Abdulkadir Rahardjanto

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
PENDEKATAN KOGNITIF UNTUK MEMPERSUASI
Advertisements

Penalaran, Asumsi, Konteks dan Peta Berpikir
METODE PENELITIAN HUKUM
Psikologi Pendidikan Lanjutan Oleh: Bagus Takwin
Panji Bahari Noor Romadhon
BerFikir Kritis (Critical Thinking)
Program Pelatihan Dzikir Nafas
KARANGAN ILMIAH Marlina, M.Pd..
METODE BERPIKIR KRITIS
Metodologi Penelitian
Ade Panji Rukmana Nursiddik TriAndika M. Hatif Hibatullah Randy Dwira Danang Pambudi M. Ikhwan
RUMUSAN MASALAH & LANDASAN TEORI
METODE ILMIAH Iqbal Al Khazim S. Ikom.
 Seseorang dengan ketrampilan yang baik cenderung mampu memperlihatkan sedikit kesalahan dibandingkan yang kurang terampil dalam tugas yang sama  Ketrampilan.
Tes Berpikir Kritis dan Berpikir Kreatif
Penelitian Kualitatif
Bagaimana para Ahli Biologi Bekerja?
Metodologi Penelitian
BAB 1. RISET ILMIAH Dr. Lana Sularto.
Bahasa Indonesia.
Oleh: 1. Bernadeta Bertiyanti 2. Ardina Yulintasari 3. Terry Ayuk Desiana 4. Agatha Risky Ratri 5. Marcellino Fiki Susanto 6. Wahyu Bintoro Sumardani.
Penelitian Ilmiah (Scientific Research)
(2)KARAKTERISTIK IPS SD
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan silih berganti siang dan malam terdapat tanda-tanda bagi orang yang berakal, yaitu orang-orang yang mengingat.
Riset Ilmiah: Metode Riset Akuntansi Sebagai Cara Penelitian Ilmiah
Pendahuluan.
KONSEP KETUHANAN DALAM ISLAM
Higher Order Thinking ( HOT )
Esensi Pekerjaan Manajer
Hubungan Ilmu, Penelitian
KOGNISI / PEMAHAMAN KONSUMEN
Berpikir Kritis (Critical Thinking)
Menuju Surga berbekal Cinta
PERTEMUAN 4 HARLINDA SYOFYAN, S.Si., M.Pd
Oleh: Syaifurrahaman Hidayat, S.Kep.,Ns
Cara mengadakan Penelitian
KARAKTERISTIK MATEMATIKA
BAB 1. RISET ILMIAH.
METODE ILMIAH Rini Astuti S. Ikom.
METODE ILMIAH.
FILOSOFI METODA PENELITIAN
Metodelogi Penelitian
Sifat dan Kriteria Metode Ilmiah
METODE ILMIAH Yanti Trianita S. I.Kom.
IPTEK DARI SUDUT PANDANG UMAT ISLAM
PERSEPSI.
Konsep Berfikir Kritis Dalam Keperawatan
KARAKTERISTIK MATEMATIKA
Berpikir Kritis dalam QS. Ali Imran/3: 191 Kelas XII
Kerja Ilmiah Kerja ilmiah yang dilandasi sikap ilmiah akan menghasilkan kebenaran ilmiah. Hasilnya dapat berupa fakta, konsep, prinsip, prosedur, teori,
Potensi Dasar Manusia Anwar Ma’ruf, ST., MT..
METODE PENELITIAN ILMIAH
METODOLOGI PENELITIAN
Metode penelitian lesson#8 LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN
PENINGKATAN KREATIVITAS BELAJAR MELALUI KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS
PENDAHULUAN KELOMPOK I: Norjanah Ervi Febrianti Eka Wahyu Syahdawaty
KETRAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI
KONSEP KETUHANAN DALAM ISLAM
CHAPTER 1 PENGENALAN TEORI AKUNTANSI KELOMPOK 1 1.SUKMA OKTAVIANINGSARI NIKEN SUSANTI
PENCIPTAAN LANGIT DAN BUMI
Hj. Noneng Masitoh, Ir. M.M Agi Rosyadi, S.E. M.M
KONSEP DASAR PENELITIAN
AL-’AQIDAH AL-ISLAMIYAH
Berpikir Kritis (Critical Thinking)
Berpikir Kritis, Trend, dan Perubahan yang Mempengaruhi Dokumentasi Keperawatan.
Berpikir Kritis.
KAJIAN TEORI DAN PENGEMBANGAN KERANGKA PEMIKIRAN
Teori Persepsi dalam Komunikasi Antar Pribadi
METODE ILMIAH Siti Zulzilah.
MATA KULIAH : METODE PENELITIAN
Transcript presentasi:

Abdulkadir Rahardjanto PENGEMBANGAN BERFIKIR KRITIS PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI DENGAN MENGGUNAKAN BIOINDIKATOR BIOLOGI Abdulkadir Rahardjanto Semnas Pend Biologi UMM, 21 Maret 2015

Persepsi merupakan langkah awal dari belajar dan seringkali dianggap sebagai pandangan individu terhadap suatu obyek, dan memberikan arti situasi sesuai dengan kepentingannya (Sztompka, 2004). Semnas Pend Biologi UMM, 21 Maret 2015

Penglihatan yang menipu—”penglihatan” tidak harus selalu dipercaya 1. Berapa banyak hewan pada masing-masing spesies yang dibawa Nabi Musa bersama Kapalnya? 1 2 Tak terhitung Ceritanya bukan Musa yang naik perahu tetapi Nabi Nuh. Pikiran kita menginternalisasi narasi dan asumsi. Jawab: A. 0 Semnas Pend Biologi UMM, 21 Maret 2015

2. Masalah 9 titik: Gambarlah garis yang menghubungkan ke- sembilan titik, dengan hanya membuat 4 garis penghubung saja 1 Melatih Common sense 3 2 4 Untuk memecahkan kasus ini, kita harus berpikir dari luar kotak ini. Kita harus berpikir mulai dengan obyek yang diketahui, seperti ruangan yang memiliki 9 sudut dan lakukanlah membuat garis seolah-olah ada dinding pembatasnya.. Semnas Pend Biologi UMM, 21 Maret 2015

Persepsi juga banyak ditentukan oleh faktor fungsional dan faktor struktural. Semnas Pend Biologi UMM, 21 Maret 2015

Lazim disebut frame of reference. Faktor Fungsional: Berasal dari kebutuhan, suasana emosional, latar belakang budaya, pengalaman masa lalu dan hal-hal lain dalam faktor personal. Lazim disebut frame of reference. Semnas Pend Biologi UMM, 21 Maret 2015

Prinsipnya dikenal sebagai Teori Gestalt. Faktor Struktural: Berasal semata-mata dari sifat stimuli fisik dan efek-efek saraf yang ditimbulkannya pada sistem saraf individu. Prinsipnya dikenal sebagai Teori Gestalt. Semnas Pend Biologi UMM, 21 Maret 2015

Persepsi visual Gestalt Hukum Kedekatan Semnas Pend Biologi UMM, 21 Maret 2015

Kontur Semnas Pend Biologi UMM, 21 Maret 2015

Pada tingkatan yang lebih kompleks, persepsi individu akan mempengaruhi perilaku seseorang, setelah orang tersebut melakukan interaksi dengan lingkungan dengan mendengar, melihat, membaca, mengamati, meniru, melakukan, dan memodifikasi pemahaman yang telah diperoleh sebelumnya. Perubahan perilaku yang bersifat relatif konstan sebagai hasil aktifitas mental karena kegiatan interaksi diatas sering disebut dengan belajar. Semnas Pend Biologi UMM, 21 Maret 2015

Berpikir Kritis ≠ Menghafal, Mengumpulkan Informasi Berpikir kritis tidak sama dengan mengakumulasi informasi. Seorang dengan daya ingat baik dan memiliki banyak fakta tidak berarti seorang pemikir kritis Seorang pemikir kritis mampu menyimpulkan dari apa yang diketahuinya, dan mengetahui cara memanfaatkan informasi untuk memecahkan masalah, and mencari sumber-sumber informasi yang relevan untuk dirinya Semnas Pend Biologi UMM, 21 Maret 2015

BERPIKIR KRITIS YANG DIPERLUKAN YANG DIHINDARI Mengemukakan pertanyaan-pertanyaan dan masalah penting Memunculkan ide – ide baru yang berguna dan relevan untuk melakukan tugas Mengumpulkan dan menilai informasi – informasi yang relevan Menarik kesimpulan dan solusi dengan alasan yang kuat, bukti yang kuat dan mengujinya dengan menggunakan kriteria dan standar yang relevan Berpikir terbuka dengan menggunakan berbagai alternatif sistem pemikiran Mampu membedakan antara fakta, teori, opini dan keyakinan Mengkomunikasikan dengan efektif kepada orang lain dalam upaya menemukan solusi atas masalah – masalah kompleks. Jujur terhadap diri sendiri Dalam suatu argumen terlalu meng-generalisasi Menyangka bahwa setiap orang memiliki bias (keberpihakan) di bawah sadar, lalu mempertanyakan pemikiran refleksif yang dilakukan orang lain Mengadopsi pendapat yang ego sensitif Mengingat kembali keyakinan lama yang dipercaya dengan kuat tetapi sekarang ditolak Kecenderungan untuk berpikir kelompok Semnas Pend Biologi UMM, 21 Maret 2015

Keterampilan Inti Berpikir Kritis Semnas Pend Biologi UMM, 21 Maret 2015

Keterampilan Inti Berpikir Kritis Interpretasi – kategorisasi, mengklarifikasi makna Analisis – memeriksa gagasan, mengidentifikasi argumen, menganalisis argumen Evaluasi – menilai klaim (pernyataan), menilai argumen Inferensi – mempertanyakan klaim, memikirkan alternatif (misalnya, differential diagnosis), menarik kesimpulan, memecahkan masalah, mengambil keputusan Penjelasan – menyatakan masalah, menyatakan hasil, mengemukakan kebenaran prosedur, mengemukakan argumen Regulasi diri – meneliti diri, mengoreksi diri Semnas Pend Biologi UMM, 21 Maret 2015

Keterampilan Berpikir Kritis Memahami hubungan-hubungan logis antar gagasan Mengidentifikasi, mengkontruksi, dan mengevaluasi argumen Mendeteksi inkonsistensi dan kesalahan umum dalam pemberian alasan Memecahkan masalah secara sistematis Mengidentifikasi relevansi dan kepentingan gagasan Merefleksikan kebenaran keyakinan dan nilai-nilai diri sendiri Semnas Pend Biologi UMM, 21 Maret 2015

Lalu Apa sebenarnya Berpikir Kritis itu ? Ketrampilan kognitif dan strategi kreatif dalam meningkatkan hasil belajar yang di inginkan dalam mengkonseptualisasi, menerapkan, menganalisis, mensintesis, dan mengevaluasi informasi yang dikumpulkan atau dihasilkan dari pengamatan, pengalaman, refleksi, penalaran, atau komunikasi, untuk memandu keyakinan dan tindakan Semnas Pend Biologi UMM, 21 Maret 2015

Pemanfaatan Bioindikator pada Pengembangan Berfikir Kritis Bioindikator: organisme dan/atau kelompok organisme yang keberadaannya atau perilakunya di alam berhubungan dengan kondisi lingkungan, apabila terjadi perubahan kualitas lingkungan maka akan berpengaruh pada keberadaaan dan perilaku organisme, sehingga dapat digunakan sebagai penunjuk kualitas lingkungan tersebut Semnas Pend Biologi UMM, 21 Maret 2015

Pemahaman Hubungan antar variabel dimana Organisme itu Hidup Semnas Pend Biologi UMM, 21 Maret 2015

Sayap bagian antero-medial Amati dan teliti CAPUNG (ODONATA) Kepala bagian Dorsal Amati dan teliti Amati dan Teliti Kepala Bagian ventral Sayap bagian antero-medial Amati dan Teliti Amati dan Teliti Sayap Depan Ujung sayap Semnas Pend Biologi UMM, 21 Maret 2015

Amphiasehna ampla Rambur (1842) Amati dan Teliti Amati dan teliti Bagian Dorsal Bagian ventral Amati dan teliti Amati dan Teliti Ujung abdomen Cerci Amati dan Teliti Kesimpulan Lebar sayap Amphiasehna ampla Rambur (1842) Semnas Pend Biologi UMM, 21 Maret 2015

Neurothemis fluctuans jantan Neurothemis fluctuans betina Capung sensitif Capung sensitif Neurothemis fluctuans jantan Neurothemis fluctuans betina Semnas Pend Biologi UMM, 21 Maret 2015

Mengidentifikasi Kepekaan Organisme terhadap perubahan lingkungan Bioindikator air bersih Mengidentifikasi Kepekaan Organisme terhadap perubahan lingkungan Semnas Pend Biologi UMM, 21 Maret 2015

Bioindikator air bersih Semnas Pend Biologi UMM, 21 Maret 2015

Bioindikator air bersih Semnas Pend Biologi UMM, 21 Maret 2015

Larva alderfly– sensitif pencemar Biotic Indeks Larva alderfly– sensitif pencemar Semnas Pend Biologi UMM, 21 Maret 2015

Semi sensitif pencemar Biotic indeks Semi sensitif pencemar Larva cadislfly Larva dragonfly Larva damselfly Semnas Pend Biologi UMM, 21 Maret 2015

Semi tolerant Semua jenis gastropoda yang melingkar ke kanan = 1 Biotic indeks Semi tolerant Semua jenis gastropoda yang melingkar ke kanan = 1 Semnas Pend Biologi UMM, 21 Maret 2015

Biotik Indeks Toleran Semnas Pend Biologi UMM, 21 Maret 2015

IB = Total nilai/total jumlah jenis tiap kelompok Penghitungan nilai Biotik Indeks Group 1 X 4 1 4 Group 2 X 3 4 X 3 12 Group 3 X 2 1 X 2 2 Group 4 X 1 1 X 1 IB = Total nilai/total jumlah jenis tiap kelompok Semnas Pend Biologi UMM, 21 Maret 2015

Kriteria Pengambilan Kesimpulan Sangat baik = >3,6 Baik 2,6 – 3,5 Cukup Baik 2,1 – 2,5 Jelek 1,0-2,0 Kesimpulan Bioindikator Lingkungan = 19/ 7 = 2,7 (Baik) Semnas Pend Biologi UMM, 21 Maret 2015

Surah Ali Imron 190-191: 190. Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, 191. (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan Kami, Tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha suci Engkau, Maka peliharalah Kami dari siksa neraka

Terima Kasih Semnas Pend Biologi UMM, 21 Maret 2015