Sepucuk Surat untuk Anakku

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Semuanya Indah Jangan Menangis Mama
Advertisements

Aku di Antara Mama dan Papa
Saat-Saat Indah Terkadang ada saat-saat dalam hidup ketika engkau merindukan seseorang begitu dalam, hingga engkau ingin.
Suatu ketika seorang bayi siap untuk dilahirkan ke  dunia.
Dahulu kala di negeri Cina,
PERINGATAN-PERINGATAN ILAHI (al-Mawa'idz fil Ahadis al-Qudsiyyah)
“Membangun Gaya Hidup Iman Anak dan Remaja yang Missioner”
Aku Lahir Dari Perut Ibu
SabdaKehidupan April 2009 “Berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang”. (Mt 24:42).
KETIKA KAMU MENGIRA AKU TAK MELIHAT
COUNT OUR BLESSING Teman-teman terkasih, membaca tulisan ini maka engkau akan menemukan betapa berbahagianya kita, pikirkan apalagi yang perlu dikuatirkan.
Waktu kamu lahir, kamu menangis dan orang-orang di sekelilingmu tersenyum – jalanilah hidupmu sehingga pada waktu kamu meninggal, kamu tersenyum dan orang-orang.
Aku bermimpi suatu hari aku pergi ke surga dan seorang malaikat menemaniku    serta menunjukkan keadaan di surga.
MY DAD MY BEST EVER BY: MF to CQ.
My Mother And Me Cinta, perjuangan, kasih karunia,
CIGARRETTE.
PERTEMUAN XII MARRIAGE. Perkawinan merupakan Salah satu alternatif gaya hidup Ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita.
WANITA Ketika Tuhan menciptakan wanita, DIA lembur pada hari ke-enam.
MIMPI SEORANG HAMBA ALLAH YANG INSAF
HAYATILAH MIMPI SEORANG HAMBA ALLAH
Turn ON Your Speakers / Earphones
SAHABATKU Setelah melihat tayangan ini maka engkau akan menemukan betapa berbahagianya kita, pikirkan apalagi yang perlu dikuatirkan ? RENUNGKAN ITU.
Kisah Seorang Gadis Buta
By:Wiwin Widiyaningsih
Surat Bagi Sang Pembelajar Bacalah dengan mata hati.
SARANA PENDIDIKAN AHLAK MULIA
Kasih Sejati Seorang Ibu
Seekor singa sedang tidur-tiduran di sebuah padang rumput di hutan
Lukisan-lukisan dari JURANG MAUT
“ ALHAMDULILLAHI RABBIL ‘ALAMIIN “
Sepucuk surat dari bayi yg belum terlahirkan:
Suatu waktu ada seorang anak siap terlahir ke dunia.
Seorang Pengusaha memiliki 4 orang istri
TAAT DAN PATUH KEPADA ORANG TUA
Aku bermimpi suatu hari aku pergi ke surga dan seorang malaikat menemaniku    serta menunjukkan keadaan di surga.
Wanita.
Pujian sel st.raphael Jumat 12 Juni 2015.
YANG TIDAK BISA DIUCAPKAN AYAH
MENGIDENTIFIKASI TEKS CERITA PENDEK
Latihan Kasus.
MIMPI SEORANG HAMBA ALLAH YANG INSAF
Aku bermimpi suatu hari aku pergi ke SURGA dan seorang MALAIKAT menemaniku    serta menunjukkan KEADAAN DI SURGA.
Hidup Adalah Anugerah Pada suatu hari ada seorang gadis buta yg sangat membenci dirinya sendiri. Karena kebutaannya itu. Tidak hanya terhadap dirinya sendiri,
Ya Allah, kepunyaan Allahlah segala yang ada di langit dan di bumi.
Bersabar Tanpa Terbebani
Suatu ketika seorang bayi siap untuk dilahirkan ke  dunia.
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Teman-teman terkasih, melihat laporan ini maka engkau akan menemukan betapa berbahagianya kita, pikirkan apalagi yang perlu dikuatirkan ?
MIMPI SEORANG HAMBA ALLAH YANG INSAF
BAHASA INDONESIA KELAS V SMT 1
PEREMPUAN Ketika Tuhan menciptakan PEREMPUAN, DIA lembur pada hari ke-enam. Malaikat datang dan bertanya,”Mengapa begitu lama, Tuhan?” Tuhan menjawab:
Nabi Yusuf By Ibam.
“NASIB SEORANG ANAK DESA”
Materi kelas 1 Tema 5: Pengalamanku
COUNT OUR BLESSING.
Aku bermimpi suatu hari aku pergi ke surga dan seorang malaikat menemaniku    serta menunjukkan keadaan di surga.
Kisah Menyentuh Seorang Ibu Tua
Teman-teman terkasih, melihat kejadian ini maka engkau akan menemukan betapa berbahagianya kita, pikirkan apalagi yang perlu dikuatirkan ?
Oleh: Alifah Fajriyyatul Izzah (02)
Aku bermimpi suatu hari aku pergi ke surga dan seorang malaikat menemaniku    serta menunjukkan keadaan di surga.
Aku bermimpi suatu hari aku pergi ke surga dan seorang malaikat menemaniku serta menunjukkan keadaan di surga.
Aku bermimpi suatu hari aku pergi ke surga dan seorang malaikat menemaniku    serta menunjukkan keadaan di surga.
كان لأمي عين واحدة... وقد كرهتها... لأنها كانت تسبب لي الإحراج.
Saat-Saat Indah Terkadang ada saat-saat dalam hidup ketika engkau merindukan seseorang begitu dalam, hingga engkau ingin.
Suatu ketika seorang bayi siap untuk dilahirkan ke  dunia.
Suatu ketika seorang bayi siap untuk dilahirkan ke  dunia.
CINTA SINGELILLAH Irvan Shaifullah (Penulis Buku “ Ketika Mencintai Tak Bisa memiliki “
Ketegaran Hidup Sang Raja Koran
Diselamatkan oleh Sabuk Pengaman
Transcript presentasi:

Sepucuk Surat untuk Anakku

Menjumpai Anakku… Apa kabar, anakku? Sehatkah engkau hari ini? Sudah makan kah engkau, sayang? Masih ingatkah engkau pantangan apa saja yang tidak boleh engkau makan, Nak? Bunda berharap kau selalu dalam lindungan Tuhan yang Maha Kuasa.

Anakku… Hari ini kau tidak ada di rumah, kemarin engkau pamit kepada Bunda untuk pergi dengan teman-temanmu, tapi hari ini Bunda rindu sekali denganmu. Hari ini, ketika kau tidak ada, Bunda teringat dengan masa-masa mulai engkau tertanam di rahim Bunda sampai detik ini.

Anakku sayang… Jauh sebelum kau hadir dalam kehidupan Ayah dan Bunda, kami selalu berharap dan berdo’a agar nantinya dikaruniai anak-anak yang baik, taat kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbakti kepada orang tua, serta menjadi seorang ummat yang berguna untuk agama dan bangsa.

Anakku sayang… Ingatkah engkau, di bulan-bulan awal kau di perut Bunda, mual dan muntah menjadi rutinitas Bunda, juga sakit kepala bahkan hingga mau pingsan. Namun Bunda tahu, ini titipan dari Yang Mahakuasa, Bunda tidak boleh mengeluhkan kehadiranmu, bahkan Bunda bersyukur karena diberi kepercayaan melahirkan mu ke dunia.

Anakku… Sembilan bulan sepuluh hari kau mendiami perut Bunda, akhirnya kau melihat dunia. Betapa senangnya hati Bunda saat itu, mengalahkan rasa sakit yang amat sangat, antara hidup dan mati. Alhamdulillah kau lahir dengan selamat.

Ketika kau mulai mengisi ruang-ruang kesepian di rumah dengan tangisanmu, teriakanmu, tawamu, sungguh, Bunda tak akan pernah melupakan itu. Suara tangismu di tengah malam tidak pernah membuat Bunda mengeluh karena kurang tidur. Membersihkan popokmu tidak pernah membuat Bunda mengeluh apalagi merasa jijik. Semua Bunda lakukan karena Bunda sayang kepadamu, Nak.

Menjelang kau masuk ke dunia sekolah, semua perlengkapan sekolahmu Bunda siapkan dengan baik agar kau dapat belajar dengan tenang. Masih terekam dengan baik di kepala Bunda, kau menangis saat Bunda akan meninggalkanmu di hari pertama kau masuk sekolah. Kau ingin Bunda selalu menemanimu di sekolah.

Menginjak usia remaja, kau sudah banyak teman Menginjak usia remaja, kau sudah banyak teman. Jarang sekali kau ada di rumah karena banyaknya kegiatan yang kau lakukan di sekolah, ada les, eks-kul, atau sekedar berkumpul dengan teman-temanmu. Bunda mulai merasa kehilangan mu. Apakah kau sudah bosan berada di rumah?

Saatnya kau memasuki dunia kampus yang membuat aktivitasmu bertambah, kehadiranmu di rumah hanya terlihat saat sarapan pagi, itu pun kau lakukan jika kau tidak terburu-buru berangkat ke kampus. Bahkan, terkadang kau lupa mencium tangan Bunda ketika kau keluar melewati pintu rumah. Benarkah ini anak Bunda?

Dengan aktivitasmu yang banyak terkadang kau lupa bahwa kau masih punya rumah, kau lebih sering pergi keluar rumah bahkan menginap di rumah temanmu. Pernah Bunda bertanya kemana kau hendak pergi, kau menjawabnya dengan ketus, seolah-olah Bunda tak perlu tahu urusanmu.

Ketika Bunda menasehatimu, kau malah pergi begitu saja meninggalkan Bunda yang sedang bicara. Ketika kau pulang larut malam, Bunda sangat khawatir dan bertanya kemana saja kau pergi seharian, kau tak menggubris kata-kata Bunda, kau langsung masuk kamar dan mengunci pintu. Inikah anak Bunda yang dulu begitu manis?

Beberapa kali Bunda pernah memarahimu saat kau melakukan kesalahan, namun kau malah balik memarahi Bunda dan menganggap itu bukan kesalahanmu. Bunda marah karena ingin kau bisa belajar dari kesalahan, Bunda marah karena sayang kepadamu, Nak, sama sekali bukan karena benci.

Anakku sayang… Malam ini, Bunda ingin sekali kau ada di samping Bunda seperti dulu waktu kau masih kecil. Kau selalu bersama Bunda kemanapun Bunda pergi, karena kau masih belum bisa berjalan. Kau selalu mendengarkan kata-kata Bunda karena kau belum bisa bicara. Rasanya Bunda ingin kau yang kecil saja, agar selalu bersama Bunda dan mendengar kata-kata Bunda, tanpa bantahan dan cacian.

Anakku sayang… Surat cinta Bunda ini sengaja Bunda tulis untukmu seorang. Bunda sangat menyayangimu.

Saat anak dilahirkan dan meninggalkan tubuh Ibu Seharusnya ini dua tubuh yang tak ada hubungan Tapi di dunia fana… seperti ada benang yang tak terlihat Mengikat mereka dengan erat Setiap Ibu berharap anaknya tak kan dewasa Dan selamanya di pelukannya Dan ingin melindunginya Dan menyayanginya. Sebagai Ibu, takut setelah anaknya dewasa akan meninggalkannya

Anak lahir seperti ulat sutera Keluar dari kepompong dan menjadi kupu-kupu yang indah Dengan berani menempuh jalannya Manusia suka hidup dalam ilusi Siapa berani merubah ilusi jadi kenyataan, dia lah pahlawan Tapi, pahlawan yang telah dewasa tak meninggalkan ibunya Dia tak sendirian.

Peluk cium Bunda untukmu… Bunda. A_S