Aktor dan Karakternya Pertemuan 25 Matakuliah: Professional Image and Acting Tahun : 2009/2010.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Kuliah ke 4 Kwn Identitas Nasional.
Advertisements

Floor Plan Pertemuan Matakuliah: DESAIN INTERIOR III Tahun: 2009/2010.
Hakikat Manusia dan Perkembangannya
Matakuliah : O Penulisan Naskah Radio dan Televisi
OPINI PUBLIK DAN POLLING OPINI PUBLIK
Gestur, Suara dan Artikulasi Pertemuan 17
Tugas keprofesian untuk Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Adriy.weebly.com.
Oleh: Harianti.  Krisis moralitas yang dialami oleh bangsa Indonesia yang dibuktikan dengan meningkatnya korupsi, kriminalitas, pornografi, penggunaan.
Relaksasi dan Konsentrasi Pertemuan 16 Matakuliah: Professional Image and Acting Tahun : 2009/2010.
PERSIAPAN MEMPRODUKSI PROGRAM AUDIO VISUAL Pertemuan 04 Matakuliah: U0152 – Audio Visual I Tahun: 2007.
Berpikir Positif Pertemuan 9 Matakuliah: Professional Image and Acting Tahun : 2009/2010.
Kerjasama Tim Pertemuan 8
POKOK BAHASAN Pertemuan 8
DIRI, KONSEP DIRI, dan PENYESUIAN DIRI
Matakuliah : Kalkulus-1
Pertemuan I “ KENALILAH DIRIMU “
MEMERANKANDRAMA.
KOMUNIKASI ORGANISASI NON VERBAL Pertemuan 10 Mata kuliah: / KOMUNIKASI ORGANISASI Tahun : 2008 / 2009.
Matakuliah : O Penulisan Naskah Radio dan Televisi
Etika dalam Periklanan Pertemuan 13 Matakuliah: U0492 Periklanan 1 Tahun:
Matakuliah : K0644-Matematika Bisnis
Resensi Pertemuan 25 Matakuliah: O0054/Bahasa Indonesia Tahun: 2007.
Pertemuan 12 MENINGKATKAN PROFESIONALITAS (1) Matakuliah: CB142 Tahun: 2008.
Struktur Adegan Pertemuan 21
KONSEP DIRI By Slametiningsih, M.Kep, Sp. Kep. J
Pengantar Professional Image Pertemuan 1
POKOK BAHASAN Pertemuan 04 MANAJEMEN DIRI
PEMAHAMAN KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Menetapkan Prioritas Pertemuan 6
PERCAKAPAN Pertemuan 5 Matakuliah : Komunikasi Interpersonal
PENGENALAN ERGONOMI INTERIOR Pertemuan ke - 5
PENDIDIKAN SEPANJANG HAYAT
Matakuliah : Analisis dan Pengendalian Biaya
Teori Empat P yang Melandasi Pengembangan Kreativitas Pertemuan 5
MENGGAMBAR 2 Pertemuan ke -1
Aksi dan Aktivitas yang Terarah Pertemuan 23
Floor Plan Pertemuan Matakuliah : W Desain Interior 1
KONSEP DESAIN Pertemuan 2
Hubungan antara Garis dan Kerucut Pertemuan 20
Penampilan Diri Pertemuan 14
MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU, SOSIAL, DAN BUDAYA
<<Soal Desain Interior 3>> W 0186
Matakuliah : L0122 / Kreativitas
<<Soal Desain Interior 3>> W 0186
PERTANYAAN LATIHAN : Apa yang di maksud dengan media baru dengan praktek sehari-hari : Apakah alat-alat teknologi atau perlengkapan yang digunakan media.
Mengenal Diri Pertemuan 2
Aktor dan Naskahnya Pertemuan 20
PRESENTASI DAN EVALUASI Pertemuan 39
Matakuliah : O0214/ Metode Penelitian Komunikasi Massa
KONSEP PENCAHAYAAN Pertemuan 19 – 20
Ordinary Annuity vs. Annuity Due Pertemuan 13
Matakuliah : L0122 / Kreativitas
Soal Desain Interior 3 W 0186 Matakuliah : Desain Interior 3
Manajemen Kinerja Annisa Julianti.
PENDEKATAN NON DIRECTIVE
Etiket Pergaulan Pertemuan 13
KARAKTER KOMUNIKASI INTERPERSONAL Pertemuan 2
Dasar-Dasar Analisis Naskah Pertemuan 19
Manejemen Waktu Pertemuan 7
Kerjasama Tim Pertemuan 8
FENOMENOLOGI ALFRED SCHUTZ
Soal Latihan Pertemuan 1
Matakuliah : Kalkulus-1
04 Detail Ekspresi Karakter Manusia
08 Detail Ekspresi Karakter Hewan
Organisasi dan Kode Etik Profesi
STRATEGI PEMBELAJARAN BERORIENTASI PADA AKTIVITAS SISWA (PBAS)
Pertemuan 3 “ KENALILAH DIRIMU “
Warahmatullahi Wabarakatuh
KEPRIBADIAN, KONSEP & CITRA DIRI
Transcript presentasi:

Aktor dan Karakternya Pertemuan 25 Matakuliah: Professional Image and Acting Tahun : 2009/2010

Bina Nusantara University 3 Karakterisasi yang Ekonomis Kepribadian manusia adalah akumulasi dari pengalaman-pengalaman dan interaksi-interaksi yang dilakukannya dan terus berkembang Karakter aktor bertumbuh karena aksinya Segi penyelidikan karakterisasi dibagi 4 tingkat: a). Ciri fisikal b). Ciri sosial c). Ciri psikologis d). Ciri moral

Setiap level karakterisasi saling berhubungan Mereka merefleksikan maksud naskah Yang dimaksud dengan ekonomis adalah menyadari batasan-batasan karakterisasi tanpa memberi kesempatan kepada detil-detil yang tidak berhubungan ikut campur sehingga membuat kabur maksud dramatis dan aksi karakter yang sudah digariskan Bina Nusantara University 4

Karakterisasi yang Dinamis Kepribadian karakter dalam naskah berubah, sama seperti pribadi orang dalam kehidupan sehari-hari Tidak semua karakter berubah walau sudah banyak hal terjadi atas diri mereka Jika terjadi perubahan penting dari sifat alamiah karakter dituntut, maka peristiwa itu adalah ekspresi langsung dari tema naskah Bina Nusantara University 5

Dari aspek ini, aksi utamanya harus diterangkan berdasarkan perubahannya dan aktivitas-aktivitas pendukung diterangkan dari segi kontribusinya pada perubahan tersebut Bina Nusantara University 6

Karakter yang Dipercaya Aktor harus mampu menciptakan karakter yang dapat dipercaya untuk menjalankan aksi naskah Maksudnya aktor menjalankannya sebagai satu ekspresi logis dari keberadaannya yang hakiki “Yang dapat dipercaya”, jika demikian, adalah realisasi dari fungsi dan bentuk karakter dalam struktur naskah “Yang dapat dipercaya” bukan berarti si aktor memainkan peran sepenuhnya “seperti dia sehari- harinya” Bina Nusantara University 7

Malah jika karakter hidup “seperti hari-harinya si aktor” maka dia adalah yang paling tidak dapat dipercaya jika memainkan naskah-naskah klasik Bahkan dalam naskah-naskah realistis sekalipun, ekspresi karakter ditingkatkan dan terpilih jauh melebihi peristiwa kehidupan sehari-hari untuk mencapai maksud artistiknya Dengan demikian, untuk menggambarkan karakter, tugas si aktor tidak harus seperti hidup sehariannya namun selalu jujur menjalankan maksud dramatis karakter dan bentuk naskah di mana karakter itu berada Bina Nusantara University 8