Referensi Strategi nasional Pengembangan Anak Usia Dini Holistik-Integratif.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
SEKILAS TENTANG KABUPATEN/KOTA LAYAK ANAK
Advertisements

LAPORAN EVALUASI TAHUN KETIGA RPJMD KABUPATEN TEGAL
BAHAN STRATEGI PEMBELAJARAN AUD
Heris Hendriana Hotel Situ Buleud Purwakarta, 28 Februari 2013
PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT ( pnpm ) MANDIRI
Oleh : Kabid Pemberdayaan Perempuan
Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah Departemen Dalam Negeri
BAHAN KULIAH DDP 2010/ PERMASALAHAN PENDIDIKAN.
Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan Anak di daerah
ARTI PENTING SOCIAL LIFE SKILL DITANAMKAN SEJA K USIA DINI
Strategi pemerataan prinsip keadilan sosial di Indonesia
PENYUSUNAN PROGRAM KERJA
POSYANDU BALITA RIWANTO, SKM.
Tujuan Pengaturan Upaya Kesehatan Anak:
PERAN MASYARAKAT DALAM PENDIDIKAN
DIALOG MENTERI NEGARA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK DENGAN LEMBAGA MASYARAKAT PEDULI ANAK Jakarta, 31 Agustus 2010.
Keterpaduan BKB – PAUD dan Posyandu
Enny Zuliatie Die-J YPI (Drop in Center Cijantung Yayasan Pelita Ilmu)
Model Pengembaangan Kegiatan TPA
PELATIHAN MASYARAKAT PNPM-R2PN TAHUN
PENGORGANISASIAN DAN PEMBINAAN POKJANAL POSYANDU
TEKNIK PENDAMPINGAN POSDAYA*
Peran Pekerja Pengembangan Masyarakat
PERINGATAN HKN KE 48 TAHUN 2012 Jakarta, 13 September 2012.
PENGELOLAAN KURIKULUM
PENYULUHAN PERTANIAN.
Hak Asasi Anak dan Perempuan
KEBIDANAN SEBAGAI PROFESI
MENTERI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
PETA STRATEGI PELAYANAN KESEHATAN PRIMER
PENGEMBANGAN KURIKULUM PAUD
Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) dan posyandu remaja
Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan
PROGRAM PAUD.
Renstra Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak
KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KAB/KOTA LAYAK ANAK
KEBIJAKAN DAN PROGRAM KESEHATAN REPRODUKSI
MODUL 7 Layanan Evaluasi dan Tindak Lanjut, serta Pelaporan pada Program Bimbingan dan Konseling untuk Anak Usia Dini Mubiar Agustin, M.Pd. Nama Kelompok.
PENJELASAN TENTANG KELAS IBU HAMIL DAN KELAS IBU BALITA
Biro Administrasi Kesra dan Kemasyarakatan Setda DIY
( PELAYANAN KESEHATAN PRIMER )
KEBIJAKAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK:
UNDANG-UNDANG 23 TAHUN 2014 TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH
PELIBATAN LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DALAM PERTANIAN
Peran himpaudi dalam perluasan pelayanan, akses dan mutu
TUJUAN Tujuan Umum Terselenggaranya pelayanan PAUD yang terintegrasi dengan layanan Posyandu dan Bina Keluarga Balita (BKB) menuju terwujudnya anak Indonesia.
PEMBANGUNAN KETAHANAN DAN KESEJAHTERAAN KELUARGA
Pembangunan Kesejahteraan dan Perlindungan Anak
KEGIATAN 2013 PENETAPAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN ANAK:
PELAYANAN KESEHATAN REPRODUKSI
TEMU REGIONAL II KETAHANAN KELUARGA
KURIKULUM Pengertian Kurikulum 1. Kurikulum sebagai rencana belajar.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK MENURUT QANUN NOMOR 11 TAHUN 2008 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK DALAM RANGKA PENEGAKAN HUKUM BAGI HAK-HAK ANAK DI ACEH.
Pengembangan Program Pendidikan Anak Usia Dini
PROGRAM KEGIATAN PAUD DI SUB.BAGIAN PTP TAHUN 2017.
KEBIJAKAN OBAT  .
PAUD Holistik Integratif
ASPEK-ASPEK SOSIAL BUDAYA DALAM PELAYANAN KEBIDANAN
KEPERAWATAN KELOMPOK & PEGEMBANGGAN PENGORGANISASIAN MASYARAKAT
BIRO HUKUM DAN ORGANISASI KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
TUGAS POKOK DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PERLINDUNGAN ANAK PENGENDALIAN ANAK DAN KELUARGA BERENCANA PROVINSI BENGKULU *MEMBANTU MELAKSANAKAN URUSAN.
PUSKESMAS RAMAH ANAK SEBAGAI UPAYA UNTUK PERCEPATAN KABUPATEN/KOTA LAYAK ANAK.
STRATEGI MENUJU KABUPATEN LAYAK ANAK
TEKNOLOGI TEPAT GUNA PROGRAM PEMBANGUNAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA.
Disampaikan dalam rangka Sosialisasi Pembinaan Kelompok BKR (Bina Keluarga Remaja) oleh Dinas PMDPPKB Kab.Tanah Datar 2019, drsafriwaltanjung BINA KEBINA.
KOORDINASI PENGAWALAN PENGGUNAAN DANA DESA 2017
Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA)?
PERAN KADER DALAM MENINGKATKAN BKB OLEH : Ns. I Gede Dedy Artho, S.Kep., M.Kes.
Transcript presentasi:

Strategi pelaksanaan Pengembangan Anak Usia Dini yang Holistik dan Terintegrasi

referensi Strategi nasional Pengembangan Anak Usia Dini Holistik-Integratif

Tujuan dan sasaran Tujuan sasaran Terpenuhinya kebutuhan esensial anak usia dini secara utuh yg meliputi kesehatan, gizi, pendidikan, dan pengasuhan sesuai segmentasi umur Meningkatnya derajat kesehatan dan gizi anak usia dini Meningkatnya kesiapan anak untuk bersekolah Anak berakhlak mulia Terlindunginya anak dari perlakuan salah, pada tataran keluarga maupun lingkungan Meningkatnya kemampuan orang tua dan keluarga dalam pengasuhan Meningkatnya internalisasi nilai-nilai agama dan pemanfaatan kearifan lokal

Tujuan dan sasaran Tujuan sasaran Terselenggaranya pelayanan anak usia dini secara terintegrasi Meningkatnya akses dan pemerataan serta kelengkapan jenis pelayanan PAUD Meningkatnya kemampuan petugas pelayanan PAUD Meningkatnya jumlah penyelenggara PAUD holistik-integratif Meningkatnya dukungan dari berbagai pihak Tersusun Undang-Undang yg berpihak pada AUD Meningkatnya kualitas dan kuantitas koordinasi

Undang-Undang Peraturan AUD yg sehat, dengan status gizi baik AUD yg siap untuk bersekolah AUD yang berakhlak mulia Jumlah penyelenggara Jumlah dan kualitas petugas pelayanan Kualitas koordinasi Dukungan berbagai pihak Dukungan Layanan PAUD Pengasuhan Orang Tua

Prinsip Prinsip Makna Pelayanan holistik Pengasuhan bagi anak Pendidikan bagi orang tua dan keluarga Pelayanan kesehatan dan gizi Sanitasi yang baik Perawatan dan pendidikan di pusat pendidikan Perlindungan dari perlakukan salah

Prinsip Prinsip Makna Pelayanan berksinambungan Pelayanan bagi anak sampai usia 6 tahun Tidak diskriminatif Semua anak, yatim piatu, laki-laki dan perempuan, berkebutuhan khusus, anak cacat, anak2 di daerah konflik, daerah terpencil dll Perluasan distribusi pelayanan Akses mudah, keterjangkauan ekonomi, penerimaan secara sosiokultural Partisipasi masyarakat Masyarakat harus terlibat mulai dari perencanaan sampai evaluasi Berbasis budaya konstruktif Mempertimbangkan budaya lokal dan global yg positif Good governance Transparan, akuntable, partisipatif, efektif, efisien, pemanfaatan sumber daya yg ada

Strategi Strategi Kegiatan Meningkatnya kemampuan orang tua dan keluarga dalam pengasuhan Bimbingan konseling bagi remaja dan calon pengantin Bimbingan dan konsling bagi orang tua, keluarga dan pengasuh pengganti penyuluhan kpd orang tua ttg pembagian peran dalam pengasuhan Meningkatnya internalisasi nilai-nilai agama dan pemanfaatan kearifan lokal Identifikasi dan sosialisasi nilai2 agama dan budaya yang konstruktif dalam pengasuhan anak Integrasi nilai agama dan budaya ke dalam materi pendidikan dan permaian AUD

Strategi Strategi Kegiatan Menyelenggarakan pelayanan PAUD Peningkatan jenis dan sebaran pelayanan PAUD Memanfaatkan fasilitas dan kegiatan masyarakat secara optimal Peningkatan peranserta masyarakat Penyediaan dukungan bagi anak dari keluarga miskin dan anak dengan kebutuhan khusus Peningkatan kualitas pelayanan Latihan dan pemberian insentif bagi petugas Fasilitas pembelajaran dan pelayanan KIE dan pendampingan untuk lembaga penyelenggara Pendayagunaan sumber daya

Strategi Strategi Kegiatan Meningkatnya internalisasi nilai-nilai agama dan pemanfaatan kearifan lokal Identifikasi dan sosialisasi nilai2 agama dan budaya yang konstruktif dalam pengasuhan anak Integrasi nilai agama dan budaya ke dalam materi pendidikan dan permaian AUD Pemanfaatan permainan tradisional KIE Kerjasama dengan media massa

Strategi Strategi Kegiatan Memberdayakan masyarakat dan dunia usaha Sosialisasi dan KIE ttg PAUD Mengajak dunia usaha untuk mendukung Meningkatkan komitmen, koordinasi dan kerjasama Menetapkan koordinator dan penggerak Menetapkan pembagian peran dan tanggung jawab Mengintegrasikan semua kegiatan PAUD yang ada sejak perencanaan Pemantauan pelaksanaan

Beberapa aspek praktis dalam pelaksanaan Data Karena menyangkut perluasan cakupan(PNBAI: 80% AUD), maka data ttg anak di suatu wilayah(dukuh, desa) harus ada. Data mencakup semua anak(normal, cacat, berkebutuhan khusus) Data disusun menurut usia anak untuk dilihat kesesuaian dengan pelayanan yang ada

Kelompok pengelola Harus ada(pokja atau yg lain) Pelayanan yang ada Inventarisasi pelayanan yang ada Bandingkan antara pelayanan yg ada dengan jumlah anak Lihat apakah memadai atau tidak? Ada kebutuhan khusus?(anak cacat misalnya) Pelayanan mudah dijangkau?

0 – 1 th 2-3 th 4-6 th Pos yandu Kelomp bermain/TK Stimulasi dini Interaksi sosial Bimbingan orang tua Jumlah anak pada kelompok umur bandingkan dengan pelayanan yang ada

Tempatkan sebagai pusat perhatian Jika banyak jenis pelayanan, anak(dengan bantuan orang tua) yang menentukan pelayanan mana yang diperlukan sesuai usia, termasuk kebutuhan bagi orangtua untuk meningkatkan kemampuan pengasuhan Bisa menggunakan Buku KIA atau Bku Tumbuh Kembang sebagai alat bagi anak(orang tua) menentukan pelayanan yg harus diakses

Kemajuan anak perlu dievaluasi Bisa membuat statistik sederhana