Pemeriksaan Akuntan 2 B. Sundari, SE., MM. Konsep-2 Dasar Audit Manajemen  Pemeriksaan akuntan pada dasarnya dapat dibagi menjadi 3 bagian : Pemeriksaan.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
GAYA BELAJAR Dr. MEL SIBERMAN
Advertisements

Pendahuluan Audit Sektor Publik
UNIVERSITAS GUNADARMA
AUDIT SUMBER DAYA MANUSIA
Audit Sumber Daya Manusia
Audit Produksi dan Operasi
KELOMPOK 5 Jendrik Pah ( ) Fransiska Butarbutar ( )
PEMERIKSAAN MANAJEMEN AUDIT SUMBER DAYA MANUSIA
Kelompok 2 Murniyati Deby W
AUDIT MANAJEMEN.
AUDIT SISTEM KEPASTIAN MUTU
PENGAWASAN.
BAB 12 Etika Dalam Kantor Akuntan Publik
Wisnu Haryo Pramudya, S.E., M.Si., Ak., CA
AUDIT MANAJEMEN.
Erwin Indriyanto, SE.,M.Si
Perilaku Etika Dalam Profesi Akuntansi
Ekonomisasi, Efisiensi & Efektifitas
SISTEM MUTU LABORATORIUM SESUAI ISO/IEC : 2005.
ma2 PELAKSANAAN MANAJEMEN AUDIT YANG EFEKTIP
AUDIT PEMASARAN PERTEMUAN KE-3 09 MARET 2011.
AUDITING DAN PROFESI AKUNTAN PUBLIK
SISTEM INFORMASI KEUANGAN
Pertemuan 3 Materi 3. Perencanaan Audit
AUDIT MANAJEMEN Yulazri M.Ak., CPA Universitas Esa Unggul.
AUDIT SUMBER DAYA MANUSIA
KONSEP DASAR AUDIT MANAJEMEN
Definisi Auditing Internal:  Auditing internal adalah aktivitas pemberian keyakinan serta konsultasi yang independen dan objektif, yang dirancang untuk.
PEMAHAMAN ATAS PENGENDALIAN INTERN
KONSEP DASAR AUDIT MANAJEMEN
PENGAWASAN.
Sarah Martharina 5apb
INTERNAL AUDIT Pengertian Pemeriksaan dan Pelaporan atas Kontrol TM 2
AUDIT INTERNAL Tujuan Program Audit
Langkah-Langkah Audit Manajemen
AUDIT MUTU INTERNAL TIM GAMA SOLUTION.
Wisnu Haryo Pramudya, S.E., M.Si., Ak., CA
PEMERIKSAAN AKUNTANSI 2
AUDIT MANAJEMEN Asas asas manajemen.
Pertemuan 14 Audit SDM & Capita Selecta Manajemen Ketenagaan RS
AUDIT INTERNAL Ikhtisar tentang Filosofi Auditor Eksternal
Audit SDM.
AUDIT MANAJEMEN.
AUDIT SISTEM KEPASTIAN MUTU
AUDIT MANAJEMEN Asas asas manajemen.
Audit Produksi dan Operasi
Pertemuan 5 Landasan Etika Akuntan Publik
Djodi Setiawan,S.E.,M.M.,Ak.,CA Prodi Akuntansi
PEMERIKSAAN AKUNTANSI II (Audit Manajemen)
PEMERIKSAAN AKUNTANSI II (Audit Manajemen)
Audit Kecurangan.
SISTEM INFORMASI KEUANGAN
SISTEM INFORMASI KEUANGAN
Audit Pemasaran.
AUDIT MANAJEMEN. AUDIT MANAJEMEN KONSEP DASAR AUDIT Perencanaan, Pengorganisasian Pengarahan Sumber Daya Informasi Tujuan Perusahaan Teknologi Tujuan.
Sumber informasi/data Audit
PROGRAM MAGISTER MANAJEMEN STIE HAS
PEMERIKSAAN AKUNTANSI
AUDIT SUMBER DAYA MANUSIA
PARADIGMA BARU PENGAWASAN INTERNAL
Materi 1 : Pengantar : Peran, Sejarah & Arah Akuntansi Manajemen
OPERATIONAL AUDIT CONTROL OF INTERNAL SYSTEM (Sistem Pengawasan Pelaksanaan Audit Internal)
Pemahaman Struktur pengendalian intern
Audit Pemasaran.
PENGAWASAN.
AUDIT SEKTOR PUBLIK TINJAUAN MENYELURUH 12/1/2018 overview.
1. Pokok Bahasan Pengertian audit Pengertian audit Jenis audit Jenis audit Pengertian audit internal Pengertian audit internal Manfaat audit internal.
KONSEP DASAR AUDIT MANAJEMEN. Dasar-Dasar Audit Manajemen  Latar Belakang dan Sejarah Audit Manajemen  Definisi Audit Manajemen 1. Brink’s Modern Internal.
INTERNAL AUDITING. BAB I - SEKILAS TENTANG AUDIT INTERNAL Proses audit internal pada prinsipnya merupakan serangkaian tahapan pelaksanaan audit yang dimulai.
AUDIT LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAHAN
Transcript presentasi:

Pemeriksaan Akuntan 2 B. Sundari, SE., MM

Konsep-2 Dasar Audit Manajemen  Pemeriksaan akuntan pada dasarnya dapat dibagi menjadi 3 bagian : Pemeriksaan Keuangan Pemeriksaan Intern Pemeriksaan Manajemen

Pemeriksaan Intern  Definisi :  Merupakan suatu fungsi penilaian yang independen yang ditetapkan dalam suatu organisasi untuk menguji dan menilai aktivitas organisasi.  Tujuan-nya :  Untuk membantu anggota organisasi dalam pelaksanaan tanggung jawab secara efektif.

Standar Pemeriksaan Intern 1. Independensi, pemeriksa intern harus independen dari aktivitas yang mereka audit. 2. Kecakapan profesional, audit intern harus dilaksanakan dengan kemahiran profesional yang cermat dan seksama.

Perbandingan Pemeriksaan Intern & Pemeriksaan Ekstern KarakteristikPemeriksaan InternPemeriksaan Ekstern PelaksanaKaryawan dalam organisasi Profesional yang berpraktik di luar organisasi Perhatian utamaMelayani kebutuhan organisasi Melayani kebutuhan pihak ke-3 (pemegang saham) PeriodePenelaahan yang terus menerus Penilaian berkala

Perbandingan Pemeriksaan Intern & Pemeriksaan Ekstern KarakteristikPemeriksaan InternPemeriksaan Ekstern Tujuan PenelaahanUntuk melakukan perbaikan & menyebabkan ketaatan terhadap kebijakan & prosedur Untuk menentukan keandalan laporan keuangan IndependensiSecara organisasional independen, tetapi siap menanggapi kebutuhan & keinginan manajemen Independen dalam fakta dan penampilan

Perbandingan Pemeriksaan Intern & Pemeriksaan Ekstern KarakteristikPemeriksaan InternPemeriksaan Ekstern Pendeteksian kecurangan Secara langsung memberi perhatian pada pencegahan & deteksi kecurangan Secara insidential memberi perhatian pada pencegahan dan deteksi kecurangan

Pemeriksaan Manajemen Management Auditing  Dikenal sebagai : - Operational Auditing, - Value for Money Auditing, - Comprehensive Auditing, - Performance Auditing, dan - System Auditing.  Pemeriksaan manajemen berhubungan dengan 3 E : 1. Ekonomisasi 2. Efisiensi 3. Efektivitas

Konsep tersebut dapat digambarkan sebagai berikut : Masukan Sumber Daya yg direncanakan Ekonomisasi Sumber daya yg digunakan Keluaran Tujuan Efektivitas Hasil yang dicapai Efisiensi Rencana Operasi Prestasi Aktual

Perbandingan Pemeriksaan Manajemen & Pemeriksaan Keuangan KarakteristikPemeriksaan Keuangan Pemeriksaan Manajemen TujuanMenyatakan pendapat atas kondisi keuangan & kepengurusan Menilai & memperbaiki metode & kinerja manajemen Ruang lingkupCatatan keuangan organisasi secara keseluruhan Fungsi usaha atau sub unit yang saling berhubungan KeperluanSecara hukum disyaratkan Opsional

Perbandingan Pemeriksaan Manajemen & Pemeriksaan Keuangan KarakteristikPemeriksaan Keuangan Pemeriksaan Manajemen FrekuensiReguler paling sedikit setahun sekali Orientasi waktuRetrospektifBerorientai ke masa depan MetodePenekanan pada keterampilan akuntansi Penekanan pada keterampilan interdisipliner RealisasiAktualPotensial

Perbandingan Pemeriksaan Manajemen & Pemeriksaan Keuangan KarakteristikPemeriksaan Keuangan Pemeriksaan Manajemen Persyaratan pelaporan Secara normal laporan bentuk pendek – untuk menyertai laporan keuangan Laporan yang komprehensif termasuk : tujuan, ruang lingkup, temuan dan rekomendasi PenerimaPemegang saham eksternal, pemerintah, publik Manajemen intern

Manfaat pemeriksaan manajemen : 1. Memberi informasi yang relevan & tepat waktu 2. Membantu manajemen dalam mengevaluasi dan pengendalian 3. Memastikan ketaatan (kebijakan, rencana, prosedur, peraturan pemerintah) 4. Mengidentifikasi area masalah potensial 5. Menilai ekonomisasi & efisiensi (penggunaan sumber daya) 6. Menilai efektifitas 7. Menyediakan tempat pelatihan

Bagaimana melakukan pemeriksaan manajemen ? 1. Usulan & pengenalan 2. Survei pendahuluan 3. Penelaahan yang lebih rinci 4. Pengujian detail 5. Mengembangkan & menelaah temuan audit 6. Pelaporan 7. Tindak lanjut setelah audit

Dasar-2 hubungan antar manusia  Dalam melaksanakan audit, staf audit tidak hanya berhubungan dengan data tetapi juga berhubungan dengan orang yang ada diperusahaan.  Untuk mendapatkan hubungan yang harmonis, maka sebagai dasar mempelajari hubungan antar manusia, perlu adanya pengenalan terhadap ciri2 khusus manusia

 Syarat utama melakukan pendekatan dg orang lain : 1. Kita mengenal siapa yang dihadapi 2. Kita mengenal siapa diri kita sendiri  Hal yang perlu dilakukan : 1. Ada kesediaan untuk membuka diri 2. Ada kesediaan untuk menerima umpan balik  Menjadi komunikator: 1. Menjadi pembicara yang baik 2. Menjadi pendengar yang baik

Bagan Metode Komunikasi KomunikatorPendekatan Pribadi Pendekatan perorangan Pendekatan kelompok Pendekatan non pribadi Komunikasi satu arah Komunikasi dua arah Media - Media tertentu

Metode pendekatan 1. Pendekatan pribadi, Disebut juga pendekatan langsung atau pendekatan tatap muka 2. Pendekatan non pribadi, Disebut juga pendekatan tidak langsung atau pendekatan massa.

Pendekatan pribadi, terdiri dari : 1. Pendekatan perorangan (indivudual) atau disebut juga pendekatan psikologis. Menitikberatkan pada sifat-2 perorangan 2. Pendekatan kelompok (sosiologis). Menitikberatkan pada sifat-2 kelompok serta pengaruh interaksi antara individu didalamnya terhadap perkembangan kelompok itu.

 Pendekatan perorangan maupun pendekatan kelompok dapat bersifat : 1. Searah (one-way traffic communication), yaitu pihak komunikan tidak diberi kesempatan untuk menanggapi atau memberikan kesempatan reaksi terhadap pesanan yang disampaikan. 2. Dua arah (two-way communication), dalam komunikasi ini kedua belah pihak sama-sama aktif. Komunikan diberi kesempatan menanggapi / memberikan reaksi terhadap permasalahan yang disampaikan misalnya diskusi yang disertai tanya jawab.

Sampai jumpa minggu depan