TT 1122 PENGANTAR TEKNIK TELEKOMUNIKASI Media Transmisi

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
DASAR SISTEM TELEKOMUNIKASI VI
Advertisements

Media Transmisi Jaringan
Dosen: Nahot Frastian, S.Kom, M.Kom
Sinyal Analog dan Sinyal Digital
Jaringan komputer Lasmedi Afuan, ST.,M.Cs.
MEDIA TRANSMISI Pertemuan IV.
MEDIA TRANSMISI KABEL Pertemuan IV.
Media Transmisi By Kustanto.
MEDIA TRANSMISI KABEL Eko Riyanto.
Pertemuan ke-3 Perkuliahan Komunikasi Data
PENDAHULUAN Perangkat lunak (software), misalnya sistem operasi yang mendukung jaringan atau berbagai aplikasi jaringan. Perangkat keras (peripheral),
Radio Communication & Analog Modulation
Media Jaringan informasi
Budi Apriyanto, S.Kom Object-Oriented Programming Komunikasi Data Budi Apriyanto, S.Kom
Prinsip Komunikasi Data
Physical Layer Electronic Engineering Polytechnic Institut of Surabaya – ITS Kampus ITS Sukolilo Surabaya
Oleh : Muhammad Risal, S.Kom, MT.
MELWIN SYAFRIZAL DAULAY
Bab 2. Physical dan Data Link Layer
PENDAHULUAN Media transmisi gelombang elektromagnetik = guided dan unguided Guided, dapat dipandu secara pisik, menggunakan jenis kabel Unguided, mentransmisikan.
Oleh : Niken Purwaningsih NIM
Bab 2. Physical dan Data Link Layer
MEDIA TRANSMISI KABEL Disusun oleh : Abidah Elcholiqi (J2F008001)
DAHLAN ABDULLAH MEDIA TRANSMISI DAHLAN ABDULLAH
Guided and Un-guided Media Transmission
Media Transmisi Data Prio Handoko, S.Kom..
Dosen Pengampu: Resi Utami Putri, S.Kom., M.Cs.
Physical Layer.
MEDIA IMPLEMENTASI JARINGAN
Universitas Indraprasta
JARINGAN PUBLIK.
JARINGAN AKSES PSTN.
Jaringan Akses PSTN TT 1122 PENGANTAR TEKNIK TELEKOMUNIKASI Program Studi S1 - Teknik Telekomunikasi Jurusan Teknik Elektro – Institut Teknologi Telkom.
PENGENALAN TEKNIK TELEKOMUNIKASI Modul : 06 Media Transmisi
MEDIUM FISIK JARINGAN.
PENGKABELAN Fungsi kabel adalah sebagai media transmisi data dalam jaringan JENIS KABEL Kabel Coaxial Kabel Twist Kabel Fiber Optic.
infrastruktur jaringan
William Stallings Data and Computer Communications 7th Edition
Program Studi S1 - Teknik Telekomunikasi
Dasar Sistem Komunikasi (lanjutan)
MEDIA TRANSMISI.
Pertemuan IV Media Transmisi.
JARINGAN KOMPUTER.
PERTEMUAN KE - 9 JARINGAN MULTIMEDIA.
Media Implemetasi Jaringan
7. MEDIA TRANSMISI.
TRANSMISI DATA Keberhasilan Transmisi Data tergantung pada : 1. Kualitas signal yang ditransmisikan 2. Karakteristik media transmisi   Jenis-jenis media.
DASAR-DASAR PENGGUNAAN INTERNET
JARINGAN AKSES DAN JARINGAN TRANSPORT
TT 1122 PENGANTAR TEKNIK TELEKOMUNIKASI Transmisi
William Stallings Data and Computer Communications 7th Edition
Arsitektur Jaringan kabel & wireless
Media Jaringan Komputer
MEDIA TRANSMISI & NETWORK DEVICE
Manajemen Jaringan Komputer
Media Transmisi Terdapat dua kategori dasar media transmisi :
MEDIA TRANSMISI.
MEDIA TRANSMISI.
UNBAJA (UNIVERSITAS BANTEN JAYA)
MEDIA TRANSMISI Transmisi dari sebuah sinyal membutuhkan media transmisi tertentu. Umumnya media ini berbentuk kabel, namun pada aplikasi tertentu dapat.
Bab 4. Media Transmisi Bab 4. Media Transmisi.
Wireless & Wireline Di susun oleh : Muhamad Sidiq A
MEDIA TRANSMISI (MEDIA FISIK – MEDIA NON FISIK)
PERTEMUAN 2 HARDWARE & SOFTWARE
Kelompok 4 Diaz Alfi Gusti Kurniawan
Basic Networking Chapter 03 Cabling Chapter 03.
Program Studi S1 - Teknik Telekomunikasi
MEDIA TRANSMISI KABEL Pertemuan IV.
Oleh : Rahmat Robi Waliyansyah, M.Kom.
MEDIA TRANSMISI DATA. Transmisi Data :  Merupakan suatu proses pengiriman atau pemindahan informasi antar satu titik ke titik lainnya dalam suatu sistem.
Transcript presentasi:

TT 1122 PENGANTAR TEKNIK TELEKOMUNIKASI Media Transmisi Program Studi S1 - Teknik Telekomunikasi Jurusan Teknik Elektro – Institut Teknologi Telkom BANDUNG, 2009 TT 1122-PengTekTel-Modul:06

Media Jaringan Akses dan Transport TT 1122-PengTekTel-Modul:06

TT 1122-PengTekTel-Modul:06

Media Transmisi

Unshielded Twisted Pair (UTP) Sangat terganggu pada interferensi elektromagnetik Penggunaan RJ45 konektor Terdapat 4 pasang kabel Resistance = 100 ohms

Unshielded Twisted Pair (UTP) Keuntungan Mudah dalam instalasi Lebih murah Ukuran kabel kecil Kerugian Jarak maksimal lebih kecil Tidak tahan interferensi

Shielded Twisted Pair (STP) Lebih tahan terhadap interferensi dan gelombang elektromagnetik Lebih mahal

TT 1122-PengTekTel-Modul:06

TT 1122-PengTekTel-Modul:06

TT 1122-PengTekTel-Modul:06

TT 1122-PengTekTel-Modul:06

Coaxial Cable Advantages Lebih panjang (up to 500m) Lebih cocok sebagai backbone Lebih murah daripada backbone fiber Lebih tahan terhadap gangguan elektromagnetik

TT 1122-PengTekTel-Modul:06

TT 1122-PengTekTel-Modul:06 AKSES TEMBAGA Struktur Umum : Catatan : TT 1122-PengTekTel-Modul:06

TT 1122-PengTekTel-Modul:06 Elemen Jaringan Akses Tembaga : (1) Sentral Telepon (2) Kabel Primer (3) Rumah Kabel (4) Kabel Sekunder (5) Kotak Pembagi (6) Kabel / Saluran Penanggal (7) Teminal Batas (8) Kabel Rumah (9) Daerah Catuan Langsung (10) MDF (11) Terminal Pelanggan. Catatan : TT 1122-PengTekTel-Modul:06

TT 1122-PengTekTel-Modul:06

Perbandingan Kawat Tembaga dengan Fiber Optik TT 1122-PengTekTel-Modul:06

TT 1122-PengTekTel-Modul:06

TT 1122-PengTekTel-Modul:06 Type Fiber Optik TT 1122-PengTekTel-Modul:06

TT 1122-PengTekTel-Modul:06

TT 1122-PengTekTel-Modul:06

TT 1122-PengTekTel-Modul:06

TT 1122-PengTekTel-Modul:06

TT 1122-PengTekTel-Modul:06

Sistem Komunikasi Radio (WIRELESS) TT 1122-PengTekTel-Modul:06

TT 1122-PengTekTel-Modul:06 Modulasi TT 1122-PengTekTel-Modul:06

TT 1122-PengTekTel-Modul:06 AM TT 1122-PengTekTel-Modul:06

TT 1122-PengTekTel-Modul:06 FM TT 1122-PengTekTel-Modul:06

Perambatan Gelombang Radio a.Redaman Ruang Bebas (Free Space Loss) dianggap sebagai redaman ruang bebas (free space loss) jika clearance bebas dari penghalang b.Daerah Fresnel tempat kedudukan titik-titik sinyal tak langsung dalam lintasan gelombang radio dimana daerah tersebut dibatasi oleh gelombang tak langsung yang lain dengan beda panjang lintasan kelipatan dari setengah panjang gelombang langsung. Jari-jari daerah fresnel ke-n dirumuskan pada persamaan berikut : TT 1122-PengTekTel-Modul:06

TT 1122-PengTekTel-Modul:06

Propagasi Lewat Gel Microwave Terrestrial Hubungan disebut Line Off Sight (tanpa halangan) Frekwensi Gelombang yang digunakan > 1 GHz Masalah utama yang harus diperhatikan adalah redaman hujan (rain attenuation) dan gangguan karena pantulan serta lapisan udara yang tidak seragam ( fading ) Jarak antara pemancar dan penerima 30 – 100 km Ketinggian antena merupakan masalah yang harus diperhitungkan. Karena menara tidaklah murah. Pembangunan bisa memakan waktu lama karena waktu untuk pembangunan site ( lokasi pemancar dan penerima ) Repeater bisa ditaruh diatas gunung tinggi yang berhutan lebat dengan menggunakan solar panel untuk tenaga listriknya TT 1122-PengTekTel-Modul:06

The Path Profile (Profile Lintasan) Path Profile characteristics may change over time, due to vegetation, building construction, etc. Path Profile characteristics may change over time, due to vegetation, building construction, etc. TT 1122-PengTekTel-Modul:06

TT 1122-PengTekTel-Modul:06 Fresnel Zones 3rd* 2nd* 1st* * Fresnel Zones TT 1122-PengTekTel-Modul:06

TT 1122-PengTekTel-Modul:06 The First Fresnel Zone Radius of n th Fresnel Zone given by: Site A 2 1 d n r + = l Fresnel Zone diameter depends upon Wavelength, and Distances from the sites along axis For minimum Diffraction Loss, clearance of at least 0.6F1+ 3m is required d2 d1 Site B TT 1122-PengTekTel-Modul:06

Line of Sight (Lintasan bebas pandang) TT 1122-PengTekTel-Modul:06