1 Market Brief : Penetrasi Produk Karet di Malaysia ATASE PERDAGANGAN KBRI KUALA LUMPUR 2011.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Teori Graf.
Advertisements

Statistika Deskriptif: Distribusi Proporsi
SUBBIDANG DATA DAN INFORMASI
START.
Data produksi ( ) • Produksi padi, pada tahun 2007 mencapai 57,05 juta ton gabah kering giling (GKG) atau mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.
Laporan kepada Bapak Mendikbud RI
Harga beli = 100% Jika untung = a %  H. Jual = …….% (100 + a) %
Menunjukkan berbagai peralatan TIK melalui gambar
Bulan maret 2012, nilai pewarnaan :
Studi Kelayakan Bisnis

CV BONELAYANA JAYA.
TENDENSI SENTRAL.
Korelasi dan Regresi Ganda
Bab 11A Nonparametrik: Data Frekuensi Bab 11A.
1. = 5 – 12 – 6 = – (1 - - ) X 300 = = = 130.
BADAN KOORDINASI KELUARGA BERENCANA NASIONAL DIREKTORAT PELAPORAN DAN STATISTIK DISAJIKAN PADA RADALGRAM JAKARTA, 4 AGUSTUS 2009.
Bab 11B
Selamat Datang Dalam Kuliah Terbuka Analisis Rangkaian Listrik Sesi-9
Mari Kita Lihat Video Berikut ini.
Statistika Deskriptif
1 DAMPAK PNPM, PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT, PADA PELUANG KERJA DAN PEMBERANTASAN KEMISKINAN Jakarta – April 12, 2007 Gustav F. Papanek Boston Institute.
Bab 6B Distribusi Probabilitas Pensampelan
BAB 4 ANUITAS BIASA.
ANALISA NILAI KELAS A,B,C DIBUAT OLEH: NAMA: SALBIYAH UMININGSIH NIM:
WORKSHOP INTERNAL SIM BOK
BAB 12 PERDAGANGAN MARGIN.
HITUNG INTEGRAL INTEGRAL TAK TENTU.
ELASTISITAS PERMINTAAN DAN PENAWARAN
TUGAS EKONOMI MAKRO MENGUKUR OUTPUT NASIONAL DAN PENDAPATAN NASIONAL
Rabu 23 Maret 2011Matematika Teknik 2 Pu Barisan Barisan Tak Hingga Kekonvergenan barisan tak hingga Sifat – sifat barisan Barisan Monoton.
: : Sisa Waktu.
PERKEMBANGAN KELULUSAN SMP/MTS, SMA/MA DAN SMK KOTA SEMARANG DUA TAHUN TERAKHIR T.P DAN 2013.
Pengujian Hipotesis Parametrik 2
Luas Daerah ( Integral ).
SEGI EMPAT 4/8/2017.
PEMINDAHAN HAK DENGAN INBRENG
UKURAN PEMUSATAN DATA Sub Judul.
Chapter 4 The Income Statement.
PADA RAPAT EVALUASI PENYERAPAN ANGGARAN APBD
PROPOSAL PENGAJUAN INVESTASI BUDIDAYA LELE
B. Kombaitan dan Ridwan Sutriadi
NERACA LAJUR DAN JURNAL PENUTUP
Bulan FEBRUARI 2012, nilai pewarnaan :
AREAL PARKIR PEMERINTAH KABUPATEN JEMBRANA
PRODUKTIVITAS PERUSAHAAN
KINERJA SAMPAI DENGAN BULAN AGUSTUS 2013
Nonparametrik: Data Peringkat 2
PENGUJIAN HIPOTESA Probo Hardini stapro.
Algoritma & Pemrograman
PPh Pasal 25 PPh Pasal 25 mengatur tentang penghitungan besarnya angsuran pajak dalam tahun pajak berjalan yang harus dibayar sendiri oleh Wajib Pajak.
KAS Materi 03.
LAPORAN KEUANGAN Catur Iswahyudi Manajemen Informatika (D3)
SEGI EMPAT Oleh : ROHMAD F.F., S.Pd..
PERMENDAG 35/M-DAG/PER/11/2011 KETENTUAN EKSPOR ROTAN DAN PRODUK ROTAN
Graf.
Economic and Social Update April 2008 William E. Wallace, Kepala Ekonom Bank Dunia, Indonesia 1 April 2008.
Bahan Kuliah IF2120 Matematika Diskrit Oleh: Rinaldi Munir
BAB XII PROBABILITAS (Aturan Dasar Probabilitas) (Pertemuan ke-27)
ANALISA LAPORAN KEUANGAN
ELASTISITAS PERMINTAAN DAN PENAWARAN
USAHA DAN ENERGI ENTER Klik ENTER untuk mulai...
Statistika Deskriptif: Statistik Sampel
Statistika Deskriptif: Distribusi Proporsi
• Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah•
Pohon (bagian ke 6) Matematika Diskrit.
JIKA ORANG INI SAJA BISA APALAGI ENGKAU PASTI LEBIH DARI DIA
Korelasi dan Regresi Ganda
Pengantar sistem informasi Rahma dhania salamah msp.
Andri Wijanarko,SE,ME Teori Konsumsi Andri Wijanarko,SE,ME
Transcript presentasi:

1 Market Brief : Penetrasi Produk Karet di Malaysia ATASE PERDAGANGAN KBRI KUALA LUMPUR 2011

2 Peta Malaysia

3 Daftar Isi : Peta Negara Malaysia Daftar Isi Kata Pengantar 5 I.Pendahuluan 7 II.Potensi Pasar Negara Malaysia a. Deskripsi Produk 9 b. Industri Karet di Malaysia10 c. Standar Produk12 c. Produksi Karet Malaysia13 d. Konsumsi Karet Malaysia15 e. Impor Karet Malaysia18 f. Negara Eksporter Karet ke Malaysia 20 g. Produksi Produk Karet Malaysia 21 h. Ekspor Karet Malaysia 22 III.Peluang dan Strategi a. Fakta Perdagangan 26 b. Isu-Isu dalam Industri Karet di Malaysia 28 c. Rekomendasi 30 Halaman

4 Daftar Isi : IV.Informasi Penting a. Daftar Asosiasi Terkait32 b. Pameran Terkait34 b. Daftar Importir35 Halaman

5 Kata Pengantar Malaysia merupakan produser karet alam terbesar ketiga di dunia dengan industri karet yang memproduksi berbagai produk berbahan dasar karet alam sebagaimana produk berbahan dasar kayu karet. Malaysia adalah negara produsen dan ekporter terbesar produk sarung tangan karet medis, kateter dan latex thread, dengan industri yang terdiri dari lebih dari 500 perusahaan pembuat produk lateks; ban dan produk yangterkait dengan ban; dan produk-produk karet baik untuk umum maupun untuk keperluan industrial. Kuala Lumpur, Agustus 2011 Atase Perdagangan Kuala Lumpur

6 PENDAHULUAN

INDUSTRI KERAJINAN TANGAN DI MALAYSIA Industri karet di Malaysia telah berevolusi dan bertransformasi menjadi suatu industri yang terintegrasi dimana pertumbuhan pesat dari industry mid- and downstream telah menjadikan industri ini bernilai milyaran. Hal ini dimungkinkan dengan panduan dari tiga Industrial Master Plans yang memberikan dampak yang besar kepada perkembangan sektor manufaktur karet dan rubberwood. Industri penanaman karet atau sektor upstream menjadi supplier kepada dua value-added resource-based industries. Produksi karet alam Malaysia pada tahun 2010 berjumlah sehingga 939,241 ton, mengalami kenaikan dari sebesar 857,019 ton pada tahun Penerapan Industrial Master Plans berdampak positif dalam perkembangan industri karet di Malaysia dengan dalam periode tujuh belas tahun terakhir ( ) total konsumsi karet oleh industri mengalami peningkatan sebesar 209%. Seiring dengan peningkatan konsumsi karet, nilai dan volume ekspor produk yang berbahan dasar karet juga mengalami peningkatan yang signifikan, pendapatan ekspor mengalami peningkatan sebesar 438.1% dari sebesar RM 1.87 milyar pada tahun 1990 menjadi sebesar RM milyar pada tahun Konsumsi domestik produk karet alam pada tahun 2010 adalah sebesar 642,996 ton. Industri-industri yang mengkonsumsi karet alam pada tahun 2010 adalah industri produk latex (79.3%), tyres (9.8%), general rubber (7.3%), industrial rubber (3.4%) dan lain-lain (0.2%). 7

8 POTENSI PASAR MALAYSIA

9 Deskripsi Produk Produk Karet merupakan salah satu produk ekspor utama Indonesia. Adapun produk yang diperdagangkan adalah produk dengan Kode HS dengan deksripsi “Karet alam, balata, getah perca, guayule, chicle dan getah alam semacam itu, dalam bentuk asal atau pelat, lembaran atau strip.”

10 Industri Karet di Malaysia  Terdapat lima sektor besar dalam industri kerajinan tangan di Malaysia. Sektor-sektor tersebut adalah: I.Sektor tekstil  Batik tulis  Batik tulis dan cop  Sulaman kontemporari  Sulaman Manik  Tenunan  Tenunan Songket II.Sektor hasil rimba  Anyaman mengkuang  Anyaman rinago  Anyaman lidi nipah  Anyaman rotan

11 Cont’d  Anyaman serdang  Anyaman bemban  Anyaman rumbia  Anyaman buluh  Ukiran kayu  Ukiran buluh  Saling kawang & buluh  Perabot  Sarung parang  Tudung Saji  Bekas telor  Bakul rotan  Kotak kayu  Alat musik tradisional

12 Cont’d  Sumpitan orang asli  Kapal dan perahu tradisional  Berbagai jenis alat musik mini III.Sektor Seramik  Labu sayong  Pasu bunga  Pinggan mangkuk  Bekas bunga telor  Kotak barang kemas  Pemegang tisu  Lampu meja  Kaca, marmer, kristal  Cenderamata dan hiasan rumah

13 Cont’d IV.Sektor aneka kerajinan  Aksesori wanita  Manik dan mutiara  Alat musik  Marmer dan ukiran batu  Barang antik dan berbagai jenis kaca  Kraf siput dan poupori  Songkok dan wayang kulit  Kaligrafi diatas kaca maupun diatas keramik  Aneka kasur dan capal  Wau dan tekad V.Sektor logam  Kerajinan tembaga  Kerjainan besi dan perak

14 Skema Bantuan Pembiayaan I.Pinjaman TEKUN Dikeluarkan oleh Yayasan TEKUN Nasional (YTN) yang menawarkan delapan jenis pinjaman bagi menggalakkan wirausaha. Delapan jenis pinjaman yang dimaksud tersebut adalah TEKUN Tunas, TEKUN Jangka Pendek, TEKUN Niaga, TEKUN Rakan Niaga, TEKUN Tani, TEKUN Ternak, TEKUN Pelancongan dan TEKUN Peluang Kedua. Kegiatan perdagangan yang diprioritaskan adalah toko atau warung permanen, perdagangan jasa, usaha dibidang pengangkutan dan pembuatan, dan gerai bergerak. Berdasrkan kriteria yang telah ditetapkap, wirausahawan kerajinan tangan berada dibawah usaha warung tetap, gerai bergerak dan jasa. Pinjaman yang ditawarkan berkisar dari RM 500 sehingga RM dengan jangka waktu pembayaran selama enam bulan hingga lima tahun.

15 Cont’d II.Skim Pembiayaan Perniagaan MARA  Dilaksanakan oleh MARA  Ditargetkan kepada pedagang dan pengusaha kecil  Memberikan bantuan pembiayaan hingga kurang daripada RM  Sektor yang dibantu adalah semua sektor kecuali sektor pertanian III.Skim Jaminan Usahawan Kecil  Dilaksanakan melalui Credit Guarantee Corporation (CGC)  Ditargetkan kepada pedagang dan pengusaha kecil  Memberikan bantuan pembiayaan berkisar dari sebesar RM10000 hingga RM50000  Memberikan bantuan kepada setiap sektor

16 Cont’d IV.Tabung Usahawan Siswazah  Dilaksanakan oleh Bank Pembangunan Malaysia Berhad  Ditargetkan kepada wirausahawan siswazah  Memberikan bantuan pembiayaan berkisar dari sebesar RM 20,000 hingga sebesar RM 250,000  Memberikan bantuan kepada setiap sektor V.Amanah Ikhtiar Malaysia a.Ikhtiar Rezeki i.Mesra: Rm 20,000 (periode pembayaran kembali antara 25 hingga 150 minggu) ii.Srikandi: RM 20,000 (periode pembayaran kembali antara 25 hingga 150 minggu) iii.Wibawa: RM 5,000 (periode pembayaran kembali dalam enam bulan)

17 Cont’d b.Ikhtiar Bestari: RM 5,000 (periode pembayaran kembali antara 50 hingga 100 minggu) c.Ikhtiar Sejahtera: RM 10,000 (periode pembayaran kembali antara 50 hingga 150 minggu) d.Ikhtiar Penyayang: RM 5,000 (periode pembayaran kembali antara 25 hingga 50 minggu)

18 Standar Produk Standard Malaysian Gloves (SMG) Standard Malaysian Glove (SMG) merupaka skema sertifikasi produk yang diformulasikan oleh Malaysian Rubber board (MRB) dan Malaysian Rubber Glove Manufacturers’s Association (MARGMA), untuk menyediakan kepastian kualitas produk sarung tangan yang low-protein yang powdered atau powder-free. Standard Malaysia Rubber (SMR) Standard Malaysian Rubber (SMR) diperkenalkan pada 3 Maret Skema SMR ini didasarkan kepada spesifik teknis dan persyaratan pengemasan tertentu. Pengenalan SMR merupakan hasil dari riset dan pengenmbangan yang dilakukan oleh Malaysia Rubber Board yang memformulasikan skema guna memberika ranking kepada karet Malaysia sesuai dengan kualitas teknis yang teruji.

19 Produksi Karet Malaysia Sumber : Ministry of International Trade and Industry Malaysia

20 EXPORT (RM’000) TEXTILECHAPTER 50-60TEXTILECHAPTER APPARELCHAPTER 61-62APPARELCHAPTER CHAPTER 63 ie Bed linen, Curtain, Tent etc CHAPTER 65ie Hat, HeadgearCHAPTER 65ie Hat, Headgear CHAPTER 96(ONLY 9606 & 9607)ie Buttons, ZipsCHAPTER 96(ONLY 9606 & 9607)ie Buttons, Zips ,308, ,308, ,796, ,796, , , , , , ,784, ,784, ,815, ,815, , , , , , ,858, ,858, ,869, ,869, , , , , , ,573, ,573, ,619, ,619, , , , , , ,068, ,068, ,313, ,313, , , , , , Jan-Mar 2011Jan-Mar ,504, ,504, , , , , , , ,030.30

21 EXPORT (RM’000) TEXTILECHAPTER 50-60TEXTILECHAPTER APPARELCHAPTER 61-62APPARELCHAPTER CHAPTER 63 ie Bed linen, Curtain, Tent etc CHAPTER 65ie Hat, HeadgearCHAPTER 65ie Hat, Headgear CHAPTER 96(ONLY 9606 & 9607)ie Buttons, ZipsCHAPTER 96(ONLY 9606 & 9607)ie Buttons, Zips ,308, ,308, ,796, ,796, , , , , , ,784, ,784, ,815, ,815, , , , , , ,858, ,858, ,869, ,869, , , , , , ,573, ,573, ,619, ,619, , , , , , ,068, ,068, ,313, ,313, , , , , , Jan-Mar 2011Jan-Mar ,504, ,504, , , , , , , , Konsumsi Karet Malaysia

22 EXPORT (RM’000) TEXTILECHAPTER 50-60TEXTILECHAPTER APPARELCHAPTER 61-62APPARELCHAPTER CHAPTER 63 ie Bed linen, Curtain, Tent etc CHAPTER 65ie Hat, HeadgearCHAPTER 65ie Hat, Headgear CHAPTER 96(ONLY 9606 & 9607)ie Buttons, ZipsCHAPTER 96(ONLY 9606 & 9607)ie Buttons, Zips ,308, ,308, ,796, ,796, , , , , , ,784, ,784, ,815, ,815, , , , , , ,858, ,858, ,869, ,869, , , , , , ,573, ,573, ,619, ,619, , , , , , ,068, ,068, ,313, ,313, , , , , , Jan-Mar 2011Jan-Mar ,504, ,504, , , , , , , , Konsumsi Karet Malaysia

23 EXPORT (RM’000) TEXTILECHAPTER 50-60TEXTILECHAPTER APPARELCHAPTER 61-62APPARELCHAPTER CHAPTER 63 ie Bed linen, Curtain, Tent etc CHAPTER 65ie Hat, HeadgearCHAPTER 65ie Hat, Headgear CHAPTER 96(ONLY 9606 & 9607)ie Buttons, ZipsCHAPTER 96(ONLY 9606 & 9607)ie Buttons, Zips ,308, ,308, ,796, ,796, , , , , , ,784, ,784, ,815, ,815, , , , , , ,858, ,858, ,869, ,869, , , , , , ,573, ,573, ,619, ,619, , , , , , ,068, ,068, ,313, ,313, , , , , , Jan-Mar 2011Jan-Mar ,504, ,504, , , , , , , ,030.30

24 EXPORT (RM’000) TEXTILECHAPTER 50-60TEXTILECHAPTER APPARELCHAPTER 61-62APPARELCHAPTER CHAPTER 63 ie Bed linen, Curtain, Tent etc CHAPTER 65ie Hat, HeadgearCHAPTER 65ie Hat, Headgear CHAPTER 96(ONLY 9606 & 9607)ie Buttons, ZipsCHAPTER 96(ONLY 9606 & 9607)ie Buttons, Zips ,308, ,308, ,796, ,796, , , , , , ,784, ,784, ,815, ,815, , , , , , ,858, ,858, ,869, ,869, , , , , , ,573, ,573, ,619, ,619, , , , , , ,068, ,068, ,313, ,313, , , , , , Jan-Mar 2011Jan-Mar ,504, ,504, , , , , , , , Impor Karet Malaysia

25 EXPORT (RM’000) TEXTILECHAPTER 50-60TEXTILECHAPTER APPARELCHAPTER 61-62APPARELCHAPTER CHAPTER 63 ie Bed linen, Curtain, Tent etc CHAPTER 65ie Hat, HeadgearCHAPTER 65ie Hat, Headgear CHAPTER 96(ONLY 9606 & 9607)ie Buttons, ZipsCHAPTER 96(ONLY 9606 & 9607)ie Buttons, Zips ,308, ,308, ,796, ,796, , , , , , ,784, ,784, ,815, ,815, , , , , , ,858, ,858, ,869, ,869, , , , , , ,573, ,573, ,619, ,619, , , , , , ,068, ,068, ,313, ,313, , , , , , Jan-Mar 2011Jan-Mar ,504, ,504, , , , , , , ,030.30

26 EXPORT (RM’000) TEXTILECHAPTER 50-60TEXTILECHAPTER APPARELCHAPTER 61-62APPARELCHAPTER CHAPTER 63 ie Bed linen, Curtain, Tent etc CHAPTER 65ie Hat, HeadgearCHAPTER 65ie Hat, Headgear CHAPTER 96(ONLY 9606 & 9607)ie Buttons, ZipsCHAPTER 96(ONLY 9606 & 9607)ie Buttons, Zips ,308, ,308, ,796, ,796, , , , , , ,784, ,784, ,815, ,815, , , , , , ,858, ,858, ,869, ,869, , , , , , ,573, ,573, ,619, ,619, , , , , , ,068, ,068, ,313, ,313, , , , , , Jan-Mar 2011Jan-Mar ,504, ,504, , , , , , , , Negara Eksporter Karet ke Malaysia

27 EXPORT (RM’000) TEXTILECHAPTER 50-60TEXTILECHAPTER APPARELCHAPTER 61-62APPARELCHAPTER CHAPTER 63 ie Bed linen, Curtain, Tent etc CHAPTER 65ie Hat, HeadgearCHAPTER 65ie Hat, Headgear CHAPTER 96(ONLY 9606 & 9607)ie Buttons, ZipsCHAPTER 96(ONLY 9606 & 9607)ie Buttons, Zips ,308, ,308, ,796, ,796, , , , , , ,784, ,784, ,815, ,815, , , , , , ,858, ,858, ,869, ,869, , , , , , ,573, ,573, ,619, ,619, , , , , , ,068, ,068, ,313, ,313, , , , , , Jan-Mar 2011Jan-Mar ,504, ,504, , , , , , , , Produksi Produk Karet di Malaysia

28 EXPORT (RM’000) TEXTILECHAPTER 50-60TEXTILECHAPTER APPARELCHAPTER 61-62APPARELCHAPTER CHAPTER 63 ie Bed linen, Curtain, Tent etc CHAPTER 65ie Hat, HeadgearCHAPTER 65ie Hat, Headgear CHAPTER 96(ONLY 9606 & 9607)ie Buttons, ZipsCHAPTER 96(ONLY 9606 & 9607)ie Buttons, Zips ,308, ,308, ,796, ,796, , , , , , ,784, ,784, ,815, ,815, , , , , , ,858, ,858, ,869, ,869, , , , , , ,573, ,573, ,619, ,619, , , , , , ,068, ,068, ,313, ,313, , , , , , Jan-Mar 2011Jan-Mar ,504, ,504, , , , , , , , Ekspor Karet Malaysia

29 EXPORT (RM’000) TEXTILECHAPTER 50-60TEXTILECHAPTER APPARELCHAPTER 61-62APPARELCHAPTER CHAPTER 63 ie Bed linen, Curtain, Tent etc CHAPTER 65ie Hat, HeadgearCHAPTER 65ie Hat, Headgear CHAPTER 96(ONLY 9606 & 9607)ie Buttons, ZipsCHAPTER 96(ONLY 9606 & 9607)ie Buttons, Zips ,308, ,308, ,796, ,796, , , , , , ,784, ,784, ,815, ,815, , , , , , ,858, ,858, ,869, ,869, , , , , , ,573, ,573, ,619, ,619, , , , , , ,068, ,068, ,313, ,313, , , , , , Jan-Mar 2011Jan-Mar ,504, ,504, , , , , , , ,030.30

30 EXPORT (RM’000) TEXTILECHAPTER 50-60TEXTILECHAPTER APPARELCHAPTER 61-62APPARELCHAPTER CHAPTER 63 ie Bed linen, Curtain, Tent etc CHAPTER 65ie Hat, HeadgearCHAPTER 65ie Hat, Headgear CHAPTER 96(ONLY 9606 & 9607)ie Buttons, ZipsCHAPTER 96(ONLY 9606 & 9607)ie Buttons, Zips ,308, ,308, ,796, ,796, , , , , , ,784, ,784, ,815, ,815, , , , , , ,858, ,858, ,869, ,869, , , , , , ,573, ,573, ,619, ,619, , , , , , ,068, ,068, ,313, ,313, , , , , , Jan-Mar 2011Jan-Mar ,504, ,504, , , , , , , ,030.30

31 Peluang & Strategi

32 Fakta Perdagangan : Sarung tangan karet (sarung tangan operasi dan non operasi) pada tahun 2009 merupakan komponen terbesar dalam produk berbahan dasar karet meningkat sebesar 1.6%. hal ini memberikan kontribusi sebesar 57.2% dengan jumlah nilai sebesar RM 7.14 milyar (pada tahun 2008 senilai RM 7.03 milyar) Pada tahun 2009, Cina menjadi tujuan ekspor terbesar bagi produk berbahan dasar karet dengan nilai ekspor produk berbahan dasar karet ke Cina berjumlah sebesar RM 2.84 milyar (22.8%), diikuti oleh Amerika Serikat (nilai ekspor sebesar RM 2.78 milyar, dan kontribusi sebesar 22.3%), Jerman (nilai ekspor sebesar RM juta dan nilai kontribusi sebanyak 5%), Jepang (nilai ekspor sebesar RM juta, berkontribusi sebesar 3.9%) dan UK (nilai ekspor sebesar RM juta dan nilai kontribusi sebesar 3.5%)

33 Cont’d Pada tahun 2009, negara yang mencatat nilai ekspor yang signifikan adalah: - Brazil (RM452.9 juta, dengan peningkatan sebesar 34.7 % dari tahun sebelumnya); - Vietnam (RM191 juta dengan peningkatan sebesar 36.4%) dan; - Belgia, (RM163.9 juta, 29.2% lebih tinggi dari tahun sebelumnya)  Pada tahun 2010, GDP dari industry karet di Malaysia meningkat sebesar 99.4% dari total GDP Malaysia. Ekspor produk karet memiliki kontribusi sebesar RM 12.3 milyar dari total ekspor sebesar RM 33.7 milyar, sementara produk karet mentah, other rubber dan heveawood memiliki kontribusi sebesar RM 9.5 milyar, RM 4.3 milyar dan RM 7.6 milyar masing-masing.

34 Isu-Isu Dalam Industri Karet di Malaysia Promosi Industri Karet di Malaysia Meskipun Malaysia telah menjadi eksporter produk latek dunia, namun tetap dirasa perlu untuk meningkatkan kegiatan promosi dan branding strategies untuk menjaga posisinya dalam pasar ekspor. Dalam sektor industri dan produk karet umum, yang lebih berorientasi kepada pasar domestic, terdapat kebutuhan untuk menjaga sustainabilitas dalam pasar domestik dengan melakukan upgrade dan meningkatkan produk yang telah eksis sebagaimana meluncurkan produk baru. Industri karet di Malaysia dituntut harus tetap kompetitif dengan negara produsen karet rendah biaya seperti Cina dan India melalui peningkatan produktifitas dan kualitas. Industri karet Malaysia juga dituntuk untuk dapat memiliki tingkat kompetitif yang tinggi dengan sesame negara produsen karet seperti Thailand dan Vietnam.

35 Cont’d Pengembangan Industri Karet di Malaysia Industry ini akan dikembangkan lebih lanjut dengan penekanan kepada produk-produk karet yang memiliki nilai tambah dan berteknologi tinggi terutamanya bagi aplikasi teknik, konstruksi dan kelautan. Pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengembangan perlu dilakukan dalam pengembangan produk baru dan industry hilir termasuk didalamnya adalah ekstrasi produk biokimia dari latex.

36 Rekomendasi : Pemerintah Indonesia dapat meniru Malaysia yang berhasil mengembangkan industri hilir pada komoditas karet yang benar- benar memanfaatkan keunggulannya sebagai produsen terbesar karet dunia dengan menjadi pemasok utama di dunia untuk produk hilir dari komoditas itu, yakni sarung tangan operasi. Penyerbarluasan informasi mengenai pasar karet di Malaysia guna meningkatkan pengetahuan pasar para pengusaha karet Indonesia. Hal ini didasarkan pada statistik impor produk karet ke Malaysia, di mana dapat dilihat bahwa volume eskpor produk karet asal Indonesia ke Malaysia. Masih dapat ditingkatkan

37 Informasi Penting

38 Daftar Asosiasi Terkait: Malaysian Rubber Board (MRB) Tingkat 17 & 18, Bangunan Getah Asli (Menara) 148 Jalan Ampang Kuala Lumpur Tel No : Fax No : Website : Malaysian Rubber Export Promotion Council (MREPC) Block 2A, Level 13A-1 Plaza Sentral, Jalan Stesen Sentral 5, Kuala Lumpur Tel No : Fax No : Website : Malaysian Rubber Products Manufacturers’ Association (MRPMA) 1A, Jalan USJ 11/1J Subang Jaya Petaling Jaya Selangor Darul Ehsan Tel No : Fax No : Website :

39 Daftar Asosiasi Terkait: Malaysian Rubber Glove Manufacturer’s Association (MARGMA) Unit 1605, 16th Floor, Block A, Damansara Intan 1 Jalan SS 20/27, Petaling Jaya. Selangor Darul Ehsan Malaysia Tel No : Fax No : Website :

40 Daftar Pameran Terkait: Malaysia International Rubber, Plastic, Mould and Die Industry Technology Exhibition Venue: Putra World Centre Date: 19 – 22 Juli 2012

41 Daftar Importir : Continental Sime Tyre AS Sdn Bhd Product: Tyres Address: 2 nd Floor Sime Darby Technology Centre Building No. 2 Jalan Tandang Petaling Jaya Selangor Phone: Fax: Contact: Mr. Choong kee Seng Annual Sales: RM 555,092,000 Eversafe Rubber Works Sdn Bhd Product: Cushion, Thread and Compounds Address: Lot 93, Portland Avenue Tasek Industrial Estate Ipoh, Perak Darul Ridzuan Phone: Fax: Contact: Mr. Eu Ah seng Evertrough Rubber Products Sdn Bhd Product: Tube and Tyres Address: Lot 3, Kamunting Industrial Estate Kamunting, Taiping Perak Darul Ridzuan Phone: Fax: Contact: Mr. Poon Kok Kheong Annual Sales: RM 24,000,000

42 Fun Keong Rubber Manufactory (M) Sdn BHd Product: Tyres Address: 1 st Mile Kapar Road P.O Box Klang Phone: Fax: Contact: Mr. Lim Tow Fong Annual Sales: RM 50,000 Good Way Rubber Industries Sdn Bhd Product: Cushion, Thread and Compounds Address: Lot PT 1654 & 1657, Nilai Industrial Estate Nilai, Negeri Sembilan Darul Khusus Phone: Fax: Contact: Ms. Alison Wong Annual Sales: RM 175,546,000 Gummi Metal Technik (M) Sdn Bhd Product: Mould and Rubber Compounds Address: P.O. Box 82, 3307 Kuala Kangsar Perak Darul Ridzuan Phone: Fax: Contact: Mr. Poon Kok Kheong Annual Sales: RM 20,000,000

43 T erima Kasih 233, Tun Razak Kuala Lumpur M A L A Y S I A Phone: Fax : Atase Perdagangan KBRI Kuala Lumpur Malaysia