OKTI ROSIANA, 2102406646 Struktur Dramatik Wayang Dalam Lakon Gathotkaca Wisuda oleh Ki Mantep Soedarsono.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
ISA AYU LESTYASIH, PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA EKSTENSIF UNTUK MENEMUKAN MASALAH UTAMA DARI BEBERAPA BERITA YANG BERTOPIK SAMA DENGAN TEKNIK.
Advertisements

RATIH BUDI NURANI, Cerita Jaka Setya Lan Jaka Sedya Karangan Mas Arjasuwita Dalam Kajian Greimas.
HERI ROHMADANI, Heroisme Dalam Serat Menak Dewi Soja.
SRI MURTININGSIH, Analisis Sosiosemantik Rubrik Aneka Pojok Pada Majalah Panjebar Semangat Periode 2009.
BEKTI LIYA SARI, NOVEL 5 CM KARYA DONNY DHIRAGANTORO SEBAGAI ALTERNATIF PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA.
TITIN SURYANI, MANAJEMEN SUMBER BELAJAR ELEKTRONIKA DASAR BAGI GURU RUMPUN ELEKTRONIKA SMK NEGERI KOTA SEMARANG.
WAHYU HANDAYANI, Serat Warawurcita dalam Kajian Struktural.
DHENY PURWINARTI, Citra Perempuan Jawa dalam Novel Sanja Sangu Trebela Karya Peni.
TINGGAR ARDI WINDAKA, PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMAHAMI CERITA PENDEK DENGAN TEKNIK MEMBACA RETENSI SISWA KELAS IX SMP NEGERI 2 BELIK PEMALANG.
Identitas Mahasiswa - NAMA : DESI ARIYANTI - NIM : PRODI : Sastra Indonesia - JURUSAN : Bahasa & Sastra Indonesia - FAKULTAS : Bahasa.
UCEP SUHENDAR, LATAR BELAKANG SOSIAL SISWA <br /> YANG AKTIF MEMANFAATKAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH SEBAGAI SUMBER BELAJAR<br.
DEWI INDAH LESTARI, Struktur Dramatik Lakon Wayang Karna Tandhing Oleh Ki Enthus Susmono.
YOHANES BENNY KOLOWAY, Teknik Pembelajaran Keyboard di Sanggar Musik Chytara Semarang.
DWI TARYANTO, Genetika Gurit Banyumasan Nonton Ronggeng Karya Warto Tirta.
ROHANA PUDYASTUTI, Peningkatan Keterampilan Menyimak Crita Cekak Dengan Model Stratta dan Teknik Ganti Setting Pada Siswa Kelas VIII D SMP Negeri.
FITRIA KUSUMA ASTUTI, Hegemoni Bendoro Jawa terhadap Perempuan dalam Novel Gadis Pantai Karya Pramoedya Ananta Toer.
NOVIA FITRIANI, Kepahlawan Dalam Serat Pedhalangan Arjuna Wiwaha.
NENI MARYANTI NINGSIH, PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PETUNJUK MELALUI TEKNIK PERMAINAN RESEP GOTONG ROYONG MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR ILUSTRASI.
UMI UZLIFAH, Interpretasi Wacana Iklan Berbahasa Jawa Pada Radio Di Kota Purbalingga.
ANA REDIATI, PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS CERPEN MELALUI TEKNIK SHOW NOT TELL DENGAN MEDIA TEKS DRAMA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 MRANGGEN.
MOH NUR AKHLIS, Peningkatan Kemampuan Menulis Puisi dengan Teknik Ungkap Perasaan pada Siswa Kelas VII MTs Al Burhan Semarang Tahun Pelajaran.
ENNY INDRARTI, UNSUR INTRINSIK NOVEL CINTA DARI SURGA KARYA ANAM KHOIRUL ANAM DAN KEMUNGKINANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR DI SMP.
BERTHANIA JESSI MERDIANHITA, BANGUNAN PENINGGALAN SEJARAH KOTA SEMARANG DALAM FOTOGRAFI KAMERA LUBANG JARUM.
KUSUMANINGRUM, Pemanfaatan Teknik Update Status Dalam Pelajaran Menulis Pengalaman Pribadi Siswa SMPN 3 Kudus.
RIBUT ACHWANDI, KONFLIK SOSIAL DAN POLITIK DALAM KUMPULAN CERPEN RAZIA AGUSTUS KARYA SOBRON AIDIT.
BEJO SETYO SLAMET, Jenis-Jenis Repetisi Pada Novel Kunarpa Tan Bisa Kandha Karya Suparto Brata.
M. ABDUL AZIZ MUSLIM, Pemakaian Media OHP dalam Meningkatkan Keterampilan Menyimak Dongeng Siswa Kelas VIIG MTs Taqwal Ilah Semarang.
HARUM MEINA WIDIYARINI, PENGARUH BAHASA IBU DALAM PEMAHAMAN CERPEN BERBAHASA JAWA DAN BERBAHASA INDONESIA SISWA KELAS VIII SMP 40 SEMARANG.
MAILA ZAHIDA, PENINGKATAN KEMAMPUAN MELENGKAPI BAGIAN CERITA YANG HILANG (RUMPANG) MENJADI CERITA YANG PADU MELALUI TEKNIK KATA MENGALIR DENGAN.
WASIS HARDIYANING PAMUNGKAS, KONFLIK PSIKOLOGIS TOKOH PELACUR DALAM NOVEL MAAF, AKU TERPAKSA JADI PELACUR KARYA SUTIRMAN EKA ARDHANA.
INDRI OKTAVIAN, PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBAWAKAN ACARA MENGGUNAKAN METODE TALKING STICK DENGAN TEKNIK SIMULASI PADA SISWA KELAS VIII D SMP.
INDRI JATININGTYAS, Kesesuaian Evaluasi Dengan Indikator dalam RPP pada Aspek Menyimak Mata Pelajaran Bahasa Jawa di SMK N 1 Sale Tahun Ajaran.
ISTI RONDIYAH, Kesadaran Masyarakat dalam Membayar Pajak Bumi dan Bangunan (Studi Kasus di Desa Candi Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang.
SRI WAHYUNI, Motif Perubahan Perilaku Tokoh Utama dalam Novel Sumi (Jejak Cinta Perempuan Gila) Karya Maria Bo Niok.
VINA BUDI PURNASIH, PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PENGALAMAN PRIBADI MELALUI PENERAPAN TEKNIK MENULIS TERBIMBING DAN MEDIA REKA GAMBAR ALBUM.
TANJUNG PRANIDITA, HARA-KIRI AS JAPANESE TRADITION IN THE LAST SAMURAI MOVIE.
NURUL FAIZAH, PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS SINOPSIS CERITA RAKYAT MELALUI TEKNIK 4P PADA SISWA KELAS V SDN BINTORO 1 DEMAK.
ANIS NURIL LAILI SULISTYOWATI, STUDI DESKRIPTIF TENTANG ADMINISTRASI PENGELOLAAN DATA DALAM PELAKSANAAN PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMA.
DEDDY DWI WIJAYA, Struktur Cerita Misteri Alaming Lelembut pada Majalah Jawa Panjebar Semangat Tahun 2010.
DINA NURMALISA, Citra Wanita dalam Novel Jala Karya Titis Basino
RATIH FAJARWATI, PENGEMBANGAN MEDIA VCD PEMENTASAN DRAMA SEBAGAI ALTERNATIF MEDIA PEMBELAJARAN MENGAPRESIASI PEMENTASAN DRAMA UNTUK SISWA SMP.
YUNUS ARIFIANTO, Tingkat Minat, Motivasi dan Lingkungan Mahasiswa Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Semarang pada Semester I Tahun.
PUTRIASARI, Kemampuan Menggunakan Kala dalam Modus Indikatif Kalimat Tunggal pada Mahasiswa Semester III Prodi Pendidikan Bahasa Prancis.
VITA IKA SARI, PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA CEPAT 200 KPM DENGAN STRATEGI MEMBACA FLEKSIBEL DAN TEKNIK KECEPATAN MEMBACA MINIMUM PADA SISWA.
DWI INDAH YULFITA RACHMAWATI, KETIDAKEFEKTIVAN KALIMAT DALAM PENULISAN BERITA RADAR TEGAL.
DESIANA DWI PRAMESTI, PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PESAN SINGKAT (MEMO) MELALUI PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES DENGAN BERBASIS MULTIMEDIA.
Identitas Mahasiswa - NAMA : RANIN AGUNG KURNIAWAN - NIM : PRODI : Sastra Indonesia - JURUSAN : Bahasa & Sastra Indonesia - FAKULTAS :
HENI PURWANINGRUM, Wujud Onomatope dalam Komik Serial Donal Bebek Edisi Tahun 1995.
YUNITA ENDARWATI, Struktur Crita Cekak (Cerkak) Majalah ''Jaya Baya'' pada Tahun 90-an.
FAIZATUSH SHOLIKHAH, KONDISI SOSIAL EKONOMI PETANI DI KERESIDENAN REMBANG PADA MASA PELAKSANAAN POLITIK ETIS TAHUN
MITAYANI, Penggantian Satuan Lingual Dalam Crita Cekak Di Majalah Panjebar Semangat.
ZAKARIA ADHITIKA, Bentuk Pertunjukan Circle Jazz Band di Baviere Spot Cafe Kota Semarang: Kajian Musikologis.
LINA ELIYANA, Kepribadian Tokoh Utama dalam Roman La Dame aux Camelia Karya Alexandre Dumas Jr.
RESISTIA FRISKA CHRISTIANI, PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP RUBRIK KOK RENA-RENA PADA MAJALAH PANJEBAR SEMANGAT.
DIAN WARSITANINGRUM, Pembelajaran Menggambar di TK
INSAN PERAN ARINTANG, Manajemen Produksi Kelompok Musik Radikal Corps di Semarang: Kajian Karya Musiknya.
RIA RISKANIA ANITA SARI, PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS BUKU HARIAN BERDASARKAN PENGALAMAN PRIBADI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PETA PIKIRAN.
Identitas Mahasiswa - NAMA : SHOFATUN NASIKHAH - NIM : PRODI : Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah (Pendidikan Bahasa dan Sastra.
ASTERIA MURBANDARI, Novel Luruh Kuncup sebelum Berbunga Karya Mira W dan Kemungkinannya sebagai Bahan Ajar Apresiasi Sastra di SMP.
SETYANA LASPAR VIANTI, Kesesuaian Antara Pengembangan Indikator Dan Kompetensi Dasar Dalam Silabus KTSP Aspek Membaca Di SMP Negeri 3 Batang.
DIANA WISNANDARI, CERITA ADIPATI ONJE DALAM NASKAH-NASKAH BABAD
MARTINNA EVA NOTARIANY, Bentuk dan Makna Satuan Lingual Nama-nama Permainan Tradisional Jawa.
Identitas Mahasiswa - NAMA : DESI PUSPITASARI - NIM : PRODI : Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah (Pendidikan Bahasa dan Sastra.
Identitas Mahasiswa - NAMA : KUMAISAROH - NIM : PRODI : Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah (Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa)
DENGAN METODE PAKEM PADA SISWA SD SUWADUK 01 TAHUN AJARAN 2006/2007
PURNANINGRUM LESTARI DAMAYANTI, Lakon Wayang Semar Mbangun Kayangan Oleh Dhalang Ki Hadi Sugito.
HERLAN PRADIPTA, Aplikasi Metode Pembelajaran Lagu Daerah Jawa Tengah di SMP Negeri se Kota Semarang.
TRI ANDRIYANI, Pemakaian Kata Sapaan Forum Teater Kampus Semarang Di Taman Budaya Raden Saleh Semarang.
SRI PUJI RAHAYU, PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS DRAMA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR SISWA KELAS XI.IA SMA MUHAMMADIYAH 1 SEMARANG.
SITI FATIMAH, RELASI GAMBAR ILUSTRASI DENGAN TEKS PUISI DALAM KUMPULAN PUISI AIR KATA KATA KARYA SINDHUNATA.
Transcript presentasi:

OKTI ROSIANA, Struktur Dramatik Wayang Dalam Lakon Gathotkaca Wisuda oleh Ki Mantep Soedarsono

Identitas Mahasiswa - NAMA : OKTI ROSIANA - NIM : PRODI : Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah (Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa) - JURUSAN : Bahasa & Sastra Indonesia - FAKULTAS : Bahasa dan Seni - okti_ross pada domain plasa.com - PEMBIMBING 1 : Dr. Teguh Supriyanto, M.Hum. - PEMBIMBING 2 : Drs. Widodo - TGL UJIAN :

Judul Struktur Dramatik Wayang Dalam Lakon Gathotkaca Wisuda oleh Ki Mantep Soedarsono

Abstrak ABSTRAK Rosiana, Okti Struktur Dramatik Wayang dalam Lakon “Gathotkaca Wisuda” Oleh Ki Mantep Soedarsono. Skripsi. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa. Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa. Fakultas Bahasa dan Seni. Universitas Negeri Semarang. Pembimbing I:Dr.Teguh Supriyanto, M. Hum., Pembimbing II: Drs. Widodo. Kata Kunci : Struktur drama, Wayang, Gathotkaca Wisuda Kemajuan zaman yang semakin berkembang dengan pesat mengakibatkan arus globalisasi dan modernisasi masuk ke Indonesia dengan cepat pula. Akibatnya drama teater tradisional yang berbentuk pertunjukkan wayang kulit cenderung ditinggalkan oleh para peminatnya khususnya oleh generasi muda. Seperti yang kita lihat saat ini, bahwa minat generasi muda terhadap pertunjukkan wayang sangatlah rendah. Pengenalan wayang kepada generasi muda perlu diperhatikan mengingat didalam cerita wayang banyak mengandung ajaran moral yang masih relevan diterapkan pada zaman sekarang. Lakon “Gathotkaca Wisuda” garapan Ki Mantep Sudarsono secara keseluruhan menceritakan perjuangan tokoh Gathotkaca dalam menagih janji kepada para dewa untuk mewisuda dirinya. Lakon wayang Gathotkaca Wisuda diangkat sebagai bahan penelitian karena didasarkan pada kenyataan bahwa lakon Gathotkaca Wisuda garapan Ki Mantep Sudharsono merupakan salah satu lakon wayang yang menarik, karena di dalamnya terdapat struktur cerita yang unik dan berbeda dengan pertunjukan wayang kulit pada umunya. Hal ini disebabkan karenadalam lakon ini terdapat suatu cerita yang dikemas secara flash back. Selain itu dalam lakon ini juga sarat dengan konflik- konflik sehingga jalan ceritanya terkesan lebih hidup. Dengan adanya ajaran-ajaran serta nilai-nilai moral yang terkandung didalamnya juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat khususnya generasi muda dalam hidup bermasyarakat. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini diarahkan pada unsur- unsur struktur dramatik, yang meliputi; alur (plot), latar (setting), tokoh & penokohan, tema dan amanat serta konsep-konsep nilai-nilai etis yang terdapat dalam Lakon Gathotkaca Wisuda. Tujuan dalam penelitian ini adalah mendiskripsikan struktur dramatik yang terdapat dalam lakon Gathotkaca Wisuda serta konsep-konsep nilai etis yang ada pada lakon Gathotkaca Wisuda. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat untuk dapat lebih memahami dan mencintai karya sastra khususnya sastra pewayangan serta diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi usaha pengembangan teori strukturalisme serta memberikan informasi ilmiah bagi peneliti dan pemerhati sastra jawa yang berhubungan dengan cerita lakon wayang untuk melakukan studi lanjutan yang lebih dalam. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan objektif yang bertitik berat pada karya sastra atau teks. Sumber data penelitian ini diambil dari rekaman kaset VCD lakon wayang Gathotkaca Wisuda hasil garapan Ki Mantep Sudharsono. Data dalam penelitian berupa penggalan teks yang diduga mengandung unsur-unsur struktur dramatik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa unsur-unsur struktur dramatik lakon Gathotkaca Wisuda yang meliputi; alur (plot), latar (setting), tokoh & penokohan, tema dan amanat mempunyai hubungan kesinambungan yang erat sehingga jalinan ceritanya menjadi padu. Konsep-konsep pendidikan nilai-nilai etis yang terdapat dalam lakon Gathotkaca Wisuda meliputi; Nilai kesempurnaan sejati, Nilai kesatuan sejati, Nilai kebenaran sejati, Nilai kesucian sejati, Nilai keadilan sejati, Nilai keagungan sejati, Nilai kemercusuaran sejati, Nilai keabadian sejati, Nilai keteraturan makrokosmos sejati, Nilai keteraturan mikrokosmos sejati, Nilai kebijaksanaan sejati, Nilai realita dan pengetahuan sejati, Nilai kesadaran dan keyakinan sejati, Nilai kekasihsayangan sejati, Nilai ketanggungjawaban sejati, Nilai kehendak, niat dan tekad sejati, Nilai keberanian, semangat dan pengabdian sejati, Nilai kekuatan sejati, Nilai kekuasaan, kemandirian dan kemerdekaan sejati, dan Nilai kebahagiaan sejati. Berdasarkan temuan di atas, saran yang diberikan yaitu agar generasi muda dapat lebih mencintai wayang, dan dapat menerapkan konsep nilai-nilai etis pendidikan dalam wayang yang masih relevan dengan kehidupan sekarang, sehingga generasi muda dapat menjalankan tugasnya sebagai generasi penerus bangsa serta dapat meningkatkan apresiasi pembaca mengenai cerita wayang.

Kata Kunci Struktur drama, Wayang, Gathotkaca Wisuda

Referensi

Terima Kasih