KEAMANAN KOMPUTER Komputer Forensik. KEAMANAN KOMPUTER Komputer Forensik.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Barang bukti yang berasal dari komputer telah muncul dalam persidangan hampir 30 tahun, yaitu awal tahun 1970-an saat Kongres Amerika Serikat mulai merealisasikan.
Advertisements

STANDAR METODOLOGI KOMPUTER FORENSIK
Pendahuluan Forensik TI
Profesi Ahli Forensik TI
IT FORENSIK/ DIGITAL FORENSIC
Materi 4. IT Forensics.
Pentingnya sistem informasi bagi organisasi
4.1 © 2007 by Prentice Hall Etika dan Mengamankan Sistem Informasi.
OPERASI DASAR KOMPUTER dan PERANGKAT LUNAK DALAM SISTEM INFORMASI
Komputer Forensik FCCF
Komponen, konsep, abstraksi dan bahasa
KONSEP SISTEM INFORMASI
KEJAHATAN KOMPUTER & Cyber Crime
Komputer Forensik dan Forensik Digital
AUDIT SISTEM INFORMASI
IT Forensics.
SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER
Metode Komputer Forensik
Materi Pertemuan 9 & 10 SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER
AUDIT SISTEM INFORMASI dan TUJUANNYA
Diperbaruhi oleh : Siswanto, Ir. MT. dkk.
KEAMANAN SISTEM INFORMASI
BAB VI SISTEM BASIS DATA DAN SISTEM BERORIENTASI OBJEK
Konsep Dasar Sistem Basis Data
OPERASI DASAR KOMPUTER dan PERANGKAT LUNAK DALAM SISTEM INFORMASI
Anti Forensik Suryayusra, M.Kom.,CCNA.
IT FORENSIK & PROFESIONALISME KERJA
SISTEM BASIS DATA.
Komputer Forensik FCCF Dasar & Tujuan Pembelajaran
DOKUMENTASI.
PERANAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MANAJEMEN DATA KESEHATAN
Basis Data Bab III Aplikasi Basis Data Presented by Team Basis Data
Komputer Forensik FCCF
KOMPONEN-KOMPONEN SIM
DATABASE.
OLEH Ahmat Adil, S.Kom,M.Sc
Sistem Informasi Psikologi
Isu Etika dan Sosial dalam Perusahaan Digital
PENGELOLAAN DATA Roni Kurniawan M.Si.
BAB VII SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER
ABDUL MUN'IM IDRIS.
Analisa Perancangan Sistem
TEMUAN KEKURANGAN (DEFICIENCY FINDINGS) DAN PELAPORAN HASIL AUDIT MANAJEMEN Defisiensi atau kekurangan dalam hal ini adalah kekurangan yang dimiliki oleh.
Materi Pertemuan 9 & 10 SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER
Komputer Forensik UNIVERSITAS RESPATI YOGYAKARTA
Pendahuluan Forensik TI
SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER
Perancangan Sistem Informasi Manajemen
Materi Pertemuan 9 & 10 SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER
Pengantar Basis Data.
Siklus Penggajian dan Manajemen Sumber Daya Manusia
Struktur dan fungsi pengolahan data
Definisi dan Konsep Basis Data
STANDAR METODOLOGI KOMPUTER FORENSIK
Manajemen Resiko Dalam Pengembangan SI
DOKUMENTASI.
Pengantar Basis Data.
Metode Komputer Forensik
Siklus Penggajian dan Manajemen Sumber Daya Manusia
IT FORENSIC Fahrobby adnan S.KOM., MMSI
Tri rahajoeningroem, MT Jurusan Manajemen Informatika UNIKOM
KEAMANAN SISTEM KOMPUTER
IT FORENSIK.
Pendahuluan Forensik TI
STANDAR METODOLOGI KOMPUTER FORENSIK
Siklus Penggajian dan Manajemen Sumber Daya Manusia
Pengantar komputer forensik teknologi informasi
Analisa Perancangan Sistem
Penanganan Insiden Forensik
UNIVERSITAS GUNADARMA
Transcript presentasi:

KEAMANAN KOMPUTER Komputer Forensik

Forensik

Komputer Forensik Forensik merupakan sebuah proses ilmiah dalam mengumpulkan, menganalisis, dan menghadirkan berbagai bukti pada sidang pengadilan karena adanya kasus hukum. Lalu, apa yang dimaksud dengan Komputer Forensik?

Beberapa definisi komputer forensik Definisi sederhana “Penggunaan sekumpulan prosedur untuk melakukan pengujian secara menyeluruh suatu sistem komputer dengan mempergunakan software dan tool untuk mengekstrak dan memelihara barang bukti tindakan kriminal” Menurut Judd Robin, seorang ahli komputer forensik: “Penerapan secara sederhana dari penyelidikan komputer dan teknik analisisnya untuk menentukan bukti-bukti hukum yang mungkin” New Technologies memperluas definisi Robin dengan: “Komputer forensik berkaitan dengan pemeliharaan, identifikasi, ekstraksi dan dokumentasi dari bukti-bukti komputer yang tersimpan dalam wujud informasi magnetik”

Komputer Forensik Berbeda dari pengertian forensik pada umumnya, komputer forensik dapat diartikan sebagai pengumpulan dan analisis data dari berbagai sumber daya komputer yang mencakup: sistem komputer, jaringan komputer, jalur komu¬nikasi, dan berbagai media penyimpanan yang layak untuk diajukan dalam sidang pengadilan.

Komputer Forensik Komputer forensik banyak ditempatkan dalam berbagai keperluan, bukan hanya untuk menangani beberapa kasus kriminal yang melibatkan hukum, seperti rekonstruksi perkara insiden keamanan komputer, upaya pemulihan kerusakan sistem, pemecahan masalah yang melibatkan hardware ataupun software, dan dalam memahami sistem atau pun berbagai perangkat digital agar mudah dimengerti.

Komputer Forensik Komputer forensik merupakan ilmu baru yang akan terus berkembang. Ilmu ini didasari oleh beberapa bidang keilmuan lainnya yang sudah ada. Bahkan, komputer forensik pun dapat dispesifikasi lagi menjadi beberapa bagian, seperti: Disk Foren¬sik, System Forensik, Network Forensik, dan Internet Forensik

Judd Robbins menyatakan kejahatan dan pekerjaan yang memerlukan bukti dari keahlian komputer forensik Jaksa penuntut mempergunakan barang bukti komputer dalam kejahatan yang bermacam-macam, seperti obat bius, pornografi anak, pembunuhan, dan penggelapan keuangan Detektif swasta bisa mempergunakan rekaman pada sistem komputer untuk melacak kasus penggelapan, perceraian, diskriminasi dan pelecehan. Perusahaan asuransi bisa mengurangi biaya dengan bukti komputer yang menyatakan kemungkinan penggelapan pada insiden, kebakaran, atau kompensasi pekerja Perusahaan menyewa ahli komputer forensik untuk menentukan bukti yang berkaitan dengan pelecehan seksual, penipuan, pencurian rahasia dagang, dan informasi rahasia internal lainnya Petugas penegak hukum sering memerlukan bantuan dalam persiapan penggeledahan dan penyitaan perangkat komputer. Perorangan kadang menyewa ahli komputer forensik untuk mendukung klaim pemutusan kerja, pelecehan seksual atau disriminasi umur.

Pengetahuan yang diperlukan ahli forensik Dasar-dasar hardware dan pemahaman bagaimana umumnya sistem operasi bekerja Bagaimana partisi drive, hidden partition, dan di mana tabel partisi bisa ditemukan pada sistem operasi yang berbeda Bagaimana umumnya master boot record tersebut dan bagaimana drive geometry Pemahaman untuk hide, delete, recover file dan directory bisa mempercepat pemahaman pada bagaimana tool forensik dan sistem operasi yang berbeda bekerja. Familiar dengan header dan ekstension file yang bisa jadi berkaitan dengan file tertentu

Permodelan Forensik Model forensik melibatkan tiga komponen terangkai yang dikelola sedemikian rupa hingga menjadi sebuah tujuan akhir dengan segala kelayakan dan hasil yang berkualitas. Ketiga komponen tersebut adalah Manusia (People), Peralatan (Equipment), Aturan (Protocol),

Permodelan Forensik Manusia (People), diperlukan kualifikasi untuk mencapai manusia yang berkua¬litas. Memang mudah untuk belajar komputer forensik, tetapi untuk menjadi ahlinya, dibutuhkan lebih dari sekadar pengetahuan dan pengalaman. Peralatan (Equipment), diperlukan sejumlah perangkat atau alat yang tepat untuk mendapatkan sejumlah bukti (evidence) yang dapat dipercaya dan bukan sekadar bukti palsu. Aturan (Protocol), diperlukan dalam menggali, mendapatkan, menganalisis, dan akhirnya menyajikan dalam bentuk laporan yang akurat. Dalam komponen aturan, diperlukan pemahaman yang baik dalam segi hukum dan etika, kalau perlu dalam menyelesaikan sebuah kasus perlu melibatkan peran konsultasi yang mencakup pengetahuan akan teknologi informasi dan ilmu hukum.

Tahapan pada Komputer Forensik Empat tahapan dalam komputer forensik. Pengumpulan data Pengujian Analisis Dokumentasi dan laporan

Tahapan pada Komputer Forensik Pengumpulan data Pengumpulan data bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai sumber daya yang dianggap penting dan bagaimana semua data dapat terhimpun dengan baik.

Tahapan pada Komputer Forensik Pengujian Pengujian mencakup proses penilaian dan meng-ekstrak berbagai informasi yang relevan dari semua data yang dikumpulkan. Tahap ini juga mencakup bypassing proses atau meminimalisasi berbagai feature¬ sistem operasi dan aplikasi yang dapat menghilangkan data, seperti kompresi, enkripsi, dan akses mekanisme kontrol. Cakupan lainnya adalah mengalokasi file, mengekstrak file, pemeriksanan meta data, dan lain sebagainya.

Tahapan pada Komputer Forensik Analisis Analisis dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan sejumlah metode. Untuk memberikan kesimpulan yang berkualitas harus didasarkan pada ketersediaan sejumlah data atau bahkan sebaliknya, dengan menyimpulkan bahwa “tidak ada kesimpulan”. Hal tersebut sangat dimungkinankan. Tugas analisis ini mencakup berbagai kegiatan, seperti identifikasi user atau orang di luar pengguna yang terlibat secara tidak langsung, lokasi, perangkat, kejadiaan, dan mempertimbangkan bagaimana semua komponen tersebut saling terhubung hingga mendapat kesimpulan akhir.

Tahapan pada Komputer Forensik Dokumentasi dan laporan Ada beberapa faktor yang mempengaruhi hasil dokumentasi dan laporan, seperti: Alternative Explanations (Penjelasan Alternatif) Audienc Consideration (Pertimbangan Penilik) Actionable Information Standarisasi Komputer Forensik Informasi esensial pada registry

Dokumentasi dan laporan Alternative Explanations (Penjelasan Alternatif) Berbagai penjelasan yang akurat seharusnya dapat menjadi sebuah pertimbangan untuk diteruskan dalam proses reporting. Seorang analis seharusnya mampu menggunakan sebuah pendekatan berupa metode yang menyetujui atau menolak setiap penjelasan sebuah perkara yang diajukan.

Dokumentasi dan laporan Audienc Consideration (Pertimbangan Penilik) Menghadirkan data atau informasi keseluruh audience sangat berguna. Kasus yang melibatkan sejumlah aturan sangat membutuhkan laporan secara spesifik berkenaan dengan informasi yang dikumpulkan. Selain itu, dibutuhkan pula copy dari setiap fakta (evidentiary data) yang diperoleh. Hal ini dapat menjadi sebuah pertimbangan yang sangat ber¬alasan. Contohnya, jika seorang Administrator Sistem sebuah jaringan sangat memungkinkan untuk mendapatkan dan melihat lebih dalam sebuah network traffic dengan informasi yang lebih detail.

Dokumentasi dan laporan Actionable Information Proses dokumentasi dan laporan mencakup pula tentang identifikasi actionable information yang didapat dari kumpulan¬ sejumlah data terdahulu. Dengan¬ bantuan data-data tersebut, Anda juga bisa mendapatkan dan meng¬ambil berbagai informasi terbaru.

Dokumentasi dan laporan Standarisasi Komputer Forensik Standarisasi harus dapat mengisi seluruh¬ aktivitas dalam komputer forensik. Hal ini mencakup Pendefinisian, Prinsip, Proses, Hasil, dan “Bahasa”. Sejumlah organisasi yang berhubungan langsung dengan bidang komputer forensik bertujuan untuk¬ memberikan parameter yang berkualitas. Beberapa organisasi tersebut antara lain IOCE (The International Orga¬nization on Computer Evidence), IACIS (The International Association of Computer Investigative Specialist), dan masih banyak lainnya.

Dokumentasi dan laporan Informasi esensial pada registry Perhatikan secara seksama apa yang ditimbulkan dari proses forensik sehubungan dengan Windows Registry. Anda dapat melihat secara langsung ke dalam sistem, sebenarnya apa saja yang disimpan dalam system registry di Windows. Salah satu contoh yang dapat Anda lihat adalah, bagaimana sejumlah password disimpan pada registry? Hal ini mengacu langsung pada informasi system registry yang terdapat dalam HKCU\Software\Microsoft\Internet Explorer\Intel\Forms\SPW HKCU\Software\Microsoft\Protected Storage System Provider Tentunya, contoh di atas sangat membingungkan. Jika Anda ingin memahami lebih mendalam registry tersebut, gunakanlah sebuah aplikasi yang memiliki kemampuan untuk menampilkan semua informasi yang tersimpan di dalamnya, misalnya program Protected Storage PassView. Dengan bantuan aplikasi ini, Anda dapat menggali lebih dalam semua informasi yang tersimpan dalam registry tersebut. Fungsi yang diunggulkan dari aplikasi ini adalah mampu memperlihatkan password dari program Internet Explorer, Outlook

Pertanyaan Menurut Anda apa tujuan dari forensik komputer! Menurut Anda kapan forensik komputer harus dilakukan! Uraikan masing-masing tahapan pada forensik komputer dan jelaskan keterkaitannya! Apa yang perlu diperhatikan dalam komputer forensik!