SEJARAH SENI RUPA TOPIK 9 SENI RUPA PRA SEJARAH INDONESIA

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
ASAL-USUL DAN PERSEBARAN MANUSIA DIKEPULAUAN INDONESIA
Advertisements

Nenek Moyang Bangsa Indonesia
MASA PRA AKSARA DI INDONESIA
KD : 1.2 MASA PRA-AKSARA DI INDONESIA
PRESENTATION IPS KELOMPOK 3 Ahda thirdaza p.p Albertus Riski Zihat
Pembabakan zaman menurut ilmu Arkeologi
“om swastiastu”.
Teori Asal – Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia
PERSEBARAN NENEK MOYANG BANGSA INDONESIA
KEHIDUPAN AWAL MASYARAKAT INDONESIA
geografi budaya agus sudarsono nurhadi 2014
Nenek moyangku seorang pelaut
ZAMAN MEGALITIKUM Kebudayaan megalithikum adalah kebudayaan yang menghasilkan bangunan-bangunan dari batu besar yang muncul sejak zaman Neolithikum dan.
Zaman Praaksara di Indonesia
Peradaban di Lembah Sungai Mekong
PEMBAGIAN ZAMAN PRA AKSARA
IPS 4 – Bu Tina Ulangan : 25 September 2014
ZAMAN BATU.
BAHASA SEJARAH TUGAS MATA PELAJARAN OLEH KELOMPOK 2 KELAS 7B SBI NO.10 SMPN 1 SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 1 MOJOKERTO 2007 ( KEHIDUPAN MANUSIA PURBA.
Pendahuluan Sejarah Seni Rupa Barat Pertemuan 1
RIWAYAT INDONESIA DAN NUSANTARA
PENINGGALAN BERSEJARAH
TUJUAN INSTRUKSIONAL MATERI PERKULIAHAN BUKU REFERENSI QUIZ
DI Kepulauan indonesia
TUJUAN INSTRUKSIONAL MATERI PERKULIAHAN BUKU REFERENSI QUIZ
ULANGAN IPS ZAMAN PRA AKSARA.
NAMA KELOMPOK: ADELIA PRATIWI 2.ALVIAN YUAN MILE 3.ANNISA AULIA RAHMA
SEJARAH INDONESIA.
NAMA KELOMPOK: B X ak 4 MULAI.
SEJARAH INDONESIA.
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI MASA PRA-AKSARA MASYARAKAT INDONESIA
Konsep Berpikir Sejarah
Kebudayaan Masyarakat Prasejarah di Indonesia
NAMA KELOMPOK X-IIS3 SEJARAH NEOLITIKUM
Assalamu’alaikum .. WeLcOme.
MANUSIA PURBA DI INDONESIA
Ciri-ciri Sosial, Budaya, Ekonomi dan Kepercayaan Masyarakat
Asal usul penyebaran ras nenek moyang Indonesia “proto melayu dan deutro melayu” ANDREAS RAGA D
MASA PRA AKSARA DI INDONESIA
ZAMAN MEGALITIKUM Di susun oleh Taufik Silvan W. Rengganis Rilisia D.
Alat – Alat yang Diguganakan oleh Manusia Purba
ASAL-USUL DAN PERSEBARAN MANUSIA DIKEPULAUAN INDONESIA
The Flinstone Family.
CORAK KEHIDUPAN DAN KEBUDAYAAN MASYARAKAT PRA AKSARA
Pembagian zaman pra aksara berdasarkan teknologi
Introducing ZAMAN NEOLITHIKUM
TUJUAN INSTRUKSIONAL MATERI PERKULIAHAN BUKU REFERENSI QUIZ
Masa Pra-sejarah di Eropa Barat Pertemuan 1
HISTORY HISTORY ASAL USUL BANGSA INDONESIA JENIS RAS Salam pembuka
PENINGGALAN BERSEJARAH
Anggota Kelompok Yosua Bayu Brahmana Maulana Nurhendronoto
Pembagian zaman pra aksara berdasarkan arkeologi
Diluvium (Pleistosen)
Kelompok 1 Ika Pramita Putri Iftitachul Maghfira A Anastasya Puti R
Tugas Sejarah Wajib kelas X IPS 2
Pembagian zaman pra aksara berdasarkan arkeologi Kelas X semester 1
DARI BEBRBURU MERAMU SAMPAI BERCOCOK TANAM
Bab.4 KEHIDUPAN AWAL MASYARAKAT INDONESIA Kelompok 4. X-6 Nama Anggota : 1. Firizki Rahayu Maharani 2. Febri Nuryadi 3. Fredrik Ariel.O 4. Erlando 5. Widya.
1 Pertemuan 1 Seni Rupa Pra Sejarah Matakuliah: U0072|Sejarah Seni Rupa Barat Tahun: 2005 Versi: 1.
Sejarah Wajib X. Bayangkan saja ada lebih dari 500 suku bangsa Indonesia, sungguh merupakan kekayaan bangsa yang tidak dimiliki oleh negara lain. Namun.
Catt : Lit = Batu Kum = Zaman
PERSEBARAN NENEK MOYANG BANGSA INDONESIA
KEADAAN ALAM AWAL MANUSIA HADIR
HASIL BUDAYA YANG BERKEMBANG PADA KEHIDUPAN MASYARAKAT PRA AKSARA
PEMBAGIAN ZAMAN PRA AKSARA Oleh : Deydra B.A Rifka A.F Inge M.W Miranti A.G.
KONDISI KEPULAUAN INDONESIA. NENEK MOYANG BANGSA INDONESIA Untuk mengetahui asal nenek moyang bangsa Indonesia, kita bisa menggunakan dua cara, yakni.
A.PENINGGALAN BERSEJARAH ALAT BATU : Kapak Genggam Besar dan kasar Kapak Persegi Halus dan tajam Alat Serpih ukuran kecil multi fungsi. 1.PENINGGALAN.
ANA DHAOUD DAROIN. A. KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT PRA-AKSARA DI INDONESIA Bila ditinjau dari sistem mata pencahariannya, perkembangan kehidupan.
ANA DHAOUD DAROIN. A. KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT PRA-AKSARA DI INDONESIA Bila ditinjau dari sistem mata pencahariannya, perkembangan kehidupan.
Seni Rupa Seni Budaya Imam Agus Saputra
Transcript presentasi:

SEJARAH SENI RUPA TOPIK 9 SENI RUPA PRA SEJARAH INDONESIA TUJUAN INSTRUKSIONAL MATERI PERKULIAHAN BUKU REFERENSI QUIZ LINLS KE INTERNET

TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM Setelah mengikuti perkuliahan ini, diharapkan mahasiswa bisa memahami tentang sejarah seni rupa modern dan mengenali karakter dari masing-masing aliran. Penekanan materi diarahkan pada penguasaan kronologi peristiwanya, ciri-ciri yang dibawahnya dan para tokoh-tokoh serta karya-karya yang diciptakaknya

TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan kronologi peristiwa,ciri-ciri dan tokoh serta karya aliran Impreionisme dan Expresionisme Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan kronologi peristiwa,ciri-ciri dan tokoh serta karya aliran Pointilisme dan Fauvisme Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan kronologi peristiwa,ciri-ciri dan tokoh serta karya aliran Futurisme dan Dadaisme Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan kronologi peristiwa,ciri-ciri dan tokoh serta karya aliran Kubisme dan Avant Garde

9.1 Seni Rupa Pra sejarah Indonesia Secara geologi, wilayah Indonesia (Nusantara) merupakan pertemuan antara tiga lempeng benua Lempeng Eurasia, Lempeng Indo Australia dan Lempeng Pasifik Sekitar 2 juta – 500.000 tahun yang lalu Indonesia merupakan menjadi satu bagian wilayah daratan Asia Ditemukannya bukti fosil dari wilayah Jawa “Homo erectus” (manusia jawa) dan “Homo Floresiensis” (manusia flores) membuktikan adanya suatu pemukiman di daratan Nusantara hingga berakhirnya zaman es Ketika zaman es mencair Indonesia terbentuk

Homo Sapiens masuk ke wilayah Indonesia melalui pantai Asia ke barat dan bergerak ke arah papua dan australia sekitar 50.000 tahun yang lalu Ciri dari golongan ii berambut hitam ikal rapat (Berintik) dan berkulit hitam, merupakan nenek moyang penduduk melanisia termasuk papua Kebudayaan yang dibawahnya kapak lonjong sampai memasuki Palaelotikum Gelombang pendatang berbahasa Austronesia, datang secara bergelombang sjak 3000 SM dari wilayah Cina dan Philipina Kebudayaan yang dibawanya adalah beliung persegi (kebudayaan dongson) mesolitikum sampai memasuki Neolitikum

Gelombang berikutnya adalah berciri Mongoloid, mereka mendesak penduduk setempat dan bercampur kawin hingga menjadi nenek moyang penduduk Maluku dan Nusatenggara Penduduk disini sudah memiliki teknik pertanian dan berternak hingga diketahui sampai abad ke 8 SM Kebudayaan yang mereka ciptakan sudah memasuki dari tembaga dan besi termasuk peralatan pertanian (megalitikum) Dalam perkembangannya mereka berkembang peradabannya hingga mereka sudah memeluk agama animisme dan dinamisme serta perniagaan antar negara-negara kecil disekiatrnya

Ketika Indonesia (Nusantara) menjadi bagian dari benua Asia

Tengkorak manusia purba “Homo Erectus” dan “Homo Sapiens”

Pembagian Zaman setelah berakhirnya zaman es diantaranya : Zaman Batu Tua (Palaelotikum) Pada zaman ini kehidupan masih sangat primitif, dimana kehidupan sangat sedikit dan dalam melangsungkan kehidupannya selalu berpindah-pindah atau nomaden Kehidupan dengan melakukan perburuan pada hewan yang ada disekitar Alat-alat perburuannya di buat dari batu tua /kasar Kebudayaan Pacitan (Pithecanthropus) Kebudayaan Ngandong, Blora (Homo Wajakinensis dan Homo Soloensis)

Zaman Batu Tengah (Mesholitikum) Pada zaman ini kehidupan masih primitif, dimana kehidupan sudah bertambah Mereka bertemu dengan kelompok lainnya hingga membentuk suatu kelompok baru Sudah mulai menetap dan mencari tempat dekat air yaitu sungai dan pantai lautan Kehidupan sudah mulai menetap dan mencoba untuk bercocok tanam dan berburu Pemilihan tempat tinggal selalu didekat pantai dan ada guanya Sudah mulai melangsungkan pernikahan dan menghasilkan keturunan

Manusia pendukung kebudayaan Mesolithikum adalah bangsa Papua—Melanosoid Hasil kebudayaannya : Cara bercocok tanam sederhana Cara pembuatan tempat tinggal di dalamgua Alat berburu panah, tobak dan kapak dimana keberadaan alat alat terbut agak halus Alat penumbuk semacam cobek

Zaman Batu Halus (Neolithikum) Pada zaman ini kehidupan sudah mengalami kemajuan Dari beberapa keluarga tersebut akhirnya membentuk perkampungan atau semacam kelurahan Suadah mengalami peningkatan pemikiran hingga mempunyai kepercayaan Anismisme (percaya pada roh nenek maoyang) dan Dinamisme (percaya pada kekuatan benda) Dari perkampungan ini akhirnya mereka memilih sebagai ketuanya yang sering disebut sebagai kepala suku atau ketua/kepala adat

Dari perkampungan ini akhirnya mereka mempunyai tempat tinggal dan melahirkan suatu karya budaya baik bersifat aturan atau hukum berupa teks dan berupa kebendaan Manusia pendukung Neolithikum adalah Austronesia (Austria), Austro-Asia (Khamer-Indocina) Hasil Kebudayaannya : Kapak persegi, misalnya beliung, pacul, dan torah yang banyak terdapat di Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, Sulawesi, Kalimantan, Kapak batu (kapak persegi berleher) dari Minahasa,

Kapak persegi, misalnya beliung, pacul, dan torah yang banyak terdapat di Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, Sulawesi, Kalimantan, Kapak batu (kapak persegi berleher) dari Minahasa, Perhiasan (gelang dan kalung dari batu indah) ditemukan di Jawa, Pakaian dari kulit kayu Tembikar (periuk belaga) ditemukan di Sumatera Cara membuat rumah adat Patung seni lukis sebagai upacara persembahan Seni tari sebagai upacara persembahan

Zaman Logam (Megalithikum) Pada zaman ini kehidupan sudah mengalami kemajuan berkat daya pikir yang mulai terbentuk Peraturan-peraturan sudah dibentuk menyesuaikan keberadaannya Manusia pendukungnya adalag soloensis Peralatan-peralatan sudah dibuat dengan logam sehingga hasilnya tampak halus dan kuat Kapak Corong perunggu, ditemukan di Sumatera Selatan, Jawa-Bali, Sulawesi, (Moko) sejenis dandang yang digunakan sebagai maskawin. Ditemukan di Sumatera, Jawa-Bali Arca Perunggu ditemukan di Lumajang (Jawa Timur) dan Bogor (Jawa Barat)Zaman Besi

SEKIAN PERKULIAHAN TOPIK 9 TERIMA KASIH

QUIZ Terangkan menurut anda pengertian pra sejarah dan sejarah Sebutkan tahapan-tahapan peradaban pra sejarah di Indonesia SELAMAT BEKERJA