Metode penangkapan ikan

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia
Advertisements

KONDISI FISIK WILAYAH INDONESIA
OLEH SETIYO WARDAYATI, S.Pd
BENUA DAN SAMUDRA Kelas VI Semester 1.
KAWASAN ASIA TENGGARA.
Media Presentasi Pembelajaran
BAB 1 KONDISI FISIK WILAYAH INDONESIA
Bioma Bioma adalah sekelompok hewan dan tumbuhan yang tinggal di suatu lokasi geografis tertentu ( di darat ) yang dipengaruhi oleh curah hujan dan intensitas.
MATERI PEMBELAJARAN PENGETAHUAN SOSIAL
Posisi Geografis (letak geografis ) Indonesia a. Letak Geografis
TERBENTUKNYA KEPULAUAN INDONESIA
SISTEM ARUS PERMUKAAN ATLANTIK DAN EKUATOR
Unsur - Unsur Negara Dipresentasikan Oleh :
BAB 1 KONDISI FISIK WILAYAH INDONESIA
MEMBUAT MEDIA PENGAJARAN
SMP NEGERI 11 TANJUNGPINANG
Siapa yang menciptakan Bumi?
INDONESIA.
KONDISI FISIK WILAYAH DAN PENDUDUK INDONESIA
PERSEBARAN HEWAN DI DARAT
MATERI IPS GEOGRAFI KELAS IX SEMESTER GENAP
BENUA DAN SAMUDRA.
MEMBUAT MEDIA PENGAJARAN
KERAGAMAN KENAMPAKAN ALAM DAN BUATAN DI INDONESIA
KEGIATAN INTI.
Pengenalan Lingkungan Laut dan Karakteristik Biotanya
REGION INDONESIA TIMUR
Penyebaran fauna di Indonesia
C. Perairan Laut dan Potensinya
Menelusuri peradaban awal di kepulauan indonesia
RIWAYAT INDONESIA DAN NUSANTARA
MATA KULIAH OSEANOGRAFI
Persebaran Fauna Di Dunia.  Penyebaran suatu spesies hewan yang sekarang ini adalah sebagai resultante (akibat) dari kecenderungan untuk memperluas daerah.
OLEH : IR. H. ABDUL RAHMAN, MS
GEOGRAFI KELAS X Standar Kompetensi :
Iklim Tropis Asia, Indonesia, Sumatra, Lampung
Menelisik Jejak Migrasi Purba
MATERI IPS GEOGRAFI KELAS IX SEMESTER GENAP Tahun 2012/2013
Aquatic Ecosystems Sebagian besar dari bumi adalah air . Ini seharusnya tidak mengejutkan bahwa banyak ekosistem di dunia adalah ekosistem perairan .
Keanekaragaman Hayati
Spesiasi dan biogeografi
Terbentuknya Kepulauan di Indonesia
KEGIATAN EKONOMI PENDUDUK BERDASARKAN PENGGUNAAN LAHAN
KENAMPAKAN ALAM.
BENUA Oleh syahran MTsN 1 CLU
Biosfer Vivi Lutfiyah
HIDROSFER KELAS VII NARI HASTUTI,S.Pd Materi 1 Materi 2 Materi 3
INTERPRETASI PETA.
Keunggulan Lokasi dan Kehidupan Masyarakat Indonesia
PEMBAGIAN ZAMAN BERDASARKAN
INDONESIA KELOMPOK 1 KETUA : KEISHA SHOFINA SALSABILA ANGGOTA : NANDA REHANA CINDY NABILA SEPTIAN AGUNG BAGAS.
SEJARAH PERKEMBANGAN MUKA BUMI
Sejarah Terbentuknya Kepulauan Indonesia Oleh: Haris Al Farizi ( )
Terbentuknya kepulauan indonesia
KEANEKARAGAMAN HAYATI
KEANEKAAN HAYATI atau BIO-DIVERSITY.
KEADAAN ALAM INDONESIA
B. PERSEBARAN FLORA DAN FAUNA
PERAIRAN LAUT Oleh : Ulfah Fachrita [ ]
Kondisi Geografis dan Penduduk Indonesia
 Siswa dapat menjelaskan Teori Big Bang mengenai terbentuknya bumi  Siswa dapat mendeskripsikan tahap- tahap evolusi bumi  Siswa dapat mendeskripsikan.
TUGAS GEOGRAFI DI S U S U N OLEH : NAMA: SITI NURHALIZA : DINDA BAHTIAR : JUMRIANI PUTRI : ANDI MALLARANGENG ARHAM KELAS: Xi MIPA 3 SMA NEGERI 5 BULUKUMBA.
Bioma Akuatik.
KEADAAN ALAM AWAL MANUSIA HADIR
PERAIRAN TAWAR Danau Toba.
INDONESIA SEBAGAI POROS MARITIM. Pengertian Poros Maritim Dunia.
SK : 5 MEMAHAMI HUBUNGAN MANUSIA DENGAN BUMI KD : 5.3 Mendeskripsikan pembagian permukaan Bumi atas benua dan samodra.
BIOSFER “PERSEBARAN FAUNA” OLEH: AGENG KASTAWANINGTYAS( )YOSEFIN MARGARETTA( ) ERMA SUKMAWATI( )FENTI LEVITASARI S ( )
Letak dan Luas Benua Asia dan benua Lainnya Asia adalah benua terbesar dan paling padat penduduknya di dunia, terletak di bagian timur dan belahan utara.
POTENSI GEOGRAFIS INDONESIA FARREL, DYAKSA, SASKO, WAFI.
Transcript presentasi:

Metode penangkapan ikan DISTRIBUSI IKAN Keberadaan suatu spesies ikan di suatu area pada waktu tertentu

Teori distribusi ikan Dari daerah tertentu ikan menyebar ke seluruh penjuru dunia sehingga dapat ditemukan di setiap perairan, kecuali: Tidak mencapai tujuan karena menemui rintangan Sampai di tempat tujuan tetapi tidak mampu beradaptasi Mampu beradaptasi dan kemudian berevolusi menjadi spesies lain mfr

Proses distribusi Ikan aktif menjelajah Terbawa oleh arus Terbawa angin Perubahan pada permukaan bumi Hanyutan benua Dibawa manusia mfr

Rintangan yang dijumpai ikan Geografik: tanah, jeram, arus Fisik-kimiawi: suhu, kekeruhan, salinitas Biologis: makanan, pesaing, pemangsa, penyakit dan parasit

Kemusnahan ikan diakibatkan oleh Evolusi Tidak mampu beradaptasi Persaingan dan pemangsaan Spesialisasi, hanya mampu hidup di lingkungan yang terbatas Kegiatan antropogenik

Tiga tipe distribusi: Distribusi geologis distribusi ikan yang berhubungan dengan zaman dan periode umur bumi Distribusi geografis distribusi ikan yang berkaitan dengan letak geografis Distribusi ekologis distribusi ikan yang berkaitan dengan habitat

Distribusi ikan yang berhubungan dengan zaman dan periode umur bumi Distribusi geologis Distribusi ikan yang berhubungan dengan zaman dan periode umur bumi Zaman Periode Waktu (juta th yl) Kelompok Ikan Phanerozoic /Precambrian - 570 Metazoa pertama Palaeozoic Cambrian 505 Ordovician 438 Silurian 408 Devonian 360 Carboniferous 290 Permian 240 Mesazoic Triasic 205 Jurassic 138 Cretaceous 63 Cenozoic Paleogene 24 Neogene kini a b c d e f g h I j

a = hagfish b = ostracoderms c = lampreys d = conodonts e = placoderms Periode geologi dan rentang waktu kelompok ikan a = hagfish b = ostracoderms c = lampreys d = conodonts e = placoderms f = elasmobranchs g = holocephalans h = acanthodians i = actinopterygians j = sarcopterygians

Distribusi ikan yang berkaitan dengan letak geografis Distribusi geografis Distribusi ikan yang berkaitan dengan letak geografis No Mintakat Lingkup Daerah 1 Australian Australia, Selandia Baru, Papua dan pulau-pulau di Pasifik 2 Oriental India, Ceylon, Malaysia, Sumatera, Jawa, Kalimantan, Filipina 3 Neotropical Amerika Selatan dan Tengah, Mexico 4 Ethiopian Afrika dan Madagaskar 5 Nearctic Amerika Utara 6 Palearctic Eropa, Asia, Afrika bagian Utara Gurun Sahara

Enam Mintakat Zoogeografik Alfred Russell Wallace, 1876. The Geographical Distribution of Animals

Distribusi ikan di Indonesia Keterangan: I. Paparan Sunda A. Garis Wallace II. Daerah Wallacea B. Garis Weber III. Paparan Sahul

I. Paparan Sunda Mirip dengan daerah Asia: Cypriniformes, Perciformes II. Daerah Wallacea Jenis sedikit: Channa, Anguilla, Anabas, Thelmaterina III. Paparan Sahul Tidak ada Cypriniformes; ada: Gobiidae, Siluridae

Distribusi ikan di laut dipisahkan dalam dua bidang, yaitu: paparan benua dan laut lepas Paparan benua dapat dipisahkan menjadi lima region: a. region tropik, b. region iklim sedang (temperate) utara c. region iklim sedang selatan, d. region kutub utara e. region kutub selatan Di Region tropik ikan tersebar pada empat wilayah utama. Secara berurutan berdasarkan besarnya fauna ikan, ialah: Indo-Pasifik, Atlantik Barat, Pasifik Timur, dan Atlantik Timur.

Distribusi ikan pada paparan benua Sumber: Moyle & Cech, 2004

Distribusi ikan yang berkaitan dengan habitat Distribusi ekologis Distribusi ikan yang berkaitan dengan habitat Laut: Pantai Laut Lepas Payau Air Tawar Sungai Danau Rawa

kelompok ikan air tawar Ikan primer adalah kelompok yang tidak atau sedikit bertoleransi terhadap air laut, misal Cyprinidae dan Clariidae. Air asin bertindak sebagai pembatas distribusi ikan Ikan sekunder adalah kelompok yang sebarannya terbatas pada perairan tawar tetapi cukup bertoleransi terhadap salinitas, sehingga mereka dapat masuk ke laut dan kadang kala melintasi hambatan air asin, misalnya Cichlidae Ikan perifer adalah spesies laut yang masuk ke perairan tawar (Darlington, 1957)

kelompok ikan laut Laut mencapai 70% dari seluruh permukaan bumi yang ditinggali oleh spesies ikan sejumlah 58% dari total ikan. Kehidupan berlangsung pada setiap kedalaman, namun kehidupan lebih padat terdapat di sekitar daratan dan pulau-pulau. Ikan epipelagik mendiami dari permukaan sampai ke kedalaman 200 meter, membentuk 1,3 % total, atau lebih kurang 325 spesies Ikan pelagik dalam mencakup sekitar 1250 spesies atau sekitar 5% dari total. Ikan dapat dipilah menjadi ikan mesopelagik yang mendiami kedalaman 200 m sampai ke 1000 m ikan batipelagik yang mendiami lapisan air di bawah 1000 m. Ikan bentik dalam meliput sekitar 1500 spesies atau 6,4% total. Ikan landas kontinen atau litoral yang menghuni kolom di atas 200 m, merupakan kelompok terbesar yang terdiri atas 45% total atau sekitar 11.250 spesies.

Alfred Russell Wallace