SERAFIN WISNI SEPTIARTI DOSEN FIP UNY DOSEN PEND.SOSIOLOGI FIS UNY

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
PERSEPSI TENTANG SEHAT-SAKIT & PERILAKU SAKIT
Advertisements

INTERPERSONAL COMMUNICATION (KOMUNIKASI ANTARPERSONA) PERTEMUAN KE-5 Ami Purnamawati.
MANAJEMEN KONFLIK.
Perkembangan Diri Individu
FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT KIP / K
Perilaku Menyimpang (SOS 311)
PERILAKU MENYIMPANG.
GANGGUAN KONSEP DIRI Pengertian Konsep diri adalah semua pikiran, kepercayaan dan keyakinan yang diketahui tentang dirinya dan mempengaruhi individu dalam.
KONSEP DIRI.
(JUVENILE DELIQUENCY)
PENYIMPANGAN SOSIAL.
MIKRO OBJEKTIF.
Psikologi Dunia Kerja Diri, Kerja, Sifat Dasar, dan Motivasinya
Apakah fenomena sosial?
Empat macam kepribadian
PENERIMAAN DIRI REMAJA PENYANDANG TUNADAKSA
KONFLIK PADA DUNIA KERJA
PENGARUH SOSIAL.
PERTEMUAN 15.
Manusia dan Penderitaan
Menghilangkan Rasa Takut pada Anak
Prinsip-Prinsip Kesehatan Mental Penyesuaian Diri dan Kesehatan Mental
PRINSIP DASAR MANUSIA SEBAGAI KESATUAN SOSIAL
Deviations and Deviance
Pertemuan 2 Subyek diminta untuk menceritakan setiap gambar pada tester, yang meliputi kejadian yang tampak pada gambar, apa yang menyebabkannya terjadi,
ASSALAMUALAIKUM Wr. Wb..
PENYIMPANGAN SOSIAL DEVI YANTI APRILIA
Penyimpangan Sosial By Amalia Husnayaini
KEPRIBADIAN.
CULTURAL DEVIANCE THEORIES (TEORI-TEORI PENYIMPANGAN BUDAYA)
SISTEM MEDIS NUNIK SURYANI
NAMA : DIAN ACHMAD SAPUTRA
Intan Silviana Mustikawati, SKM, MPH
PENGENALAN PENGEMBANGAN ORGANISASI
PRINSIP–PRINSIP Perkembangan
PERILAKU KELOMPOK PERTEMUAN 6.
KELOMPOK SOSIAL PADA MASYARAKAT PETANI
Penyesuaian Diri PTIK.
ASPEK PSIKOLOGIK PADA ANAK DENGAN KELAINAN ENDOKRIN
(Memahami Tumbuh Kembang Masa Remaja)
Manajemen Konflik Negosiasi.
IPS untuk SMP/MTS kelas VIII
MOTIVASI DAYA ATAU KEKUATAN YANG ADA DALAM DIRI MANUSIA YANG MENDORONG ATAU MENGGERAKKAN UNTUK BERTINGKAH LAKU TERTENTU YANG DIARAHKAN PADA SUATU TUJUAN.
SOSIALISASI
Kebutuhan pokok &tujuan utama hidup manusia
Perkembangan Fisik & Motorik wien/pgsd_perk.
Apa? Setelah akhir dari perkuliahan ini, mahasiswa mampu mengembangkan lingkungan pendidikan yang dapat merangsang perkembangan potensi-potensi peserta.
Kepribadian Dan Pembelajaran
PERTEMUAN 15.
Stres....
MASALAH-MASALAH SOSIAL
Mengelola Stres pada Pekerja Kemanusiaan: Membantu diri sendiri
KELOMPOK 3 Ningrum Isnaeni Muhammad Ferdi H. Suci Rizki F.
KONSEP DIRI Elsi Ermalinda, S.SiT.
Apa? Setelah akhir dari perkuliahan ini, mahasiswa mampu mengembangkan lingkungan pendidikan yang dapat merangsang perkembangan potensi-potensi peserta.
PERSENTASI KELOMPOK II (DUA) :
PENGARUH SOSIAL.
Pengasuhan Anak Usia Sekolah Dasar PERTEMUAN 8
ETIKET, ETIKA, PROTOKOL.
HAKIKAT MASALAH SOSIAL
PERUBAHAN DAN PENGEMBANGAN ORGANISASI
Empat macam kepribadian
Teori – Teori Sosial Pip, Jones (2009).
FREDY AKBAR K. Tak terhingga jumlah kata dari doa yg kami panjatkan kpd-Nya utk kalian… Kami meminta kpd Allah agar kalian sehat, kuat, cerdas, sholeh,
KEPRIBADIAN, KONSEP & CITRA DIRI
PERILAKU MENYIMPANG Daftar Isi Pengertian Perilaku Menyimpang Perilaku menyimpang adalah setiap perilaku yang tidak sesuai dengan norma-norma dalam.
KEPRIBADIAN.
KOMUNIKASI EFEKTIF -Pengantar Psikologi-. 2 *Komunikasi adalah proses pemindahan pengertian dari si pengirim ke si penerima. *Suatu ide, tidak peduli.
KONSEP DIRI REMAJA T U J U A N Dapat memahami dan menemukan unsur- unsur konsep diri serta memahami dan menerima kelebihan dan kekuarangan secara wajar.
PROSES PERKEMBANGAN KEBUDAYAAN. SEBAGAIMANA DIKETAHUI BAHWA KEBUDAYAAN ADALAH HASIL CIPTA, KARSA DAN RASA MANUSIA OLEH KARENANYA KEBUDAYAAN MENGALAMI.
Transcript presentasi:

SERAFIN WISNI SEPTIARTI DOSEN FIP UNY DOSEN PEND.SOSIOLOGI FIS UNY TARAF-TARAF ANALISIS DEVIASI: SOSIOLOGIK (proses dan struktur sebagai penyebabnya) PSIKOLOGIK (pengalaman masa lalu) BIOLOGIK (bentuk muka, geraham dan unsur biologik)

MEKANISME BERPIKIR TERHADAP PERILAKU DEVIASI KAJIAN → TEORI → RESEARCH → KEBIJAKAN SOSIAL (UMUMNYA TERJADI SEBUAH KESENJANGAN) LOGIKA, DAN ATAU ASUMSI → KONSEKUENSINYA PADA METODOLOGI

Bagaimana belajar deviasi sosial Apabila perilaku tersebut dapat diamati Memiliki sifat fenomenologik Direct dan indirect  primer dan sekunder SELF REPORT DAN OFFICIAL REPORT

JENIS PELANGGARAN NORMA

Ciri-Ciri Perilaku Menyimpang     Banyak ahli telah meneliti tentang ciri-ciri perilaku menyimpang pada remaja. Menurut Paul B. Horton dan Chester L. Hunt (1996), ciri-ciri yang bisa diketahui dari perilaku menyimpang sebagai berikut. Suatu perbuatan disebut menyimpang bilamana perbuatan itu dinyatakan sebagai menyimpang. Penyimpangan terjadi sebagai konsekuensi dari adanya peraturan dan penerapan sanksi yang dilakukan oleh orang lain terhadap si pelaku menyimpang. Ada perilaku menyimpang yang bisa diterima dan ada yang ditolak. Mayoritas remaja tidak sepenuhnya menaati peraturan sehingga ada bentuk penyimpangan yang relatif atau tersamar dan ada yang mutlak.

Faktor Pendorong Perilaku Menyimpang    Perilaku menyimpang dapat terjadi di manapun dan dapat dilakukan oleh siapapun, termasuk remaja. Sepanjang perilaku menyimpang terjadi, keseimbangan dalam masyarakat akan terganggu. Banyaknya kejahatan di lingkungan masyarakat menunjukkan adanya pelanggaran nilai dan norma. Dari hari ke hari modus kejahatan yang dilakukan remaja semakin kompleks.

PROSES MENJADI DEVIAN Tidak sekedar menyimpang dari norma tingkahlaku dapat disebut deviasi  deviasi terjadi bila individu melakukan peranan sosial yang melanggar/menyimpang dari norma.  proses mengadopsi peranan devian ini disebut proses menjadi devian. Semua tingkahlaku deviasi adalah tingkah laku manusia, artinya proses menjadi devian atau non devian itu mengikuti prinsip-prinsip yang sama. Devian itu hipokrit/munafik, dia melanggar norma tertentu, tetapi dia juga patuh terhadap norma-norma yang lain. Tidak ada individu yang melakukan deviasi terus menerus. Misalnya pencuri yang suka mengambil miliki orang lain, tetapi ia jujur terhadap keluarganya.

Lanjutan 4. Tingkah laku sosial itu dipelajari, berkembang melalui sosialisasi, merupakan produk interaksi sosial, yaitu tingkahlaku yang diharapkan dari seseorang sesuai dengan statusnya di dalam kelompok tertentu. 5. Proses sosialisasi terutama adalah proses mempelajari norma dan peranan sosial. Proses melakukan peranan devian sama dengan proses melakukan peranan non devian. Individu menjadi devian apabila telah melakukan peranan individu dan memiliki identitas diri sebagai devian. 6. Jika individu menjadi devian, maka deviasinya menjadi peranannya yang dominan (master role). Peranan deviasinya yang dominan itu menyulitkan integrasi kembali ke dalam masyarakat.

− menyamar (merahasiakan diri) − memanipulasi situasi − rasionalisasi lanjutan Deviasi kerap kali menimbulkan sanksi negatif dari masyarakat. Sanksi negatif ini menimbulkan noda (stigma) pada diri devian. Devian berusaha mengelak, menghilangkan atau mengurangi stigma pada dirinya untuk menghindari penolakan masyarakat. Usaha-usaha itu antara lain: − menyamar (merahasiakan diri) − memanipulasi situasi − rasionalisasi − berubah menjadi non devian − memasuki kelompok devian

PENGERTIAN PSIKOPAT Psikopat adalah perilaku psikologis dimana pelaku terus menerus mencari gratifikasi (pembenaran diri) atas tindakan2 keliru yang dilakukannya. Seorang psikopat tidak memiliki kemampuan untuk mengenali dan belajar dari kesalahan. Namun dia memiliki daya analisa yang tinggi dan seringkali tergolong orang yang sangat cerdas. salah satu ciri awal seorang berpotensi menjadi psikopat adalah ketika dia memiliki rasa c inta pada diri sendiri (narcissistic)  berubah menjadi paranoid (takut ada orang lain yang lebih cantik / tampan dari dirinya

KECENDERUNGAN PSIKOPAT Seorang psikopat punya kecenderungan untuk melakukan tindakan kekerasan, seksual, memiliki keinginan agresif yang berlebihan. Walau demikian, mereka memiliki kemampuan kendali diri (impulsive control abilites) yang sangat baik dan mampu mengekang agresivitas mereka, sehingga tampak luar mereka adalah orang yang kalem, tenang, dan punya tata-krama kesopanan yang baik. Tidak sedikit pula karena sikapnya yang demikian, mereka dipilih sebagai pemimpin.

CIRI SEORANG PSIKOPAT Tampil anggun / percaya diri Sangat senang dipuji. Tidak perduli dengan (keselamatan) orang lain Tidak punya rasa tanggung jawab Tidak punya toleransi terhadap kesalahan / perbedaan / deviasi Narsis (Cinta pada diri sendiri), kadang berlebihan Sering berbohong dan ceritanya berubah-ubah Manipulatif (senang memanfaatkan orang lain) Memiliki pola pikir yang super-kreatif  j. Cenderung melakukan kekerasan saat merasa tersudut / kalah k. Tidak memiliki rasa empati l. Punya orientasi seksual yang menyimpang m. Senang melukai / menyiksa / menyakiti orang lain dalam bentuk fisik / non-fisik. n. Tidak mampu memahami pekerjaan yang sifatnya struktural / prosedural. o. Tidak pernah merasa bersalah.