PowerPoint Presentation by Charlie Cook

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
PowerPoint Presentation by Charlie Cook
Advertisements

Mengelola Konflik dan Negosiasi
McGraw-Hill/Irwin© 2005 The McGraw-Hill Companies, Inc. All rights reserved
By kelompok 10 : Ryan Giantara Elia Yohanes Fendi Muhamad Effendi
PowerPoint Presentation by Charlie Cook
DESAIN DAN STRUKTUR ORGANISASI DAN KELOMPOK
-- SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN-- PERILAKU DALAM ORGANISASI
PENGORGANISASIAN.
Manajemen Konflik TIM MANAJEMEN.
KONFLIK PADA DUNIA KERJA
TIM DAN KERJASAMA KELOMPOK
TEAM WORK.
PERILAKU KELOMPOK Pertemuan ke-6
PERTMUAN KE 9 DASAR DARI PERILAKU KELOMPOK DAN TIM
Pertemuan 6 Charisma Ayu Pramuditha, B. Tech Mgt, MHRM
PERILAKU KELOMPOK (Pertemuan ke-6)
1 KONFLIK DAN NEGOSIASI Program Studi Manajemen Informatika Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Komputer Indonesia Bandung 2009 Dosen Pembina:
PowerPoint Presentation by Charlie Cook
KETERAMPILAN INTERPERSONAL Bina Nusantara BAB X MANAJEMEN KONFLIK Pertemuan 10.
KELOMPOK DAN TIM.
Dasar-dasar Perencanaan
MATERI 3 MODUL 4: DASAR-DASAR PERILAKU KELOMPOK DAN TIM KERJA
MEMAHAMI TIM KERJA Pertemuan ke 12.
DASAR-DASAR PERILAKU KELOMPOK
PERILAKU KELOMPOK PERTEMUAN 6.
PERILAKU KELOMPOK DAN MANAJEMEN KONFLIK
TEAM WORK.
Foundations of Group Behavior
Pertemuan 11.
PERILAKU KELOMPOK Program Studi Sistem Informasi
FOUNDATIONS OF GROUP BEHAVIOR
Mengelola Sumber Daya Manusia
PO Int. Tatap Muka VII KELOMPOK DAN TIM
MANAJEMEN KONFLIK Di sampaikan pada acara student day
MEMAHAMI TIM KERJA Narti Elisa Andayani
DASAR- DASAR PERILAKU KELOMPOK
TEAM WORK.
Conflict and Negotiation
KONFLIK.
DASAR- DASAR PERILAKU KELOMPOK
BAB 16 DINAMIKA KELOMPOK 1. ALASAN TERBENTUKNYA KELOMPOK
Perancangan Struktur Organisasi
KETERAMPILAN INTERPERSONAL
PERILAKU KELOMPOK (Pertemuan ke-6)
KELOMPOK DALAM ORGANISASI
TIM DAN KERJASAMA KELOMPOK
PERTEMUAN-VIII PERILAKU KELOMPOK
DASAR-DASAR PRILAKU KELOMPOK
DASAR-DASAR PERILAKU KELOMPOK Endah Setyowati, M.Si.
PERILAKU INDIVIDU DAN PENGARUHNYA TERHADAPORGANISASI
PRILAKU KELOMPOK DAN TEAMWORK
VI. PERILAKU KELOMPOK Kelompok adalah dua individu atau lebih, yang berinteraksi dan saling bergantung yang saling bergabung untuk mencapai sasaran tertentu.
Budaya & Lingkungan Organisasi
PERTEMUAN 5 Pengorganisasian
Understanding work teams
Perilaku Kelompok.
TEAM WORK.
PEMBERDAYAAN.
PERILAKU ORGANISASI Entis Sutisna, SE, MM.
TEAM WORK.
TEAM WORK.
TEAM WORK.
Pertemuan 4 KELOMPOK DAN TIM
BAB 14 KELOMPOK DAN TIM.
STMIK Pradnya Paramita Malang
TEAM WORK.
MEMAHAMI TIM KERJA Pertemuan ke 12.
Kelompok dan TIM (GROUP & TEAM)
Designing Adaptive Organizations
KELOMPOK KERJA (TEAMWORK) KELAS EAP PENGANTAR MANAJEMEN Disusun oleh : 1. Audhira Syafa Azzahra 2. Maria Ekawati 3. Hasri Fazari 4. Annisya Putri 5. Losdiani.
Transcript presentasi:

PowerPoint Presentation by Charlie Cook Copyright © 2005 Prentice Hall, Inc. All rights reserved.

I. Memahami Kelompok Kelompok Kelompok Formal Kelompok Informal Dua atau lebih individu, berinteraksi dan saling tergantung, yang bersama-sama mencapai tujuan tertentu Kelompok Formal Kelompok kerja yang dibentuk oleh organisasi dan memiliki penugasan kerja terancang serta tugas yang spesifik Kelompok Informal Kelompok yang dibentuk secara independen untuk memenuhi kebutuhan sosial anggotanya Copyright © 2005 Prentice Hall, Inc. All rights reserved.

Tahap Pengembangan Kelompok Copyright © 2005 Prentice Hall, Inc. All rights reserved.

Tahapan Pengembangan Kelompok (2) Pembentukan Anggota bergabung dan memulai proses penentuan tujuan kelompok, struktur, dan kepemimpinan Pergolakan Konflik di dalam kelompok yang terjadi akibat penolakan individu terhadap kontrol dan kepemimpinan kelompok itu Penormaan Terbinanya hubungan yang erat sejalan dengan meningkatnya kohesivitas dan mulai menetapkan norma tentang perilaku yang dapat diterima. Pelaksanaan Struktur kelompok yang fungsional membuat kelompok sudah bisa fokus untuk mengerjakan tugas-tugasnya Pembubaran Kelompok bersiap untuk bubar dan tidak lagi memperhatikan tentang tingginya kinerja Copyright © 2005 Prentice Hall, Inc. All rights reserved.

Model Perilaku Kelompok II. Perilaku kelompok Model Perilaku Kelompok Copyright © 2005 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. Exhibit 15.3

Keadaan yang mempengaruhi perilaku kelompok Keadaan Eksternal (Organisasi) Strategi keseluruhan Struktur wewenang Regulasi formal Ketersediaan sumber daya organisasi Kriteria seleksi karyawan Sistem penilaian kinerja Budaya organisasi Tampilan fisik secara umum Variabel Internal Kelompok Ciri dan kemampuan individu anggota Struktur kelompok Ukuran kelompok Kohesivitas dan level konflik intra-kelompok Tekanan internal dari anggota untuk mematuhi norma kelompok Copyright © 2005 Prentice Hall, Inc. All rights reserved.

Struktur kelompok 1. Peran Variabel struktur kelompok : Peran, norma, konfirmitas, status, ukuran kelompok dan kepemimpinan 1. Peran Serangkaian pola perilaku yang diharapkan atas seseorang yang menduduki posisi tertentu dalam suatu unit sosial yang membantu kelompok dalam penyelesaian tugas dan mempertahankan kepuasan kerja. Konflik Peran: mengalami pengharapan peran yang berbeda Ambiguitas peran: Ketidakyakinan terhadap pengharapan Copyright © 2005 Prentice Hall, Inc. All rights reserved.

Struktur kelompok (2) 2. Norma Standar perilaku yang dapat diterima oleh semua anggota kelompok Bentuk umum norma Usaha dan kinerja Level Output, ketidakhadiran, kehadiran, bersosialisasi Pakaian Loyalitas Copyright © 2005 Prentice Hall, Inc. All rights reserved.

Struktur Kelompok (3) 3. Konfirmitas Sikap persetujuan individu agar diterima di dalam kelompok. Tekanan kelompok dapat berpengaruh terhadap sikap dan penilaian individu anggota. Efek konformitas tidak terlalu kuat, tetapi tetap berpengaruh Groupthink Tekanan tinggi dari yang lain dalam kohesivitas yang kuat yang menyebabkan individu merubah opininya agar dapat diterima oleh kelompok itu. Copyright © 2005 Prentice Hall, Inc. All rights reserved.

Struktur kelompok (4) 4. Sistem Status Pemeringkatan, posisi, atau urutan gengsi dalam sebuah kelompok sebagai bentuk penghargaan terhadap kontribusi individu terhadap kelompok sekaligus sebagai motivator dalam berperilaku Sistem status akan efektif jika pemberian simbol status itu sesuai dengan kemampuan individu Copyright © 2005 Prentice Hall, Inc. All rights reserved.

Struktur kelompok (5) 5. Ukuran kelompok A. Kelompok Kecil Menyelesaikan tugas dengan lebih cepat Lebih efektif dalam penggunaan fakta B. Kelompok Besar Memecahkan masalah dengan lebih baik. Mempunyai input yang lebih beragam. Lebih efektif dalam pencarian fakta C. Social Loafing Kecenderungan individu untuk berusaha lebih sedikit ketika bekerja secara kolektif daripada secara individu. Copyright © 2005 Prentice Hall, Inc. All rights reserved.

Struktur kelompok (6) Kohesivitas kelompok Derajat ketertarikan individu terhadap tujuan kelompok Kelompok dengan kohesivitas tinggi akan lebih efektif dan produktif dalam mencapai tujuan organisasi dibandingkan dengan kelompok berkohesivitas rendah. Copyright © 2005 Prentice Hall, Inc. All rights reserved.

Hubungan Antara Kohesivitas dan Produktifitas Copyright © 2005 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. Exhibit 15.5

Proses Kelompok Dua proses kelompok yang sangat penting  Pengambilan keputusan kelompok & Manajemen konflik A. Pengambilan Keputusan Kelompok Keuntungan Memunculkan informasi yang lebih lengkap Menghasilkan alternatif yang lebih beragam Meningkatkan penerimaan solusi Meningkatkan legitimasi keputusan Kerugian Memakan waktu Dominasi minoritas Tekanan agar Setuju Tanggung jawab yang ambigu Copyright © 2005 Prentice Hall, Inc. All rights reserved.

Teknik Pembuatan Keputusan Kelompok Copyright © 2005 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. Exhibit 5.7

B. Manajemen Konflik Konflik Perbedaan mendasar yang dirasakan menghasilkan gangguan atau perlawanan. Pandangan Tradisional  konflik harus dihindari Pandangan Hubungan antar manusia  sesuatu yang alami dan tidak dapat dihindari Pandangan Interaksionis  konflik dapat menjadi energi positif dan sangat dibutuhkan untuk kinerja kelompok yang efektif Copyright © 2005 Prentice Hall, Inc. All rights reserved.

Kategori Konflik : 1. Fungsional: Konstruktif. B. Manajemen Konflik (2) Kategori Konflik : 1. Fungsional: Konstruktif. 2. Disfungsional: destruktif. Tipe-tipe Konflik Konflik tugas : isi dan tujuan dari pekerjaan Konflik hubungan : hubungan interpersonal Konflik proses : bagaimana mengerjakan sesuatu Jika tingkat konfliknya tinggi, teknik yang dapat digunakan : Penghindaran (avoiding) Pengakomodasian (accommodating) Pemaksaan (forcing) Kompromi (compromising) Bekerjasama (collaborating) Copyright © 2005 Prentice Hall, Inc. All rights reserved.

Konflik dan Kinerja Kelompok Copyright © 2005 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. Exhibit 15.8

III. TIM KERJA YANG EFEKTIF (TEAM WORK) Kelompok yang anggotanya bekerja secara intens dalam tujuan yang spesifik menggunakan sinergi positif, akuntabilitas individu, dan kemampuan yang saling melengkapi Tipe Tim Tim Pemecahan Masalah Tim Yang dikelola Sendiri Tim Lintas Fungsi Tim Virtual Copyright © 2005 Prentice Hall, Inc. All rights reserved.

Tipe Tim A. Tim Pemecahan Masalah B. Tim yang dikelola Sendiri Karyawan dari departemen dan area fungsional yang sama dan terlibat dalam usaha untuk mengembangkan aktifitas kerja atau memecahkan masalah yang spesifik B. Tim yang dikelola Sendiri Kelompok formal karyawan yang beroperasi tanpa manajer dan bertanggung jawab menyelesaikan suatu bagian dalam proses kerja Copyright © 2005 Prentice Hall, Inc. All rights reserved.

Tipe Tim (lanjutan) C. Tim Lintas Fungsi D. Tim Virtual Kelompok yang terdiri dari individu heterogen berpengalaman dalam berbagai keahlian dan bekerja sama untuk menyelesaikan bermacam tugas D. Tim Virtual Tim yang menggunakan tekonologi komputer untuk menghubungkan anggota yang terpisah secara fisik dalam rangka mencapai tujuan bersama Copyright © 2005 Prentice Hall, Inc. All rights reserved.

Contoh Kelompok Formal Kelompok Komando Kelompok ditentukan peringkat organisasi dan terdiri dari individu-individu yang melapor langsung kepada manajer yang sudah ditentukan. Kelompok Kerja Kelompok yang terdiri dari individu-individu yang bersama-sama menyelesaikan tugas kerja yang spesifik. Eksistensi mereka sering hanya bersifat temporer, karena setelah tugas selesai, kelompok itu dibubarkan. Copyright © 2005 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. Exhibit 15.2a

Contoh Kelompok Formal (lanjutan) Tim Lintas Fungsi Kelompok yang membawa pengetahuan dan kemampuan individu dari berbagai area kerja  anggotanya sudah terlatih untuk melaksanakan pekerjaan tersebut Tim yang dikelola Sendiri Kelompok bersifat independen dan mengambil tanggung jawab tradisional seperti mengangkat karyawan, merencanakan, dan mengevaluasi kinerja sebagai tambahan dari tugasnya. Copyright © 2005 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. Exhibit 15.2b

Karakteristik Tim yang Efektif Copyright © 2005 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. Exhibit 15.10