Presented by : Hidayatunnismah NPM :1206196486 NATURAL FERTILITY : Age Patterns, Levels dan Trends (By : John Knodel)

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
(PENGARUH USIA PERNIKAHAN
Advertisements

Fertilitas Andri Wijanarko,SE,ME
THE IMPACT OF SOCIOCULTURAL FACTORS ON BREASTFEEDING AND SEXUAL BEHAVIOR Dampak dari Faktor-faktor Sosial Budaya terhadap pemberian ASI dan Perilaku Seksual.
Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia
ESTIMATION OF FERTILITY OWN CHILDREN METHOD
UKURAN PERKAWINAN & PERCERAIAN
MASALAH KEPENDUDUKAN DI INDONESIA
UKURAN FERTILITAS.
Populasi Penduduk Dunia
Coale Index.
Beberapa Indikator Kesehatan yang Dapat Dihasilkan dari SUSENAS Blok V
DASAR-DASAR DEMOGRAFI
Chapter 7. Population Programs and Fertility Regulation
Ketua: Prof. Terry Hull Anggota: 1. Pramono Djoko Sudibyo, M.Si 2. Dr. Sandjoyo 3. Iswarati 4. Syafi’i Nur, M.Si 5. Brata Sanjaya.
Effects of Culture on Fertility: Anthropological Contibution Robert. A Levine and Susan C M Scrimshaw Wiji Nogroho, 5 Maret 2013.
Findings from the Indonesia Demographic and Health Survey 2007 Snapshot of Indicators: Central Kalimantan.
PARDOMUAN B.M.SIANIPAR MORTALITAS.
Oleh : Nama :Erita Agustin H. NPM : EFEK KEMATIAN BAYI DAN ANAK TERHADAP KEINGINAN UNTUK MEMILIKI ANAK By: David M. Heer.
UKURAN-UKURAN DALAM ANALISIS DEMOGRAFI
Media Geografi Media Pembelajaran ini dibuat hanya untuk kalangan sendiri di lingkungan SMP 1 Karangmojo. Bagi yang menghendaki meniru atau mengcopy media.
Source : Chater 4. Determinants of Fertility in Developing Countries. Part A. Edited by Rodolfo A. Bulatao et al Presented by Abdurrahman.
BY AGUS SURIADI MAGISTER KESEHATAN MASYAAKAT STIKES HELVETIA MEDAN
Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2012
Percepction of Supply, Demand and fertility regulation Types of Fertility Decisions Rules and Models for fertility decesions Communication and Power In.
Pertemuan > Matakuliah: >/ > Tahun: 2007 Bina Nusantara Keluarga Jepang Dewasa Ini.
GENDER DAN KESEHATAN.
5 Maret 2013 Riyadi Solih NPM Fertility decisions  highly complex. Keputusan kolektif/bersama: minimal 1 laki-laki + 1 perempuan. Tidak.
DIRECT ECONOMIC COSTS AND BENEFIT OF CHILDREN FENY NUR ANGGRAENI
Permasalahan lingkungan hidup dan penanggulangannya
KONTRASEPSI PASCA PERSALINAN
Fertilitas.
Konsep Dasar Demografi
Chapter 7. Population Programs and Fertility Regulation Oleh W. Parker Mauldin Dipresentasikan Oleh: Rahmah Farida NPM
Bagian 3 Perkawinan dan Anak Pengantar Gambar: Master isolated images | FreeDigitalphotos.net 100% SDKI 2012 m.
PEMILIHAN SUBYEK PENELITIAN
FERTILITY REGULATION AND ITS COSTS: Dipresentasikan Oleh:
Estimasi AKB dengan metode Trussell
METODE LAST LIVE BIRTH.
Fertilitas Andri Wijanarko,SE,ME
MENJANGKAU PESERTA KB DARI RUANG BERSALIN OLEH : AMELIA MERDEKAWATI.
DASAR KESPRO/KIA HASTUTI MARLINA. PERTEMUAN 6 1.KESEHATAN WANITA SEPANJANG SIKLUS KEHIDUPAN 2.FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SIKLUS KEHIDUPAN.
Laporan Pendahuluan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2012 BADAN PUSAT STATISTIK.
Populasi Penduduk Dunia
KELOMPOK 10 ANALISIS DAMPAK PERTUMBUHAN PENDUDUK TERHADAP PEREKONOMIAN INDONESIA DAFTAR ISI DATA A B TEORI A B ANALISIS A B c KESIMPULAN.
DASAR-DASAR DEMOGRAFI PELATIHAN PENDAYAGUNAAN HASIL PENDATAAN KELUARGA
MASALAH KEPENDUDUKAN DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA
Labor Economics Series
KESEHATAN REPRODUKSI Analisis & Hasil RISKESDAS 2010.
GIZI BURUK.
DEASY ROSMALA DEWI, SKM,MKES
SUMBER DATA DEMOGRAFI (Bagian II)
KOMPOSISI penduduk.
Kesehatan Pranikah.
DASAR-DASAR DEMOGRAFI
Ukuran DEMOGRAFI.
KONSEP KESEHATAN REPRODUKSI
FECUNDITAS/FECUNDITY :
DINAMIKA PENDUDUK Jumlah penduduk selalu berubah karena adanya peristiwa kelahiran, kematian, dan perpindahan penduduk (migrasi). Tingkat kelahiran adalah.
Definisi Fertilitas. Fertilitas merupakan hasil reproduksi yang nyata dari seorang wanita atau sekelompok wanita. Dengan kata lain fertilitas menyangkut.
Identifikasi dan Analisis Potensi Daerah : Aspek Demografi
MORTALITAS ILSA WAHYUNI ( ) KELOMPOK 6 FITRIANI AHMAD
FAKTOR PENENTU FERTILITAS
Nama Kelompok Tomi I. O. Suwandi M. Fery P. Dany F. Arif H. M.
MORTALITAS Rizka Esty Safriana, SST., M.Kes. Faktor penyebab dinamika penduduk: 1.Kelahiran (Fertilitas) 2.Kematian (Mortalitas) 3.Imigrasi ?  Kematian.
FERTILITAS.
DINAMIKA PENDUDUK Jumlah penduduk selalu berubah karena adanya peristiwa kelahiran, kematian, dan perpindahan penduduk (migrasi). Tingkat kelahiran adalah.
STATISTIK KESEHATAN (ANGKA KEMATIAN) PERTEMUAN 11
UKURAN PERKAWINAN DAN PERCERAIAN
KONSEP KESEHATAN REPRODUKSI Oleh Susianti Asry, S.ST.,M.Keb.
Transcript presentasi:

Presented by : Hidayatunnismah NPM : NATURAL FERTILITY : Age Patterns, Levels dan Trends (By : John Knodel)

Definisi : “Fertility of a human population that makes no deliberate effort to limit births”. (Henry, 1953) “Bound to the number of children already born and is modified when the number reaches the maximum which the couple does not want to exceed.” (Henry, 1961)

Kontrol Fertility didefinisikan sebagai upaya untuk menghentikan (atau setidaknya memperlambat) fertilitas setelah target jumlah anak yang diinginkan telah tercapai. Pada kontrol fertility terdapat upaya membatasi family size Perilaku berhenti memiliki anak tanpa ada maksud untuk membatasi ukuran keluarga merupakan wilayah abu-abu antara natural fertility dan kontrol fertility.

Table 1. Natural and Controlled Fertility as Defined by the Occurrence of Deliberate Spacing and stopping Behavior. Deliberate Spacing Deliberate Stopping Absent Without Intent to Limit Family Size With Intent to Limit Family Size Absentnatural Fertilityambiguous Controlled fertility Without Intent to Limit Family Size natural Fertilityambiguous Controlled fertility With Intent to Limit Family Size ambiguous Controlled fertility

Pola Umur Natural Fertility Fertilitas akan mengalami penurunan seiring dengan pertambahan usia perkawinan. Hal ini disebabkan oleh karena sebagian besar pasangan yang ingin membatasi ukuran keluarga mereka, biasanya berkonsentrasi untuk memiliki anak di awal pernikahan. Pada saat jumlah anak yang diinginkan telah tercapai, maka pasangan tersebut berusaha mencegah fertilitas berikutnya.

Faktor-faktor yang mempengaruhi natural fertility Breastfeeding Postnatal abstinence Terminal abstinence Declines it pathological infertility, Age differences between spouses Age at marriage, and Premarital pregnancy

BREASTFEEDING Ada kesepakatan ilmiah bahwa menyusui dapat menekan fertilitas dengan menunda ovulasi setelah melahirkan Dalam sebuah survei di Malaysia, 60 persen dari responden wanita menjawab bahwa mereka lebih sulit untuk hamil pada masa menyusui, dan 20 persen percaya bahwa mereka tidak akan mungkin hamil pada masa menyusui. (DaVanso, 1980).

Lanjutan …. Dalam Survei Taiwan 1970, lebih dari seperlima wanita menyatakan bahwa mereka tidak akan mungkin hamil pada masa menyusui,akan tetapi survey ini tidak memberikan informasi mengenai proporsi perempuan yang merasa bahwa probabilitas mereka hamil akan berkurang pada masa menyusui. Survey di Thailand mengatakan wanita yang tidak menginginkan tambahan anak memiliki rata-rata menyusui lebih lama dibandingkan mereka yang menginginkan tambahan anak.

Postnatal Abstinence Postnatal Abstinence seringkali dikaitkan dengan laktasi Di Yoruba (Nigeria) dan Jawa Tengah (Indonesia), misalnya, ada kepercayaan umum bahwa hubungan seksual pada masa menyusui memiliki efek kurang baik terhadap ASI. (Caldwell dan Caldwell, 1981; Singarimbun dan Manning, 1976). Namun, tidak ada hubungan antara periode menyusui dengan postnatal abstinence, pada umumnya postnatal abstinence lebih pendek daripada periode menyusui, akan tetapi di Yoruba Postnatal abstinence lebih panjang.

Terminal Abstinence Terminal abstinence erat kaitannya dengan status seorang wanita yang masih berada pada rentang usia reproduktif, akan tetapi sudah memiliki status sebagai nenek atau mertua. Sebagai contoh hasil survey 420 orang wanita suku Yoruba usia di Nigeria, mengindikasikan bahwa ¼ dari wanita yang belum menjadi nenek melakukan terminal abstinece, dan ¾ dari mereka sudah berstatus nenek. Beberapa referensi yang mengatakan bahwa ada keengganan untuk melakukan hubungan seksual pada saat seorang wanita menjadi nenek atau mertua meskipun wanita tersebut berada pada rentang usia reproduktif.

Pengaruh terminal abstinence terhadap natural fertilitas tergantung pada beberapa faktor, yaitu :  Proporsi wanita yang masih berada pada usia reproduktif yang telah memiliki cucu atau menantu. (Menjadi nenek atau mertua)  Proporsi wanita yang telah memiliki cucu yang masih dalam usia reproduktif yang mengikuti pola terminal abstinence  Proporsi wanita yang telah memiliki cucu yang masih dalam usia reproduktif, akan tetapi tidak melakukan terminal abstinence

Declines it pathological infertility Terdapat hubungan positif antara penurunan kesuburan akibat suatu penyakit dengan proporsi wanita usia subur yang memiliki anak. Sebagai contoh di Romania (1980), sebagian kota di Zaire persentase wanita usia reproduktif yang tidak memiliki anak turun dari 40 persen menjadi 10 persen. Penurunan kesuburan tersebut berhubungan dengan penemuan antibiotik dan kampanye masal.

Age Differences Between Spouses Studi menunjukkan bahwa ada hubungan terbalik antara tingkat fertilitas dengan usia suami.

Table 2. Age Specific Marital Fertility Rates, Total Marital Fertility Above Age 20, Between Sposes in two Groups of German Villages Location of village and age differences between spouses Birth per Married Women Aged Total Fertility Above Age RateIndex Four Fillages in Baden (Marriage ) Husband Younger Husband 0-4 years older Husband 4-9 years older Husband 10+ years older Four villages in Waldack (Marriage prior to 1850) Husband Younger Husband 0-4 years older Husband 5+ years older

Age at Marriage Terdapat hubungan antara jumlah anak yang dilahirkan dengan usia pernikahan dan usia menikah.

Table 3. Age Specific Marital Fertility Rates, Total Marital Fertility Above Age 25 or 30, by wife’s age at marriage for selected populations Population and Age at Marrige Birth per Married Women AgedTotal Fertility RateIndex Above Age 30 Four Fillages in Baden (Marriage ) Under and over Wine Village in S.W. France (Marriage ) Under and over

Premarital Pregnancy Kehamilan sebelum menikah menyebabkan usia melahirkan anak tidak sesuai dengan rencana sebelumnya. Efek terbesar terhadap natural fertility adalah pada kelompok pengantin yang lebih muda, karena akan memperpanjang masa reproduksi.

TERIMAKASIH