EMERGENCY PROCEDURES.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Monika Sri Yuliarti, S.Sos., M.Si
Advertisements

RECEPTION WALK IN GUEST
BRIDGE RESOURCE MANAGEMENT BRIDGE RESOURCE MANAGEMENT.
CONTAINER SHIP PROCEDURES PROSEDUR KAPAL KONTAINER
MAINTENANCE PROCEDURES SHIPBOARD
Oleh : Handy Wicaksono, ST
Oleh: Narayoga Wasesa Staff Training & Certification.
Shipboard Document Control Procedures ISM Code Code 11 Documentation
Presented By: Nurul Faizah Politeknik Elektronika Negeri Surabaya.
OIL MAJOR.
MACHINERY PROCEDURES.
BUSINESS PROCESSES AND AIS DATA
BULK CARRIER PROCEDURES PROSEDUR KAPAL MUATAN CURAH
CopyRIght 2005 Bab 8 Hal 1 Sistem Informasi Manajemen Bab 10 Keamanan dan Kontrol.
MARINE POLLUTION PREVENTION PROCEDURES
Manajemen Resiko Proyek
Disaster Recovery Planning
Fight back ! Siapkah anda berjuang ?
Manajemen Proyek.
Oleh : Saripudin,MT.  After studying this chapter, you will be able to:  Recognize the difficulties in managing information resources.  Understand.
Bentuk-Bentuk Badan Usaha
Menerima & Memproses Reservasi Menerima Permintaan Reservasi
Managerial failure costs. Kegagalan memanajemen biaya dapat timbul disepanjang proses pengembangan perangkat lunak. Berikut merupakan contoh kegagalan.
Robertus Agung Prasetya SE., MM
PENGENDALIAN SISTEM INFORMASI BERDASARKAN KOMPUTER
GMDSS (GLOBAL MARITIME DISTRESS SAFETY SYSTEM)
Manajemen Resiko Ricki M Mulia, ST. MSc.
Standar Pekerjaan Lapangan: Audit ats Cash
CRISIS MANAGEMENT Dewi Pancawati N.,MM. The Warning No organization is immune from a crisis. Communication matters in a crisis. Be prepared to communicate.
KESIAPAN DAN RENCANA TANGGAP DARURAT
Keamanan Sistem (CS4633) ..:: Manajemen Resiko :
Rahmat Robi Waliyansyah, M.Kom.
Krisis: Manajemen dan Komunikasi
Lanjutan SISTEM BERKAS (File System)
PENGORGANISASIAN PROYEK SISTEM
OHS MANAGEMENT SYSTEM HENDRA.
Bentuk-Bentuk Badan Usaha
Bentuk Bisnis Perusahaan Perseorangan (Proprietorship)
Bentuk Bisnis Perusahaan Perseorangan (Proprietorship)
PEMILIHAN SISTEM.
PENGENDALIAN SISTEM INFORMASI BERDASARKAN KOMPUTER
Kantor sebagai Pusat Informasi dan Komunikasi
TIN211 - Keselamatan dan Kesehatan Kerja Industri
Teknologi Dan Rekayasa
JAMINAN KUALITAS DARI KONTRIBUSI EXTERNAL PARTICIPANT
Pengelolaan Laboratorium Pengujian Pertemuan 10
Keamanan Informasi dan Administrasi jaringan
PT ASKARA CARGO SEMESTA
INTERNATIONAL MARITIME CONVENTION (TELAH DIRATIFIKASI INDONESIA)
Disaster Recovery Planning
Project Communications Management
PENGORGANISASIAN PROYEK SISTEM
K3 K3 adalah kesehatan dan keselamatan kerja dengan pengertian pemberian perlindungan kepada setiap orang yang berada di tempat kerja, yang berhubungan.
Rekam Kesehatan Jiwa SUBPOKOK KE 15.
FIRST AID MODULE TRAINING FOR COMPANY PERSONNEL. Basic Trauma Life Support Airway and breathing management Basic life support Capitis Trauma Spinal Trauma. octo zulkarnain, S.Kep.Ns.M.Imun
4 plan.
Pengantar Keamanan Informasi
Pemahaman dan Pengujian Pengendalian Internal Oleh: Dela Audina Dewi Sartika Elvirha Dwi Martika Pengendalian Internal 1.
Kertas Kerja Pemeriksaan (Working Paper)
Security Management Structure Roles and Responsibilities Internal Stakeholders External Stakeholders OBVITNAS other Government Interdependencies and the.
Transport Management System
Bentuk Bisnis Perusahaan Perseorangan (Proprietorship)
Created by: Heru Pramudia.,A.Md.,S.ST.Par.,M.Sc
Bentuk Bisnis Perusahaan Perseorangan (Proprietorship)
Bentuk Bisnis Perusahaan Perseorangan (Proprietorship)
Mobile Courier User Training Kramat Raya 43, Xprins Meeting Room May 8th, 2014.
Operasi Layanan Teknologi Informasi
Bentuk Bisnis Perusahaan Perseorangan (Proprietorship)
SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN UNTUK SISTEM INFORMASI MANAJEMEN.
A SHORT ESSAY OF CIVIL ENGINEERING BY : ALFATIHATU RAHMI CIVIL ENGINEERING ENGINEERING FACULTY ANDALAS UNIVERSITY PADANG.
Transcript presentasi:

EMERGENCY PROCEDURES

EMERGENCY PROCEDURES CEPM-110 Shorestaff Emergency Procedures CEPM-210 Shipboard Emergency Procedures

Shipboard Emergency Procedures CEPM-210 Shipboard Emergency Procedures 1. Organization of Personnel 2. Communications 3. Contingency Planning 4. Contingency Plan : Fire or Explosion, Personnel Rescue, Spillage and Pollution, Collision, Stranding, Rescue Boat, Ship Search, Suspected Explosive Device, Warlike Activities, Refugees/Stowaways, Major Medical, Armed Robberies, Terrorism and Hijack, Equipment Loss, Emergency Towage, Release of Toxic Vapour, Gas or Smoke, Salvage

Prioritas Dalam Keadaan Emergensi Keselamatan jiwa manusia Keselamatan kapal Pencegahan polusi

Definisi Emergensi Kecelakaan di laut atau kerusakan peralatan kapal Mengancam jiwa, kematian atau kecelakaan manusia Polusi di laut

Tanggung jawab Master Master mempunyai overriding authority dan bertanggung jawab membuat keputusan yang berhubungan dengan safety dan polusi dan meminta bantuan Perusahaan bila diperlukan.

Yang harus memahami Emergency Procedures Master Senior Officers (C/O, C.E, 2/E)

Bila asumsi di atas tidak berlaku, Pada saat terjadi emergency, kapal harus dapat melakukan komunikasi dengan kantor SISM Bila asumsi di atas tidak berlaku, maka Master harus (semampunya) melakukan koordinasi dan melaksanakan tanggungjawab yang seharusnya dilakukan oleh staff darat.

Emergency Organization Command Team Emergency Team Engine Room Team Back Up Team

Command Team In The Bridge Master 3rd/Officer Radio Officer One Rating Chief Engineer In The Bridge

Emergency Headquarter Emergency Team Chief Officer 2nd Engineer Satu Engineer Officer lainnya Empat Rating (jika jumlah memungkinkan) Emergency Headquarter

Engine Room Team Engine Room Satu Senior Engineer Officer Electrician Junior Engineer Officer Satu orang Senior Rating Satu Rating lainnya Engine Room

Back Up Team On Boat Deck 2nd Officer Crew lainnya yang belum termasuk dalam team sebelumnya On Boat Deck

Section 2 - Communications Initial notification Communication route during an Emergency SDEM Report from ship in the event of pollution Communications with the media Control of Communication resources on board ship Collision and other cases where liability is involved Communication with P & I Club Communication with contractors Evidence

2.1 Initial Notification The Master shall notify the Company of the emergency as soon as possible. Name of Ship Date and Time (GMT) Position of Ship Nature of Emergency Any other pertinent information The detail of Emergency Contacts is in Appendix II of CEPM-110 and CEPM-210

2.2 Communication route during an emergency Satcom Telex Radio Cellular Telephone Wireless Telegraphy

2.3 SIEM Prefix Pada saat emergency, maka semua komunikasi tertulis dari kapal ke kantor harus didahului dengan prefix SIEM

2.4 Report From Ship In The Event of Pollution Master harus familiar dengan format yang diminta sesuai dengan buku SOPEP

2.5 Communication With The Media Selama dalam keadaan emergency, Master dan semua crew DILARANG memberikan informasi kepada Mass Media

2.6 Control of Communication Resources on Board Ship Dalam keadaan emergency maka Master harus mengontrol penggunaan semua alat komunikasi di kapal termasuk telephone cellular. Hal ini untuk : 1. Menjaga agar komunikasi antara kapal dan kantor tidak terganggu 2. Mencegah adanya komunikasi yang tidak diinginkan dari luar

2.8 Communication With P & I Club Perusahaan akan berkomunikasi dengan P & I Bila kapal berada di perairan teritorial maka Master harus memberikan notifikasi kepada P & I representative setempat Detail dari P & I representative ada di buku Club Rule Book yang ada di kapal.

2.9 Communication With Contractor Bila representative dari Perusahaan tidak ada di kapal, maka Master dapat berhubungan dengan kontraktor setempat setelah mendapat petunjuk dari kantor SISM Semua hubungan dengan kontraktor harus dengan tertulis dan sesuai selalu dicantumkan : For and on behalf of (name of Ship’s Owner) For PT. Samudera Indonesia Ship Management By (Signature & Position) As Agent Only

2.10 Evidences (Bukti-bukti) Semua records dan log book harus disimpan dengan aman. Semua dokumen dan komunikasi asli harus disimpan di file Master dan tidak boleh diberikan kepada pihak ketiga tanpa ijin Perusahaan.

Section 3 - Contingency Planning Contingency plans Review of contingency plans and SOPEP Frequency of training exercises Record of drills and training exercises Ship datas Emergency cards

3.1 Contingency Plans Fire and/or explosion Personnel Rescue/Medical Spillage and Pollution Collision, Stranding or Major Structural Damage Rescue Boat Ship Search Suspected Explosive Device on board Warlike Activities Refugees Major Medical Armed Robberies Terrorism and Hijack Equipment Loss or Failure Emergency Towage Release of Toxic Vapour, Gas or Smoke

3.2 Review of Contingency Plans and SOPEP Shipboard Contingency Plans harus direview oleh Master dan dilaporkan kepada Designated Person setahun sekali. SOPEP harus direview oleh Master dan dilaporkan kepada Operations Director setahun sekali.

3.4 Records of Drills and Training Exercises Log Book Minute of Shipboard Safety Committee Meeting Safety Book (SF 501), Section 12

3.5 Ship Datas Untuk keperluan pada saat emergency maka Master harus mempunyai : Ship’s Principal Data General Arrangement Plan and Capacity Plan Midship Section Plan Trim & Stability Data and Hydrostatic Cargo, Ballast and Fuel Oil Piping Plans Plan indicating frame spacing Details of Ship to Ship Transfer Arrangements Fire Plans Strength Data and Loading/Discharge Instruction Detail of the present cargo including distribution and nature

3.6 Emergency Cards Terdapat 4 buah Emergency Cards di kapal Emergency Cards ditempelkan dekat Muster List ditempat sbb: Bridge (Anjungan) Main Deck atau Dek Akomodasi Engine Room/Workshop Emergency Headquarter

3.9 Suspected Explosive Device Onboard Bila mendapat ancaman bom atau diduga terdapat bahan peledak, Master secepatnya mengambil keputusan: Apakah hal tersebut adalah benar dan ditindak- lanjuti Atau diabaikan saja Keadaan yang tenang pada saat menerima ancaman bom tersebut, akan sangat membantu Master dalam mengambil suatu keputusan.

3.10 Emergency Steering Emergency Steering harus ditest sedikitnya setiap 3 bulan sekali. Pengetesan tsb harus dicatat di Deck Log Book. Semua Deck Officer dan Engine Officer harus familiar dengan pengoperasian emergency steering tsb. Instruksi pengoperasian emergency steering tsb harus ditempelkan di Steering Flat dan Bridge (Anjungan)

Frekuensi Latihan Emergency Setiap 2 minggu Setiap bulan Setiap 3 bulan Bila diperlukan Fire and/or explosion > Abandon Ship Personnel Rescue/Medical Spillage and Pollution Collision, Stranding or Major Structural Damage Rescue Boat Ship Search Release of Toxic Vapour, Gas or Smoke (pada kapal ttt saja) Armed Robberies and Warlike Activities