Manusia Ditinjau Dari Agama Buddha

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
TURUNAN/ DIFERENSIAL.
Advertisements

Bab 1 Pemasaran Mengatur Hubungan Pelanggan yang Menguntungkan
Teori terciptanya bumi
Mengenal Abhidhamma.
KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga)
Momentum dan Impuls.
WAHYU 7 ORANG-ORANG YANG DIMETERAIKAN DARI BANGSA ISRAEL DAN
Menempatkan Pointer Q 6.3 & 7.3 NESTED LOOP.
PENGANTAR EKONOMI 1 Pengantar Ekonomi 1.
keyakinan, kepercayaan, ketelitian, kehidupan.
1 tutu ba tutu. 2 kuku kuku 3 lulu lulu 4 bat u bak u bal u.
KETENTUAN SOAL - Untuk soal no. 1 s/d 15, pilihlah salah satu
BAGAIMANA MENGENAL ALLAH
Pertemuan IV - MAKNA Logika– Dewiyani.
Medhitasi Howard 6C. Pengertian Medhitasi adalah praktik dasar bagi semua umat Buddha dan salah satu cara untuk mengakhiri inkarnasi.
Floor Plan Pertemuan Matakuliah: DESAIN INTERIOR III Tahun: 2009/2010.
DASAR SISTEM KONTROL SISTEM KONTROL.
TURUNAN DIFERENSIAL Pertemuan ke
Analisis Jiwa Kewirausaahan Pada Diri Sendiri
Pandangan Iman Kristen Terhadap Gaya Hidup Modern
Materi ALAM PIKIRAN MANUSIA DAN PERKEMBANGANNYA Outline
Faktor yang mempengaruhi persepsi
MATERI 9 Definisi masyarakat
Persembahan kesehatan
Luas Daerah ( Integral ).
PEMINDAHAN HAK DENGAN INBRENG
KONSEP DIRI Oleh Dewi Eka Putri.
MOTIVASI KONSUMEN ADHI GURMILANG.
Intan Silviana Mustikawati, SKM, MPH
Matakuliah Pembelajaran IPA MI
Konsep Penyebab Penyakit
Peluang.
PELUANG SUATU KEJADIAN
SISTEM KONTROL STMIK "MDP" Palembang.
ELEMEN RANGKAIAN LISTRIK
Oleh : Valentin Quanti s
MATERI (3) PROSES DAN INTERAKSI SOSIAL
Ragam Dialog Interaksi
PERTEMUAN 9 Otoritas, Pendelegasian Wewenang dan Sentralisasi
MANUSIA DAN ALAM KEHIDUPAN UNIVERSITAS ESA UNGGUL
KONSEP KEPUASAN PELANGGAN
Intan Silviana Mustikawati, SKM, MPH
KEGIATAN EKONOMI KESEHATAN Intan Silviana Mustikawati, SKM, MPH.
KONSEP PERILAKU KESEHATAN
USAHA DAN ENERGI ENTER Klik ENTER untuk mulai...
Kompleksitas Waktu Asimptotik
MENGEMBANGKAN CITRA DIRI YANG SEHAT
PENDEKATAN KETRAMPILAN PROSES DALAM PEMBELAJARAN IPA
BEDAH KISI-KISI IPA UN SD/MI TAHUN 2013 GURU KELAS VI SD/MI KECAMATAN
KEGIATAN AWAL KEGIATAN AWAL PANCA INDERA.
MATERI KAM GPIB JEMAAT IMMANUEL BEKASI 16 AGUSTUS 2010
Semua orang di seluruh dunia…..mencari GELOMBANG ALPHA.
KEJADIAN dan PELUANG SUATU KEJADIAN
Bagaimana Siang dan Malam Berlaku?
Hakekat Manusia Pertemuan 3 dan 4.
WISNU HENDRO MARTONO,M.Sc
PERTEMUAN 9 Otoritas, Pendelegasian Wewenang dan Sentralisasi
SEKILAS TENTANG NERAKA
1 28 FEBRUARI 2011 SENSASI DAN TEORI GESTALT. SENSASI “ sense” artinya alat pengindraan, yang menghubungkan organisme dengan lingkungannya. Menurut Dennis.
Intan Silviana Mustikawati, SKM, MPH
PENDAFTARAN TANAH Pendaftaran Tanah (Pasal 1 angka 1 PP No.24 Th 1997)
UNIVERSITAS ESA UNGGUL
FILSAFAT MANUSIA TUBUH DAN JIWA.
PERSEPSI PERTEMUAN 9.
PENDIDIKAN AGAMA BUDDHA UNIVERSITAS INDONUSA ESA UNGGUL
TUGAS MAKALAH AGAMA- AGAMA DUNIA
FILSAFAT MANUSIA TUBUH DAN JIWA.
Transcript presentasi:

Manusia Ditinjau Dari Agama Buddha Bagian 1 Pertemuan 3

Siapakah Aku?

Aku adalah makhluk yang terlahir di alam kelima dari 31 alam kehidupan Siapakah Aku?

Macam – Macam Makhluk Dewa : makhluk penghuni surga (sagga) Manusia : makhluk penghuni alam manusia (manussa) Jin Raksasa : makhluk penghuni alam asura. Hantu/setan : makhluk penghuni alam peta. Binatang : makhluk penghuni alam tiracchāna. Penghuni neraka (niraya) Macam – Macam Makhluk

Proses kelahiran manusia menurut Mahatanhasankhaya Sutta Adanya pertemuan antara unsur laki-laki (sperma) dan unsur perempuan (ovum) Perempuan dalam kondisi subur (kondisi rahim yang tepat / siap untuk suatu nidasi) Adanya gandhabba yang siap terlahir kembali. Gandhabba adalah kondisi rohani yg meneruskan kesadaran sebelumnya pada kehidupan baru (kesadaran penyambung / roh) Proses kelahiran manusia menurut Mahatanhasankhaya Sutta

Lima Agregat- Panca Khandha Manusia Jasmani  (Rupa) ~4 unsur primer (mahabhuta rupa)~ Batin  (Nama) Unsur Eksistensi (tanah) Paṭhavi Persepsi /Pencerapan saññā Sensasi atau Perasaan vedanā Unsur kohesi (Air) Āpo Bentuk-bentuk Pikiran saṅkhāra Unsur Panas (Api) Tejo Unsur Gerak (Udara) Vāyo Kesadaran  viññāna Buddha mengajarkan bahwa manusia terdiri dari lima kelompok kehidupan / lima agregat (Panca Khandha)

Lima Agregat - Panca Khandha Agregat Pertama– Agregat jasmani (Rupa) Agregat Pertama meliputi Empat Unsur primer/Mahabuta Rupa 4 (ekstensi; kohesi, panas, gerak) dan Turunan dari Empat Unsur Besar. Turunan Empat Unsur Prmer mencakup 5 landasan indera (mata, telinga, hidung, lidah, tubuh) dan objeknya yaitu bentuk yang terlihat, suara, bau, rasa, dan hal nyata. Beberapa pemikiran / ide / konsep-konsep berada dalam lingkup objek pikiran.

UNSUR SEKUNDER (UPADAYA RUPA) Āhāra/kabalikārāhārā = unsur makan yaitu makanan sehari- hari Paricchedarūpa = unsur dari ruangan kāya-viññatti = unsur isyarat dg gerakan badan Vaci-viññatti = unsur isyarat dg kata-kata Lahutā = unsur gaya ringan Muduā = unsur gaya menurut Kammaññata = unsur gaya menyesuaikan diri Upacaya = unsur sempurna Santati = unsur bergantung terus jaratā = unsur kelapukan aniccatā = unsur tidak kekal cakku-pasāda = landasan mata Sota-pasāda = landasan telinga Ghāna pasāda = landasan hidung Jivhā pasāda = landasan lidah Kāya Pasāda = landasan jasmani Rūparammana = obyek bentuk Saddārammana = obyek suara Gandhārammana = obyek bau Rasārammana = obyek rasa Itthibhāva = unsur betina Purisabhāva = unsur jantan Hadayavatthu = unsur hati sanubari Jivitindriya = unsur kehidupan / tenaga vital

Lima Agregrat - Panca Khandha Agregat Kedua – Agregat Kesadaran / viññana khandha Kesadaran adalah reaksi atau respon dari 6 indera (mata, telinga, hidung, lidah, tubuh dan pikiran) terhadap objeknya. Contoh, kesadaran visual memiliki mata sebagai dasar dan bentuk yang terlihat sebagai objeknya. Kesadaran mental memiliki pikiran sebagai dasar dan ide atau pemikiran sebagai objeknya. Kesadaran tidak mengenali obyek. Ini hanya jenis kesadaran yaitu kesadaran akan adanya objek.

Lima Agregat - Panca Khandha Agregat Kedua – Agregat Kesadaran / viññana khandha Misalnya, ketika mata kontak dengan warna (misalnya biru), kesadaran visual yang muncul adalah kesadaran akan adanya warna, tetapi ia tidak mengenali bahwa itu adalah biru. Pada tahap ini belum ada pengenalan terhadap obyek. Agregat Persepsi-lah yang mengenali bahwa itu adalah biru. Kesadaran visual hanya "melihat tanpa mengenali." Ini adalah bentuk lain dari kesadaran. Buddha juga menjelaskan bahwa Kesadaran tergantung pada materi, persepsi, perasaan, dan bentuk-bentuk pikiran dan bahwa kesadaran ini tidak dapat eksis secara independen.

Lima agregat- Panca Khandha Pikiran (mind) Dalam ajaran Buddha, pikiran dianggap sebagai organ seperti mata atau hidung. Hal ini dapat dikontrol dan dikembangkan seperti kemampuan lainnya. Perbedaan antara indera mata dan indera pikiran adalah bahwa yang pertama indera dunia warna dan bentuk yang terlihat, sementara indera yang kedua dunia ide dan pikiran serta objek mental.

Lima agregat - Panca Khandha Agregat Ketiga – Agregat Persepsi / Sañña Khandha Ini adalah persepsi yang mengenali obyek baik fisik maupun mental. Seperti kesadaran, persepsi juga terdiri dari 6 jenis, sehubungan dengan 6 landasan indera dan 6 obyeknya. Sebuah kotak perhiasan!

Lima Agregat - Panca Khandha Agregat Keempat – Agregat Perasaan / Vedana Khandha Semua sensasi atau perasaan kita, baik menyenangkan, tidak menyenangkan atau netral, dialami melalui kontak organ fisik dan mental dengan dunia luar. Ada 6 jenis sensasi/perasaan: Sensasi yang dialami melalui kontak mata dengan benda fisik; telinga dengan suara; hidung dengan bau; lidah dengan rasa; tubuh dengan benda-benda nyata; pikiran dengan pikiran-pikiran atau ide. Wow permata yang berharga! Saya akan menjadi kaya!

Agregat Kelima - Agregat bentuk-bentuk pikiran / Saṅkhara Khandha Lima Agregat - Panca Khandha Agregat Kelima - Agregat bentuk-bentuk pikiran / Saṅkhara Khandha Dalam agregat ini termasuk semua kegiatan kehendak/niat (baik dan buruk) atau kamma. Seperti agregat lain, Agregat bentuk-bentuk pikiran juga berhubungan dengan 6 landasan indera dan 6 obyeknya. Aku harus mengambilnya. Tidak ada yang memperhatikan aku ..

Agregat Kelima - Agregat bentuk-bentuk pikiran / Saṅkhara Khandha Lima Agregat - Panca Khandha Agregat Kelima - Agregat bentuk-bentuk pikiran / Saṅkhara Khandha Sensasi dan persepsi bukan tindakan berkehendak dan tidak menghasilkan efek karma. Hanya tindakan kehendak - seperti perhatian, kemauan, kepercayaan diri, konsentrasi, keinginan, kebencian, kesombongan, kebodohan, gagasan tentang diri, dll - yang menghasilkan efek karma. Dalam agregat bentuk-bentuk pikiran, ada 52 bentuk pikiran (cetasika) Aku harus mengambilnya. Tidak ada yang memperhatikan aku KAMMA BURUK

Lima Agregat - Panca Khandha Apa yang kita sebut "makhluk" atau "individu" atau "Aku" hanyalah nama yang mudah atau label yang diberikan kepada kombinasi dari 5 agregat. Aku lapar!! 5 agregat ini adalah tidak kekal dan terus berubah. Buddha berkata: "Dunia ini dalam perubahan terus menerus dan tidak kekal. Apapun yang tidak kekal adalah dukkha. Lima kelompok kemelekatan adalah dukkha. " Satu hal menghilang, akan mengkondisikan kemunculan yang berikutnya, dalam serangkaian sebab dan akibat. Tidak ada substansi yang tidak berubah di dalamnya.

Kerusakan/sakit adalah kurangnya koordinasi antara Nama dan Rūpa. Hidup merupakan gabungan Nama dan Rūpa. Kematian adalah terpisahnya Nama dan Rūpa. Kelahiran kembali adalah bergabungnya kembali Nama dan Rūpa. Ingat !!!!!

Sebab utama yang menyebabkan timbulnya rupa (materi) adalah: Kamma (perbuatan) Citta (pikiran) Utu (temperatur/suhu/energi) Āhāra (Nutrisi/makanan)

4 jenis makanan yang memiliki peran untuk menunjang kelangsungan kehidupan kavalińkāhāra; Makanan material phasāhāra ; Kontak dari enam indra dalam menyentuh obyek manosańcetanāhāra; Kehendak pikiran/batin yang menimbulkan perkataan dan perbuatan. viññanāhāra; Kesadaran yang menimbulkan nama/batin dan rupa/jasmani Istilah ‘āhāra’ menyatakan apa saja yang menghasilkan suatu akibat. (M.I, 48)

Be Happy

Jawablah Pertanyaan berikut dengan tepat! Urutan keberapa alam manusia, didalam 31 alam kehidupan? Jelaskan definisi makhluk menurut agama Buddha1 Sebutkan unsur-unsur batin (nama)! Sebutkan 4 unsur utama dari jasmani (rupa)! Sebutkan 3 syarat kelahiran manusia menurut mahatanhasankaya sutta!