana pembangunan dilakukan saling melengkapi proses pembangunan ekonomi.

Pembangunan sosial juga sebagai pendekatan pembangunan yang bertujuan meningkatkan kualitas kehidupan manusia secara paripurna, yakni memenuhi kebutuhan manusia yang terentang mulai dari kebutuhan fisik sampai sosial.

Secara kontekstual pembangunan sosial lebih berorientasi pada prinsip keadilan sosial ketimbang pertumbuhan ekonomi. Beberapa program yang menjadi pusat pehatian pembangunan sosial mencakup pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, perumahan, dan pengentasan kemiskinan. Tujuannya, pembangunan sosial pada dasarnya dilakukan untuk meningkatkan taraf hidup manusia melalui upaya-upaya untuk mengangkat manusia dari keterbelakangan menuju kesejahteraan.

Pembangunan sosial juga bertujuan meningkatkan kapasitas perseorangan dan institusi mereka, memobilisasi dan mengelola sumber daya guna menghasilkan perbaikan yang berkelanjutan dan merata dalam kualitas hidup sesuai dengan aspirasi mereka sendiri demi mencapai hasil yang lebih baik dan mencapai keadilan sosial.

Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah dalam makalah ini yaitu strategi seperti apa yang perlu dilakukan dalam mengahadapi berbagai tantangan dan persaingan global dalam kaitannya dengan strategi pembangunan industrialisasi dan pemerataan keadilan sosial di Indonesia?

Teori dan Pembahasan Ada yang berusaha memacu pembangunan ekonomi melalui espansi perdagangan internasional dan sekaligus membuka pintu lebar-lebar terhadap investasi asing, bantuan luar negeri dan imigrasi. Di lain pihak, tak sedikit negara membangun perekonomiannya dengan menerapkan strategi industrialisasi substitusi impor dan menggunakan perencanaan ekonomi sebagai prisain untuk menangkis pengaruh eksternal yang dianggap mengganggu dan tidak dikehendaki.

Berbagai jenis industri yang dikembangkan di Indonesia sangat beraneka sehingga tidak mudah untuk dianalisis. Jenis industri manufaktur di Indonesia terdiri dari : Industri padat karya, dengan ciri-ciri : penyerapan tenga kerja tinggi, berorientasi ekspor, sebagian besar dimiliki swasta, dan tingkat konsentrasi yang rendah. Industri padat modal dan tenaga trampil, dengan ciri-ciri : berorientasi pasar domestik, sebagian besar kendali ada di pemerintah.

3. Industri padat sumber daya alam, dengan ciri-ciri : orientasi ekspor yang tinggi, sebagian besar kepemilikan di tangan swasta, dan tingkat konsentrasi yang rendah. 4. Industri padat teknologi, dengan ciri- ciri : semakin berorientasi ekspor, kepemilikan ada di tangan asing dan swasta, kandungan impor dan tingkat konsentrasi yang tinggi.

Kebijakan dan Strategi Pengembangan Industri Nasional: Arah kebijakan pembangunan industri nasional mengacu kepada agenda dan prioritas pembangunan nasional Kabinet Indonesia Bersatu. Dalam kerangka tersebut, maka visi pembangunan industri nasional dalam jangka panjang adalah membawa Indonesia untuk menjadi sebuah negara industri tangguh di dunia dengan visi antara yaitu Pada tahun 2024 Indonesia menjadi Negara Industri Maju Baru.

Untuk mewujudkan visi tersebut, sektor industri mengemban misi sebagai berikut: Menjadi wahana pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat. Menjadi dinamisator pertumbuhan ekonomi nasional. Menjadi pengganda kegiatan usaha produktif di sektor riil bagi masyarakat.

4. Menjadi wahana untuk memajukan kemampuan teknologi nasional. 5. Menjadi wahana penggerak bagi upaya modernisasi kehidupan dan wawasan budaya masyarakat. 6. Menjadi salah satu pilar penopang penting bagi pertahanan negara dan penciptaan rasa aman masyarakat.

Kesimpulan Keadilan sosial adalah pertama-tama soal negara dan bukan soal rakyat, karena negara punya wewenang menentukan kebijakan-kebijakan yang mempengaruhi struktur-struktur, sementara rakyat, walaupun bisa usul atau protes, tetap saja tidak punya wewenang untuk mengambil kebijakan, dan karenanya selalu saja berada di bawah pengaruh struktur-struktur itu.

Saran Jadi, kalau negara Indonesia ingin mengusahakan keadilan sosial, pertama-tama dia harus membongkar struktur-struktur yang menyebabkan ketidakadilan, dan itu pertama-tama adalah tugas negara. Tetapi pada saat yang sama mengharapkan keadilan sosial hanya dari negara adalah naif sekaligus juga feodal dan paternalistik.

Mengharapkan keadilan sosial hanya dari negara itu naif, bukan karena seakan-akan orang-perorangan yang menduduki tempat-tempat yang berkuasa niscaya bersikap acuh tak acuh terhadap nasib orang kecil walaupun sering memang demikian, melainkan karena membongkar ketidakadilan sosial atau ketidakadilan struktural dengan sendirinya bertentangan dengan kepentingan-kepentingan golongan yang berkuasa, dan karenanya maksud baik itu dengan sendirinya pasti kalah terhadap kepentingan-kepentingan golongan-golongan yang mereka wakili untuk mempertahankan kedudukan yang menguntungkan itu.

DAFTAR PUSTAKA Magnis-Suseno, Franz.  Etika Dasar: Masalah-masalah Pokok Filsafat Moral. Yogyakarta: Kanisius.1987.  Etika Politik: Prinsip-prinsip Moral Dasar Kenegaraan Modern. Jakarta: Gramedia.1987.Lanur, Alex. “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat?”.