METABOLIT SEKUNDER DARI SALAH SATU

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
UKURAN NILAI PUSAT UKURAN NILAI PUSAT ADALAH UKURAN YG DAPAT MEWAKILI DATA SECARA KESELURUHAN JENIS UKURAN NILAI PUSAT : MEAN , MEDIAN, MODUS KUARTIL,
Advertisements

Teori Graf.
Statistika Deskriptif: Distribusi Proporsi
(Matematika Al-Quran)
SUBBIDANG DATA DAN INFORMASI
FUNGSI KUADRAT Titik potong dengan sumbu-Y jika x = 0
Laporan kepada Bapak Mendikbud RI
Wido Hanggoro ` Research and Development Department Indonesia Meteorological Climatological and Geophysical Agency.
Bulan maret 2012, nilai pewarnaan :
PENYAJIAN DATA DAFTAR TUNGGAL DAFTAR DISTRIBUSI FREKUENSI No. Nama
Tugas: Perangkat Keras Komputer Versi:1.0.0 Materi: Installing Windows 98 Penyaji: Zulkarnaen NS 1.

LATIHAN SOAL-SOAL 1. Himpunan 2. Aritmatika Sosial 3. Persamaan GL.
1 Diagram berikut menyatakan jenis ekstrakurikuler di suatu SMK yang diikuti oleh 400 siswa. Persentase siswa yang tidak mengikuti ekstrakurikuler.
Bab 11A Nonparametrik: Data Frekuensi Bab 11A.
BADAN KOORDINASI KELUARGA BERENCANA NASIONAL DIREKTORAT PELAPORAN DAN STATISTIK DISAJIKAN PADA RADALGRAM JAKARTA, 4 AGUSTUS 2009.
PENCAPAIAN KKP PROGRAM KB NASIONAL PROV RIAU BULAN : JUNI 2010.
Latihan Soal Persamaan Linier Dua Variabel.
BOROBUDUR (4) FAHMI BASYA
Mari Kita Lihat Video Berikut ini.
Statistika Deskriptif
Bab 6B Distribusi Probabilitas Pensampelan
KURVE NORMAL. Distribusi Normal – Suatu alat statistik untuk menaksir dan meramalkan peristiwa-peristiwa yang lebih luas dan akan terjadi. Ciri –Ciri.
01. EBTANAS-SMP Volume sebuah kerucut adalah 314 cm3, Jika jari-jari alasnya 5 cm dan π = 3,14, maka panjang garis pelukisnya adalah ... A. 4 cm.
FLYING BOOK 103 KH. FAHMI BASYA
Bab 13A Nonparametrik: Data Peringkat I
Median Lambangnya: Mdn, Me atau Mn
Persamaan Linier dua Variabel.
DISTRIBUSI FREKUENSI oleh Ratu Ilma Indra Putri. DEFINISI Pengelompokkan data menjadi tabulasi data dengan memakai kelas- kelas data dan dikaitkan dengan.
Pengolahan Citra Digital: Konsep Dasar Representasi Citra
Tabel Yang harus Dilihat Sebelum Menilai
Rabu 23 Maret 2011Matematika Teknik 2 Pu Barisan Barisan Tak Hingga Kekonvergenan barisan tak hingga Sifat – sifat barisan Barisan Monoton.
Soal Latihan.
Nonparametrik: Data Peringkat 2
PERKEMBANGAN KELULUSAN SMP/MTS, SMA/MA DAN SMK KOTA SEMARANG DUA TAHUN TERAKHIR T.P DAN 2013.
Pengujian Hipotesis Parametrik 2
SEGI EMPAT 4/8/2017.
MG-11 ANALISIS BIAYA MANFAAT ANALISIS PROYEK KEHUTANAN BERDISKONTO
PERWAKILAN BADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONAL
ANALISIS / REVIU SEKTOR PENDIDIKAN
PRAKTIKUM STATISTIKA Pertemuan 2.
UKURAN PEMUSATAN DATA Sub Judul.
Bab 16 Sekor Komposit dan Seleksi Sekor Komposi dan Seleksi
Selamat Datang Dalam Kuliah Terbuka Ini
Bulan FEBRUARI 2012, nilai pewarnaan :
AREAL PARKIR PEMERINTAH KABUPATEN JEMBRANA
KINERJA SAMPAI DENGAN BULAN AGUSTUS 2013
UKURAN PENYEBARAN.
Pengujian HIPOTESIS (Bagian 2) Nonparametrik: Data Peringkat I
Bab 13A Nonparametrik: Data Peringkat I Bab 13A
Nonparametrik: Data Peringkat 2
Seskuiterpen lakton dari Neolitsea javanica Bl. (Lauraceae)
PERWAKILAN BADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONAL
TOKOFEROL DAN FENOLIK TOTAL PADA 10 JENIS KACANG
SEGI EMPAT Oleh : ROHMAD F.F., S.Pd..
Graf.
USAHA DAN ENERGI ENTER Klik ENTER untuk mulai...
Statistika Deskriptif: Statistik Sampel
DISTRIBUSI FREKUENSI.
Statistika Deskriptif: Distribusi Proporsi
Universitas Udayana.
Teknik Numeris (Numerical Technique)
• Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah•
BAB2 QUEUE 6.3 & 7.3 NESTED LOOP.
Bab 7 Nilai Acuan Norma.
Bab 3B Statistika Deskriptif: Parameter Populasi 2.
Akuntasi Sektor Publik Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah Daerah
Korelasi dan Regresi Ganda
CINDY AGUSTINA (1c) RARAS JELIKHA (1D) SETYONINGRUM (1D) YANTI HERDIYAWATI (1D) YIYIN KHOYIMATUL UDMAH
Data dan Struktur Data.
Transcript presentasi:

METABOLIT SEKUNDER DARI SALAH SATU TUMBUHAN OBAT INDONESIA : HIPPOBROMA LONGIFLORA, G. Don. (CAMPANULACEAE) Terima kasih atas kehadiran bapak ibu dan teman-teman semua dimana saya akan presentasikan hasil penelitian saya yang berjudul ,…..oleh saya,..dengan dosen pembimbing yatu,.. Irpan Waliana 10506045 Pembimbing: Dr. Lia Dewi Juliawaty

Latar Belakang Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, dan salah satunya adalah tumbuhan. Hippobroma longiflora (Campanulaceae): Di Indonesia, tumbuhan ini digunakan sebagai obat untuk sakit gigi, asma, bronkhitis, radang tenggorokan, obat luka, obat tetes mata, dan obat kanker. Penelitian metabolit sekunder H. longiflora yang tumbuh di Indonesia belum pernah dilakukan. Belum ada penelitian ilmiah tentang pengujian aktivitas senyawa H. longiflora sebagai obat antikanker. Indonesia adalah negara kedua setelah brazil yang memiiki keanekaragaman tumbuhan yang tinggi dan salah satu pemanfaatan dari keanekaragaman tumbuhan tersebut adalah sebagai bahan obat tradisoanal. Genus Desmodium famii fabaceae merupakan bagiann dari tumbuhan obat yang terdapat di Indonesia yang disering dimanfaatkan sebagaiya.penelitian mengenai genus demodium saat ini masih terbatas khususnya salah satu spesies yaitu D.triquetrum peum pernaha da kaian mengenai kandungan metabolit sekuder

Tujuan Penelitian Mengisolasi dan mengkarakterisasi metabolit sekunder dari tumbuhan H. longiflora serta menguji aktivitasnya terhadap sel murin leukemia P-388 dan uji inhibitor tirosin kinase. Mengetahui hubungan antara kegunaan tumbuhan H. longiflora sebagai obat tradisional dengan kandungan senyawanya. Oleh karena itu tujuN DARI PENELITIAN SAYA ADALAH,…

Tinjauan Pustaka Famili Campanulaceae Bellflower family dan terdiri dari kurang lebih 84 genus dan 2400 spesies Memiliki lima subfamili yaitu Campanuloidae, Lobelioidae, Nemacladoideae, Cyphioideae, dan Cyphocarpoideae Ada lima genus besar dalam subfamili Lobelioideae yaitu Lobelia (a), Siphocampyllus (b), Centropogon (c), Burmeistera (d), dan Cyanea (e) Genus Hippobroma termasuk subfamili Lobelioideae

Tinjauan Pustaka Hippobroma longiflora Berasal dari Amerika Latin Terdapat hampir di seluruh belahan dunia (Asia Pasifik, Amerika Latin, dan Eropa). Nama lokal tolod, ki tolod (Jawa), korejat (Sunda), dan bunga bintang Tinggi 30-60 cm Mudah tumbuh di tempat lembab dan cukup cahaya Kegunaan sebagai obat tradisional : daun  obat luka, sakit gigi, asma, bronkhitis, dan radang tenggorokan bunga  obat tetes mata seluruh bagian tumbuhan  obat kanker Tumbuhan H. longiflora

Tinjauan Pustaka Kingdom : Plantae Subkingdom : Tracheobionta Divisi : Magnoliophyta Kelas : Magnoliopsida Subkelas : Asteridae            Ordo : Campanulales                       Famili : Campanulaceae Subfamili : Lobelioideae Genus : Hippobroma Spesies : Hippobroma longiflora    

Tinjauan Pustaka Alkaloid Metabolit Sekunder H. longiflora (Kesting et al., 2009) Alkaloid (-)-Lobelin (-)-cis-2',2"-difenilobelidiol KAITAN STRUKTUR DENGAN BIOAKTIVITAS??? (2R,6S,2"S)-2"-O-asetilobelin 6-[(E)-2-(3-metoksifenil)etenil]-2,3,4,5-tetrahidropiridin

Tinjauan Pustaka Non-alkaloid Lobetiolin, senyawa poliasetilen SENYAWA KITA MENGHAMAT PERTUMBUHAN DAR SEL P388 KAN SENYA BERKEMBANG BIAK DENGAN DENGAN MENGHAMBAT 50 % ic 50 INHIBITOR CONCENTARATION dari sekian banyak preskrining sel kanker di penelitian ini menguji dengan dua metode angiognesis Lobetiolin, senyawa poliasetilen

Metodologi Penelitian Tumbuhan H. longiflora Ekstraksi dan Isolasi Uji bioaktivitas Senyawa murni Untuk mencapai tuuan penetian maka disusun metod pnlitian sbb Uji bioaktivitas Data spektroskopi Struktur dan aktivitas

Metodologi Penelitian Skema kerja Chem draw

Metodologi Penelitian Skema kerja

(Asam o-hidroksi benzoat) Hasil dan Pembahasan Aktifitas p-hidroksi,.literatur kaemferol, antioksidan katekin,..genus lain yang juga ditemukan yang sama Asam salisilat (Asam o-hidroksi benzoat) Metil salisilat

Spektrum 1H-NMR asam o-hidroksibenzoat (Metanol-d3, 400 MHz)

Spektrum 1H-NMR asam o-hidroksibenzoat (Metanol-d3, 400 MHz) (1H, dd, J1 = 7,6; J2 = 2 Hz) δH = 6,78 (1H, td, J = 8 Hz) δH = 6,76 (1H, dd, J = 7,6 Hz) δH = 7,27 (1H, td, J1 = 7,6; J2 = 8; J3 = 2 Hz)

H-6 H-4 H-3 H-5 δC = 117 (C-5) δC = 119 (C-3) δC = 119,8 (C-1) δC = 130,4 (C-6) δC = 133,5 (C-4) δC = 162,8 (C-2) δC = 177 (C-7)

Perbandingan Data 1H-NMR dan 13C-NMR Data Hasil Isolasi No C δ(H) (integrasi, multiplisitas, J (Hz)) δ(C) (ppm) 1 - 119,8 2 162,8 3 6,76 (1H, dd, 7,6) 119 4 7,27 (1H, td, J1 = 7,6; J2 = 8; J3 = 2) 134 5 6,78 (1H, td, 8) 117 6 7,84 (1H, dd, J1 = 7,6; J2 = 2) 132 7 177 Data Literatur (Monti et al., 1995) No C δ(H) (integrasi, multiplisitas, J (Hz)) δ(C) (ppm) 1 - 119,8 2 160,4 3 6,75 (1H, d, J1 = 8,2; J2 = 0,7) 118,6 4 7,31 (1H, td, J1 = 8,2; J2 = 8,2; J3 = 1,8) 133,5 5 6,77 (1H, t, J1 = 8,2; J2 = 8,3; J3 = 0,7 ) 116,9 6 7,65 (1H, dd, J1 = 8,3; J2 = 1,8) 130,4 7 176

Spektrum 1H-NMR metil salisilat (Metanol-d3, 500 MHz)

Spektrum 1H-NMR metil salisilat (Metanol-d3, 500 MHz) (1H, dd, J1 = 8; J2 = 1,85) δH = 6,91 (1H, d; J =8,6 Hz) δH = 7,38 (1H, td; J1 = 7,6; J2 = 6,7; J3 1,8 Hz) δH = 6,98 (1H, t; J1 = 7,9; J2 = 7,35 Hz)

δH = 3,82 (3H, s)

Spektrum 13C-NMR metil salisilat (Metanol-d3, 125 MHz)

δC = 122,2 (C-3) δC = 132,4 (C-6) δC = 122,4 (C-5) δC = 134,3 (C-4) δC = 156,3 (C-2) δC = 124,2 (C-1) δC = 168,7 (C-7)

δC = 52,4 (OCH3)

Perbandingan Data 1H-NMR dan 13C NMR No C Data Hasil Isolasi Data Literatur (Cox et al. (1981) dan Abraham et al. (2004)) δ(H) (integrasi, multiplisitas, J (Hz)) δ(C) (ppm) 1 - 124,2 112,4 2 156,3 161,7 3 6,91 (1H, d; 8,6) 122,2 6,98 117,5 4 7,38 (1H, td; J1 = 7,6; J2 = 1,8) 134,3 7,45 135,5 5 6,98 (1H, t; J1 = 7,9; J2 = 7,35) 122,4 6,87 119,0 6 7,69 (1H, dd, J1 = 8; J2 = 1,85) 132,4 7,83 129,9 7 168,7 170,5 8 3,82 (3H, s) 52,4 3,95 52,1

Kesimpulan Dari tumbuhan H. longiflora berhasil diisolasi sembilan senyawa, dan tiga diantara senyawa tersebut strukturnya dapat disarankan sebagai asam salisilat (asam o-hidroksibenzoat), metil salisilat, dan satu senyawa alkaloid kelompok piperidin. Ekstrak metanol H. longiflora dan fraksi alkaloid tidak aktif terhadap sel murin leukemia P-388, masing-masing dengan IC50 > 100 μg/mL dan 52,5 μg/mL. Ekstrak metanol juga tidak aktif terhadap inhibitor tirosin kinase.

Ucapan Terimakasih Meiji Pharmaceutical University untuk pengukuran NMR dan uji inhibitor tirosin kinase Puspitek LIPI Serpong untuk pengukuran NMR

Spektrum 1H-NMR senyawa alkaloid (Metanol-d3, 500 MHz)

δH = 7,36 (2H, t, J1= J2 = 7,4 Hz) δH = 7,40 (2H, t, J1= J2 = 7,4 Hz) δH = 7,46 (2H, d, J = 7,3 Hz) δH = 7,31 (1H, d, J = 7,3 Hz) δH = 7,28 (1H, d, J1 = J2 = 7,4 Hz)

δH = 3,67 (1H, dd, J1 = 11,6; J2 = 6,1 Hz) δH = 3,88 (1H, dd, J1 = 11,6; J2 = 1,8 Hz) δH = 5,05 (1H, dd, J1 = 7,6; J2 = 5,6 Hz) δH = 4,07 (1H, d, J = 7,4 Hz)

δH = 3,27 (1H, td, J1 = 9,2; J2 = 8,3; J3 = 4,9; J4 = 3,1 Hz) δH = 3,21 (1H, d, J = 8,6) δH = 2,58 (2H; br, s) δH = 3,11 (1H, m)

δH = 1,68 (2H; br, s) δH = 1,81 (1H, d, J = 12,3 Hz) δH = 2,23 (1H; m) δH = 2,10 (1H; br, s) δH = 1,92 (1H, d, J = 7,3 Hz)

Data Geseran Kimia Senyawa Alkaloid δ H (integrasi; multiplisitas; J (Hz)) 1,68 (2H; br, s) 1,81 (1H; d; 12,3) 1,92 (1H; d; 7,3) 2,10 (1H; br,s) 2,23 (1H; m) 2,58 (2H; br,s) 3,11 (1H; m) 3,21 (1H; d; 8,6) 3,27 (1H; dd; J1 = 9,2; J2 = 8,3; J3 = 4,9; J4 = 3,1) 3,67 (1H; dd; J1 = 11,6; J2 = 6,1) 3,88 (1H; J1 = 11,6; J2 = 1,8) 4,07 (1H; d; 4,7) 5,06 (1H; dd; J1 = 7,6; J2 = 5,6) 7,28 (1H; t; J1 = J2 =7,4) 7,31 (1H; d; 7,3) 7,36 (2H; t; J1 = J2 = 7,4) 7,40 (2H; t; J1 = J2 = 7,4) 7,46 (2H; d; 7,3) Terdapat nilai geseran kimia di daerah alifatik dan aromatik disarankan struktur Alkaloid kelompok piperidin Contoh alkaloid kelompok piperidin dari tumbuhan H. longiflora :