Response dlm meeting. Siklus Hidup Manusia ASIA Kelangsungan Hidup PerkembanganPerlindunganPartisipasi.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
SEKILAS TENTANG KABUPATEN/KOTA LAYAK ANAK
Advertisements

Deputi Bidang SDM dan Kebudayaan Bappenas
SATKER SANITASI KOTA TASIKMALAYA
SEMINAR: Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik
Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah Departemen Dalam Negeri
DIREKTORAT STATISTIK KEPENDUDUKAN DAN KETENAGAKERJAAN
European Union Ekosistem Mangrove, masyarakat dan konflik: mengembangkan pengetahuan berdasarkan pendekatan untuk menyelesaikan beragam kebutuhan Kegiatan.
MANAJEMEN KEPERAWATAN KOMUNITAS
Tugas dan Tanggungjawab
Anggaran Responsif Gender
Peningkatan Hygiene dan Sanitasi untuk Perbaikan Gizi
Referensi Strategi nasional Pengembangan Anak Usia Dini Holistik-Integratif.
KONSEP RANCANGAN RPJMN DAN PERSIAPAN PENYUSUNAN RENSTRA KNPP
MENTERI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
GOOD CORPORATE GOVERNANCE PERTEMUAN 2
DIREKTORAT STATISTIK KEPENDUDUKAN DAN KETENAGAKERJAAN
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah
PERAN PERAWAT MATERNITAS DI MASYARAKAT dan RS
PERAN LEMBAGA KOMUNITAS LOKAL
SISTEM PENGANGGARAN PEMERINTAH DAERAH
KOMITMEN NASIONAL terhadap PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN Oleh : HA LATIEF BURHAN Dewan Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Timur 2008.
KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN
DIREKTORAT STATISTIK KEPENDUDUKAN DAN KETENAGAKERJAAN
Renstra Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak
KONSEP KOMUNIKASI PERUBAHAN PERILAKU (KPP)
KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KAB/KOTA LAYAK ANAK
Keperawatan Lintas Budaya
STANDAR PELAYANAN MINIMAL
SUSYANI JURUSAN GIZI POLTEKKES PALEMBANG
KAMPUS FHUI 21 FEBRUARI 2004 Pelatihan, Simulasi dan Penyuluhan Perlindungan Anak dari Tindak Kekerasan Seksual dalam Keluarga Maupun Lingkungan Sekitar.
Integrasi ASIA dalam Proses Musrenbang
PERUBAHAN DAN PENGEMBANGAN ORGANISASI
Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Wanita (Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women) Disebut juga.
Bagaimana menanggulangi masalah gizi:
KEMISKINAN AMALUDIN, S.IP, MM.
ANGGARAN SEKTOR PUBLIK
NORMA STANDAR PROSEDUR DAN KRITERIA
EMPOWERING MADRASAH TROUGH Madrasah Base Management
TEMU REGIONAL II KETAHANAN KELUARGA
Menuju Kabupaten Sehat
Pertemuan Ke 2 Pendidikan Kesehatan.
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB BIDAN DI KOMUNITAS
PEMUTAKIRAN DATA ANALISIS SITUASI IBU DAN ANAK (ASIA) -KOTA LAYAK ANAK (KLA) BERBASIS PENDEKATAN SISTEM ( SYSTEM BUILDING APPROACH(SBA) DI KOTA SURAKARTA.
Indikator dan Masalah Pembangunan
Peranan Corporate Governance
MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH
Laela Indawati, SSt.MIK., MKM
Kedudukan Anak Beserta Hak-hak Anak.
TEMU KOORDINASI NASIONAL KLA TINGKAT KABUPATEN/KOTA TAHUN 2011
Pelaksanaan Asuhan Kebidanan
PUHA Konsep dan Pengertian
MK. Perencanaan dan Evaluasi Program
ADVOKASI SOSIAL Heru Susetyo.
Sistem Kesehatan Nasional
NAMA KELOMPOK: AIDA ROHMANI EVI NURLAILI
MASALAH DAN PROGRAM KEP
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN ANAK USIA SEKOLAH DAN REMAJA
Netting, Kettner & McMurty
KOMUNITAS: Suatu Sistem Sosial 15/09/2018 Amri Jahi, Persos
POVERTY AND NUTRITIONAL STATUS
SINKRONISASI KEBIJAKAN DAERAH VS DANA BOK
Peserta mampu bermitra dg masyarakat dlm : perencanaan, pelaksanaan dan pemantauan program imunisasi melalui komunikasi yg efektif dg memanfaatkan perangkat.
SISTEM PENGANGGARAN PEMERINTAH DAERAH
Pengelolaan Pengaduan untuk pelayanan publik lebih baik
STRATEGI MENUJU KABUPATEN LAYAK ANAK
Sesi 2: Cakupan Informasi Kesehatan
ANGGARAN SEKTOR PUBLIK
Gerakan Sayang Ibu. Gerakan Sayang Ibu adalah Suatu Gerakan yang dilaksanakan oleh masyarakat, bekerjasama dengan pemerintah untuk meningkatkan kualitas.
DESENTRALISASI MENGALIHKAN KENDALI MANAJEMEN KEUANGAN KEDAERAH HAK DAN KEWAJIBAN DAERAH DALAM PELAKSANAAN MANAJEMEN KEUANGAN DAERAH YANG SEHAT 1 a B.
MODEL IMPLEMENTASI MODEL IMPLEMENTASI VAN METER & VAN HORN 10/25/20191 Komunikasi antar organisasi dan kgt pelaksanaan Standar dan sasaran kebijakan Karakteristik.
Transcript presentasi:

Response dlm meeting

Siklus Hidup Manusia ASIA Kelangsungan Hidup PerkembanganPerlindunganPartisipasi

Steps to develop a Situation Analysis 7 STEPS HRBAP Step 1: Assessment Step 2: Causality Analysis Step 3: Role Pattern Analysis Step 4: Capacity gap analysis Step 5: Key Actions Step 6: Partnership Step 7: Programming Validasi: Integrasi dalam PPD

Kelangsungan hidup, perkembangan, perlindungan dan partisipasi anak Status kognitif/ Emosional Status Pendidikan Status Kesehatan Status Perlindungan Status gizi Akses RT thd Makanan/ Air/ Energi Kemampuan/ capabilitas Penggunaan Layanan Kepercayaan, Sikap dan Perilaku Praktik perawatan, pendidikan dan informasi Bencana alam dan buatan manusia Situasi politik Pendapatan pengasuh/ orang tua Akses pelayanan sosial dasar Distribusi, ketersediaan, kualitas, dan biaya layanan Distribusi kekuasaan Organisasi sosial Norma sosial Lingkungan fisik Produksi dan distribusi sumber daya nasional Peraturan perundang-undangan, kebijakan, dan anggaran Lingkungan Internasional

Pohon masalah adalah kunci 1 Hak Anak dan Ibu untuk Hidup Pasal 6 KHA

Matriks Ringkasan ASIA Pengemban Tugas Pola Peran Kesenjangan Kapasitas Usulan Aksi Aksi Kunci 1. Ibu 2. Keluarga Besar 3. Masyarakat 4. Bidan 5. Dokter 6. Dinas Kesehatan

Logframe

Pendekatan System ?

Kelangsungan hidup, perkembangan, perlindungan dan partisipasi anak Status kognitif/ Emosional Status Pendidikan Status Kesehatan Status Perlindungan Status gizi Akses RT thd Makanan/ Air/ Energi Kemampuan/ capabilitas Penggunaan Layanan Kepercayaan, Sikap dan Perilaku Praktik perawatan, pendidikan dan informasi Bencana alam dan buatan manusia Situasi politik Pendapatan pengasuh/ orang tua Akses pelayanan sosial dasar Distribusi, ketersediaan, kualitas, dan biaya layanan Distribusi kekuasaan Organisasi sosial Norma sosial Lingkungan fisik Produksi dan distribusi sumber daya nasional Peraturan perundang-undangan, kebijakan, dan anggaran Lingkungan Internasional

Keterkaitan antar Pohon Masalah

Pohon masalah adalah kunci 1 Hak Anak dan Ibu untuk Hidup Pasal 6 KHA

Analisis Lanjutan Faktor Determinan HambatanDeskripsi Penawaran Ketersediaan komoditas/ input penting Komoditas / input dasar yang dibutuhkan untuk memberikan layanan Akses yang cukup untuk layanan staff, fasilitas dan informasi. Akses Fisik (layanan, fasilitas / Informasi) Permintaan Akses KeuanganBiaya langsung dan tidak langsung untuk jasa / praktik Prilaku Sosial dan Budaya dan Keyakinan (Belief) Keyakinan, kesadaran, perilaku, dan sikap Individu / Masyarakat Pemanfaatan yang berkelanjutanPenyelesaian / kontinuitas dalam pelayanan, praktek Kualitas Kualitas (kesesuaian dengan standard) dari layanan dan intervensi pengemban tugas Kepatuhan terhadap standar kualitas yang dibutuhkan (norma-norma nasional atau internasional)

Analisis Lanjutan Faktor Determinan HambatanDeskripsi Sistim/ Lingkungan Pendukung Norma SosialAturan-aturan perilaku sosial yang banyak diikuti KebijakanKecukupan hukum dan kebijakan Anggaran/ Pengeluaran Alokasi dan pencairan sumber daya yang diperlukan Manajemen/ Kordinasi Peran dan akuntabilitas / Koordinasi / Kemitraan

Tahapan Selanjutnya Validasi:  Selama proses penyusunan ASIA: – Conceptual framework dan pohon masalah, termasuk analisis bottleneck dan hambatan, harus divalidasi dengan semua stakeholder terkait, termasuk anak, penduduk muda, orang tua, masyarakat dan mitra pembangunan lainnya.  Setelah penyusunan ASIA – Integrasi hasil ASIA kedalam proses Musrenbang (RKPD) dan penganggaran (APBD)

Integrasi ASIA dalam Proses Perencanaan Daerah

Monev yang efektif Alokasi anggran yang efektif Program tepat sasaran Hukum & Peraturan mendukung Good governance Anak yang sehat Praktek, Sikap, Perilaku dan Non Diskriminasi Peningkatan kondisi sosek – penurunan kesenjangan Peningkatan sistem pelayanan sosial Hak-hak Anak Terpenuhi Anak dirawat dengan baik Peningkatan koordinasi, kemitraan, & partisipasi pada setiap tingkatan Peningkatan pemahaman situasi ibu dan anak Peningkatan Penggunaan Data Survey, Sektor, Studi dan berbasis komunitas Studi/Penelitian Peningkatan Kualitas informasi berbasis bukti Peningkatan proses perencanaan pembangunan ASIA HARAPAN