PERILAKU DALAM KELOMPOK

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
“Kelompok-Kelompok Sosial Kehidupan Masyarakat”
Advertisements

By. Erlina Windyastuti, S.Kep., Ns
Model Contingency.
Andy Pratama Putra Iin Daratista Yuana Nurhasanah Tri Tanhana Miftakhur Rohmah Nila Putri N.R Kelompok 5 XI – IPS 1 Kelompok 5 XI – IPS 1.
GANGGUAN KONSEP DIRI Pengertian Konsep diri adalah semua pikiran, kepercayaan dan keyakinan yang diketahui tentang dirinya dan mempengaruhi individu dalam.
PERILAKU INDIVIDU & PERBEDAANNYA..
Perilaku Kolektif dan Gerakan Sosial
Client-Centered Approach (Carl Rogers)
Kelompok Sosial Siti Azizah.
PERTEMUAN 15 KONFLIK.
KELOMPOK-KELOMPOK SOSIAL
Pembentukan Sikap Dan Tingkah Laku
Proses Kelompok: Terbentuknya Kelompok
PRILAKU INDIVIDU Pertemuan 3 Megawati.
Assalamua Alaikum Senang berjumpa dengan ilmuan sejati..
Proses keperawatan adalah suatu metode dimana suatu konsep diterapkan dalam praktek keperawatan. Sebagai suatu pendekatan Problem – Solving yang memerlukan.
Model perilaku organisasi
Perasaan terhadap Pekerjaan, Organisasi dan Orang
PERILAKU INDIVIDU & PERBEDAANNYA..
Opini Publik pengertian, karakteristik, pembentukan
PERBEDAAN INDIVIDU DAN PERILAKU KERJA
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Pembelian Konsumen
PERILAKU INDIVIDU & PERBEDAANNYA..
“Kelompok-Kelompok Sosial Kehidupan Masyarakat”
Dasar – dasar Ilmu Sosiologi (2) Kelompok Sosial
KELOMPOK-KELOMPOK SOSIAL DAN KEHIDUPAN MASYARAKAT
Interkasi sosial Siti Rohmah B.
KETERAMPILAN INTERPERSONAL
DINAMIKA KELOMPOK DAN TIM KERJA
PERILAKU KELOMPOK DAN MANAJEMEN KONFLIK
MOTIVASI KERJA.
Persepsi Benda dan Persepsi Sosial
KELOMPOK SOSIAL Oleh Lalu Abdul Hanan, S.Pd.
KONSELING KELOMPOK.
GERAKAN SOSIAL DALAM PERUBAHAN SOSIAL (bagian I)
Pertemuan 5.
Muhammmad Noor Hidayat
Motivasi & Kebutuhan Konsumen
DINAMIKA KELOMPOK DAN TIM KERJA
PERILAKU KOLEKTIF DALAM OLAHRAGA
Kelompok Sosial Ratih Lestarini.
STRES DAN KONFLIK Pengertian stres Komponen stress Pengertian konflik
DASAR PSIKOLOGI SOSIAL
POKOK BAHASAN Pertemuan 01 KESADARAN DIRI
DASAR- DASAR PERILAKU KELOMPOK
SIKAP DAN TINGKAH LAKU. TINGKAH LAKU MANUSIA DAN LINGKUNGAN SOSIAL (HUMAN BEHAVIOR AND SOCIAL ENVIRONMENT)
DASAR- DASAR PERILAKU KELOMPOK
KELOMPOK-KELOMPOK SOSIAL
PENGARUH KELOMPOK TERHADAP
Kelompok Sosial.
MOTIVASI & DINAMIKA KELOMPOK
Perubahan Sosial Melalui Gerakan Sosial
Pertemuan 9 Konsep Berubah
KELOMPOK SOSIAL BERDASARKAN CARA TERBENTUKNYA
PERILAKU INDIVIDU & PERBEDAANNYA..
PERUBAHAN DAN PENGEMBANGAN ORGANISASI
PERILAKU ORGANISASI.
STIKES ABI SURABAYA KONSEP BERUBAH.
Pertemuan 9 Konsep Berubah
KELOMPOK SOSIAL TERATUR DAN TIDAK TERATUR
Kepuasan Kerja, dan Stress
By. Erlina Windyastuti, S.Kep., Ns
OLEH : NUR ENDAH JANUARTI
PERILAKU INDIVIDU & PERBEDAANNYA..
KELOMPOK-KELOMPOK SOSIAL
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Pembelian Konsumen
Manajemen Konflik dan Negoisasi
KELOMPOK SOSIAL.
Model perilaku organisasi
KELOMPOKKELOMPOK SOSIAL
Transcript presentasi:

PERILAKU DALAM KELOMPOK

PENGANTAR Kelompok merupakan kumpulan individu yang saling berinteraksi dan mempengaruhi satu sama lain. perilaku individu dalam kelompok mempengaruhi tingkat dinamika kelompok. Perilaku individu merupakan cikal bakal perilaku kelompok Hubungan antara perilaku individu dengan kelompok bersifat timbal balik.

PERILAKU INDIVIDU-KELOMPOK Bagaimana kelompok mempengaruhi perilaku individu? Apakah kehadiran orang lain mempengaruhi perilaku individu? Fasilitas Sosial:Dampak terhadap kinerja yang dipengaruhi orang lain - Dampak kehadiran orang lain dapat meningkatkan kinerja individu.

PERILAKU INDIVIDU-KELOMPOK Fasilitasi- hambatan sosial: apabila kehadiran orang lain menghambat kinerja individu. Kenapa kinerja individu bisa meningkat dan menurun? - Teori dorongan atas fasilitas sosal: teori ini menyatakan bahwa kehadiran orang lain akan meningkatkan keterangsangan dan dapat memperbaik atau memperburuk kinerja.

PERILAKU INDIVIDU-KELOMPOK Pernahkah Anda mendorong mobil mogok bersama-sama dengan teman?untuk mendorong mobil semua orang bekerja sama, apakah semua orang mengeluarkan usaha yang sama? Sebagaian kita mungkin mendorong mobil hanya menggunakan tenaga relatif kecil dan sebagaian yang lain menggunakan tenaga yang besar. Mengapa terjadi? -

PERILAKU INDIVIDU-KELOMPOK Additive task: tugas dimana hasil kelompok merupakan penjumlahan dari usaha-usaha anggota kelompok Social Loafing: pengurangan motivasi dan usaha ketika individu bekerja secara kolektif dalam kelompok dibandingkan bila mereka bekerja sendiri.

PERILAKU INDIVIDU-KELOMPOK Social loafing akan lemah bila: Individu bekerja dalam kelompok kecil Tugas yang dianggap penting oleh anggota Bekerja dengan orang yang dihargai Persepsi bahwa kontribusi mereka pada kelompok unik atau penting Memperkirakan pekerjaan teman mereka buruk Budaya yang menekankan usaha dan hasil individual daripada kelompok

PERILAKU INDIVIDU-KELOMPOK Mengurangi social loafing: Melakukan penilaian terhadap tugas masing-masing individu Meningkatkan komitmen anggota kelompok Meningkatkan arti atau makna dari tugas tersebut. Memberikan pemahaman bahwa kontribusi individu terhadap tugas unik dan penting.

PERILAKU KOLEKTIF Perilaku kolektif merupakan perilaku yang dilakukan secara bersama-sama Kolektif bukan berarti kelompok saat ini banyak perilaku kolektif yang menjurus kepada kekerasan (kekerasan kolektif) Pernahkan Anda melihat or mendengar pencuri sepeda motor dihakimi masa sampai mati?apa yang menyebabkan massa berperilaku seperti itu?

PERILAKU KOLEKTIF Kolektif cenderung (Direnzo,1990): Spontan dan Relatif tidak teroganisisr Relatif tidak terstruktut dan tidak diatur oleh norma-norma Relatif sementara dan berjangka pendek Dilakukan oleh orang-orang yang pada awalnya tidakmengenal satu sama lain Tergantung pada dorongan atau sokongan bersama Hubungan di antara mereka bersifat sejajar -collective outbursts: mob, panic, riot -collective movement: organisiasi, partai politik

PERILAKU KOLEKTIF Kerumunan (crowd): kerumunan orang yang berada dalam suatu tempat tertentu dan memberi respon pada suatu objek atau sasaran tertentu. Ciri-ciri crowd (Young, 1956) -bersifat sementara Para anggotanya memiliki fokus yang sama Seringkali munculnya pemimpin informal

PERILAKU KOLEKTIF Tipe Crowd (DiRenzo, 1990) Causal crowd. Sekumpulan orang yang bertindak secara pasif dan tidak terorganisis. Terjadi cepat dan tidak terncana. Misal, kerumunan orang melihat tabrakan. Conventional crowd. Sekumpulan individu yang secara berencana menghdiri suatu peristiwa tertentu. Misal, Nonton sepakbola

PERILAKU KOLEKTIF 3. Expressive crowd. Sekumpulan orang yang dicirikan oleh ekspresi emosional mereka, yang diekspresikan melalui nyanyian, teriakan. Misal suporter yang berteriak saat nonton sepakbola 4. Acting Crowd. Sekumpulan orang yang bertindak untuk menentang seseorang yang tidak mereka hendaki. Cirinya : emosional, permusuhan, perilaku agresi. Ada dua jenis Acting crowd: Mob dan Riot

PERILAKU KOLEKTIF Mob: perilaku agresif dan emosional yang dilakukan terhadap sasaran. Biasanya dalam Mob ada beberapa orang yang menjadi pemimpin (informal) Mob dicirikan dengan kontak fisik, emosioanl, amarah, rasa permusuhan, danperilaku agresif Mob dibagi dua: aktif dan pasif

PERILAKU KOLEKTIF Riot: sejenis mob yang kurang terarah, kurang terorganisir, dan tidak memiliki pemimpin Aksi-aksi kekerasan dilakukan secara acak/ random. Tujuan tidak jelas, tidak spesifik Sifatnya tidak direncanakan, spontan dan sulit didentifikasi Misal; kerusuhan dan penjarahan yang terjadi tahun 1998

TEORI-TEORI PERILAKU KOLEKTIF Social contagion: menularnya afeksi (perasaan) dan tingkah laku dari seseorang/ beberapa anggota crowd ke anggota lain. Deindividuasi: hilangnya atau menurunnya kesadaran individu sehingga perilakunya cenderung impulsif Mengembangkan perasaan anonim Kurang bertanggung jawab Keinginan untuk menyamai perilaku kelompok

TEORI-TEORI PERILAKU KOLEKTIF 3.Deprivasi relatif (Gurr) merupakan mekanisme psikologis yang menimbulkan frustasi dan mendorong orang melakukan kekerasan Deprivasi relatif perbedaan persepsi antara nilai yang diharapkan dengan nilai kemampuan. Adanya perbedaan antara harapan dan kenyataan yang diperoleh.

TEORI-TEORI PERILAKU KOLEKTIF 3 macam deprivasi relatif: Decremental deprivation: ekspetasi nilai kelompok relatif konstan, tetapi kemampuan untuk memperoleh menurun Aspirational deprivation: kemampauan relatif konstan, tetapi nilai ekspetasi meningkat Progresif deprivation: ketika ekspetansi kelompok meningkat stimultan, sedangkan kemampuan cenderung menurun

4. Identifikasi kolektif: individu merasa bagian yang tidak terpisahkan dari kelompoknya. Individu cenderung melakukan apa yang dilakukan kelompoknya waupun bertentangan dengan norma-norma sosial.

PERILAKU KOLEKTIF Smelser (1963) 5 syarat terjadinya perilaku masa Situasi sosial yang memungkin timbulnya kerusuhan yg disebabkan struktur sosial. Kejengkelan atau tekanan sosial Bertambahnya prasangka kebencian Mobilisasi masa. Kontrol sosial

DINAMIKA KELOMPOK Perubahan lingkungan sosial- Proses kepribadian Perilaku Kelompok