HARTANTO, 3201404059 TINGKAT PEMAHAMAN GURU PADA KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DI SMA NEGERI 4 PURWOREJO KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2008/2009.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
UMMI HANIK, PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SEBAGAI ALAT BANTU GURU (TEACHING AIDS) BERBASIS MULTI MEDIA PADA MATA PELAJARAN IPA POKOK BAHASAN.
Advertisements

Slamet Raharjo, PERSEPSI GURU NON PENJASORKES TERHADAP KINERJA GURU PENJASORKES DI SMP SE KECAMATAN BANYUMANIK KOTA SEMARANG.
HAJAR PAMUJI, PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR GEOGRAFI DI MADRASAH ALIYAH NEGERI KABUPATEN PATI KELAS XI IPS TAHUN AJARAN 2008/2009.
NOVITA EKA PERTIWI, Hubungan Antara Aktivitas Belajar Siswa dalam Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Game Turnament (TGT) dengan Hasil.
PUJIATI, PENGARUH KONDISI SOSIAL DAN EKONOMI ORANG TUA TERHADAP MOTIVASI MELANJUTKAN PENDIDIKAN KE PERGURUAN TINGGI PADA SISWA KELAS XI SMA.
FITRI AYUDYA SARI, KESIAPAN GURU SEJARAH SMA NEGERI DI KABUPATEN BREBES UTAR DALAM MELAKSANAKAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) TAHUN.
SUHARNINGSIH, PERSEPSI GURU NON PENJASORKES TERHADAP KOMPETENSI GURU PENJASORKES SEKOLAH DASAR KECAMATAN SEMARANG SELATAN KOTA SEMARANG TAHUN.
LIYA YULEKHA, IDENTIFIKASI KEMAMPUAN PROSES BELAJAR MENGAJAR GURU-GURU GEOGRAFI YANG SUDAH MENDAPATKAN SERTIFIKASI SMP DAN SMA DI KECAMATAN.
BAKHTIAR SETYO NUGROHO, Analisis Kesiapan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi FIS UNNES Angkatan 2007 Sebagai Calon Tenaga Pendidik.
C.SRI HENDARSIH RAHAYUNINGTYAS, PEMBELAJARAN SENI BUDAYA SUB MATERI SENI MUSIK DI SMA KRISTEN YSKI SEMARANG.
NOOR QOMARUDIN MALIK, ANALISIS KESALAHAN SISWA KELAS VII SMP 4 KUDUS DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA PADA POKOK BAHASAN SEGIEMPAT DENGAN.
BIMA GALUH PRADIPTA, HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA 4 TEGAL TAHUN PELAJARAN.
KALPIKO, Penerapan Media Peraga Sistem Pengapian Berbasis Kontak Point sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Kelistrikan Otomotif pada Mahasiswa.
MARTYAS WIJAYANTI, KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN STRATEGI PEMBELAJARAN INKUIRI (SPI) DENGAN BANTUAN ALAT PERAGA DALAM MATERI POKOK SEGITIGA TERHADAP.
IKA KUSUMANINGRUM, EFEKTIFITAS PEMBUATAN POLA LANGSUNG DIATAS BAHAN DAN DIATAS KERTAS PADA PEMBELAJARAN PEMBUATAN POLA CELANA PADA SISWA TATA.
MOH ROHMAD SOLEH, ANALISIS KESALALAHAN SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 5 DEMAK DALAM MENYELESAIKAN PERSAMAAN LINEAR DENGAN DUA VARIABEL PADA SEMESTER.
NUR HAYATI, FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT BACA BUKU REFERENSI MATA PELAJARAN SOSIOLOGI (Kasus Siswa SMA Negeri 1 Sukorejo Kendal Tahun.
PUSPITA WULANDARI, UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION PADA MATA PELAJARAN SEJARAH.
KARTIKA CANDRA DEWI, IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN IPS TERPADU BERDASARKAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DI SMP NEGERI SE- KECAMATAN TAYU.
KHOLISOH, upaya meningkatkan hasil belajar siswa kelas vii a smpn 1 balapulang dalam pokok bahasan persamaan linear satu variabel melalui model.
YUNI UMARYATI, PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INDEX CARD MATCH (MENCARI PASANGAN) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VIII E SMP N.
KHANNATUL FITRIYANI, ANALISIS KESALAHAN DALAM MENGERJAKAN SOAL MATEMATIKA BENTUK URAIAN PADA POKOK BAHASAN PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN KUADRAT.
EKA HERAWATI, STUDI PERBANDINGAN PEMBELAJARAN IPS GEOGRAFI PADA GURU IPS SMP NEGERI DENGAN GURU IPS SMP SWASTA DI KOTA TEGAL TAHUN AJARAN 2008/2009.
RAHMAT FAJRI, PRESEPSI GURU MATA PELAJARAN NON PENJASORKES TERHADAP KINERJA GURU PENJASORKES TINGKAT SEKOLAH MENENGAH ATAS DI WILAYAH KECAMATAN.
AGUS BUDI LEKSONO, MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS X.
AKHMAD WAFI SURURI, Hubungan Tingkat Pemanfaatan Internet Sebagai Sumber Belajar Berbasis TIK Terhadap Hasil Belajar Geografi Pada Siswa SMA.
SITI MIFTAKUL JANNAH, HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN PRAKTEK TATA BUSANA DENGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA DIKLAT TEKNOLOGI BUSANA.
GATOT IRIYANTO, PERSEPSI GURU NON PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN TERHADAP KINERJA GURU PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN.
RAZIF SHIDIQ, SURVEI PERSEPSI GURU NON PENJASORKES TERHADAP KINERJA GURU PENJASORKES DI SMP/SEDERAJAT SEKECAMATAN PARAKAN KABUPATEN TEMANGGUNG.
AVITA ISTARIHANA, KESIAPAN KONSELOR UNTUK MELAKSANAKAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING SESUAI KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) DI.
RADITYA HAPSARI, FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PENCAPAIAN KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL (KKM) HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI.
DEDY BAGOS ARDIYANTO, SURVEI MOTIVASI SISWA MENGIKUTI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER BOLA VOLI DI SMP NEGERI DAN SEDERAJAT SE- KECAMATAN KARANGAWEN.
DHITA YULIA NAWATI, LINGKUNGAN PENDIDIKAN DAN AKTIVITAS BELAJAR YANG MENDUKUNG PRESTASI BELAJAR SISWA (Studi di SMA Negeri 1 Bawang Banjarnegara)
M. TAUFIK AUNILLAH, Kontribusi Penggunaan Media Film Dokumenter Dalam Pembelajaran Geografi Terhadap Aktivitas Belajar Siswa Kelas XI IPS SMA.
ANI KHOIRUNNISA', PENGARUH LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN DARUL FALAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN EKONOMI AKUNTANSI MELALUI CARA BELAJAR.
BHAYU BILLIANDRI, SURVEI KENDALA-KENDALA BELAJAR RENANG GAYA BEBAS PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI NGARGOGONDO KECAMATAN BOROBUDUR KABUPATEN MAGELANG.
WIDAYATI SUNARSASI, upaya meningkatkan hasil belajar siswa kelas viii c smp negeri 9 tegal dalam pokok bahasan dalil phytagoras melalui model.
RINI WIDIASTUTI, upaya menumbuhkan semangat siswa kelas vii smpn 2 getasan kabupaten semarang tahun pelajaran 2006/2007 untuk mencapai tuntas.
SRI MUNAWAROH, KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN TALKING STICK TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATERI PRINSIP DAN MOTIF EKONOMI.
NAFSUL MUTMAINAH, PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS X SMA MUHAMMADIYAH.
ADHY DWI ROKHMAWAN, Perbedaan Hasil Belajar antara Tes Tertulis dengan Tes Lisan Pokok Bahasan Konstruksi Pondasi Dangkal pada Siswa Program.
SINTA DYANA SANTI, PENGARUH KONDISI SOSIAL EKONOMI ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XII IPS SMA N 1 KARANG TENGAH KABUPATEN.
AGUS SUPRIYANTO, IMPLEMENTASI PENDEKATAN KONTEKSTUAL DALAM PEMBELAJARAN PENGETAHUAN SOSIAL GEOGRAFI MATERI POKOK UNSUR SOSIAL WILAYAH INDONESIA.
AYU PUSPITASARI, AKTIVITAS BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS PADA PENERAPAN METODE DISKUSI DI SMP NEGERI 12 SEMARANG.
ANDY AGUS SETIAWAN, PERBEDAAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI POKOK BAHASAN HIDROSFER DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEHIDUPAN ANTARA METODE KOOPERATIF TIPE.
NOVIKA FELIS ARIA, FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT MEMILIH JURUSAN IPS PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 JUWANA KABUPATEN PATI TAHUN AJARAN.
MALIKA HAJAR NURU SOFWAN, PERSEPSI SISWA TERHADAP MODEL PEMBELAJARAN SEJARAH MENGGUNAKAN MEDIA FILM DOKUMENTER PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI.
SANDRA PUSPITA, HUBUNGAN ANTARA SARANA DAN PRASARANA MENJAHIT DENGAN EFISIENSI MENJAHIT PADA MATA PELAJARAN MENJAHIT II SISWA KELAS XI SMK NEGERI.
ISNAWATI MEININGRUM, FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT MEMBACA BUKU REFERENSI MATA PELAJARAN IPS GEOGRAFI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 KANDANGAN.
HABIB THOYEB, KENDALA GURU DALAM MENGAJARKAN MATERI SEJARAH PERGERAKAN NASIONAL INDONESIA PADA SMP N 1 BATANG.
PUJI SETIANINGRUM, PEMBELAJARAN MODEL PROGRAM PADA MATA PELAJARAN IPS MATERI SEJARAH DI SMP NEGERI 1 CEPIRING.
AMIN SUPRAPTO, MINAT MASUK PERGURUAN TINGGI BAGI SISWA SMK PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK INSTALASI LISTRIK PADA SMK DI PURWOREJO.
IKA WIJAYANTI, PENGARUH MEDIA GAMBAR TERHADAP SIKAP PROSOSIAL SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 BAWANG KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN AJARAN 2008/2009.
AWALIA FARAH DIBA LAILA, PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK MENERUSKAN CERITA SISWA KELAS X SMA N 4.
BAMBANG BUDIYANTO, KESIAPAN GURU-GURU FISIKA TERHADAP PELAKSANAAN KTSP DI SMA NEGERI SE KABUPATEN SRAGEN.
FITRI ARUM SASI, Penerapan Model Pembelajaran Investigasi Kelompok dan Pendekatan JAS pada Materi Interaksi Antar Makhluk Hidup dengan Menggunakan.
EKO WAHYU BUDI YANTO, OPTIMALISASI PENGGUNAAN MEDIA PETA DALAM PROSES PEMBELAJARAN IPS DI SMP N 1 BLORA, SMP N 2 BLORA, SMP N 3 CEPU KABUPATEN.
RISCHA AGUSTINA, PERSEPSI GURU IPS TENTANG KONSEP DAN PENERAPAN PEMBELAJARAN IPS TERPADU PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI KECAMATAN MEJOBO KABUPATEN.
NURUL APRILIANTI, Peningkatan Hasil Belajar IPS Siswa Melalui Model Pembelajaran Kooperatif dengan Teknik Jigsaw ( Kajian Tindakan di Kelas.
RUSDIHARTO, PERSEPSI GURU NON PENJASORKES TERHADAP KINERJA GURU PENJASORKES SEKOLAH DASAR DABIN I DAN II UPTD PENDIDIKAN KECAMATAN UNGARAN TIMUR.
ANDINI NURUL ARIFIANI, KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN STAD DENGAN METODE PENEMUAN TERBIMBING BERBANTUAN ALAT PERAGA DAN LKS TERHADAP HASIL BELAJAR.
DESTI HAYUNINGTYAS, PERSEPSI GURU NON PENJASORKES SEKOLAH DASAR TERHADAP KOMPETENSI GURU PENJASORKES SEKOLAH DASAR DI WILAYAH GUGUS AHMAD YANI.
DESI DWI PURNAMASARI, Variasi Menutup Pelajaran Bahasa Jawa Kelas XI SMA Negeri Se- Kabupaten Banjarnegara.
IIS SETYOWATI, Aktivitas Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Outdoor Study pada Mata pelajaran IPS di SMP Negeri 1 Bodeh Kabupaten Pemalang.
RATNA NUR IKA ZUMASTIANTI, Pelaksanaan Lesson Studi dalam rangka meningkatkan kinerja guru geografi di SMP Negeri 2 Juwana Kabupaten Pati.
INTAN NOVITA SARI, Komparasi Hasil Belajar Geografi Pokok Bahasan Hidrosfer Model Pembelajaran Ceramah Bervariasi dan Student Team Achievement.
EVI OKTAVIA KUSUMAWATI, KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN METODE TIPE THINK PAIR SHARE DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X PADA MATERI.
SETYANTO ARI NUGROHO, SURVEI PERSEPSI GURU NON PENJASORKES TERHADAP KINERJA GURU PENJASORKES DI SD SE KECAMATAN SUMBER KABUPATEN REMBANG TAHUN.
MUHAMMAD FATHUR ROHMAN, Efektivitas Penggunaan Media Visual Terhadap Hasil Belajar Menggambar Konstruksi Kayu Pada Siswa Kelas XI Program Teknik.
ANGGIT WIANTI, PENGARUH AKTIVITAS BELAJAR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KECAMATAN GOMBONG KABUPATEN KEBUMEN.
Transcript presentasi:

HARTANTO, TINGKAT PEMAHAMAN GURU PADA KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DI SMA NEGERI 4 PURWOREJO KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2008/2009

Identitas Mahasiswa - NAMA : HARTANTO - NIM : PRODI : Pendidikan Geografi - JURUSAN : Geografi - FAKULTAS : Ilmu Sosial - ant0n_9 pada domain yahoo.co.id - PEMBIMBING 1 : Dra. Erni Suharini, M.Si - PEMBIMBING 2 : Rahma Hayati, S.Si., M.Si - TGL UJIAN :

Judul TINGKAT PEMAHAMAN GURU PADA KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DI SMA NEGERI 4 PURWOREJO KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2008/2009

Abstrak Dalam KTSP peran guru lebih dominan terutama dalam menjabarkan standar kompetensi dan kompetensi dasar, tidak saja dalam program tertulis tetapi juga dalam pembelajaran nyata di kelas. Guru berperan sebagai fasilitator sehingga siswa lebih aktif berperan dalam proses pembelajaran. Guru harus terbiasa memberikan peluang yang seluas-luasnya agar siswa dapat belajar lebih bermakna dengan memberi respon yang mengaktifkan semua siswa secara positif dan edukatif. Masalahnya apakah guru sudah siap untuk itu. Jika guru kurang kreatif dalam pengelolaan pembelajaran dengan memberikan metode pengajaran yang kurang variatif maka akan menghambat pelaksanaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Oleh karena itu, sebelum melaksanakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), perlu diketahui kesiapan guru dalam memahami dan memaknai Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: Bagaimanakah pemahaman guru pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) di SMA N 4 Purworejo. Penelitian ini bertujuan: Untuk mengetahui pemahaman guru pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) di SMA N 4 Purworejo. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru SMA N 4 Purworejo yang berjumlah 41 guru. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan metode purposive sampling sebanyak 17 sampel. Dengan kriteria guru yang terdaftar di SMA N 4 Purworejo, dan guru yang mengajar mata pelajaran yang diujikan nasional pada jurusan IPS. Penelitian ini memiliki variabel tunggal, variabel yang dimaksud adalah pemahaman guru mengenai pengetahuan kurikulum tingkat satuan pendidikan. Penelitian ini mengungkap pemahaman guru mengenai pengetahuan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang dapat dilihat dari indikator- indikator sebagai berikut : konsep dasar KTSP, karakteristik KTSP, standar isi KTSP, SKL dalam KTSP, kelebihan KTSP, perbedaan KBK dengan KTSP, silabus dalam KTSP, RPP dalam KTSP, metode pembelajaran, media pembelajaran, sumber pembelajaran, penilaian kelas, dan program tindak lanjut. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuesioner, metode observasi, dan metode wawancara. Metode kuesioner menggunakan skala pengetahuan. Data yang diperoleh berupa jawaban responden yang telah dikuantitatifkan, kemudian dianalisis secara deskriptif presentase. Berdasarkan analisis deskriptif persentase dari skala pengetahuan guru yang mengajar mata pelajaran yang diujikan nasional pada jurusan IPS menunjukkan konsep dasar KTSP termasuk dalam kategori baik, karakteristik KTSP termasuk dalam kategori sangat baik, standar isi KTSP termasuk dalam kategori cukup baik, SKL dalam KTSP termasuk dalam kategori cukup baik, kelebihan KTSP termasuk dalam kategori baik, perbedaan KBK dengan KTSP termasuk dalam kategori baik, silabus dalam KTSP termasuk dalam kategori baik, RPP dalam KTSP termasuk dalam kategori sangat baik, metode pembelajaran termasuk dalam kategori baik, media pembelajaran termasuk dalam kategori cukup baik, sumber pembelajaran termasuk dalam kategori cukup baik, penilaian kelas termasuk dalam kategori baik, dan program tindak lanjut termasuk dalam kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa pemahaman guru yang mengajar mata pelajaran yang diujikan nasional pada jurusan IPS di SMA Negeri 4 Purworejo mengenai pengetahuan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) termasuk dalam kategori baik. Memperhatikan hal tersebut, saran yang dapat disumbangkan kepada guru yaitu: dengan memiliki pengetahuan yang baik mengenai KTSP, diharapkan dapat menjadi modal guru dalam implementasi atau pelaksanaan KTSP itu sendiri dalam proses pembelajaran.

Kata Kunci Pemahaman, Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

Referensi Ali, Muhammad Strategi Penelitian Pendidikan. Bandung : Angkasa. Arikunto, Suharsimi Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta : Rineka Cipta Badan Standar Nasional Pendidikan Modul 1 Panduan Penyusunan KTSP Jenjang Pendidikan Dasar dan Mengengah. Jakarta : Badan Standar Nasional Pendidikan Departemen Pendidikan Nasional. Nomor 20 Tahun Sistem Pendidikan Nasional. Diknas. Departemen Pendidikan Nasional. Nomor 14 Tahun Undang-Undang tentang Guru dan Dosen. Diknas. Dikdasmen, Ditjen Materi Sosialisasi dan Pelatihan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan SMA. Jakarta : Depdiknas. Hanafie, Imam Artikel “Plus minus Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan”. www. Puskur. Or. Id/kurikulum. Shtml.26k. 11 maret Joko Susilo, Muhammad Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Manajemen Pelaksanaan dan Kesiapan Sekolah Menyongsongnya. Yogyakarta : Pustaka Pelajar. Mulyasa Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Sebuah Panduan Praktis. Bandung : PT Remaja Rosdakarya. Munib, Achmad et al Pengantar Ilmu Pendidikan. Semarang : UNNES. Permendiknas Republik Indonesia. Nomor 19 tahun Standar Nasional Pendidikan. Diknas. Rosyad, Dede Paradigma Pendidikan Demokratis. Jakarta : Kencana Media Group. Santoso, Apik Budi Makalah Pengembangan Silabus dan Rencana Pembelajaran Berbasisi Kompetensi. Semarang. Sudjana, Nana Dasar-Dasar Program Balajar Mengajar. Bandung : CV Sinar Baru Sugandi, Ahmad, dkk Teori Pembelajaran. UPT MKK Unnes. Suparlan Guru Sebagai Profesi. Yogyakarta : Hikayat. Usman, Moh., Uzer Menjadi Guru Profesional. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.

Terima Kasih