Small Group Discussion

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
IX. PASAR PERSAINGAN SEMPURNA
Advertisements

TEORI EKONOMI MIKRO PENDAHULUAN.
Ekonomi Mikro Struktur Pasar.
APLIKASI INTEGRAL LUAS BIDANG DATAR YANG DIBATASI KURVA y = f(x) b
Teori Ekonomi Keynes: Pasar Uang dan Pasar Tenaga Kerja
Pengantar Ekonomi Mikro
OVERVIEW Konsep dasar dan arti penting klasifikasi industri.
Ekonomi Internasional
PENGARUH PAJAK DAN SUBSIDI PADA KESEIMBANGAN PASAR
Ekonomi Internasional
KEBIJAKAN HARGA.
ALIRAN STRUKTURALIS Adalah aliran pengembangan ide dasar sosialisme yang muncul di akhir 1940 dan 1950an. Teori strukturalis percaya bahwa pembangunan.
PERDAGANGAN INTERNASIONAL Maman H. Karmana Oct
Ekonomi Internasional
SOAL 1 Jika fungsi permintaan suatu produk adalah : P = 36 – 4Q
PENERAPAN TURUNAN PERTAMA
Penerapan Integral Tertentu dalam Ekonomi dan Bisnis
PENERAPAN EKONOMI Fungsi linear sangat lazim diterapkan dalam ilmu ekonomi, baik dalam pembahasan ekonomi mikro maupun makro. Dua variabel ekonomi maupun.
Oleh: Sriyanto Minggu ke-8
“TEORI PERSAINGAN PASAR”
KEBIJAKAN EKONOMI MAKRO DAN MIKRO Eny Lia purwandari A
Kebijakan Pemerintah dalam Menghadapi Masalah Ekonomi
PARADOX LEONTIEF (WASSILY LEONTIEF)
TEORI PERDAGANGAN INTERNASIONAL : Teori Klasik
BAGIAN VII PEREKONOMIAN DUNIA
EKONOMI INTERNASIONAL
TEORI EKONOMI MIKRO Lanjutan PERTEMUAN 2.
Oleh :HERTIANA IKASARI, SE, MSi
Ekonomi Internasional
FUNGSI PERMINTAAN DAN PENAWARAN
FUNGSI PERMINTAAN DAN PENAWARAN
Garapan Drs. Puji Suharjoko
Ekonomi Internasional
GAMBARAN UMUM EKONOMI INTERNASIONAL
Ekonomi internasional
Q U I S EKONOMI MANAJERIAL.
PENDAHULUAN Muh. Yunanto, SE., MM.
FUNGSI PERMINTAAN DAN PENAWARAN
Keunggulan komparatif, spesialisasi dan perdagangan (perhitungan supply dunia) Zuriani.
TEORI LOKASI BIAYA MINIMUM
Pengaruh pajak dan subsidi terhadap keseimbangan pASAR
Preferential Trade Arrangements (peNGATURAN PERDAGANGAN PREFERENSIAL)
Penerapan Ekonomi Integral Tertentu
EKONOMI Ekonomi Makro dan Ekonomi Mikro.
BAGIAN VII PEREKONOMIAN DUNIA
ETIKA BISNIS “Jenis Pasar, Latar Belakang Monopoli dan Etika dalam Pasar Kompetitif” Nurdresri Wahyu Ningtyas 4EA Fakultas Ekonomi Universitas.
Ekonomi Internasional
BAHAN AJAR EKONOMI Kelas X Semester 2.
PERMINTAAN TERHADAP FAKTOR- FAKTOR PRODUKSI
GENERAL EQUILIBRIUM TEORI EKONOMI MIKRO.
TEORI PERDAGANGAN INTERNASIONAL
FUNGSI PENAWARAN.
TEORI EKONOMI MIKRO HARGA PASAR.
LESSON VIII.
TRADE CREATION DAN TRADE DIVERSION
Bab 4 Perekonomian Terbuka A. Perdagangan Internasional
PENDAHULUAN Dadan Rukandar, SE., MM.
PENGANTAR EKONOMI PERIKANAN PERMINTAAN DAN PENAWARAN
Pengaruh Aspek Internasional terhadap Pendapatan Nasional
ABSOLUTE ADVANTAGE DARI ADAM SMITH
Oleh: Muh. Yunanto Minggu ke-8
Bab 5 pasar persaingan sempurna dan pasar persaingan tidak sempurna
PENGANTAR EKONOMI MAKRO
Struktur Pasar.
PENDAHULUAN Sriyanto, SE., MM.
KEBIJAKAN EKONOMI PUBLIK - 02
KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM MENGHADAPI MASALAH EKONOMI
Perekonomian Terbuka Minggu ke-9.
EKONOMI MIKRO dan EKONOMI MAKRO STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR MATERI PEMBELAJARAN.
Pengaruh pajak dan subsidi terhadap keseimbangan PASAR
Transcript presentasi:

Small Group Discussion Teori Perdagangan Klasik

Pertanyaan 1 T S T0 S0 Negara D CICD PPFD A Keseimbangan pretrade terjadi pada titik persinggungan antara CIC dan PPF (titik A) Bagaimana mekanisme permintaan dan penawaran bekerja memastikan bahwa keseimbangan ini tercapai? Asumsikan posisi mula-mula perekonomian adalah B—produsen salah membaca kondisi pasar Jelaskan jawaban saudara beserta penjelasan grafik B

Pertanyaan 2 Apakah gain from trade akan dibagi sama besar diantara 2 negara yang berdagang? Apakah faktor yang menentukan dalam pembagian gain from trade tersebut? Jelaskan jawaban saudara

Pertanyaan 3 Tentukan: Tingkat harga relatif sebelum perdagangan (pretrade relative price) Arah keunggulan komparatif Hitung produksi total dunia pasca perdagangan Dari kasus-kasus sebagai berikut: Kasus 1 A B S 6 15 T 2 12 Kasus 2 A B S 10 5 T 4 Kasus 3 A B S 10 8 T 20 4 Kasus 4 A B S 4 9 T 2 3

Jawaban

Pertanyaan 1 Kondisi awal: Kombinasi output yang diproduksi tidak sama dengan desired consumption Lebih sedikit barang S yang diproduksi dan lebih banyak T yang dihasilkan T S T0 S0 CIC1 PPFD A B T1 CIC0 Price line S1

Cont,… Ingat, PPF merefleksikan sisi penawaran sedangkan CIC mereflesikan sisi permintaan Ketika permintaan > penawaran untuk barang S, maka harga S meningkat. Ketika PS ↑, produsen akan memiliki insentif utk meningkatkan produk S, sedangkan barang T akan menurun produksinya (melepas sumber daya ke industri S) Hal inilah yang menyebabkan realokasi sumber daya dan perekonomian bergerak dari B menuju A B CIC0 T S T0 S0 PPFD A S1 T1 Harga relatif S yg bersedia dibayarkan konsumen Harga relatif S yg bersedia ditawarkan produsen

Pertanyaan 2 Gain from trade belum tentu dibagi sama rata antara 2 negara yang berdagang Faktor yang memainkan peranan penting dalam pembagian gain from trade adalah term of trade (TOT)—semakin dekat tot dengan harga relatif pretrade (price ratio pada saat autarki) sebuah negara, semakin besar gain of trade dinikmati oleh negara partner dagangnya Ex: price ratio autarki negara D = ½ dan negara F = 3/2… negara

Cont,… Ex: price ratio autarki negara D = ½ (-PS/PT) dan negara F = 3/2… negara D mengekspor S dan mengimpor T dari F, sedangkan F adalah sebaliknya Agar perdagangan menguntungkan bagi keduanya, harus ada price ratio dunia (TOT) yang lebih besar dibandingkan ½ dan kurang dari 3/2 (jika rasio harga krg dari ½, negara D tidak akan berdagang begitu jg jika TOT > 3/2, negara F tidak akan berdagang) Jika TOT dekat dengan ½, negara F akan menikmati lebih banyak gain from trade dibandingkan negara D

Pertanyaan 3 Tingkat harga relatif sebelum perdagangan (pretrade relative price) Kasus 1 Negara A: PS = WA x hours SA = WA x 6 PT = WA x hours TA = WA x 2 PS/PT = 3 PS = WB x hours SB = WB x 15 PT = WB x hours TB = WB x 12 PS/PT = 5/4 Kasus 1 A B S 6 15 T 2 12

Cont,… Arah keunggulan komparatif Kasus 1 Lebih efisien 2.5x dari negara B dalam produksi S (negara B kurang inefisien 0.4x pada produksi S) Lebih efisien 6x dari negara B dalam produksi T (negara B kurang inefisien 1/6x pada produksi T) Arah keunggulan komparatif negara A adalah pada produk T (keunggulan komparatif terbesar) Arah keunggulan komparatif negara B adalah pada produk S (ketidakunggulan komparatif terkecil) Kasus 1 A B S 6 15 T 2 12

Cont,… Hitung produksi total dunia pasca perdagangan Kasus 1 keunggulan komparatif negara A adalah pada produk T keunggulan komparatif negara B adalah pada produk S Pretrade Per unit gain S T A 6 2 -1 +3 B 15 12 +0.8 -0.2 +2