ESTI ZAYANA, 2102403013 NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM UPACARA TRADISI METRI DESA DI DESA LIMBANGAN KECAMATAN LIMBANGAN KABUPATEN KENDAL.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
HAJAR PAMUJI, PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR GEOGRAFI DI MADRASAH ALIYAH NEGERI KABUPATEN PATI KELAS XI IPS TAHUN AJARAN 2008/2009.
Advertisements

PUJIATI, PENGARUH KONDISI SOSIAL DAN EKONOMI ORANG TUA TERHADAP MOTIVASI MELANJUTKAN PENDIDIKAN KE PERGURUAN TINGGI PADA SISWA KELAS XI SMA.
WIYONO, Pertunjukan Tayub dalam Tradisi Saparan di Desa Tegalrejo Kota Salatiga.
INDAH SETIYORINI, Peran Keluarga Dalam Pendidikan Anak (Studi Kasus Pada Keluarga Miskin di Desa Kangkung Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak)
SITI ROKHANA, Analisis Tokoh Utama dengan Teori Psikoanalisa Sigmund Freud pada Cerpen HANA Karya Akutagawa Ryunosuke.
SUJARWADI, INTERAKSI SOSIAL ANTARA KOMUNITAS PENDUKUNG NU DAN KOMUNITAS PENDUKUNG MUHAMMADIYAH (Studi Kasus Pada Masyarakat Kelurahan Danyang.
SRI ASIH, Tradisi Manganan di Punden Mbah Sayyid Desa Bumiharjo Kecamatan Keling Kabupaten Jepara.
YULIA PUSPITASARI, Struktur Cerita dan Nilai Kepatuhan Masyarakat Desa Somawangi Kabupaten Banjarnegara Dalam Narasi Cerita Rakyat Raden Somawangi.
KUKUH PRIBADI, Bentuk dan Fungsi Pertunjukan Al Barzanji Bithing di Desa Pengalusan Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga.
ATIH WIJAYANTI, Pembentukan Kedisiplinan Anak dalam Keluarga Polisi di Asrama Polsek Nalumsari Kabupaten Jepara.
M U K S A N, Efektifitas Pengelolaan Arsip Di Kantor Kecamatan Gunungpati, Semarang.
LAILY HAYUNING TYAS, Analisis Kelayakan Penyajian Materi Kompetensi Berbicara Pada Buku Teks Basaku Basamu Basa Jawa dan Marsudi Basa lan Sastra.
KARTIKA CANDRA DEWI, IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN IPS TERPADU BERDASARKAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DI SMP NEGERI SE- KECAMATAN TAYU.
ERWINDA SEPTIANINGSIH, Eksistensi Tradisi Lomban Sebagai Aset Kepariwisataan Seni Budaya Kabupaten Jepara.
YUNIKA NIKEN WULANDARI, PERANAN JURU RIAS PENGANTIN TERHADAP PELESTARIAN TATA RIAS DAN BUSANA PENGANTIN ADAT SOLO PUTRI DI KABUPATEN TEMANGGUNG.
JOKO LEGOWO, Peran Balai Latihan Kerja Industri Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah dalam rangka Pelaksanaan Peningkatan.
YUNI UMARYATI, PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INDEX CARD MATCH (MENCARI PASANGAN) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VIII E SMP N.
FATIH VERWIATA NURUL AZMI, Pendidikan Karakter pada Anak dalam Lingkungan Keluarga Pedagang Kerupuk di Desa Ujungrusi Kecamatan Adiwerna Kabupaten.
AGUS BUDI LEKSONO, MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS X.
JOKO WURYANTO, Struktur dan Nilai-Nilai Pendidikan dalam Lakon Dewa Ruci Versi Ki Anom Suroto dan Kemungkinannya sebagai Bahan Ajar bagi Siswa.
SITI WAKHIDAH, Tradisi Khaul Jumat Kliwon di Makam Sunan Abinawa (Pangeran Benawa) di Desa Pekuncen Kecamatan Pegandon Kabupaten Kendal.
DHITA YULIA NAWATI, LINGKUNGAN PENDIDIKAN DAN AKTIVITAS BELAJAR YANG MENDUKUNG PRESTASI BELAJAR SISWA (Studi di SMA Negeri 1 Bawang Banjarnegara)
LAZUARDI FAJAR NURRAKHMANSYAH, UPAYA MEWUJUDKAN NILAI-NILAI KEJUJURAN SISWA MELALUI KANTIN KEJUJURAN DI SMP NEGERI 7 SEMARANG.
NAFSUL MUTMAINAH, PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS X SMA MUHAMMADIYAH.
ANANG FEBRI PRIAMBADA, Bentuk dan Makna Leksikon Pembentuk Rumah Adat Kudus.
SUDIHARTI, Nilai Religius dalam Kumpulan Cerpen Derai-Derai Kamboja Karya Kusmawanti sebagai Alternatif Bahan Ajar Apresiasi Sastra di SMP.
YUDI ROSNADIPRANATA, PENGARUH TRADISI SERABINAN TERHADAP PEREKONOMIAN PEDAGANG SERABI DI KELURAHAN NGAMPIN KECAMATAN AMBARAWA KABUPATEN SEMARANG.
SRI WAHYUNI, Implementasi Pendidikan Budi Pekerti yang diintegrasikan ke dalam Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan pada Siswa Kelas VIII.
SOVI NURHAYATI, Partisipasi Politik Masyarakat Sedulur Sikep Desa Karangrowo Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus.
SUNARDIONO, Upaya Pengembangan Objek Wisata Gonoharjo Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal.
HABIB THOYEB, KENDALA GURU DALAM MENGAJARKAN MATERI SEJARAH PERGERAKAN NASIONAL INDONESIA PADA SMP N 1 BATANG.
SRI HARTATIK, Petungan Perkawinan di Komunitas Desa Tambakromo Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati.
ASTUTIK, Kesesuaian Pelaksanaan Pembelajaran Dengan Indikator (RPP) Pada Aspek Membaca Huruf Jawa Kelas VIII SMP Negeri Se- Kecamatan Batang.
RITA FIYANI, Pemakaian Tingkat Tutur Bahasa Jawa Mahasiswa Kos di Lingkungan Kampus Universitas Negeri Semarang.
PUJI SETIANINGRUM, PEMBELAJARAN MODEL PROGRAM PADA MATA PELAJARAN IPS MATERI SEJARAH DI SMP NEGERI 1 CEPIRING.
SEPTIANA PARAMITHAWATI, UPACARA TRADISI NGUNDHUH SARANG BURUNG WALET DI DESA KARANGBOLONG KECAMATAN BUAYAN KABUPATEN KEBUMEN: KAJIAN BENTUK,
YOFI SULISTIYO, Pembelajaran Gitar Elektrik di Lilys Music School Semarang.
RESTU KURNIAWAN, Lamating Kewan pada Masyarakat Desa Sunggingsari Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung.
DIAH PUTRIANA ARIFANI, Peranan BKM dalam Menumbuhkan Kemandirian Masyarakat di Bidang Pembangunan Fisik Melalui P2KP di Desa Sriwulan Kecamatan.
FEBRIANA BUDHI PALUPI, BENTUK PERTUNJUKAN DAN MAKNA SIMBOLIS KESENIAN BABALU DI KABUPATEN BATANG.
IKA KUSUMA WARDANI, Makna Simbol Semar dan Gareng pada Dawet Ayu Banjarnegara.
DHEDY PRI HARYATNO, PETANI GARAM DI DESA KUWU KECAMATAN KRADENAN KABUPATEN GROBOGAN: SUATU KAJIAN STRATEGI ADAPTASI BUDAYA.
SUJATMI, Tari Prajuritan di Desa Banyubiru Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang.
GANJAR TRIADI, Simbol dan Makna Pepali Adipati Wirasaba dan Relevansinya pada Masyarakat di Eks-karesidenan Banyumas.
INDRI JATININGTYAS, Kesesuaian Evaluasi Dengan Indikator dalam RPP pada Aspek Menyimak Mata Pelajaran Bahasa Jawa di SMK N 1 Sale Tahun Ajaran.
AWALIA FARAH DIBA LAILA, PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK MENERUSKAN CERITA SISWA KELAS X SMA N 4.
ALI SUBKHI, Peningkatan Hasil Belajar Kelistrikan Otomotif dengan Menggunakan Alat Peraga Sistem Pengapian Konvensional pada Mahasiswa D3 Teknik.
DEFIANA LUTFITASARI, Mitos Cerita Candi Gamelan Di Kabupaten Pekalongan.
SITI ZULAEKHAH, TRADISI KHAUL KH HASAN KAFRAWI DI DESA PANCUR KECAMATAN MAYONG KABUPATEN JEPARA.
AGUSTINA TRI LESTARI, Cerita Dewi Rayungwulan dalam Serat Babad Pati.
FITRI ARUM SASI, Penerapan Model Pembelajaran Investigasi Kelompok dan Pendekatan JAS pada Materi Interaksi Antar Makhluk Hidup dengan Menggunakan.
DWI WULANDARI, HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP PRODUKTIVITAS KARYAWAN TAILOR DI KECAMATAN UNGARAN BARAT.
DEDDY DWI WIJAYA, Struktur Cerita Misteri Alaming Lelembut pada Majalah Jawa Panjebar Semangat Tahun 2010.
RIZKI YUSNIA, Upaya Sekolah Alam dalam Mensosialisasikan Nilai Sikap dan Perilaku Cinta Lingkungan Trhadap Anak (Studi Kasus di Sekolah Dasar.
PURNO PADMONOBO, SURVAI MANAJEMEN KLUB RENANG DE ZANDER KABUPATEN PURBALINGGA PADA TAHUN 2007/2008.
EKO WAHYU BUDI YANTO, OPTIMALISASI PENGGUNAAN MEDIA PETA DALAM PROSES PEMBELAJARAN IPS DI SMP N 1 BLORA, SMP N 2 BLORA, SMP N 3 CEPU KABUPATEN.
MEILANI SARIPUTRI, FUNGSI MUSEUM BATIK PEKALONGAN SEBAGAI SARANA PEWARISAN BUDAYA KERAJINAN BATIK BAGI PELAJAR DI PEKALONGAN.
DESI DWI PURNAMASARI, Variasi Menutup Pelajaran Bahasa Jawa Kelas XI SMA Negeri Se- Kabupaten Banjarnegara.
RISTIYA DWI ANGGRAENI, Variasi Soal Evaluasi Aspek Mendengarkan Dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Bahasa Jawa Kelas VII SMP Negeri Se-
IIS SETYOWATI, Aktivitas Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Outdoor Study pada Mata pelajaran IPS di SMP Negeri 1 Bodeh Kabupaten Pemalang.
NOFI AJI ASTUTI, Implementasi Behavioristik Dalam Pembelajaran Menulis Karangan Narasi SMP Negeri 1 Taman Kabupaten Pemalang.
GILANG RAHMA PUTRA, Perlindungan Hukum Bagi Pekerja Malam Hari Dalam Bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja di PT. Waroeng Batok Industry Kabupaten.
YUNITA ENDARWATI, Struktur Crita Cekak (Cerkak) Majalah ''Jaya Baya'' pada Tahun 90-an.
RANI MELINDA ADITAMA, PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYIMAK BERITA MELALUI MEDIA AUDIO DENGAN TEKNIK LEARNING AND MAKING NOTE PADA SISWA KELAS VII.
SETYANTO ARI NUGROHO, SURVEI PERSEPSI GURU NON PENJASORKES TERHADAP KINERJA GURU PENJASORKES DI SD SE KECAMATAN SUMBER KABUPATEN REMBANG TAHUN.
ARIF PUJIONO, Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial Antara Pekerja dan Pengusaha di PT. Sai Apparel Industries Semarang.
NOVIA DWI TRANWATI, PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS CERPEN BERDASARKAN PENGALAMAN PRIBADI MELALUI MEDIA ANGKA SISWA KELAS X SMA DIAN KARTIKA.
ANGGIT WIANTI, PENGARUH AKTIVITAS BELAJAR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KECAMATAN GOMBONG KABUPATEN KEBUMEN.
MARTINNA EVA NOTARIANY, Bentuk dan Makna Satuan Lingual Nama-nama Permainan Tradisional Jawa.
FARIZ KURNIAWAN, Tradisi Mbeleh Wedhus Kendhit Sebuah Kajian Cerita Rakyat Kabupaten Wonosobo.
Transcript presentasi:

ESTI ZAYANA, NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM UPACARA TRADISI METRI DESA DI DESA LIMBANGAN KECAMATAN LIMBANGAN KABUPATEN KENDAL

Identitas Mahasiswa - NAMA : ESTI ZAYANA - NIM : PRODI : Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah (Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa) - JURUSAN : Bahasa & Sastra Indonesia - FAKULTAS : Bahasa dan Seni - EZAYANA pada domain yahoo.com - PEMBIMBING 1 : - PEMBIMBING 2 : - TGL UJIAN :

Judul NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM UPACARA TRADISI METRI DESA DI DESA LIMBANGAN KECAMATAN LIMBANGAN KABUPATEN KENDAL

Abstrak Tradisi merupakan warisan masa lalu yang dilestarikan terus-menerus hingga sekarang. Tradisi mengandung nilai, norma sosial, pola kelakuan dan adat kebiasaan lain yang merupakan wujud dari berbagai aspek kehidupan. Salah satu implementasi dari tradisi ini terdapat dalam pelaksanaan upacara tradisi Metri Desa di desa Limbangan Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal. Upacara tradisi Metri Desa ini sudah dilakukan secara turun-temurun, dari jaman dahulu sampai sekarang. Upacara tradisi Metri Desa merupakan upacara pemberian sesaji kepada Kyai dan Nyai Danyang Limbangan. Tujuan dari upacara tersebut, sebagai ungkapan rasa terima kasih kepada para leluhur yang selalu menjaga dan melestarikan lingkungan hidup desa. Selain itu, upacara tersebut merupakan ungkapan rasa syukur kepada tuhan Yang Maha Esa yang telah menciptakan alam semesta dengan segala isinya. Permasalahan yang diteliti dalam penelitian ini adalah (1) mengungkap bentuk- bentuk upacara tradisi Metri Desa, (2) mengungkap fungsi upacara tradisi Metri Desa bagi masyarakat pendukungnya, (3) mengungkap makna simbolik upacara tradisi Metri Desa, dan (4) mengungkap nilai-nilai pendidikan dalam upacara tradisi Metri Desa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan pendekatan folklor. Sumber data diperoleh dari juru kunci dan para informan yang mengetahui tentang tradisi Metri Desa, datanya berupa informasi tentang tradisi Metri Desa.Pengumpulan datanya dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penyajian hasil analisis datanya dengan analisis naratif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi Metri Desa memiliki bentuk, fungsi, makna dan nilai-nilai pendidikan. Fungsi upacara tradisi Metri Desa bagi masyarakat pendukungnya, yaitu (1) fungsi integritas sosial dapat dilihat dari adanya keteraturan hubungan sosial antar anggotanya, sehingga terjadi interaksi yang efektif dan tertib, (2) kesempatan perbaikan sosial dapat dilihat dari usaha perdagangan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sebagai wujud perjuangan kelas sosial, (3) fungsi pewarisan norma sosial diperlihatkan lewat simbol atau lambang yang mengandung norma atau aturan-aturan yang mencerminkan nilai atau asumsi yang baik dan apa yang tidak baik, sehingga dapat dipakai sebagai social control dan pedoman berperilaku bagi masyarakat pendukung upacara Metri Desa, (4) fungsi pelestarian budaya dan hiburan dalam upacara tradisi Metri Desa yaitu mencerminkan budaya lokal yang harus tetap dijaga, digunakan sebagai kekayaan khasanah daerah. Makna simbolik upacara tradisi Metri Desa yaitu permohonan keselamatan, keberkahan rezeki, serta ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yanga Maha Esa atas segala nikmat yang diberikannya. Nilai-nilai pendidikan dalam upacara tradisi Metri Desa terdiri dari (a) nilai pendidikan ketuhanan wujudnya mendidik berdoa dan bersykur, (b) nilai pendidikan sosial wujudnya gotong-royong, dan berbagi rezeki kepada orang lain, (c) nilai pendidikan budi pekerti wujudnya menghormati leluhur, menghargai orang lain, kerukunan, dan tanggung jawab. Saran yang dapat disampaikan adalah (1) sebaiknya generasi muda dapat mewujudkan rasa kecintaaannya terhadap tradisi Metri Desa melalui perilaku hormat serta menjalankan tradisi warisan leluhurnya dengan baik setiap tahunnya, (2) sebaiknya dinas pariwisata ikut berperan dalam melestarikan upacara tradisi Metri Desa supaya dapat dikemas menjadi aset pariwisata.

Kata Kunci Bentuk tradisi Metri Desa, Fungsi tradisi Metri Desa, Makna simbolik upacara tradisi Metri Desa, dan Nilai-nilai Pendidikan dalam upacara tradisi Metri Desa.

Referensi Abdulsyani Sosiologi Skematika, Teori dan terapan. Bandar Lampung: Bumi Angkasa. Bastomi, Suwaji Seni dan Budaya Jawa. Semarang: IKIP Semarang Press. _____________ Wawasan Seni. Semarang: Semarang Press. Danandjaja, James Folklor Indonesia (ilmu Gosip, Dongeng dan lain-lain). Jakarta: Pustaka Utama. Depdikbud Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka. Dojosantoso Unsur Religius Dalam Sawstra Jawa. Semarang: Aneka Ilmu. Endraswara, suwardi Tradisi Lisan Jawa. Yogyakarta: Narasi. ______________ Mistik Kejawen. Yogyakarta: Narasi. Gunarwan, Ari H Sosiologi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta. Hadikusuma, Kunarya Pengantar Pendidikan. Semarang: IKIP Semarang Press. Hariono, P Pemahaman Kontekstual tentang Ilmu Budaya Dasar. Semarang: Kanisius. Herusatoto, Budiono Simbolisme dalam budaya Jawa. Yogyakarta: Hanindita Graha Widya. Kontjaraningrat Manusia dan Kebudayaan. Jakarta: Djambatan. _____________ Ritus Peralihan di Indonsia. Jakarta: Balai pustaka _____________ Sejarah teori Antropologi. Jakarta: Universitas Indonesia. _____________ Kebudayaan Mentalitas dan Pembangunan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. _____________ Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta. Moleong, Lexy Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya. Munib, Achmad. Hadikusuma, Kunaryo. Budiono. Suryana, Sawa Pengantar Ilmu Pendidikan. Semarang: UPT UNNES Press. Murgiyanto, Sal Tradisi dan Inovasi. Jakarta: Wedatama Widya Sastra. Nasution Sosiologi Pendidikan. Jakarta: Bumi aksara. Nurgiantoro, Burhan Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University. Poerwanto, Hari Kebudayaan dan Lingkungan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Prasetya, Joko Tri Ilmu Budaya Dasar. Jakarta: Rineka Cipta. Purwadi Upacara Tradisional Jawa. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Purwadi Ensiklopedi kebudayaan Jawa. Yogyakarta: Bina Media. Radam. Noerid Haloei Religi Orang Bukit. Yogyakarta: Semesta. Robiyanti Tradisi 10 Sura Syeh Ahmad Mutamakkin Kabupaten Pati. Skripsi. Semarang UNNES. Soegito, Ari Tri. Suprayogi. Rachman, Maman. Pramono, Suwito Eko. Suyahmo Pendidikan Pancasila. Semarang: UNNES Press. Sudikan, Setyo Yuwono Metode Penelitian Sastara Lisan. Surabaya: Citra W. Sunario, Susanto. S, Astria Kebudayaan Jayawijaya dalam Pembangunan Bangsa. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan Pelajar. Sztompkka, Piotr Sosiologi Perubahan Sosial. Jakarta: Prenada Media. Tashadi Upacara Tradisional Saparan Daerah Gamping dan Wonolelu Daerah Istimewa Yogyakarta. Yogyakarta: Depdikbud.

Terima Kasih