Assalamu’alaikum Wr Wb

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
GLOBALISASI SiswaNF.com.
Advertisements

Menunjukkan sebab-sebab munculnya globalisasi
Berkelas.
KERJASAMA EKONOMI INTERNASIONAL
POLITIK LUAR NEGERI By design Drs. Muid.
BAB 3 KELAS IX GLOBALISASI.
DADANG SUNDAWA JL. GEGERASIH
KI kd/indikator materi pustaka
DISKRIPSI PEREKONOMIAN INDONESIA
Proses, Aspek , dan Dampak Globalisasi
Globalisasi, Perdagangan Internasional dan Kebijakan Proteksi
KOMUNIKASI POLITIK GLOBAL
WAWASAN NUSANTARA Oleh : Aditya Hendra Moh. Khoirul Anwar
Strategi yang diterapkan Negara Indonesia dalam menyelesaikan ancaman terhadap negara dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan dengan bingkai Bhinneka.
GLOBALISASI Pengertian Dampak positif Dampak negatif.
KOPERASI DI ERA GLOBAL.
Hubungan internasional Tema : Organisasi internasional
KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB
Politik Luar Negeri Indonesia
Oleh: Ricky W. Griffin Ronald J. Ebert
GLOBALISASI DAN PERDAGANGAN INTERNASIONAL
Kerjasama Internasional
PENGANTAR KERJASAMA INTERNASIONAL
MODERNISASI DAN GLOBALISASI
PERDAGANGAN INTERNASIONAL
AUDITA NUVRIASARI, SE, MM
KERJASAMA EKONOMI INTERNASIONAL
KERJASAMA INTERNASIONAL
NILAI DAN PRINSIP Nilai-nilai 1945
NILAI DAN PRINSIP Nilai-nilai 1945
PERDAGANGAN INTERNASIONAL
GLOBALISASI Disampaikan pada Pertemuan Ke-10. Oleh :
GLOBALISASI Disampaikan pada Pertemuan Ke-10. Oleh :
BISNIS GLOBAL.
PERDAGANGAN DAN HUBUNGAN EKONOMI INTERNASIONAL DALAM ERA GLOBALISASI
PERDAGANGAN INTERNATIONAL
Perdagangan Luar Negeri, Proteksi dan Globalisasi
GLOBALISASI DAN HUBUNGAN INTERNATIONAL
KERJASAMA EKONOMI INTERNASIONAL.
SMP Kelas 3 Semester 1 BAB VI
SISTEM EKONOMI Pertemuan 4.
GLOBALISASI Disampaikan pada Pertemuan Ke-10. Oleh :
Pendidikan Kewarganegaraan
Ekonomi untuk SMA/MA kelas XI Oleh: Alam S..
DISUSUN OLEH : RAHAYU SETIYANINGSIH
2 Bab Kerjasama Ekonomi Internasional.
MANAJEMEN PENDIDIKAN BERBASIS MULTI BUDAYA
Gambaran Umum Ekonomi Internasional
Perdagangan bebas dan bisnis global
Pengaruh Globalisasi terhadap Masa Depan Perekonomian Indonesia
GLOBALISASI.
Proses, Aspek , dan Dampak Globalisasi
Analisis Kebijakan Penggunaan Mata Uang Tunggal di ASEAN
Pergertian Globalisasi
Proses, Aspek , dan Dampak Globalisasi
DISKRIPSI PEREKONOMIAN INDONESIA
Peran Politik Luar Negeri dalam Hubungan Internasional Kelompok 6 1.DINDA APRILLA PRATIWI 2.DESI ERIKA 3.EDO SUSANTO 4.QOLBIYAH KHOIRUNNISA 5.SAHVIRAH.
Globalisasi.
Pendidikan Kewarganegaraan
GLOBALISASI.
Perdagangan Luar Negeri, Proteksi dan Globalisasi
PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN Oleh DANIEL ARNOP HUTAPEA, S
PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN Oleh DANIEL ARNOP HUTAPEA, S
MEMBUAT MEDIA PENGAJARAN
Globalisasi Ekonomi dan Demokrasi Ekonomi
BENTUK KERJASAMA EKONOMI INTERNASIONAL
Pengaruh Kemajuan IPTEK Terhadap NKRI
DINAMIKA ORGANISASI INTERNASIONAL Miftah Hayati Sharfina Fadhilah Sumondang Ruthy Mataya Gultom
GLOBALISASI. Pengertian Globalisasi berasal dari kata globe/global, yaitu dunia atau bola dunia. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah proses masuk.
GLOBALISASI DAN PERUBAHAN KOMUNITAS LOKAL SOSIOLOGI KELAS XII OLEH E. TAMBUNAN, S.Pd.
Transcript presentasi:

Assalamu’alaikum Wr Wb Persyaratan kehidupan baik adalah kedamaian diantara manusia, dan halangan utama kedamaian adalah keangkuhan hidup. belajarlah untuk hidup rendah hati

GLOBALISASI KELAS IX SMPN 128 Jakarta, Sumardi,S.Pd, Nari Hastuti,S.Pd

A. Pengertian Globalisasi Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Globalisasi berarti proses masuknya ke ruang lingkup dunia. Secara makna kata, globalisasi adalah seluruh proses kehidupan manusia sehingga mendunia. Globalisasi adalah suatu proses di mana antarindividu, antar kelompok, dan antar negara saling berinteraksi, bergantung, terkait dan saling memengaruhi satu sama lain yang melintasi batas negara.

Ciri semakin berkembangnya fenomena globalisasi di dunia. Perubahan dalam Konstantin ruang dan waktu, Perkembangan barang-barang seperti telepon genggam, televisi satelit, dan internet . Pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung Peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media massa (terutama televisi, film, musik, dan transmisi berita dan olah raga internasional). Meningkatnya masalah bersama, misalnya pada bidang lingkungan hidup, krisis multinasional, inflasi regional dan lain-lain

Ciri semakin berkembangnya fenomena globalisasi di dunia.

Dampak Positif Globalisasi 1. Mudah memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan 2. Mudah melakukan komunikasi 3. Cepat dalam bepergian (mobilitas tinggi) 4. Menumbuhkan sikap kosmopolitan dan toleran 5. Memacu untuk meningkatkan kualitas diri 6. Mudah memenuhi kebutuhan

Dampak Negatif Globalisasi 1. Informasi yang tidak tersaring 2. Perilaku konsumtif 3. Membuat sikap menutup diri, berpikir sempit 4. Pemborosan pengeluaran dan meniru perilaku yang buruk 5. Mudah terpengaruh oleh hal yang tidak sesuai dengan kebiasaan atau kebudayaan suatu negara

Tanggapan dan Kecenderungan Perilaku Masyarakat dan Globalisasi a. Sikap Positif b . Sikap Negatif Penerimaan secara terbuka (open minded) 2) Mengembangkan sikap antisipatif dan selektif; sikap ini merupakan kelanjutan dari sikap terbuka. 3. Adaptif, sikap ini merupakan kelanjutan dari sikap antisipatif dan selektif. 4) Tidak meninggalkan unsur-unsur budaya asli, Tertutup dan was-was (apatis) 2) Acuh tah acuh 3) Kurang selektif dalam menyikapi perubahan

B. Globalisasi globalis positif dan optimistis menanggapi dengan baik perkembangan semacam itu dan menyatakan bahwa globalisasi akan menghasilkan masyarakat dunia yang toleran dan bertanggung jawab. globalis pesimis berpendapat bahwa globalisasi adalah sebuah fenomena negatif karena hal tersebut sebenarnya adalah bentuk penjajahan barat (terutama Amerika Serikat) yang memaksa sejumlah bentuk budaya dan konsumsi yang homogen dan terlihat sebagai sesuatu yang benar dipermukaan. Beberapa dari mereka kemudian membentuk kelompok untuk menentang globalisasi (antiglobalisasi).

Milikilah jiwa yang besar untuk mengakui kesalahan dan bersikaplah bijak untuk mengambil hikmah dari kesalahan yang telah kita lakukan, serta jadilah kuat untuk memperbaiki kesalahan itu SEMOGA BERMANFAAT

A. Pengertian dan Pentingnya Globalisasi Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Globalisasi berarti proses masuknya ke ruang lingkup dunia. Secara makna kata, globalisasi adalah seluruh proses kehidupan manusia sehingga mendunia. Menurut Martin Albrow Globalisasi adalah keseluruhan proses di mana penduduk dunia terinkorporasi (tergabung) ke dalam masyarakat dunia yang tunggal. Menurut Bank Dunia Globalisasi berarti kebebasan dan kemampuan individu dan perusahaan untuk memprakarsai transaksi ekonomi dengan orang-orang dari negara-negara lain Kesimpulan : Globalisasi adalah suatu proses di mana antarindividu, antar kelompok, dan antar negara saling berinteraksi, bergantung, terkait dan saling memengaruhi satu sama lain yang melintasi batas negara.

Globalisasi muncul karena adanya bangsa-bangsa, hal ini sudah tercantum dalam Al Qur’an, Q.S. Al Hujuraat : ayat 10-13 ”Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seseorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu ialah orang yang paling bertakwa. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha mengenal.”

Sistem ekonomi internasional Masalah Globalisasi merupakan suatu ketergantungan dalam masalah sosial, politik, ekonomi, dan budaya antarbangsa di dunia. Globalisasi terbentuk karena beberapa faktor, yaitu : Kebijakan negara untuk berhubungan dan menjalin kerja sama dengan negara lain. Sistem ekonomi internasional Adanya migrasi penduduk ke berbagai negara Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Penyebab meningkatnya globalisasi ada tiga faktor, yaitu Adanya Perubahan Politik Dunia Menurut Anthony Giddens, ada sejumlah pengaruh politik yang memengaruhi meningkatnya globalisasi. 1) Bubarnya Uni Soviet tahun 1991 dan Jatuhnya Komunisme Model Soviet. Sejak bubarnya Uni Soviet, negara-negara bekas blok Soviet seperti Rusia, Polandia, Republik Ceko, dan lain-lain bergerak mengikuti sistem politik dan ekonomi Barat.

2) Munculnya Mekanisme Pemerintahan Internasional dan Regional Mekanisme pemerintah internasional dan regional misalnya PBB dan Uni Eropa. Munculnya Organisasi Antarpemerintah (Intergovernmental Organizations/IGOs) dan Organisasi Non-pemerintah Internasional (Internasional Non-Governmental Organizations/INGOs) Organisasi-organisasi internasional ini mendorong terjadinya komunikasi dan interaksi antarpemerintah atau masyarakat antarnegara. Hal ini juga mendorong meningkatnya globalisasi.

Adanya Aliran Informasi yang cepat dan luas Kemajuan pesat di bidang teknologi informasi dan komunikasi mendorong tiap-tiap individu bisa berhubungan dengan cepat. Selain itu, kemajuan di bidang teknologi juga menbuat individu dapat mengakses informasi dengan cepat, baik informasi dari dalam negeri maupun luar negeri. Berkembang Pesatnya Perusahaan-Perusahaan Transnasional. Perusahaan transnasional atau transnational corporations (TNCs) adalah perusahaan yang memproduksi barang atau jasa di lebih dari satu negara.

Bentuk globalisasi antara lain adalah : Globalisasi Ekonomi berarti kemajuan ekonomi mendorong setiap negara untuk mengadakan kegiatan ekonomi di negara lain, misalnya ekspor, impor, penanaman modal (investasi), atau pendirian perusahaan di negara lain. Globalisasi ekonomi semakin jelas dengan adanya kerja sama perdagangan bebas di berbagai kawasan sebagai berikut :

International Monetary Fund (IMF) atau Dana Moneter Internasional Didirikan 27 Desember 1945 dan memulai kegiatannya pada 1 Maret 1947. IMF bermarkas di Washington DC, Amerika Serikat. Tujuan IMF, yaitu : Memajukan kerjasama moneter internasional dan memperluas perdagangan internasional; dan Membantu pengadaan sistem pembayaran multilateral terhadap perjanjian-perjanjian yang sedang berlaku antara para anggota dan memberi bantuan (kredit) kepada negara-negara anggota.

2) Asia Pasific Economic Coorperation (APEC) APEC didirikan pada November 1989 di Canbera , Australia. APEC berdiri atas prakarsa Perdana Menteri Australia, Bob Hawke . Kerja sama perdagangan bebas di Asia Pasifik ini akan dimulai pada 2020. Dasar pemikiran atau latar belakang didirikanna APEC, yaitu: Maraknya organisasi-organisasi perdaganga, seperti masyarakat Ekonomi Eropa (MEE); Meningkatnya proteksionisme; Perubahan yang cepat dalam bidang ekonomi dan politik di negara-negara bekas Uni Soviet; dan Pemikiran bahwa kemajuan ekonomi suatu negara dapat tercapai jika didorong pasar ke ekonomi regional atau internasional.

KTT APEC, November 1994 di Bogor, diputuskan Deklarasi Bogor berisi tiga belas (13) butir, antara lain : APEC mempromosikan kerja sama ekonomi berdasarkan tangung jawab bersama, saling menghormati dan keuntungan bersama. APEC akan mempercepat usaha menghilangkan proteksi. APEC menyerukan seluruh Anggota WTO untuk bekerjasama dengan APEC menuju liberalisasi perdagangan multilateral APEC mengadopsi tujuan jangka panjang perdangan dan investasi yang bebas dan terbuka di Asia Pasifik Wilayah yang ekonominya tingkat industri, perdagangan & investasi yang bebas dan terbuka akan tercapai paling lama tahun 2010, wilayah berkembang tahun 2020

World Trade Organization (WTO) atau Organisasi Perdagangan Dunia WTO didirikan pada 1 Januari 1995 . Saat ini terdapat 135 negara anggota WTO. Organisasi ini memiliki prinsip, antara lain : Meningkatkan perdagangan bebas melalui reduksi hambatan tarif dan nontarif; Memastikan bahwa hambatan yang berlaku selalu dilaksanakan secara konsisten; dan Mereduksi praktik-praktik yang tidak adil, seperti subsidi ekspor dan dumping.

4). ASEAN Free Trade Agreement (AFTA) 4) ASEAN Free Trade Agreement (AFTA) AFTA merupakan salah satu perjanjian di antara negara-negara anggota ASEAN. Perjanjian ini berintikan akan dilaksanakannya perdagangan bebas di Asia Pasifik yang dimulai pada 2003. b. Globalisasi Politik yaitu terjadinya kebijakan luar negeri masing-masing negara untuk membangun suasana politik yang demokratis. Setiap kejadian politik di suatu negara dengan cepat diketahui oleh negara lain dan akhirnya mempengaruhi kehidupan politik di negar lain

Globalisasi Sumber Daya Manusia c. Globalisasi Sosial Budaya yaitu terjadinya kehidupan sosial budaya yang saling mempengaruhi di seluruh dunia. Misalnya : gaya pakaian / gaya hidup artis hollywood diikuti banyak orang di berbagai dunia Globalisasi Sumber Daya Manusia berkaitan dengan terjadinya perpindahan penduduk secara cepat dari suatu negara ke negara lain untuk kepentingan bekerja, sekolah atau kepentingan lain. Globalisasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Terjadinya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang menjangkau seluruh dunia. misalnya : Hand Phone, Internet.

2. Pentingnya Globalisasi di Indonesia Yaitu : a. mempermudah mengembangkan berbagai kemajuan yang dicapai negara lain b. mempermudah hubungan kerja sama dengan negara lain c. mempermudah bangsa Indonesia untuk mengenalkan berbagai keunggulan yang dimiliki kepada negara lain; d. mempermudah bangsa Indonesia memenuhi kebutuhan pembangunan yang harus didatangkan dari negara lain.

TUGAS-1 Mencari 3 artikel di koran secara berkelompok tentang kerjasama antar negara, dirangkum & di tuliskan sumbernya ! ( Sudahkah Anda mengerjakannya ?)

B. Politik Luar Negeri Indonesia di Era Global Pengertian dan Tujuan Politik Luar Negeri Politik Luar negeri diartikan sebagai pola perilaku yang diwujudkan oleh suatu negara sewaktu memperjuangkan kepentingan dalam hubungan dengan negara lain. Politik luar negeri suatu negara secara umum mempunyai tujuan sbb: a. mempertahankan integritas negara b. meningkatkan kepentingan ekonomi negara c. menjamin keamanan nasional d. melindungi martabat dan kepribadian nasional e. membangun kekuasaan dan pengaruh thd ngr lain

2. Faktor-faktor Penentu Politik Luar Negeri Kebijakan politik luar negeri suatu negara dipengaruhi oleh berbagai faktor berikut : a. Faktor Geografis Letak dan kondisi geografis suatu negara mempengaruhi kebijakan politik luar negeri. b. Faktor Kependudukan Jumlah dan kualitas penduduk di suatu negara akan mempengaruhi kebijakan politik luar negerinya. c. Faktor Sumber Daya Ekonomi Agar sumber daya ekonomi dapat dimanfaatkan maksimal untuk kesejahteraan rakyat, maka perlu kerjasama dengan negara lain.

d. Faktor Ideologi Ideolo gi suatu negara menjadi acuan dalam membangun negara, termasuk kebijakan politik luar negerinya. e. Faktor Hukum dan Kebijakan Aturan hukum suatu negara, terutama UUD menjadi acuan utama suatu negara dalam mengembangkan politik luar negeri.

3. Pentingnya Politik Luar Negeri di Era Globalisasi Meningkatkan kerjasama antarbangsa dalam rangka meningkatkan kesejahteraan, keamanan, dan kepribadian bangsa. Membangun tatanan dunia global yang tertib dan damai. Meningkatkan kebersamaan anatarnegara dalam mengatasi berbagai persoalan global. Contoh : terorisme, kerusakan lingkungan dan kejahatan internasional.

4. Politik Luar Negeri Indonesia Politik luar negeri Indonesia adalah bebas-aktif. Bebas artinya negara Indonesia mengakui kemrdekaan dan kebebasan negara lain dan juga bebas menentukan kerja sama dengan negara mana pun. Aktif, artinya negara Indonesia aktif turut serta dalam percaturan internasional dalam rangka menciptakan ketertiban dan perdamaian dunia.

Berdasarkan UU No.37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri , tgl 14 Sept 1999 Landasan politik luar negeri bebas-aktif adalah sebagai berikut : Ideologi Pancasila sebagai ideologi terbuka, artinya negara Indonesia selalu terbuka terhadap segala perubahan dunia yang baik dan sesuai nilai-nilai Pancasila Tujuan nasional Indonesia, terutama yang keempat, yaitu turut serta menciptakan ketertiban dunia yang berdasarkan perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Politik luar negeri bebas-aktif diwujudkan melalui berbagai kebijakan2 berikut : Berhubungan dan bekerja sama dengan negara lain atas dasar persamaan derajat antar bangsa. Mengakui kemerdekaan dan kedaulatan negara lain. Membantu negara lain yang membutuhkan. Bergabung dengan organisasi internasional. Mengembangkan hubungan diplomatik dengan negara lain. Mengirimkan pasukan perdamaian untuk membantu penyelesaian konflik negara lain.Mis : Pasukan Garuda XXIII-C ke Libanon th 2008

C. Dampak Globalisasi Dampak Globalisasi secara Umum Globalisasi tidak dapat dihindarkan lagi, karena meningkatnya jaringan komunikasi dan transportasi dunia. Globalisasi yang terjadi meliputi berbagai aspek, yaitu : Ideologi Ideologi negara-negara maju mempengaruhi negara2 miskin untuk mengikutinya, misalnya Liberalisme

Politik Demokrasi, kebebasan mengemukakan pendapat, dan transparansi telah dijamin oleh peraturan perundang-undangan. Ekonomi Terbukanya Indonesia terhadap barang-barang dari pasar dunia dan masuknya investasi asing menunjukkan secara ekonomi Indonesia sudah mangalami globalisasi. Hukum Hukum dan norma di Indonesia mendapat pengaruh dari globalisasi, hukum yang berlaku di Indonesia menyerupai hukum internasional.

Contoh : Amandemen UUD 1945, peraturan ttg obat2 terlarang, psikotropika dan pernikahan dua kewarganegaraan. Bahasa Globalisasi telah membawa pengaruh thd bahasa yang digunakan oleh negara-negara berkembang. Tuntutan msyarakat untuk menguasai bahasa-bahasa asing merupakan dampak globalisasi. Budaya Globalisasi menimbulkan pranata-pranata atau lembaga-lembaga sosial baru. Globalisasi dapat memperkuat norma sosial dan nilai budaya. Antara lain sebagai berikut :

Muncul dan berkembangnya lembaga-lembaga swadaya masyarakat (LSM). Muncul dan berkembangnya budaya pesta berdiri (standing party). Hadirnya kebudayaan asing, aliran musik baru, tari-tarian baru dan film-film Barat. Munculnya kafe atau klub-klub malam. Muncul dan berkembangnya ajang kompetisi kecantikan, pameran pakaian dan kontes-kontes lain. Berkembangnya pengetahuan dan teknologi. Perubahan pandangan hidup masyarakat sejalan dengan perubahan budaya dan konsep hidup.

2. Dampak Globalisasi dalam kehidupan Masyarakat Terjadi perubahan yang tampak jelas di masyarakat, yaitu : Gaya hidup gotong royong dan kebersamaan menjadi semakin menipis karena pengaruh individual dari negara lain. Gaya berpakaian mengikuti gaya pakaian global sehingga gaya pakaian lokal semakin pudar. Kesenian dan hiburan mengikuti kesenian dan hiburan global sehingga kesenian lokal semakin tidak menarik. Sopan santun dalam pergaulan kehidupan sehari-hari yang diwarnai norma-norma luhur semakin sulit diterapkan.